Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE, MEKANISME BONUS DAN TUNNGELING INCENTIVE TERHADAP PRAKTIK TRANSFER PRICING PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUBSEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN PERIODE 2020-2023 Damayanti, Alvia; Richmayati, Maya; Laili, Nur Isra; Ramadhany, Andi Auliya; Fadlilah, Andi Hidayatul
JURNAL AKUNTANSI BARELANG Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Barelang
Publisher : LPPM Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jab.v10i1.9958

Abstract

From 2020 to 2023, this research looks at food and drink manufacturing businesses listed on the Indonesia Stock Exchange to see how transfer pricing is affected by good corporate governance, bonus mechanisms, and tunneling incentives. Purposive sampling was used to choose data from consolidation financial reports, which were then analyzed using multiple linear regression. According to the results, Good Corporate Governance considerably decreases Transfer Pricing, suggesting that executive discretion is limited by independent supervisory scrutiny. It seems that performance-based incentives are not the main factor driving Transfer Pricing, since Bonus Mechanisms have a positive but negligible influence. At the same time, Tunneling Incentives) cut down on Transfer Pricing, which means that more oversight and less such tactics are possible with more foreign ownership. The analyzed variables good corporate governance, bonus mechanism and tunneling incentive all show significant correlations with Transfer Pricing, according to the correlation analysis. With an Adjusted R Squared value of 0.266, the model suggests that the variables under investigation account for 26.6% of the variation in Transfer Pricing, while other, unexplored factors contribute to the remaining 73.4%
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Good Corporate Governance, Earnings Power, dan Leverage pada Manajemen Laba Perusahaan Makanan Minuman di BEI 2021–2023 Nur Isra Laili
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2975

Abstract

  Manajemen laba merupakan isu penting dalam akuntansi dan keuangan karena memengaruhi kredibilitas laporan keuangan. Laporan keuangan, yang idealnya menjadi sarana komunikasi utama antara manajemen dan pemangku kepentingan, sering dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi yang menyesatkan demi memenuhi kepentingan manajerial tertentu. Kajian ini memfokuskan pada keterkaitan antara ukuran perusahaan, Good Corporate Governance (GCG), earning power, dan leverage pada praktik manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2023. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan memanfaatkan data sekunder dari laporan tahunan, mencakup 35 perusahaan atau total 105 observasi, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan model regresi data panel. Hasil analisis menemukan bahwa ukuran perusahaan dan leverage memiliki hubungan yang signifikan dengan praktik manajemen laba, sedangkan GCG dan earning power tidak menunjukkan hubungan signifikan. Secara simultan, keempat variabel tersebut menunjukkan keterkaitan yang signifikan pada praktik manajemen laba, dengan koefisien determinasi sebesar 51%. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi investor dan regulator dalam menilai kredibilitas laporan keuangan serta efektivitas tata kelola perusahaan.
PENGARUH PENERIMAAN PAJAK HOTEL, PAJAK RESTORAN, DAN PAJAK PARKIR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA BATAM TAHUN 2020 – 2024 Amanda Anjili; Nur Isra Laili; Khadijah Khadijah; Hermaya Ompusunggu; Andi Auliya Ramadhany
JURNAL AKUNTANSI BARELANG Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Akuntansi Barelang
Publisher : LPPM Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jab.v10i2.11549

Abstract

Tujuannya studi yakni guna menguji pengaruhnya Pajak Hotel, Pajak Restoran, dan Pajak Parkir pada PAD Kota Batam. Studi ini memakai metoodologi kuantitatif dengan pendekatannya deskriptif. Populasi meliputi Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Parkir, serta PAD Kota Batam pada periode 2020–2024. Teknik mengambil sample dipakai yakni purposive sampling, menghasilkannya 60 observasi. Datanya dipakai yakni data sekunder didapat dari laporan penerimaan pajak daerah serta laporan PAD Kota Batam. Analisa data dilaksanakan memakai regresi linier berganda. Temuan memperlihatkan bahwa secara parsial, Pajak Hotel ada pengaruhnya positif signifikan pada PAD, lalu Pajak Restoran dan Pajak Parkir tidak ada pengaruhnya signifikan. Secara bersamaan, ketiga variable tersebut tidak ada pengaruhnya signifikan pada PAD Kota Batam. Adanya harapan pada studi ini jadi referensi bagi pemerintah daerah guna pengoptimalan penghimpunan pajak, khususnya di sektor Pajak Restoran dan Pajak Parkir, untuk meningkatkannya kontribusi pada pendapatan daerah.
Edukasi Penginputan Dan Pelaporan Perpajakan PPH Pasal 21 Melalui Coretax Administration System Bagi Karyawan PT Doresma Tour And Travel Kholifatus Syaadah; Nur Isra Laili; Ita Mustika
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Sistem Administrasi Coretax oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mulai tahun pajak 2025 mengharuskan semua pengusaha untuk beralih sepenuhnya dari aplikasi e-Bupot 21/26 ke platform Coretax untuk membuat bukti pemotongan pajak dan melaporkan Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh) karyawan setiap bulan. Perubahan mendasar ini menghadirkan tantangan yang signifikan, terutama bagi usaha kecil dan menengah yang tidak memiliki staf pajak khusus, salah satunya adalah PT. Doresma Tour and Travel. Wawancara awal menunjukkan bahwa karyawan yang menangani administrasi keuangan perusahaan belum memahami mekanisme penginputan dan pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 melalui Coretax, dan bahkan belum pernah melaporkan Pajak Penghasilan Pasal 21 sama sekali sejak kewajiban tersebut berlaku. Situasi ini berpotensi menimbulkan risiko sanksi administratif karena pelaporan yang terlambat atau lalai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan bantuan praktis langsung kepada karyawan PT Doresma Tour and Travel mengenai penginputan dan pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 bulanan melalui Coretax. Metode yang digunakan adalah komunikasi interpersonal langsung, termasuk wawancara awal, pendidikan bertahap tentang konsep dasar Pasal 21 Pajak Penghasilan, demonstrasi penginputan data karyawan, simulasi pembuatan sertifikat pajak penghasilan yang dipotong, dan bantuan dalam menyiapkan dan melaporkan Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan Pasal 21 melalui Coretax. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan: peserta yang sebelumnya tidak memahami mekanisme pelaporan kini mampu menjelaskan dan mempraktikkan alur pembuatan sertifikat pajak penghasilan yang dipotong hingga proses pembayaran dan pelaporan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong PT Doresma Tour and Travel untuk melaksanakan kewajiban pelaporan Pasal 21 Pajak Penghasilan secara rutin dan berkelanjutan, sehingga menghindari risiko sanksi administratif di masa mendatang.
Edukasi Pelaporan SPT Tahunan Pajak Pribadi pada Karyawan PT. Doresma Tour and Travel: Penelitian Putri Balqist; Nur Isra Laili; Ita Mustika
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7290

Abstract

PT Doresma Tour & Travel merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang pariwisata dan transportasi di Kota Batam dengan jumlah karyawan kurang dari sepuluh orang. Sebagai Wajib Pajak Orang Pribadi, setiap karyawan memiliki kewajiban untuk melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan setiap tahun. Namun, pada praktiknya masih banyak karyawan yang belum memahami ketentuan pelaporan SPT Tahunan, mulai dari persyaratan, dokumen yang harus disiapkan, hingga tata cara pelaporan. Kondisi tersebut semakin menjadi tantangan sejak diberlakukannya sistem Coretax DJP sebagai sistem administrasi perpajakan yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tingkat pemahaman karyawan setelah diberikan edukasi perpajakan serta menganalisis efektivitas metode edukasi secara personal pada perusahaan dengan jumlah karyawan yang relatif sedikit. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan edukasi. Kegiatan edukasi dilaksanakan secara tatap muka kepada setiap karyawan dengan materi yang meliputi pengertian SPT Tahunan, kewajiban dan batas waktu pelaporan, dokumen yang diperlukan, tata cara pelaporan melalui Coretax DJP, sanksi atas keterlambatan pelaporan, serta manfaat pelaporan SPT Tahunan secara tepat waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pelaksanaan edukasi tingkat pemahaman karyawan masih tergolong rendah pada hampir seluruh aspek yang diukur. Setelah pelaksanaan edukasi, terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan pada seluruh aspek tersebut. Dengan demikian, edukasi perpajakan yang diberikan secara personal terbukti efektif dalam meningkatkan literasi perpajakan karyawan pada UMKM serta berpotensi mendorong peningkatan kepatuhan dalam pelaporan SPT Tahunan pada masa yang akan datang.
SOSIALISASI PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 20 TAHUN 2026 PADA PT. SYINDO MULIA PERKASA Nur Isra Laili
PUAN INDONESIA Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal PUAN Indonesia Vol. 8 No. 1 Juli 2026
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v8i1.555

Abstract

Government Regulation (PP) Number 20 of 2026 introduced significant changes to the eligibility criteria for Indonesia's 0.5% final income tax scheme, creating uncertainty among small business taxpayers regarding their tax obligations. This community service activity aimed to improve the understanding of the management of PT Syindo Mulia Perkasa, a single-shareholder limited liability company (Perseroan Perorangan), regarding the implications of the new regulation and its continued eligibility for the final income tax facility. The activity was conducted through preliminary needs assessment, regulatory socialization, case-based discussions, and interactive question-and-answer sessions involving the company owner and accounting staff. The results indicate that participants initially had limited knowledge of PP Number 20 of 2026 but, after the socialization, were able to correctly identify the applicable tax provisions, distinguish the tax treatment between Perseroan Perorangan and ordinary limited liability companies, and understand the conditions required to maintain eligibility for the 0.5% final income tax scheme. The activity successfully enhanced participants' awareness and reduced misconceptions regarding the implementation of the new regulation. These findings demonstrate that targeted regulatory socialization plays an important role in strengthening tax compliance and providing legal certainty for small business taxpayers..
Pengaruh Persediaan, Penerapan Just In Time, dan Lean Accounting Terhadap Laba Bersih pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Priode 2022-2024 Nabila Rama Hervianti; Maya Richmayati; Nur Isra Laili; Khadijah Khadijah; Hermaya Ompusunggu
Economic Reviews Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v5i2.1105

Abstract

This study aims to analyze the effect of inventory management, the implementation of Just In Time (JIT), and Lean Accounting on net profit in manufacturing companies in the basic materials sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2022–2024 period. The research method used is a quantitative approach with secondary data obtained from companies’ financial statements. The sampling technique employed purposive sampling, resulting in 39 companies observed over three years, yielding 117 observations. Data analysis was conducted using multiple linear regression with the assistance of SPSS software, along with classical assumption tests and hypothesis testing. The results indicate that partially, inventory, Just In Time (JIT), and Lean Accounting have an effect on net profit. Simultaneously, these three variables also have a significant effect on net profit. This implies that effective inventory management, efficient production systems through JIT, and the application of Lean Accounting can enhance a company’s financial performance. This study is expected to contribute to the development of management accounting knowledge and serve as a reference for company management in improving operational efficiency and profitability.
EDUKASI NASABAH TERKAIT GANGGUAN BI-FAST DAN RESPONS BANK MUAMALAT CABANG BATAM MELALUI PROGRAM SUBSIDI BIAYA TRANSAKSI Gina Putri Indriani; Ita Mustika; Maya Richmayati; Andi Hidayatul Fadlilah; Nur Isra Laili
PUAN INDONESIA Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Puan Indonesia Vol 7 No 2 januari 2026
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v7i2.449

Abstract

Transformasi layanan digital perbankan telah membawa perubahan signifikan dalam pola transaksi masyarakat, salah satunya melalui hadirnya layanan BI-FAST. Layanan ini memungkinkan transfer antarbank secara real-time dengan biaya lebih rendah, sehingga diminati oleh nasabah. Bank Muamalat Indonesia Tbk mengintegrasikan layanan BI-FAST melalui aplikasi Muamalat DIN untuk mendukung efisiensi transaksi nasabah. Namun, terjadi gangguan pada layanan BI-FAST yang mengakibatkan nasabah tidak dapat menggunakannya sementara waktu. Akibatnya, nasabah harus menggunakan metode transfer lain seperti SKN dan RTOL dengan biaya lebih tinggi, memicu keluhan terutama dari nasabah yang rutin bertransaksi antarbank. Sebagai langkah responsif, Bank Muamalat meluncurkan program Subsidi Biaya Transaksi Real-Time Online Transfer yang memberikan cashback Rp 4.000 per transaksi maksimal tiga kali dalam sebulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan komunikasi langsung interpersonal. Penulis berinteraksi aktif dengan nasabah untuk menggali pengalaman, persepsi, dan harapan mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program subsidi membantu menekan keluhan nasabah dan menjaga loyalitas penggunaan kanal digital bank. Namun, perbaikan sistem teknologi dan penguatan komunikasi nasabah tetap diperlukan agar kualitas layanan digital lebih andal dan risiko gangguan dapat diminimalkan di masa mendatang.Keywords — BI-FAST, layanan digital perbankan, subsidi biaya transaksi, komunikasi interpersonal, Bank Muamalat, manajemen resiko layanan.
Pengelolaan Data dan Tata Kelola Persuratan dalam Meningkatkan Efesiensi Administrasi Dinas Cipta Karya Kota Batam Farah Andini Ramadhani; Ita Mustika; Nur Isra Laili
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1064

Abstract

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ini dilaksanakan di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam selama tiga bulan, terhitung sejak April hingga Juli 2026, dengan tujuan memberikan pengalaman kerja nyata bagi mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik administrasi perkantoran di lingkungan instansi pemerintah, khususnya dalam pelaksanaan administrasi persuratan dan pengelolaan data untuk mendukung kegiatan operasional instansi. Metode yang digunakan bersifat deskriptif melalui partisipasi langsung, observasi, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung, di mana penulis ditempatkan pada bagian administrasi dan dilibatkan dalam berbagai tugas seperti merekap data, menginput surat masuk dan surat keluar, mengelola serta mengarsipkan dokumen, menyiapkan dokumen administrasi, serta membantu kegiatan operasional pada memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai sistem administrasi pemerintahan, khususnya terkait pengelolaan surat-menyurat dan data, serta pentingnya ketelitian, kedisiplinan, dan koordinasi antarunit kerja dalam menunjang efektivitas pelayanan publik. Selama kegiatan berlangsung ditemukan beberapa kendala, seperti penyesuaian terhadap alur kerja instansi, risiko kesalahan penginputan data, dan banyaknya dokumen yang harus dikelola, yang kemudian diatasi melalui peningkatan ketelitian kerja serta komunikasi yang baik dengan pegawai terkait. Secara keseluruhan, kegiatan KKL ini memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kompetensi profesional mahasiswa serta mendukung kelancaran administrasi di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam.
Pengaruh Tekanan Dan Peluang Terhadap Deteksi Fraud Pada Bank BUMN Kota Batam Desi Setia Nengsih; Andi Auliya Ramadhany; Nur Isra Laili; Maya Richmayati; Khadijah
JURNAL AKUNTANSI AUDIT DAN PERPAJAKAN INDONESIA (JAAPI) Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Audit dan Perpajakan Indonesia (JAAPI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi UMN AL Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jaapi.v7i1.6398

Abstract

This study aims to examine the effect of pressure (X1) and opportunity (X2) on fraud detection ability (Y) in State-Owned Banks in Batam City. This research used a quantitative method by collecting primary data through questionnaires distributed to 189 respondents working as tellers and customer service staff at State-Owned Banks (Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, and Bank Tabungan Negara). Data analysis was conducted using multiple linear regression with SPSS version 25. The results showed that partially, pressure (X1) had a significant negative effect on fraud detection ability (Y) with a significance value of 0.000, and opportunity (X2) also had a significant negative effect with a significance value of 0.000. Simultaneously, pressure and opportunity had a significant effect on fraud detection ability with a significance value of 0.000. Classical assumption tests indicated no autocorrelation, multicollinearity, or heteroscedasticity, and the data were normally distributed. This study suggests that State-Owned Banks should manage work pressure effectively and minimize fraud opportunities to improve fraud detection ability.