Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALISIS KANDUNGAN MERKURI (Hg) PADA LIMBAH HASIL PENGOLAHAN EMAS DI GUNUNG NONA DESA WAPSALIT PULAU BURU L S Sello; Abraham Mariwy; Nazudin Nazudin
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 10 No 2 (2020): Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol10iss2pp130-134

Abstract

The research had been done to analyze the mercury (Hg) content on tailing the result of gold processing at Nona Mountain Wapsalit Village Buru Island. The dry sample was prepared by putting it into the oven at 400C temperatures in two days and then the wet destruction done to the sample. The Tailing was analyzed by using SSA – Cold Steam to get to know about the mercury (Hg) content. The result showed that the average mercury (Hg) content at the location I was 721,43 ppm and at the location II was 344,88 ppm. Thus, the results showed that tailing concentration at the location I had average mercury (Hg) content higher than at the location II
ANALISIS KANDUNGAN MERKURI (Hg) PADA BERAS HASIL PANEN PETANI DI BEBERAPA DESA KECAMATAN WAEAPO DAN WAELATA KABUPATEN BURU Abraham Mariwy
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 1 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss1pp39-45

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kandungan merkuri pada beras hasil panen petani di beberapa desa kecamatan Waeapo dan Waelata pulau Buru yakni desa Parbulu, Debowae, dan Waenetat. Hal ini penting dilakukan mengingat masyarakat di desa-desa tersebut pernah mengolah emas dengan teknik amalgamasi memanfaatkan pekarangan rumah mereka dan membuang limbah hasil proses amalgamasi tersebut ke sungai atau saluran irigasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan april 2017 dan analisis kandungan merkuri dilakukani menggunakan Merkuri Analiyer di laboratorium LPPT UGM. Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan logam berat Merkuri pada beras d ibeberapa desa tersebut bervariasi. Kadar merkuri pada sampel beras dari desa Parbulu mencapai 0,024 mg/kg, sedangkan desa Debowae mencapai 0,007 mg/kg, dan desa Waenetat mencapai 0,027 mg/kg. Sementara kandungan merkuri pada beras di desa Gemba Kecamatan kairatu kabupaten Seram bagian barat (SBB) sebagai sampel kontrol adalah 0,002 mk/kg.
POTENSI TANAMAN KIRINYUH (Chromolaena odorata L) DALAM MEREMEMEDIASI TANAH TERCEMAR MERKURI Abraham Mariwy; Finarti Finarti; Sunarti Sunarti
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 12 No 1 (2022): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol12iss1pp33-45

Abstract

Research on the potential of the kirinyuh plant (Chromolaena odorata L.) in remediing mercury has been conducted. The kirinyuh plant is in a reactor that is powered by a 10 ppm mercury solution and is made with a variety of harvesting times of one, two, and three weeks. Mercury content analysis using mercury analyzer instrument ability of mercury accumulation and translocation in kirunyuh plant is determined from the value of BCF and TF.The results of the analysis showed mercury content in the plant kirinyuh reactor one on the soil, roots and leaves respectively: 0.70 ppm, 0.03463 ppm and 0.03595 ppm. In the second reactor is 1.89 ppm, 0.18 ppm and 1.45 ppm. For the third reactor is 9.63 ppm, 11.34 ppm and 10.95 ppm. While in the control reactor for soil samples is not detected, at the root of 0.20 ppm and on the leaves is 0.78 ppm. The BCF value of the kirinyuh plant in reactor one is 0.100828, in reactor two the BCF value is 0.862434 and in reactor three the BCF value is 2.3146. Tf values on reactor one, reactor two and reactor three in a row were 1.038117; 8.06 and 0.96560. the results of calculation of BCF and TF values show that kirinyuh plants tend to absorb and accumulate heavy metals, especially at the roots and headers so that this plant has accumulator properties or can absorb mercury so that it can be used as a phytoremediation agent of mercury-contaminated soil
PENERAPAN METODE DRILL AND PRACTICE PADA KONSEP LARUTAN PENYANGGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 6 MALUKU TENGAH Harlia Harlia; Abraham Mariwy; F Al Hamid
Science Map Journal Vol 3 No 1 (2021): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol3issue1pp34-39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik setelah proses ppembelajaran dengan menerapkan metode drill and practice pada konsep larutan penyangga unntuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 6 Maluku Tengah. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas Xi ipa1 yang terdiri dari 23 peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukaan, selama proses pembelajaran dengan menggunakan metode drill and practice sebagian besar peserta didik telah memenuhi nilai KKM (68). Dengan nilai tes akhir terdapat 18 peserta didik (78%) yang dikategorikanm tuntas. Terdapat 5 peserta didik (22%) yang dikategorikam tidak tuntas dalam memenuhi nilai KKM (68). Adapun nilai pencapaian N-gain yaitu terdapat 14 peserta didik (60,86%) dikategorikan tinggi dan 9 (39,13%) dikategorikan sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan setelah diterapkan metode drill and practice terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik
ANALISIS KANDUNGAN MERKURI (Hg) PADA BEBERAPA JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI DESA KAKI AIR TELUK KAYELI PULAU BURU Abraham Mariwy; Frans Lerebulan; Julita B. Manuhutu; Nazudin
CHEMISTRY PROGRESS Vol. 15 No. 2 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/cp.15.2.2022.44488

Abstract

Telah dilakukan analisis kandungan logam berat Merkuri (Hg) pada ikan Layur (Trichiurus lepturus), ikan Kerong-kerong (Terapon jarbua) dan ikan Kuwe (Trachinotus carolinus) di desa Kaki Air teluk Kayeli pulau Buru dengan menggunakan Mercury Analyzer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kurva kalibrasi di mana dari kurva kalibrasi tersebut didapatkan persamaan garis yang menyatakan hubungan antara konsentrasi dan absorbansi. Penelitian ini penting dilakukan karena teluk Kayeli adalah temapt bermuaranya beberapa sungai yang selama ini menjadi pusat amalgamasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan merkuri (Hg) pada ikan layur, ikan kerong-kerong dan ikan kuwe masing-masing adalah 0.05139 mg/kg, 0,02209 mg/kg dan 0,04607 mg/kg. Kadar ini masih berada di bawah ambang batas apabila dibandingkan dengan standar baku mutu yang ditetapkan yakni 0,5 mg/kg (SNI, 2009); 0,5 mg/kg (BPOM RI. 2018); 0.5 mg/kg (European Communities, 2006); 0,5 mg/kg (Codex, 1995); 0,5 mg/kg.
ANALISIS KADAR LOGAM TIMBAL (Pb) PADA SEDIMEN DI PERAIRAN PELABUHAN HITU Abraham Mariwy; Anjarnita Haupea; Yeanchon H Dulanlebit; Yusthinus T Male
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 12 No 2 (2022): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol12iss2pp84-95

Abstract

Pelabuhan Hitu merupakan salah satu pelabuhan strategis di Kabupaten Maluku Tengah yang berada di Kecamatan Leihitu Pulau Ambon, pelabuhan ini merupakan sarana transportasi laut, sehingga banyak aktivitas yang dilakukan di sekitar pelabuhan hitu. Aktivitas masyarakat tersebut dapat menimbulkan peningkatan logam berat seperti Pb. Penelitian ini dilakukan di perairan pelabuhan Hitu, dengan tujuan untuk mengetahui kandungan logam berat timbal (Pb) pada sedimen. Ukuran butir sedimen diukur dengan menggunakan Sieve Shaker dan sampel dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil penelitian menunjukan bahwa ukuran butir partikel sedimen adalah gravel berkisar antara 0,14-8,18%, pasir 48,68-90,03% dan lumpur 4,59-39,27%. Kadar timbal (Pb) pada sedimen di semua Stasiun pengamatan telah melewati standar baku mutu yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Laut yaitu 0,05 mg/l dengan kadar logam Pb pada stasiun I 9,9175 mg/kg, pada stasiun II 16,44 mg/kg, stasiun III 11,9575 mg/kg, stasiun IV 8,425 mg/kg dan pada stasiun V 9,1075 mg/kg
STUDI REMEDIASI TANAH TERCEMAR LOGAM MERKURI (Hg) MENGGUNAKAN TUMBUHAN TEKI (Cyperus rotundus) Maidi F. Titahena; Abraham Mariwy; S Sunarti
Jurnal Reka Lingkungan Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v11i2.95-104

Abstract

ABSTRAKFitoremediasi merupakan metode remediasi yang menggunakan tumbuhan untuk mengurangi konsentrasi logam berat merkuri (Hg) dalam sampel tanah yang diambil dari Desa Wotay Kecamatan Teon Nila Serua Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sejauh mana tumbuhan teki (C. rotundus) dapat menyerap dan mengalihkan logam berat merkuri. Proses kontak logam merkuri dengan tanah dan tumbuhan teki dalam rumah kaca dilakukan selama 14 hari (reaktor 1) dan 28 hari (reaktor 2). Sampel diuji menggunakan Mercury Analyzer dengan panjang gelombang 253,7 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi merkuri (Hg) yang diserap oleh tumbuhan terdapat pada akar sebesar 0,32 ppm dan daun sebesar 0,35 ppm untuk reaktor uji satu, serta pada akar sebesar 0,91 ppm dan daun sebesar 0,16 ppm untuk reaktor uji dua. Berdasarkan perhitungan, faktor biokonsentrasi (BCF) adalah 0,451 (BCF ˂ 1) untuk reaktor uji satu dan 0,568 (BCF ˂ 1) untuk reaktor uji dua. Sementara itu, faktor translokasi (TF) adalah 1,50 (TF > 1) untuk reaktor uji satu dan 0,163 (TF ˂ 1) untuk reaktor uji dua. Oleh karena itu, tumbuhan teki (C. rotundus) dapat diklasifikasikan sebagai tumbuhan eksklunder (dengan nilai BCF ˂ 1), namun masih mengikuti mekanisme fitoekstraksi karena nilai TF > 1.Kata kunci: fitoremediasi, merkuri, C. rotundus, excluder, fitoekstraksi.                                                            ABSTRACTPhytoremediation is a remediation method that uses plants to reduce the concentration of the heavy metal mercury (hg) in the soil samples taken from wotay vilage teon nila serua district, central maluku regency. this study aims to determine the extent to which the nut plant (c. rotundus) can absorb and transfer the heavy metal mercury. the process of contacting mercury metal with soil and sedge plants in the greenhouse was carried out for 14 days (reactor 1) and 28 days (reactor 2). samples were tested using a mercury analyzer with a wavelength of 253.7 nm. the results showed that the concentration of mercury (hg) absorbed by plants was 0.32 ppm in the roots and 0.35 ppm in the leaves for the first test reactor, and 0.91 ppm in the roots and 0.16 ppm in the leaves for the reactor. test two. based on calculations, the bioconcentration factor (bcf) is 0.451 (bcf ˂ 1) for test reactor one and 0.568 (bcf ˂ 1) for test reactor two. meanwhile, the translocation factor (tf) was 1.50 (tf > 1) for test reactor one and 0.163 (tf ˂ 1) for test reactor two. therefore, the nut plant (c. rotundus) can be classified as an exclunder plant (with a bcf value of ˂ 1), but still follows the phytoextraction mechanism because the tf value is > 1.Keywords: phytoremediation, mercury, c. rotundus, excluder, phytoextraction.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT MERKURI (Hg) PADA SEDIMEN DI PERAIRAN DESA BATUBOY TELUK KAYELI PULAU BURU Mariwy, Abraham; Septory, A N; Untailawan, R
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 13 No 1 (2023): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Pattimura (Chemistry Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Educational Sciences, Pattimura University)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol13iss1pp23-31

Abstract

Salah satu penyebab pencemaran lingkungan oleh merkuri adalah pembuangan tailing pengolahan emas yang diolah secara amalgamasi. Perairan Desa Batuboy Teluk Kayeli merupakan salah satu perairan yang diduga telah mengalami pencemaran logam berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan merkuri dan ukuran partikel dari sedimen di Desa Batuboy, Pulau Buru. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberi bukti dan informasi ilmiah bagi masyarakat desa Batuboy tentang kandungan merkuri dalam sedimen. Ukuran butir sedimen diukur dengan menggunakan Sieve Shaker dan sampel dianalisis dengan menggunakan Mercury Analyzer. Hasil penelitian menunjukan bahwa ukuran butir partikel sedimen adalah gravel berkisar antara 2.29-5.90%, pasir 95.48-97.25%, dan lumpur 0.82-7.23%. Kadar merkuri (Hg) pada sedimen di semua sampel menunjukkan bahwa kandungan merkuri (Hg) pada sedimen di Desa Batuboy belum melewati ambang batas yang ditetapkan oleh US EPA sebesar 0,2 mg/kg.
KAJIAN KINERJA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS PADA ANALISIS SPESI IODIUM DALAM GARAM KONSUMSI Marthen, Kelvin Beny; Untailawan, Romelos; Mariwy, Abraham
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 13 No 2 (2023): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Pattimura (Chemistry Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Educational Sciences, Pattimura University)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol13iss2pp64-73

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan kajian kinerja spektrofotometri UV-Vis pada analisis spesi iodium dalam garam konsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi iodium dalam garam konsumsi secara spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 500 nm, serta menguji kinerja spektrofotometri UV-Vis untuk parameter linearitas, presisi, akurasi, dan batas deteksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsentrasi iodium dalam garam beriodium adalah 31,8 ppm. Uji kinerja spektrofotometri UV-Vis untuk parameter linearitas adalah (R2) 0,9949. Presisi untuk larutan standar 2 ppm dengan nilai KV 1,86% dan untuk larutan standar 10 ppm adalah 0,51%. Akurasi untuk larutan standar 2 ppm dengan % recovery sebesar 112,62% dan untuk larutan standar 10 ppm sebesar 117,54%. Sedangkan batas deteksi (LOD) dengan konsentrasi terendah yang masih dapat dideteksi adalah 0,0013 ppm. Hasil ini membuktikan bahwa spektrofotometri UV-Vis yang digunakan dalam penelitian memiliki kinerja yang baik sehingga layak digunakan untuk analisis spesi iodium dalam garam. ABSTRACT A UV-Vis spectrophotometric performance study has been carried out on the analysis of iodine species in iodized salt. This study aims to determine the concentration of iodine in iodized salt by UV-Vis spectrophotometry at a wavelength of 500 nm, as well as test the UV-Vis spectrophotometric performance for parameters of linearity, precision, accuracy, and limit of detection. The results of the analysis showed that the concentration of iodine in iodized salt was 31.8 ppm. The UV-Vis spectrophotometric performance test for the linearity parameter was (R2) 0.9949. The precision for a standard solution of 2 ppm with a KV value of 1.86% and for a standard solution of 10 ppm is 0.51%. Accuracy for 2 ppm standard solution with % recovery is 112.62% and for 10 ppm standard solution is 117.54%. While the limit of detection (LOD) with the lowest concentration that can still be detected is 0.0013 ppm. These results prove that the UV-Vis spectrophotometry used in this study has good performance so that it is suitable for analysis of iodine species in salt.
KARAKTERISASI SEDIMEN DI PELABUHAN TAHOKU DESA HILA PULAU AMBON: ANALISIS KADAR LOGAM TIMBAL (Pb) SEBAGAI INDIKATOR PENCEMARAN Mariwy, Abraham; Sunarti, Sunarti; Elbetan, Ratnawati
Science Map Journal Vol 5 No 2 (2023): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Tahoku merupakan salah satu pelabuhan strategis di Kecamatan Leihitu Pulau Ambon. Pelabuhan ini merupakan sarana transportasi laut, sehingga banyak aktivitas yang dilakukan di sekitar pelabuhan tersebut. Aktivitas masyarakat tersebut dapat menimbulkan peningkatan logam berat seperti Pb. Penelitian ini di lakukan di perairan pelabuhan Tahoku, dengan tujuan untuk mengetahui ukuran partikel sedimen dan kadar logam timbal (Pb) pada sedimen. Ukuran butir sedimen di ukur dengan menggunakan Seive Shaker dan sampel di analisis menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil penelitian menunjukan bahwa ukuran butir partikel sedimen adalah kerikil berkisar 0,56-48,55%, pasir 74,84-99,42 %, dan lumpur 0,37- 0,96 %. Hasil analisis kadar timbal (Pb) pada sedimen pada keempat stasiun pengamatan menunjukkan bahwa kadar logam Pb pada stasiuni I 5,6 mg/kg , stasiun II 1,1395 mg/kg, stasiun III 1,143 mg/kg, dan stasiun IV 21 1,143 mg/kg, Hasil ini juga menunjjukkan bahwa kadar logam timbal pada setiap stasiun masih di bawah standar yang ditetapkan oleh National Sediment Quality Survey (US EPA 2022) yaitu 47,82-161,06 mg/Kg