Articles
Rintisan Usaha Arang Batok Berkualitas Bagi Remaja Putus Sekolah (Studi Kasus di Desa Jampang Bogor)
Suharsiwi Suharsiwi;
Rahmita Nurul Muthmainnah
BASKARA : Journal of Business and Entrepreneurship Vol 1, No 1 (2018): Baskara: Journal of Business and Entrepreneurship
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (304.279 KB)
|
DOI: 10.54268/baskara.1.1.13-20
Angka kemiskinan di Indonesia merupakan permasalahan yang terus membayangi pelaksanaan pembangunan yang ada, ditandai dengan adanya pengangguran, keterbelakangan dan ketidakberdayaan. Kemiskinan menjadi prioritas dalam pelaksanaan pembangunan nasional serta tidak dapat ditunda penanggulangannya, seperti yang terjadi di Desa Jampang Parung Bogor. Anak-anak muda Desa Jampang tidak banyak yang mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan yang tinggi, demikian juga kondisi ekonomi keluarga membuat mereka tidak menyelesaikan pendidikan SMA. Tingkat kesejahteraan mereka di bawah rata-rata bahkan banyak yang akhirnya bekerja sebagai tukang ojek dan buruh serabutan. Program pemberdayaan yang dilakukan di Desa Jampang Bogor sebagai upaya membuat pemuda-pemuda disana dapat memiliki keterampilan yang dapat bermanfaat bagi masa depan hidupnya. Salah satu program yang dilakukan adalah mengajarkan mereka keterampilan “membuat arang batok kelapa berkualitas”. Usaha arang batok diprediksi dapat menjadi solusi. Bahan baku batok kelapa tergolong limbah yang banyak terdapat di pasar sekitar Parung, sehingga bahan baku dapat diperoleh dengan nilai yang murah. Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini, adalah membuat arang dengan kualitas yang baik dan dapat bernilai ekonomi. Arang batok yang terjaga kualitasnya dapat di jual di pabrik briket arang atau karbon aktif, atau masyarakat sekitar dapat menjualnya secara retail ke warung-warung. Kebutuhan arang dari Mitra usaha yang kami pilih, membutuhkan arang batok dengan permintaan yang besar namun kualitanya harus sesuai dengan permintaan mereka, sehingga diharapkan usaha ini dapat berkelanjutan di daerah mereka sehingga para pemuda di Desa Jampang, Parung dapat diberdayakan kemampuannya untuk membuat usaha secara mandiri dan dapat menghasilkan pemasukan yang banyak.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PESERTA DIDIK DENGAN IQ TINGGI MEMPEROLEH HASIL BELAJAR MATEMATIKA RENDAH
Rahmita Nurul Muthmainnah;
Mega Purnamasari
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5, No 1 (2019): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (785.75 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.5.1.81-86
Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus di SMP Al Ghazali Gunung Sindur yang bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab peserta didik dengan IQ tinggi memperoleh hasil belajar matematika rendah (underachiever). Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini berjumlah adalah siswa kelas VIII-3 dengan skor IQ superior (di atas 120) dan hasil belajar matematika dibawah KKM. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan wawancara siswa. Hasil penelitian menunjukan terdapat 3 subjek (A, B, dan C) dengan IQ superior dengan haril belajar di bawah KKM. Penyebab utama ketiga subjek menjadi siswa underachiever karena faktor kepribadian individu. Subjek A merasa masa bodoh dengan pelajaran matematika, tidak teliti, serta tidak mengecek kembali jawaban matematika yang telah dikerjakan sehingga hal tersebut menyebabkan kesalahan dalam menjawab soal. Subjek B tidak mempunyai rasa percaya diri dan ragu dalam menjawab pertanyaan. Sedangkan subjek C tidak mempunyai rasa percaya diri dan cenderung pesimis dalam pelajaran matematika, sering menyalin jawaban teman serta tidak serius dalam menjawab pertanyaan.
PEMAHAMAN SISWA TUNANETRA (BUTA TOTAL SEJAK LAHIR DAN SEJAK WAKTU TERTENTU) TERHADAP BANGUN DATAR SEGITIGA
Rahmita Nurul Muthmainnah
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 1, No 1 (2015): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (494.41 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.1.1.15-27
Bagi seorang tunanetra yang memiliki keterbatasan atau bahkan ketidakmampuan untuk melihat, dalam memahami suatu bangun, mereka akan mengobservasi bangun tersebut dengan menggunakan indera peraba terlebih dahulu dan kemudian menggabungkan gambaran atau refleksi tersebut sehingga konsep mengenai objek tersebut terbentuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemahamaman siswa tunanetra (buta total) sejak lahir dan sejak waktu tertentu terhadap bangun datar segitiga serta bagaimana perbedaan pemahaman mereka. Subjek dalam penelitian ini adalah dua siswa tunanetra kelas 8 SMPLB-A dimana salah satunya mengalami buta total sejak lahir sedangkan yang lain mengalami buta total sejak kelas 5 SD. Hasil yang diperoleh, kedua subjek memberikan definisi, karakteristik, serta jenis segitiga berdasarkan refleksi pemahaman mereka masing-masing serta pengalaman yang telah mereka dapat. Sehingga dapat dikatakan bahwa usia kebutaan ikut berpengaruh dalam pemahaman serta pembentukan konsep suatu materi. Berdasarkan hasil tersebut dapat digunakan sebagai gambaran dalam mempersiapkan metode serta media/alat pembelajaran bagi siswa tunanetra.
PENERAPAN METODE SOCRATES KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN TINGKAT BERFIKIR KRITIS MATEMATIS
Ismah Ismah;
Rahmita Nurul Muthmainnah
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 7, No 1 (2021): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/fbc.7.1.61-68
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses belajar dan kemampuan berpikir kritis matematis menggunakan metode socrates dengan pendekatan kontekstual secara dalam jaringan. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas 2 MI Al-Inayah Pasar Rebo. Metode penelitian adalah kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, pengolahan data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa selama proses belajar berlangsung, sebagian besar siswa memberikan respon positif dan lebih dari 75% siswa aktif. Hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa yang mendominasi adalah kriteria cukup dan baik dengan rata-rata nilai 66,28. Secara umum dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Socrates dengan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika berjalan cukup baik.
UPAYA MENINGKATKAN DAYA BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SOCRATES KONTEKSTUAL
Idham Khaliq;
Aulia Azzahra;
Alsavira Safitri;
Rahmita Nurul Muthmainnah
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 3, No 1 (2017): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (558.963 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.3.1.23-30
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan metode socrates kontekstual pada kelas VIII-3 MTs Al-Gozali Gunungsindur Kabupaten Bogor materi bangun ruang sisi datar pokok bahasan kubus dan bagian-bagiannya. Subjek pada penelitian ini adalah kelas VIII-3 dengan jumlah siswa sebanyak 18 orang laki-laki. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini berupa instrumen tes uraian dan lembar observasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian ini menggunakan desain siklus PTK menggunakan model Kemmis S dan Mc. taggert. Pada penelitian tindakan siklus ini terdapat tiga siklus yang terdiri dari tahap perencanaan (planing), tindakan (acting), observasi (Observing), dan refleksi (reflecting). Adapun kriteria keberhasilan minimal tindakan setiap siklusnya dari penelitian ini adalah sebesar 75% dari nilai ketuntasan pada setiap siklusnya. Analisis data pada penelitian ini berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan interpretasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan daya berpikir kritis matematis siswa dengan menggunakan metode socrates kontekstual pada materi bangun ruang sisi datar pokok bahasan kubus dan balok.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI POKAMATHH PADA MATERI ALJABAR KELAS VII
Vina Dwi Astuti;
Rahmita Nurul Muthmainnah;
Hastri Rosiyanti
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 7, No 1 (2021): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/fbc.7.1.1-10
Tujuan dari pengembangan media POKAMATH ini adalah untuk menguji kevalidan dan kepraktisan media pembelajaran dengan menggunakan metode ADDIE yaitu: (1) Analisis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, (5) Evaluasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang fokusnya siswa di dalam kelas pada saat guru menjelaskan di depan kelas. Kevalidan media di uji oleh 3 validator yaitu, ahli media, ahli materi dan ahli bahasa serta untuk kepraktisan media di berikan angket respon siswa dengan subjek penelitian adalah siswa SMPN 13 Tangerang Selatan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil dari skor akhir penilaian kevalidan dimulai dari materi, media dan bahasa mendapat skor akhir 100% dengan kategori sangat valid dan untuk siswa pada uji coba kelas kecil mendapat skor akhir kepraktisan 89% dengan kategori sangat praktis. Oleh sebab itu media POKAMATH yang dikembangkan valid dan praktis untuk digunakan oleh siswa
PERSEPSI ORANG TUA DAN GURU TERHADAP KECERDASAN MAJEMUK ANAK
Viarti Eminita;
Ismah Ismah;
Rahmita Nurul Muthmainnah
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5, No 2 (2019): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (831.925 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.5.2.155-162
Orang tua dan guru seharusnya bekerjasama dalam mendidik anak, namun masih banyak orang tua dan guru yang tidak melakukan hal ini. Pemerintah mengupayakan agar keduanya, baik orang tua maupun guru dapat bekerjasama dalam mendidik anak, minimal menyamakan persepsi antar keduanya mengenai perkembangan anak. Hal ini dilakukan agar keduanya dapat menangani masalah anak dengan tepat dan sesuai dengan perkembangan yang mereka miliki. Madrasah Ibtidaiyah Al-Inayah sangat mendukung dalam membangun kecerdasan anak melalui multiple intelligences (MI). Hal ini juga perlu didukung oleh orang tua siswa untuk perkembangan pendidikan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaaan persepsi antara orang tua dan guru mengenai kecerdasan majemuk anak menggunakan metode survey. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah Al-Inayah Pasar rebo Jakarta Timur, sebanyak 38 orang yang dipilih secara acak dari 46 orang. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan antara persepsi Orang tua dan Guru terhadap kecerdasan majemuk anak menggunakan uji-t berpasangan. Berdasarkan hasil analisis uji-t berpasangan, diperoleh bahwa hanya persepsi kecerdasan interpersonal saja yang sama antara orang tua dan guru, sedangkan tujuh kecerdasan lainnya berbeda. Hal ini berarti bahwa orang tua dan guru perlu menjalin komunikasi yang baik untuk mengatasi hal ini, misalnya mempertemukan orang tua anak dan guru untuk mendiskusikan mengenai perkembangan anak, berbagi pengalaman pembelajaran anak dirumah dan disekolah.
PENGGUNAAN GADGET SEBAGAI SUMBER BELAJAR MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR PADA MATA KULIAH MATEMATIKA DASAR
Hastri Rosiyanti;
Rahmita Nurul Muthmainnah
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 4, No 1 (2018): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (848.199 KB)
|
DOI: 10.24853/fbc.4.1.25-36
Latar belakang masalah ini didasari dari data rendahnya hasil belajar Matematika mahasiswa matematika dasar pada tahun 2017. Terdapat 2 dari 34 mahasiswa Matematika Dasar yang tidak lulus dengan nilai D atau E, dan terdapat 7 mahasiswa yang memiliki nilai C. Faktanya dalam proses pembelajaran matematika dasar, mahasiswa efektif menggunakan gadget sebagai sumber belajar. Hal ini membuat penulis meneliti lebih lanjut untuk menguji adanya pengaruh dalam penggunaan sumber belajar melalui gadget terhadap hasil belajar Matematika mahasiswa matematika dasar tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian sebab akibat dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa matematika dasar kelas A angkatan 2017 sebanyak 34 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan hasil nilai mahasiwa dan angket. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis regresi sederhana dari data hasil belajar mahasiswa matematika pada mata kuliah matematika dasar dan hasil angket siswa. Hasil dari penelitian ini, terdapat pengaruh dan signifikan penggunaan gadget terhadap hasil belajar matematika dasar. Hal ini menunjukkan bahwa variabel hasil belajar matematika mahasiswa matematika dasar, ditentukan oleh variabel penggunaan gadget sebagai sumber belajar dan sisanya ditentukan oleh variabel lain.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI ARITMATIKA (MONIKA) PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Indah Parsianti;
Hastri Rosiyanti;
Rahmita Nurul Muthmainnah
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 6, No 2 (2020): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/fbc.6.2.133-140
Penelitian ini dilatar belakangi oleh peserta didik yang kurang aktif dan antusias pada proses pembelajaran matematika, kurangnya penggunaan media pembelajaran juga menjadi penyebab dari kurangnya pembelajaran yang optimal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan media pembelajaran monopoli aritmatika dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap pengembangan yaitu (1) Analisis; (2) Desain; (3) Pengembangan; (4) Implementasi; (5) Evaluasi. Subjek pada penelitian ini yaitu peserta didik SMP keluarga Widuri. Berdasarkan analisis peneliti melakukan desain pembelajaran monopoli aritmatika (monika). Peneliti melakukan desiain layout dengan bantuan PhotoShop. Instrumen yang digunakan adalah berupa angket. Validator yang digunakan dalam mengembangkan media pembelajaran monika adalah validasi ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Perbaikan-perbaikan telah dilakukan dengan arahan para ahli yang dapat disimpulkan bahwa media monika dinyatakan layak uji dan telah di uji cobakan pada kelas kecil sehingga media pembelajaran layak digunakan. Hasil desain pembelajaran monopoli aritmatika diharapkan dapat meningkatkan semangat dan raasa percaya diri peserta didik untuk terus belajar matematika.
PENERAPAN METODE DISCOVERY LEARNING MATERI POLA BILANGAN SEBAGAI UPAYA MENGURANGI KECEMASAN SISWA PADA PELAJARAN MATEMATIKA
Rahmita Nurul Muthmainnah;
Sumarsih Sumarsih
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5, No 2 (2019): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/fbc.5.2.189-194
Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kecemasan siwa terhadap mata pelajaran matematika khususnya materi pola dan barisan bilangan melalui penerapan model pembelajaran discovery learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) / classroom action research. Desain peneltian PTK yang digunakan dalam penelitian ini adalah model spiral dari Kemmis dan Taggart yang terdiri atas 4 tahapan kegiatan yaitu: (1) perencanaan (planning); (2) pelaksanaan kegiatan (action); (3) pengamatan (observation); dan (4) refleksi (reflection). Subjek penelitian ini adalah murid kelas VIII-3 SMP Negeri 3 Tangerang Selatan yang berjumlah 35 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan angket. Angket yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket untuk mengukur tingkat kecemasan siswa terhadap mata pelajaran matematika. Hasil penelitian didapat bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning / penemuan terbimbing dapat mengurangi tingkat kecemasan siswa kelas VIII-3 SMPN 3 Tangerang Selatan terhadap mata pelajaran matematika materi pola dan barisan bilangan. Penurunan yang signifikan terkait tingkat kecemasan siswa tehadap mata pelajaran matematika terlihat pada data pra siklus 100% siswa mengalami kecemasan terhadap mata pelajaran matematika, dengan tingkat kecemasan di atas 51. Selanjutnya pada siklus 1 tingkat kecemasan menurun menjadi 80% dan turun kembali pada siklus 2 menjadi 34.3% siswa yang mengalami kecemasan dengan tingkat kecemasan di atas 51.