Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pegawai Di Puskesmas Sabbangparu Kabupaten Wajo Agni Ayulia Ayustira; Fatmah Afrianty Gobel; Sumiaty; Ikhram Hardi S; Farihah Muhsanah
Window of Public Health Journal Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/3rt3e131

Abstract

Work fatigue is an occupational health problem that can increase the risk of accidents and reduce productivity. Data shows that work accidents remain high, and some are caused by work fatigue. This study aims to determine the factors associated with work fatigue among employees at the Sabbangparu Community Health Center in Wajo Regency in 2024. This study used a quantitative, cross-sectional design. The study population comprised all 68 employees at the Sabbangparu Community Health Center, with a total sampling approach, yielding 68 respondents. Data analysis was performed using the chi-square test to determine the relationship between variables. The results showed that work shifts (p = 0.009), length of service (p = 0.030), and workload (p = 0.011) were related to work fatigue. Meanwhile, there was no relationship between work period (p = 0.443) and nutritional status (p = 0.387) with work fatigue. This study concludes that work shifts, length of service, and workload are associated with work fatigue, whereas work period and nutritional status are not. Therefore, it is recommended that the Community Health Center pay closer attention to workload scheduling and employee rest times to prevent excessive work fatigue.
Edukasi Kelompok Kader tentang Gizi Seimbang dalam Rangka Pencegahan Stunting Arman; Sumiaty umy
Window of Community Dedication Journal Vol. 3 No. 1 (Juni, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v3i1.188

Abstract

Penelitian menunjukkan anak (6-23 bulan) yang Stunting selain memilki tingkat IQ yang lebih rendah, mereka juga memiliki penilaian lebih rendah pada psikomotor. Kader posyandu dapat berperan dalam proses alih informasi dan keterampilan kesehatan kepada masyarakat.Kabupaten Maros merupakan salah satu Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2021 dan Desa Pucak adalah salah satu desa pengabdian UMI. Tujuan PkM adalah meningkatkan pengetahuanKader posyandu tentang gizi seimbang dalam upaya pencegahan Stunting. Solusi yang ditawarkan adalah Peningkatan pengetahuan tentang Stunting dan gizi seimbang melalui metode ceramah dan pembagian Brosur. Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM yaitu ceramah dan pembagian Brosur. Pelaksanaan Kegiatan PkM ini dilakukan tiga sesi yaitu 1)Pengisian pre test oleh Kader, 2)Pemberian Materi yaitu Stunting, Gizi Seimbang pada Balita dan Resep MP-ASI 6-24 Bulan, 3)Pengisian Post test oleh Kader. Kesimpulan bahwa edukasi tentang gizi seimbang dalam rangka pencegahan Stunting menunjukkan bahwa terjadi perubahan pengetahuan Kader dengan Mean atau rata-rata nilai posttest 9,3846 di mana lebih besar dari pada nilai pretest yaitu 8,2308. Diharapkan Kader dapat mengimplementasikan informasi yang diperoleh pada saat pelatihan kepada ibu baduta sehingga dapat mencegah terjadinya Stunting pada anaknya.