Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Konversi

PEMBUATAN KATALIS HYDROTREATING NiMo YANG TAHAN TERHADAP RACUN KATALIS (SILIKA) Purnawan, Irfan Purnawan
Konversi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Konversi
Publisher : Konversi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak bumi mengandung pengotor berupa sulfur,  nitrogen, oksigen, logam, dan olefin. Pengotor-pengotor tersebut harus  dihilangkan  melalui  proses hydrotreating sebelum minyak bumi diolah lebih lanjut. Salah satu katalis hydrotreating yang umum digunakan adalah NiMo/γ-Al2O3.Tujuan dari penelitian ini adalah membuat katalis NiMo/γ-Al2O3  untuk hydrotreating dengan umpan berupa coker nafta dan fosfat sebagai aditif. Metode  yang  digunakan pada penelitian ini adalah  impregnasi. Bahan baku yang digunakan  yaitu  Nikel Nitrat (NiNO3.6H2O), Molybdenum Trioxide (MoO3), larutan Amoniak (NH4) dan gamma alumina komersial sebagai penyangga. Katalis yang dihasilkan diuji luas permukaannya menggunakan metode Bruneur-Emmet-Teller  (BET), sedangkan struktur aktifnya diuji menggunakan XRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  katalis yang lebih tahan terhadap keracunan silika adalah katalis dengan komposisi 3% Nikel, 5% Molibdenum, dengan penyangga alumina yang telah dikalsinasi pada suhu 600 oC.   
PENGARUH WAKTU PERENDAMAN EKSTRAK KOPI UNTUK MENGINHIBISI KOROSI PADA BESI Arifin, Pradhini Nur; Purnawan, Irfan
Konversi Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Konversi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan material khususnya logam, sangat signifikan dalam perkembangan proses dan teknologi, sehingga sangat penting membuat logam tersebut tahan lama dengan menghambat laju korosi. Kafein dalam kopi dapat menghambat laju korosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penambahan ekstrak kafein dari kopi sebagai inhibitor terhadap laju korosi besi dalam media NaCl 0,2% dan 1% dan mendapatkan waktu perendaman optimum melalui nilai efisiensi inhibisi. Ekstrak kafein diperoleh dari kopi dengan cara mengeringkan dengan menggunakan oven pada suhu 105°C selama 2 jam. Serbuk kopi dengan ukuran 40 mesh direfluks dan filtratnya diekstrak dengan diklorometan. Larutan dimasukkan dalam rotary evaporator dengan putaran 155 rpm pada 400°C selama 10 menit kemudian larutan tersebut diencerkan dengan aquadest 100 ml hingga menghasilkan larutan kafein sebagai larutan inhibior. Inhibitor ekstrak kafein dari kopi ditambahkan ke dalam media korosi NaCl dengan konsentrasi 8 ppm dengan variasi waktu 0,5; 1; 2; 3 dan 4 hari. Perhitungan laju korosi menggunakan pengurangan berat atau metode gravimetri. Hasil penelitian menunjukkan inhibitor dengan kandungan ekstrak kopi 8 ppm dapat menurunkan laju korosi besi dalam media NaCl 0,2% sebesar 0,0042 g/m2 per hari dengan waktu pelapisan optimal 1 hari dan efisiensi inhibisi sebesar 54,56%. Sedangkan dalam media NaCl 1%, laju korosi sebesar 0,05 g/m2 per hari dengan waktu pelapisan optimal 0,5 hari dan efisiensi inhibisi sebesar 52,48%.                                                   Kata kunci: Kopi, Kafein, korosi, besi, inhibitor.