Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGELOLAAN POTENSI DESA (WISATA ONOKABE DAN WISATA BUAH NAGA) DALAM MENUNJANG ANGGARAN PENDAPATAN DESA PASCA COVID DI DESA JEKEK KECAMATAN BARON KABUPATEN NGANJUK Diana Juni Mulyati; Ni Made Ida Pratiwi; Bagoes Soenarjanto
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 03 (2022): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi desa yang ada di desa Jekek Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk adalah wisata Ono Kabe dan wisata Buah Naga. Dengan mengoptimalkan aset desa, meningkatkan usaha masyarakat, mengembangkan rencama kerjasama usaha antar desa, menciptakan peluang jaringan pasar, membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dam meningkatkan pendapatan masyarakat desa dan pendapatan desa. Covid-19 memberikan pengaruh besar yaitu berkurangnya pengunjung wisata Onokabe dan wisata buah naga serta pedagang disekitar wisata sepi pengunjung karena masyarakat takut sehingga membuat pasar sekitar wisatapun sepi, akibatnya pendapatan merekapun juga menurun. Demikian juga anggaran pendapatan desa juga berkurang. Setelah pasca pandemi desa berusaha bangkit dengan mengoptimalkan aset desa berupa pengembangan wisata desa yang diharapkan dapat meningkatkan anggaran pedapatan desa pengelolaan sumber-sumber keuangan desa harus di upayakan seoptimal mungkin untuk mencapai penyelenggaraan pemerintah desa yang mampu mengembangkan pembangunan yang ada di desanya dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2007 Tentang Pedoman Umum Pengelolaan Keuangan Desa.
MANAJEMEN PUBLIC RELATION INDUSTRI WISATA BUDAYA DI SUMENEP SAAT PANDEMI Bagus Cahyo Shah Adhi Pradana; Bagoes Soenarjanto; Mohammad Insan Romadhan
Metacommunication Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mc.v7i2.11327

Abstract

ABSTRACT  The Covid-19 pandemic has caused the tourism sector to experience major problems. The call for social restrictions and the prohibition of crowding has caused various cases of a drastic decline in the number of tourists, including in Sumenep Madura. A place that relies on tourism as one of the leading sectors has experienced paralysis in various kinds of tourism actors, including cultural tourism industry players. Overcoming these problems requires public relations management in order to survive during the pandemic. The public relations management process which consists of four steps involving problem identification, planning, communication action, and evaluation is a step that is often taken by public relations in solving a problem. Based on that, the formulation of the problem taken is how is the management of public relations for the cultural tourism industry players in Sumenep during the pandemic. The research approach uses a qualitative case study method. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. The determination of the informants was carried out by purposive sampling, namely the actors of the cultural tourism industry in Sumenep. The data analysis technique uses three lines of data analysis, namely data reduction, data presentation, and verification of conclusion drawing. The results of the study show that the use of research tools is not optimal by using only informal interviews and a little media research and not using surveys to find broader problems. In addition, the planning that is made is not yet mature, with many activities being carried out spontaneously. And there are no indicators in determining the success of the activities carried out as a basis for evaluation Keywords: Public Relations Management, Tourism, Cultural Tourism Actors© 2020 MetaCommunication; Journal Of Communication Studies
Strategi Pengembangan UMKM Desa Pekarungan Berbasis Analisis SWOT Ingesti Lady Rara Prastiwi; Bagoes Soenarjanto; Adi Susiantoro
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Februari 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha produktif yang dilakukan oleh orang perorangan atau kelompok yang bertujuan untuk menyejahterakan individu maupun kelompoknya. Keberadaan UMKM di desa dipandang memiliki potensi untuk mengembangkan perekonomian masyarakat. Desa Pekarungan merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur yang memiliki potensi dalam bidang UMKM dan didukung dengan letak desa yang tergolong cukup strategis. Desa Pekarungan sendiri memiliki 255 UMKM yang berpeluang tinggi untuk dikembangkan. Namun, dalam proses pengembangan, UMKM Desa Pekarungan menghadapi beberapa masalah, seperti kepemilikan legalitas usaha, akses permodalan, penerapan teknologi dalam pemasaran, serta belum adanya kebijakan dari Pemerintah Desa yang berfokus pada pengembangan UMKM. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan identifikasi permasalahan yang dihadapi UMKM serta menganalisis menggunakan analisis SWOT, sehingga dihasilkan strategi untuk mengatasi permasalahan. Hasil dari penelitian ini adalah strategi utama dalam pengembangan UMKM Desa Pekarungan menggunakan Strategi WO atau Turn Around.