Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA PENYANGGA TNWK DALAM MITIGASI BENCANA (STUDI KASUS DI DESA BRAJA KENCANA) Utami, Anisa; Puspawati, Ani Agus; Caturiani, Susana Indriyati; Apandi, Apandi; Chairunnisa, Syaza; Anisa, Nur; Alfarisi, Muhammad Naufal
Jurnal Administrative Reform Vol 13, No 1 (2025): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jar.v13i1.18378

Abstract

Braja Kencana Village, a buffer village of Way Kambas National Park (TNWK) in East Lampung Regency, faces significant risks from natural disasters, especially forest fires and floods. The increase in the frequency and intensity of disasters, as well as exacerbated by climate change, requires a community-based disaster risk reduction program that can increase public awareness and readiness in disaster mitigation and response. This study aims to examine the process of community empowerment around TNWK in disaster mitigation, especially forest fires. This research method uses a qualitative approach with interviews, observations, and documentation to explore information from key informants such as village officials, members of the Forest Farmers Group (KTH), and members of the Polhut Partner Community (MMP). The results of the study show that community empowerment in Braja Kencana Village is carried out through three stages of empowerment, namely the awareness stage, the capacity stage, and the awareness stage. The awareness stage was carried out through effective socialization to KTH members about the importance of empowerment programs and how they can contribute. The capacity building stage includes various educational and socialization activities to improve community knowledge and skills in disaster mitigation. The empowerment stage is in the form of providing facilities from TNWK such as land and grass seeds for animal feed, as well as sustainable business development to increase the economic independence of the community.
Governance Community Empowerment Through the EMAK.ID Waste Bank Program in Bandar Lampung City Irawansyah, Aditiya; Puspawati, Ani Agus; Prihantika, Ita
Journal Governance Bureaucratic Review Vol. 2 No. 1 (2025): April, 2025
Publisher : Center for Maritime Policy Governance Studies (CMPGS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jgbr.v2i1.7472

Abstract

Waste management is one of the most urgent environmental problems in Indonesia, especially in urban centers like Bandar Lampung City, where waste generation has risen to over 870 tons per day, putting pressure on landfills and creating serious environmental and health risks. Conventional disposal approaches have proven insufficient, prompting the introduction of the Emak.ID Waste Bank program as a community-based solution that combines waste reduction with empowerment. The purpose of this study is to analyze how the program fosters empowerment across four key dimensions Awakening, Understanding, Harnessing, and Using—while assessing its role in strengthening community participation in sustainable waste management. This research employed a qualitative descriptive design, using in-depth interviews, observations, and document analysis centered on the Gunter community group, which has successfully practiced independent weighing since late 2022. The findings show that the program improved waste segregation, enhanced environmental literacy, and provided modest financial incentives from recyclables, while also fostering social cohesion through regular training and collective weighing activities. However, participation remains inconsistent due to low environmental literacy, competing daily priorities, and limited economic returns. Despite these challenges, the Emak.ID model demonstrates how waste banks can operate not only as environmental interventions but also as platforms for community empowerment and micro-entrepreneurship. The study concludes that for long-term sustainability, waste bank initiatives require stronger integration of educational, economic, and institutional support. This case highlights the potential of participatory waste governance as a replicable model for advancing sustainable urban development and circular economy practices in Indonesia.
Optimalisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Bandar Lampung dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga Karmilasari, Vina; Puspawati, Ani Agus; Makhya, Syarief; Hertanto, Hertanto
Jurnal Mitrawarga Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL MITRAWARGA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v2i2.42

Abstract

Tujuan PKM di PUSPAGA Kota Bandar Lampung: 1). Menciptakan team learning pada tim PUSPAGA dan organisasi wanita Kota Bandar Lampung. 2). Meningkatan kinerja tim PUSPAGA dengan pendekatan learning organization. 3) Membangun sinergi yang ideal di internal Tim PUSPAGA serta organisasi wanita di Kota Bandar Lampung. Metode dilakukan tiga tahap: A) Analisis situasi melalui penelusuran penelitian. B) Intervensi Objek dengan ceramah dan FGD. C) Evaluasi dan Refleksi. Evaluasi dilakukan dengan pre dan post test. Refleksi dilakukan diakhir kegiatan bertujuan memperkuat komitmen, kesadaran seluruh peserta kegiatan untuk berpartisipasi secara aktif dalam mewujudkan peningkatan sinergitas internal tim PUSPAGA Kota Bandar Lampung. Sasaran peserta yaitu Tim PUSPAGA Kota Bandar Lampung, Perwakilan Pengurus Organisasi Wanita di Pesisir Barat (Persaudaraan Muslimah, Aisyiah, Muslimat NU, Wanita Katolik dsb). Bedasarkan data yang tertera pada tabel tersebut secara kuantitatif nilai rata-rata peserta sebelum dilaksanakan kegiatan adalah 44,76 Setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 30 menjadi 74,76. Nilai terendah yang diperoleh peserta sebelum dilaksanakan pelatihan adalah 10 dan nilai tertinggi adalah 75, setelah dilakukan pelatihan nilai terendah peserta adalah 40 dan nilai tertinggi 85. Berdasarkan hasil tersebut dapat ditarik simpulan bahwa kegiatan pengabdian ini mampu memberikan dampak positif secara kognitif terhadap pengetahuan tentang team learning.
Peran Dukungan Sosial dan Komunikasi dalam Mewujudkan Ketahanan Keluarga Pekerja Migran Indonesia Asal Desa Sumbergede Lampung Timur Puspita, Octa Vallen Dwi; Fadoli, M Irsyad; Karmilasari, Vina; Utami, Anisa; Puspawati, Ani Agus
Wacana Publik Vol. 18 No. 1 (2024): Wacana Publik
Publisher : LP3M Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/wp.v18i1.66

Abstract

Sedikitnya lowongan kerja di dalam negeri memaksa banyak orang Indonesia mencari pekerjaan di luar negeri. Peningkatan teknologi transportasi dan komunikasi serta kurangnya pekerjaan yang tersedia dan pembangunan ekonomi global dan regional yang tidak merata semuanya berperan dalam tren ini. Ada 105 PMI yang keluar dari Desa Sumbergede Lampung Timur, menurut data yang ada. Keluarga pekerja migran di desa Sumbergede, Lampung Timur, menjadi fokus penelitian ini, yang bertujuan untuk menjelaskan bagaimana dukungan sosial dan komunikasi berperan dalam ketahanan keluarga tersebut. Metodologi kualitatif berdasarkan tinjauan pustaka dan wawancara mendalam digunakan untuk penyelidikan ini. Menurut temuan penelitian ini, dukungan sosial dan keterbukaan jalur komunikasi sangat penting dalam membantu keluarga pekerja migran Indonesia di Desa Sumbergede, Lampung Timur, mempertahankan tingkat resiliensi yang tinggi. Tantangan untuk membangun komunikasi yang produktif antara lain jadwal kerja buruh migran Indonesia yang padat dan masih adanya penolakan beberapa majikan untuk mengizinkan PMI untuk tetap dekat dengan keluarga mereka di tanah air.
Optimalisasi Kinerja BAZNAS Kota Bandar Lampung Dalam Meningkatkan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) Andriana, Vika Mesti; Puspawati, Ani Agus; Meiliyana, Meiliyana
Administrativa : Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol 7 No 3 (2025): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v7i3.358

Abstract

Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang sulit untuk dihilangkan. Oleh karena itu BAZNAS Kota Bandar Lampung merupakan lembaga nonstruktural dibentuk oleh pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat serta meningkatkan zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat salah satunya dalam mengentaskan kemiskinan. BAZNAS Kota Bandar Lampung sebagai lembaga resmi pengelolaan zakat dituntut untuk memiliki kinerja yang optimal guna mewujudkan fungsi sosial-ekonomi zakat secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja BAZNAS Kota Bandar Lampung dalam meningkatkan Zakat, Infaq dan Sedekah. Dalam menganalisis kinerja BAZNAS Kota Bandar Lampung, peneliti menggunakan teori kinerja organisasi dari Tangkilisan (2005) yang dapat diukur melalui 5 (lima) indikator diantaranya Produktivitas, Kualitas Layanan, Responsivitas, Responsibilitas dan Akuntabilitas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Bandar Lampung dalam mengoptimalkan kinerjanya guna meningkatkan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) telah melakukan berbagai upaya dalam mengoptimalkan kinerjanya melalui peningkatan produktivitas, kualitas layanan, responsibilitas, tanggung jawab, dan akuntabilitas. Optimalisasi kinerja BAZNAS Kota Bandar Lampung dalam meningkatkan ZIS dapat tercapai apabila terdapat penguatan kelembagaan serta penguatan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait. Namun, terdapat beberapa kendala dalam optimalisasi kinerja BAZNAS Kota Bandar Lampung dalam meningkatkan ZIS diantaranya kurangnya sumber daya manusia dan kurangnya pemahaman masyarakat terkait zakat dan BAZNAS. Saran yang diberikan dalam penelitian ini yaitu BAZNAS Kota Bandar Lampung dapat melakukan pengembangan softskill bagi karyawan serta melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kepercayaan masyarakat pada BAZNAS Kota Bandar Lampung.