Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN IBU DALAM OPTIMALISASI PERKEMBANGAN BAYI MELALUI SENAM BAYI KOEKOEH HARDJITO; ERNA RAHMA YANI; SUWOYO SUWOYO
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.224 KB) | DOI: 10.51878/educator.v1i1.540

Abstract

Orang tua selalu menginginkan bayinya mengalami perkembangan yang sesuai dengan usia. Salah satu cara untuk mencapai hal itu adalah memberikan stimulasi yang tepat. Pemberian senam bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang dapat diberikan ibu pada bayinya. Banyak ibu yang tidak memiliki kemampuan dalam memberikan stimulasi. Pengabdian ini bertujuan membantu ibu untuk meningkatkan kemampuannya dalam memberikan senam bayi pada bayinya melalui kegiatan edukasi kepada ibu bayi. metode yang digunakan melalui pembelajaran klasikal, diskusi dan curah pendapat, demonstrasi, pemutaran video senam bayi dan observasi. Sasaran kegiatan adalah 15 ibu yang memiliki bayi direntang usia 6-12 bulan. Kegiatan dilaksanakan dalam 4 pertemuan, jarak antar pertemuan adalah 3 minggu. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengamati perubahan pengetahuan ibu tentang senam bayi dari pre test dan post test, mengobservasi kemampuan ibu dalam memberikan senam bayi, serta mengamati kemampuan motorik bayi. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang senam bayi yang ditunjukkan perubahan rerata nilai pre test yaitu 44,44 menjadi 78,22 serta seluruh ibu mampu memberikan senam bayi sesuai usia bayinya dengan benar, seluruh bayi sudah memiliki kemampuan motorik sesuai usianya. Pengetahuan yang dimiliki ibu mendukung kemampuan ibu dalam memberikan stimulasi pada bayi melalui senam bayi dan akhirnya berdampak pada perkembangan bayi yang optimal.
HUBUNGAN PERSEPSI IBU TENTANG BENDUNGAN ASI DENGAN MINAT MELAKUKAN PERAWATAN PAYUDARA KOEKOEH HARDJITO; ERNA RAHMA YANI; DWI ESTUNING RAHAYU
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.256 KB) | DOI: 10.51878/healthy.v1i1.937

Abstract

Problems in giving breast milk need to be prevented as early as possible. One of the prevention strategies is to familiarize the mother with breast care. The purpose of this study was to determine the relationship between mothers' perception of breast engorgement with interest in breast care. The research design used was correlational with a cross-sectional approach. The population in this study were all pregnant women with a sample of 32 people. The sampling technique is purposive sampling. The independent variable in this study was the mother's perception of breast engorgement, while the dependent variable was the interest in breast care. Mother's perception was categorized into positive and negative perceptions, while interest in breast care was categorized into interested and less interested. The statistical test used is Chi-square 2 free samples. The sig value obtained from the Chi-square test is 0.041 this value is smaller than 0.05, so H1 is accepted, there is a relationship between a mother's perception of breast engorgement and interest in breast care. It is hoped that with a positive mother's perception and interest in breastfeeding, health workers can manage it as a potential in building mother's habits to carry out breast care since pregnancy to overcome breastfeeding problems. ABSTRAKPermasalahan dalam pemberian air susu ibu (ASI) perlu dicegah sedini mungkin. Salah satu strategi pencegahannya adalah dengan membiasakan ibu untuk melakukan perawatan payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi ibu tentang bendungan ASI dengan minat melakukan perawatan payudara. Desain penelitian yang digunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil dengan sampel sebesar 32 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Variabel bebas pada penelitian ini adalah persepsi ibu tentang bendungan ASI, sedangkan variabel terikatnya adalah minat melakukan perawatan payudara. Persepsi ibu dikategorikan dalam persepsi positif dan negative, sedangkan minat melakukan perawatan payudara dikategorikan dalam berminat dan kurang berminat. Uji statistic yang digunakan adalah Chi square 2 sampel bebas. Nilai sig yang diperoleh dari uji Chi square adalah 0.041 nilai ini lebih kecil dibandingkan dengan ? 0.05, sehingga H1 diterima yaitu terdapat hubungan antara persepsi ibu tentang bendungan ASI dengan minat melakukan perawatan payudara. Diharapkan dengan persepsi ibu yang positif dan berminat melakukan payudara maka tenaga kesehatan dapat mengelola sebagai potensi dalam membangun kebiasaan ibu untuk melakukan perawatan payudara sejak masa kehamilan guna menanggulangi permasalahan ASI.
Hubungan status gizi dengan pertumbuhan dan perkembangan balita 1-3 tahun Setiawati Setiawati; Erna Rahma Yani; Megah Rachmawati
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.055 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v14i1.1903

Abstract

Relationships between physical growth, mental development and nutritional status in children 1–3 years of ageBackground: Based on health surveys under the Ministry of Health of the Republic of Indonesia in 2018, the prevalence of delayed gross motor development, social personal, soft motor and language development in children aged 0.5 - 5.9 years is still high reaching 11.5%, up to 21, 6%, and the prevalence of malnutrition reaches 3.9%. The percentage of malnutrition in Lampung Province is 1.6% to 12.4%.Purpose: Knowing relationships between physical growth, mental development and nutritional status in children 1–3 years of age.Method: A quantitative research, using a cross-sectional approach with a population was mothers of children aged 1-3 years at the Palapa Health Center in Bandar Lampung City with a sample of 203 toddlers, using random sampling with proportional random sampling technique. Data collection techniques were used by observing toddlers and filling in the Pre-Screening Questionnaire of Development (KPSP)   by their mothers. The statistical test used was the Chi Square test.Results: The frequency distribution of toddlers with adequate nutrition status of 104 toddlers (51.2%), appropriate in physical growth  as many as 134 toddlers (66.0%), and appropriate in mental development  was 142 toddlers (70.0%). There is a relationship of nutritional status with the physical growth (p value 0.001, OR 2.8).There is a relationship of nutritional status with the mental development (p value 0.007, OR 2.4)Conclusion: There is a relationships between physical growth, mental development and nutritional status in children 1–3 years of age. Suggestions for health workers are expected to further improve the monitoring of the nutritional status of children and conduct routine early detection of deviations of child developmentKeywords: Physical growth; Mental development; Nutritional status; Children 1–3 years of agePendahuluan: Berdasarkan survey kesehatan dibawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2018, prevalensi keterlambatan perkembangan motorik kasar, sosial personal, motorik halus dan perkembangan bahasa pada anak usia 0,5 – 5,9 tahun masih tinggi mencapai 11,5 %, sampai dengan 21,6%, dan prevalensi gizi buruk hingga mencapai  3,9%. Provinsi Lampung persentase gizi buruk sebesar 1,6%, dan gizi kurang 12,4%.Tujuan: Diketahui hubungan status gizi dengan pertumbuhan dan perkembangan balita 1-3 tahun di Puskesmas Palapa Kota Bandar Lampung tahun 2019.Metode: Penelitian kuantitatif, menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasi dalam para ibu yang mempunyai  balita 1-3 tahun di Puskesmas Palapa Kota Bandar Lampung dengan sampel 203 balita, menggunakan random sampling dengan teknik Proportional random sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan dengan cara mengobservasi balita dan pengisian data kuesioner KPSP oleh ibu yang mempunyai balita yang dijadikan sebagai responden . Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square.Hasil: Distribusi frekuensi balita dengan asupan gizi cukup yaitu sebanyak 104 balita (51,2%), pertumbuhan kotegori sesuai sebanyak 134 balita (66,0%), perkembangan yang kategori tidak menyimpang sebanyak 142 balita (70,0%). Ada hubungan status gizi dengan pertumbuhan balita 1-3 tahun (p value 0,001, OR 2,8) Ada hubungan status gizi dengan perkembangan balita 1-3 tahun (p value 0,007, OR 2,4)Simpulan: Adanya hubungan status gizi dengan pertumbuhan dan perkembangan balita 1-3 tahun  di Puskesmas Palapa Kota Bandar Lampung tahun 2019. Saran bagi tenaga kesehatan diharapkan lebih meningkatkan lagi pemantauan terhadap status gizi anak dan melakukan deteksi dini secara rutin terhadap penyimpangan perkembangan anak.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI KOTA KEDIRI TAHUN 2016 Mahaendriningtiyastuti Mahaendriningtiyastuti; Erna Rahma Yani; Suwoyo Suwoyo
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.509 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i1.243

Abstract

Bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor risiko yang mempunyai kontribusi terhadap kematian bayi, khususnya pada masa neonatal. Kejadian BBLR pada dasarnya berhubungan dengan banyak faktor, meliputi faktor ibu, faktor kehamilan, faktor janin dan faktor lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di Kota Kediri. Faktor yang diteliti meliputi status gizi ibu, status anemia, paritas, umur ibu, jarak kehamilan, penyakit ibu, kehamilan ganda dan komplikasi kehamilan. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan proportionate stratified random sampling. Jumlah sampel sebanyak 93 BBLR yang lahir pada bulan Januari-Oktober 2016. Pengumpulan data sekunder dari register kohort bayi dan kohort ibu yang ada di Puskesmas. Analisis secara bivariat menggunakan chi square dan fisher’s exact yang menunjukkan ada 4 variabel yang berpengaruh terhadap kejadian BBLR di Kota Kediri yaitu status gizi ibu, status anemia, kehamilan ganda, dan komplikasi kehamilan. Sedangkan analisis multivariat menggunakan regresi logistik yang menunjukkan status anemia dan kehamilan ganda secara bersama-sama berpengaruh terhadap kejadian BBLR. Ibu dengan kehamilan ganda memiliki risiko 3,457 kali lebih besar melahirkan bayi BBLR KMK dibandingkan dengan BBLR prematur. Sedangkan ibu dengan anemia saat hamil memiliki risiko yang sama besar untuk melahirkan BBLR prematur maupun KMK. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, hendaknya menjadi pertimbangan bagi lahan penelitian agar lebih meningkatkan upaya promotif untuk mencegah dan menanggulangi anemia pada ibu hamil, meningkatkan pelayanan ANC terpadu dan meningkatkan upaya untuk mencegah terjadinya BBLR. Kata kunci : Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), Kehamilan ganda, Anemia, KEK, KMK, Prematur
Sikap Bidan Terhadap Keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Yola Fadelia; Erna Rahma Yani; Sumy Dwi Antono
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol 3 No 1 (2021): MAJORY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v3i1.2871

Abstract

Early initiation of Breastfeeding (IMD) is the process of the baby to suckle soon after being born or the baby left looking for her mother's nipples. One of the factors that play an important role in the success of the implementation of the IMD is to support the health workers or that can be realized from the attitude and behavior of health workers. According to the Health Profile of Indonesia year 2017 to 2018 achievement of the IMD in the newborn decreased from 73,06% be 71,17%. The purpose of this study is to determine a relationship of the attitude of the midwife towards the success of the IMD in the Aura Syifa Hospital Kediri Regency. Type of research used Cross Sectional approach. The population in this study was all midwives on duty in the room of maternity as many as 17 people. The sample used in this study consisted of 17 respondents with a Total sampling technique. Data collection using questionnaires and data collection tools in the success of the IMD using the observation sheet. Data analysis using statistical test Fishers Exact. The results of statistical tests using a test with level ? = 0.05 where ? value = 0,015. From the results of the count 0.015 < 0.05 then H0 is rejected, H1 is accepted so it can be concluded that There is a relationship of the attitude of the midwife towards the success of the IMD in the Aura Syifa Hospital Kediri Regency. For the next expected to the midwife to apply the IMD is better again with regard to the condition of the baby and the mother. Keywords: Midwife’s Attitudes, Early Initiation of Breastfeeding.
Kenaikan Berat Badan BBLR Selama Dirawat Di Rumah Sakit Erna Rahma Yani; Triatmi Andri Yanuarini; Putri Rizki Amalia
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol 1 No 1 (2019): MAJORY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Weight gain is an important indicator in the care of Low Birth Weight Babies (LBW), but weight gain has many inhibiting factors, including babies experiencing hypoglycemia and hypothermia. LBW needs to be given intensive care in an incubator and kangaroo method care (KMC). The purpose of this study was to analyze the differences in weight gain of LBW treated in the incubator and KMC with LBW treated in the incubator. This study used a case-control design. The population of Gambiran Hospital is 55 babies, while the population of Aura Syifa Hospital is 155 babies. A sample of 98 LBW based on a simple random sampling technique. The research sample in Gambiran Hospital received incubator and KMC treatment, while the research sample at Aura Syifa Hospital received incubator treatment. Data analysis was performed using univariate and bivariate (independent t-test). The results showed the mean weight gain of LBW with incubator treatment and KMC was 20.7 grams/day and the mean weight gain of LBW with incubator treatment alone was 7.6 grams/day. The results of the analysis showed that there were differences in the weight gain of LBW who received incubator and KMC treatment and those who received incubator treatment only. Babies treated with the KMC have a relatively normal body temperature, a regular heart rate and breathing so that their body metabolism is better. KMC can be applied to any low birth weight baby, both while in the hospital and when the baby is at home. Keywords: Low Birth Weight Babies, Incubator, Kangaroo Method Care
Hubungan Pemanfaatan Instagram Sebagai Sarana Digital Marketing Dengan Penggunaan Jasa Layanan Prenatal Yoga Kurnia Putri Cantyka; Erna Rahma Yani; Ira Titisari
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung (JKPBL) Vol 10 No 2 (2022): JKPBL Vol 10 No 2 2022
Publisher : LPPM STIKes Panca Bhakti Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v10i2.175

Abstract

Instagram sebagai bentuk media sosial, telah banyak dimanfaatkan dalam kehidupan masyarakat, salah satunya sebagai sarana marketing. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemanfaatan instagram sebagai sarana digital marketing dengan penggunaan jasa layanan prenatal yoga. Penelitian dilakukan dengan pendekatan cross-sectional. Responden sebanyak 35 orang, merupakan para pengikut (followers) akun Instagram Rina Yoga dan Puri Dahayu Home Treatment sebagai penyedia jasa layanan prenatal yoga di Kota Kediri. Pengumpulan data yang berhubungan dengan pendapat responden dilakukan dengan kuesioner, sedangkan untuk mengetahui jumlah pengikut dan fitur yang digunakan dilakukan dengan observasi. Data yang didapatkan di analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan kedua akun memanfaatkan 9 fitur pada Instagram sebagai sarana marketing. Penggunaan jasa layanan oleh responden menunjukkan bahwa mayoritas akan menggunakan jasa layanan. Analisis chi-square menunjukkan (p-value= 0,002<α (0, 05)) sehingga bisa disimpulkan bahwa ada hubungan pemanfaatan instagram sebagai sarana digital marketing dengan penggunaan jasa layanan prenatal yoga.
The Relationship Between Antenatal Care (ANC) Compliance And High-Risk Pregnancy During The COVID-19 Pandemic At Puskesmas Sukorame, Kediri Ninne Gerdha Fardiyana; Susanti Pratamaningtyas; Erna Rahma Yani
JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK) Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Kebidanan Kestra (JKK)
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkk.v5i1.1196

Abstract

High-risk pregnancy is a pregnancy with problems that cause complications for the mother and baby. Efforts to improve health services for pregnant women to detect high risks can carry out pregnancy checks according to established ANC service. Objective The research purposed to the relationship between ANC compliance and high-risk pregnancy during the covid-19 pandemic at Puskesmas Sukorame, Kediri. Quantitative research method with cross sectional approach. The population of all pregnant women TM III with a sample of 49 people who met the inclusion-exclusion criteria and determined by consecutive sampling. The research instrument used a questionnaire sheet and KSPR. The research data were analyzed using Chi Square statistical test. Results based of chi square test with ? = 0,1 and df = 2 was clarified that score of X2count (4,63) > X2table (4,605), which meant H0 was rejected and Ha was accepted. concluded there is a the relationship between ANC compliance and high-risk pregnancy during the covid-19 pandemic at Puskesmas Sukorame, Kediri.
PENDAMPINGAN SISWA OLEH KADER “GEMPI KESPRO” GENERASI MUDA PEDULI KESEHATAN REPRODUKSI DI SMPIT BINA INSANI KOTA KEDIRI Erna Rahma Yani; Koekoeh Hardjito; Suwoyo Suwoyo
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat November 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i1.3193

Abstract

Reproductive health issues are always an interesting topic of discussion among youth groups, including junior high school students. This community service activities aims to realize SMPIT Bina Insani Kediri as a school with a "gempi kespro" perspective, namely a school that has concern for reproductive health. Activities have started in 2021 with the formation of the Gempi Kespro Cadre and continued with training involving 35 students. This year (2022) is the 2nd year of implementing community service activities with the target of student mentoring activities by the Gempi Kespro Cadre to provide information and education on adolescent reproductive health issues under the supervision of the Gempi Kespro Advisor. Each cadre is given the opportunity to accompany 1 student by using the module, pocket book and Gempi Kespro comic, as a medium of information and education. From the activities carried out, it can be seen that there was an increase in participants' knowledge about adolescent reproductive health, including: reproductive organ anatomy, physiology, puberty and adolescent reproductive health problems. From the evaluation results, it was also found that 91.43% of cadres and 85.71% of participants stated that they were satisfied and benefited from participating in this activity. The majority of participants stated that the benefits obtained were in the form of: information about reproductive health (92.86%), the ability to communicate with friends (97.14%), having an interest in the world of health (74.29%). This activity is expected to be continued in the 3rd year with the target of strengthening school infrastructure with the concept of Gempi Kespro.Keywords: students, cadres, mentoring, reproductive health
PELATIHAN BERBASIS PROBLEM SOLVING STRATEGY PENGUASAAN APLIKASI ZOTERO DALAM PENGELOLAAN SUMBER RUJUKAN PENELITIAN KOEKOEH HARDJITO; PIPIT HARIYADI; ERNA RAHMA YANI
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i2.2412

Abstract

ABSTRACTVarious obstacles can be experienced by students in completing scientific papers. One of the obstacles that often occurs is the lack of students' ability to manage research reference sources. This activity is a training given to final year students at Program Studi Kebidanan Kediri. The theme of the activity is the use of the Zotero application to manage research reference sources. The purpose of this activity is to increase students' understanding of managing research reference sources using the Zotero application. Activities are held online. The results of the activity showed an increase in understanding about the use of this application and the majority of participants' understanding was in a good category, the impact of this activity was that 100% of participants were by managing references with a bibliography in their scientific writings. It is necessary to develop similar training for students to strengthen their scientific body to support the preparation of scientific papers. ABSTRAKBerbagai kendala dapat dialami  mahasiswa dalam menyelesaikan karya tulis ilmiah. Salah satu kendala yang sering terjadi adalah kurangnya kemampuan mahasiswa dalam mengelola sumber rujukan penelitian. Kegiatan ini merupakan pelatihan yang diberikan kepada mahasiswa tingkat akhir di Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri. Adapun tema kegiatannya adalah penggunaan aplikasi zotero untuk mengelola sumber rujukan penelitian. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam mengelola sumber rujukan penelitian dengan menggunakan aplikasi zotero. Kegiatan diselenggarakan secara daring. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman tentang penggunaan aplikasi ini dan mayoritas pemahaman peserta berada pada kategori baik, dampak dari kegiatan ini adalah 100% peserta sesuai dalam mengelola rujukan dengan daftar pustaka pada karya tulis ilmiahnya. Perlu  adanya  pengembangan pelatihan-pelatihan sejenis bagi mahasiswa untuk memperkuat batang tubuh keilmuan mereka guna menunjang penyusunan karya tulis ilmiahnya.Â