Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Gizi Ibu Menyusui di Posyandu Merak Kota Palopo Tahun 2023 Kasmayani, Kasmayani; Dwi Yanti, Yuniar; Hastuty, Dewi; Adeliana, Adeliana; Arnianti, Arnianti
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 2 No. 2 (2023): Desember Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/a38tj319

Abstract

Gizi seimbang penting bagi ibu menyusui karena sangat erat kaitannya dengan produksi air susu. Pemenuhan gizi yang baik akan berpengaruh terhadap status gizi ibu menyusui dan tumbuh kembang bayinya. Tujuan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya gizi bagi ibu yang menyusui dan meningkatkan kesadaran ibu tentang pentingnya menjaga gizi pada saat menyusui di Posyandu Merak Kota Palopo Tahun 2023. Metode pelaksanaan yaitu ibu menyusui diberikan penjelasan materi tentang pentingnya gizi seimbang bagi ibu menyusui. Hasil kegiatan ini menunjukkan rerata pengetahuan dari 20 peserta didapatkan nilai mean sebelum penyuluhan kesehatan gizi adalah 7.50 dan sesudah penyuluhan gizi adalah 15.75. Dari hasil kegiatan ini diharapkan pengetahuan ibu akan bertambah dan pola pikir ibu menjadi lebih baik sehingga perilaku ibu dalam mengkonsumsi makanan akan lebih baik lagi. Konsumsi makanan yang baik akan berpengaruh pula terhadap asupan gizi dan metabolisme tubuh, sehingga mempengaruhi kualitas dan komposisi produksi ASI.
Optimalisasi Kesehatan Melalui Edukasi Pentingnya Asam Folat, Zat Besi dan Kalsium pada Ibu Hamil Arnianti; Kasmayani; Hastuty, Dewi; Yenni; Angka, Andi Tenri; Dwi Yanti, Yuniar; Fitriani, Lina
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 1 (2025): Juli Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/j6p09422

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan penyakit menjadi permasalahan dihampir semua negara berkembang. Anemia sering terjadi pada negara berkembang yang sosialnya ekonomiya masih rendah. Penyebab terjadinya anemia pada hamil secara umum disebabkan oleh faktor kurangnya asupan zat besi, asam folat dan kalsium selama kehamilan. Anemia selama kehamilan dapat menyebakan komplikasi terhadap risiko kesehatan bagi bayi yang baru lahir, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, hambatan pertumbuhan anak, serta kematian pada ibu hamil. tujuan pengabdian adalah untuk memberikan edukasi tentang peningnya pengetahuan pememuhan nutrisi dan pola hidup sehat selama kehamilan. Metode: kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada hari Jumat, 10 Desember 2024 di Pustu Kelurahan Dangerekko, Kecamatan Wara, Kota Palopo. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 15 orang ibu hamil. Metode yang digunakan dengan memberikan edukasi menggunakan Leaflet, ceramah. diskusi dan tanya jawab. Evaluasi terhadap pengetahuan dan sikap peserta menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan: diperoleh 7 (47%) peserta ibu hami dengan pengetahuan kurang, 3 (20%) peserta ibu hamil dengan pengetahuan cukup dan 5 (33%) peserta ibu hamil dengan pengetahuan baik. Selanjutnya, adanya peningkatan pengetahuan berdasarkan hasil posttest setelah diberikan edukasi didapatkan 1 (7%) peserta ibu hamil yang memiliki pengetahuan kurang, sebanyak 4 (27%) peserta ibu hamil memiliki pengetahuan cukup, dan 10 (67%) peserta ibu hamil memiliki pengetahuan baik. Kesimpulan: pendidikan kesehatan melalui pemberian edukasi dapat meningkatkan pengetahuan peserta ibu hamil. Saran: Pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga melakukan kolaborasi untuk memberikan edukasi secara intensif kepada ibu hamil sebagai upaya pencegahan kejadian anemia selama kehamilan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL MELALUI EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA Arnianti; Hastuty, Dewi; Dwi Yanti, Yuniar; Adeliana; Yenni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pusat Unggulan Iptek Penanggulangan Stunting Berbasis Kesehatan Ibu dan Anak Vol 4 No 2 (2025): JPKM PUSTINGKIA JULI 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jpustingkia.v4i2.1023

Abstract

Background: The prevalence of anemia among pregnant women in Indonesia remains high at 48.9%. Anemia during pregnancy not only poses a risk of maternal mortality but also impacts the well-being of both the mother and child. Anemia during pregnancy reflects the socioeconomic well-being of the community and significantly impacts the quality of human resources. Therefore, anemia requires serious attention from relevant parties in implementing interventions and providing quality healthcare services. Objective: This community service initiative aims to enhance pregnant women's knowledge about preventing pregnancy-related anemia. Methods: The activity was conducted by providing education through leaflets, lectures, discussions, and question-and-answer sessions. Knowledge was evaluated through a pretest administered before the education and a post-test administered after the education was conducted. Results: Before the education (pre-test), it was found that 6 pregnant women were in the insufficient category, 4 (27%) had adequate knowledge, and 5 (33%) had good knowledge. In the post-test, 1 (7%) pregnant woman was in the low knowledge category, 3 (20%) had adequate knowledge, and 11 (73%) had good knowledge. Conclusion: Health education on the prevention of anemia during pregnancy can enhance the knowledge of pregnant women.
Hubungan Pemberian Tablet Mmn Dan Pemeriksaan Laboratorium Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Dewi Hastuty; Yanti, Yuniar Dwi; Nur, Surahmah M.
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v17i4.1062

Abstract

MMN (Multiple Micro Nutrient) adalah tablet yang mengandung 15 jenis vitamin dan mineral yang mempunyai banyak manfaat bagi ibu hamil untuk membatu pertumbuhan janin secara optimal, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian Tablet MMN dan Pemeriksaan laboratorium pada Ibu Hamil dengan kejadian Anemia. Penelitian ini menggunakan desain Observasional Analitik yaitu penelitian yang diarahkan untuk menjelaskan suatu keadaan atau situasi dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan Cross-Sectional Study, yaitu suatu penelitian untuk mempelajari suatu dinamika kolerasi antara variabel independent dengan valiabel dependen. Dengan jumlah populasi sebanyak 262 orang dan menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan jumlah sampel 72 orang. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Cara mengambil sampel adalah memalui Microsoft Excel dengan rumus RAND dengan mansyaratkan kriteria inklusi dan ekslusi. Dari hasil uji Chi Square tablet MMN nilai p-value 0.018<0.05 sedangkan hasil uji Chi Square status pemeriksaan laboratorium nilai p-value 0.002<0.05. Kesimpulan ada hubungan pemberian tablet MMN dan pemeriksaan laboratorium dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kampung Baru. Perlu pemerataan distrubsi tablet MMN bagi ibu hamil agar dapat mencegah terjadinya anemi pada ibu hamil dan diharapkan bagi ibu hamil untuk rutin melakukan pemeriksaan laboaratorium sebagai penapisan awal anemia dalam kehamilan.
The Relationship Between Socio-Economic and Cultural Status and Teenage Marriage in The Work Area Of Campalagian Community Health Center In 2024 Jamir, A.Fatimah; Fitriani, Lina; Yanti, Yuniar Dwi; Hastuty, Dewi
Women, Midwives and Midwifery Vol. 5 No. 3 (2025): Women, Midwives and Midwifery journal
Publisher : Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36749/wmm.5.3.1-10.2025

Abstract

Marriage is a physical and spiritual bond between a man and a woman to build a life together, fostering a family. West Sulawesi Province is the region with the highest rate of early marriage in Indonesia. According to the 2020 National Social and National Survey (SUSENAS) data, the rate of early marriage in West Sulawesi reached 10.05 percent. These figures demonstrate that early marriage remains prevalent in Indonesia. Purpose: This study aims to examine the relationship between socioeconomic and cultural factors and adolescent marriage in the working area of the Campalagian Health Center. Methods: An analytic survey with a cross-sectional design was used in this study, conducted in 2024. The population consisted of women of childbearing age (WUS) aged 15–25 years. A total of 87 participants were selected using purposive sampling and the Slovin formula. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using the chi-square test with the assistance of SPSS software. Results: The findings showed a significant relationship between socioeconomic status and adolescent marriage (p = 0.000 < 0.05), and between cultural values and adolescent marriage (p = 0.000 < 0.05). Among respondents who married before the age of 20, most had lower socioeconomic backgrounds or were influenced by traditions such as early arranged marriages. Conclusion: There is a significant association between socioeconomic and cultural factors and adolescent marriage in the Campalagian Health Center area. The study recommends that the government strengthen education and advocacy programs to reduce early marriage practices and raise awareness of its long-term health and social impacts.
Penyuluhan dan Edukasi Kosmetik yang Aman Bersama HIASKOS di SMKN 8 Makassar Jariah, Ainun; Utami, Yuri Pratiwi; Imrawati, Imrawati; Mustarin, Rahmah; AS, Indah Meilani; Wahyuddin, Nurzadrina; Yanti, Yuniar Dwi
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i1.967

Abstract

Cosmetics are substances or preparations used on the external parts of the human body (epidermis, hair, nails, lips, and external genital organs) primarily for cleansing, perfuming, altering appearance, or improving body odor, or for protecting or maintaining the body's health. Providing counselling and education on safe cosmetics to teenagers is not just about giving beauty tips; it's a crucial step in protecting their long-term health. Adolescents are in a phase of physical and hormonal transition that makes them very concerned about their appearance, but they often lack sufficient consumer literacy to distinguish between safe and harmful products. This counselling aims to educate students to be wiser in choosing safe cosmetics. The method used is direct socialization to students at SMKN 8 Makassar, providing counselling to assess the improvement in understanding after education, direct socialization, and socialization using leaflets. The results obtained show an increase in participants' knowledge of how to choose and use appropriate and safe daily cosmetics. The conclusion of this service activity is that the counselling on safe cosmetics is highly relevant and well-received by adolescents, and it is able to improve their understanding of safe cosmetics, so similar activities can be expanded to other locations.
Pemberian Edukasi dan Keterampilan Pijat Laktasi untuk Meningkatkan Produksi ASI pada Ibu Menyusui Kasmayani; Dwi Yanti, Yuniar; Hastuty, Dewi; Adeliana; Arnianti; Ramadani, Nova; Intan; Yanti, Rahma
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/jc7r9k21

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi alami bagi bayi dengan kandungan gizi yang paling sesuai untuk pertumbuhan optimal. Menurunnya produksi ASI pada ibu menyusui menjadi salah satu penyebab tidak terwujudnya pemberian ASI eksklusif selama 0-6 bulan pertama. Beberapa ibu mengalami kesulitan dan kegagalan dalam menyusui karena ASI yang belum keluar, ASI yang sedikit atau puting yang lecet. Pijat laktasi merupakan salah satu metode perawatan payudara tanpa rasa sakit yang dapat merangsang kekuatan otot-otot payudara untuk meningkatkan produksi ASI.Tujuan pengabdian ini memberikan edukasi dan keterampilan pada ibu tentang manfaat pijat laktasi dan cara melakukan pijat laktasi untuk meningkatkan produksi ASI ibu. Metode pengabdian yang dilakukan adalah ceramah tentang manfaat pijat laktasi dan praktik cara melakukan pijat laktasi. Hasil evaluasi pelaksanaan sebelum diberikan penyuluhan kategori pengetahuan cukup (58,8%) dan setelah diberikan penyuluhan menjadi (88,2%) artinya kegiatan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu.