Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

DAMPAK RETRIBUSI DAERAH, PERAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PENDAPATAN ASLI DAERAH DI ERA PANDEMI COVID-19 Hertati, Lesi; Puspitawati, Lilis; Gantino, Rilla; Ilyas, Meifida
CURRENT: Jurnal Kajian Akuntansi dan Bisnis Terkini Vol. 2 No. 3 (2021): CURRENT : Jurnal Kajian Akuntansi dan Bisnis Terkini
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jc.2.3.518-532

Abstract

This study aims to examine the effect of regional levies and the use of accounting information systems on Regional Original Income during the Covid 19 pandemic. This research was conducted on the Musi Banyuasin Regional Government using a purposive sampling technique, namely selecting the OPD that collects regional retribution. Respondents in this study were the State Civil Apparatus in the accounting sub-section 23 people and 23 people in informatics. Data was collected by sending questionnaires directly to respondents. Data analysis was performed using Structural Equation Modeling (SEM) with Smart PLS 3.0. The results showed that the regional retribution did not have a significant effect on increasing PAD, but the accounting information system had a significant effect on increasing the local revenue of Musi Banyuasin Regency. The results of this study contribute to the government in increasing PAD can be done by utilizing accounting information systems
PENGARUH BADAN USAHA MILIK DESA TERHADAP PUSAT PERKEMBANGAN EKONOMI DESA, DESA MAJU INDONESIA SEJAHTERA BUMDES TANJUNG MAYAN (DANAU TELOKO) Paramita, Lidiya; Hertati, Lesi; Puspitawati, Lilis; Gantino, Rilla; Ilyas, Meifida
JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Vol 2, No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA
Publisher : STIE Atma Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.424 KB) | DOI: 10.36600/janaka.v2i1.175

Abstract

Desa ialah salah tempat yang potensial bagi perekonomian pada suatu negara. Di sini lah banyak potensi yang dapat dikembangankan , selain itu juga banyak terdapat sumber daya alam yang tersedia di dalamnya. Sebelum pemerintah menyadari hal tersebut desa-desa tidak dapat berkembang dan tetap tertinggal. Kepengurusan Badan Usaha Milik Desa terdiri dari Pemerintah Desa dan masyarakat desa setempat.Permodalan Badan Usaha Milik Desa dapat berasal dari Pemerintah Desa, tabungan masyarakat, bantuan Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, pinjaman, atau penyertaan modal pihak lain atau kerja sama bagi hasil atas dasar saling menguntungkan. pemerintah menyadari akan potensi desa yang begitu besar mereka menerbitkan sebuah peraturan yakni Otonomi Daerah maka banyak daerah yang memanfaatkan hal tersebut untuk mengembangkan wilayahnya yang terutama mengembangkan desa mereka. Salah satu kegiatan yang dilakukan ialah badan usaha milik desa. Badan Usaha Milik Desa, yang selanjutnya disebut BUMDES, adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan Desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa Kata Kunci : BUMDES, Ekonomi Desa, Desa Maju
PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM DANAU RANAU DI PERBATASAN KABUPATEN LAMPUNG DAN OGAN KOMERING ULU Lestari, Putri Ayu; Hertati, Lesi; Puspitawati, Lilis; Gantino, Rilla; Ilyas, Meifida
JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Vol 2, No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA
Publisher : STIE Atma Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.611 KB) | DOI: 10.36600/.v2i1.173

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menunjang salah satu obyek wisata yang dapat menunjang perekonomian di perbatasan Kabupaten Lampung dan Kabupaten Ogan Komering Ilir, lokasi ini juga dikenal dengan sebutan danau. Karena tempatnya sangat asri dan sejuk serta pepohonan yang sangat asri. banyak orang dari berbagai daerah berkunjung dan berlibur di danau ini. Pengembangan dilakukan dengan membuat petunjuk arah menuju lokasi objek wisata. Metode yang diterapkan adalah dengan mewawancarai pengunjung tempat wisata dan spot foto, website desa dan promosi, publikasi di media sosial. Perkembangan pariwisata sangat bergantung pada kunjungan yang datang mengunjungi tempat tersebut. Peningkatan jumlah kunjungan yang terjadi merupakan cerminan dari terus berkembangnya pariwisata untuk mempertahankan dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Pengembangan pariwisata sebagai upaya untuk meningkatkan atau meningkatkan fasilitas dan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat. Kata kunci: Pembangunan, Pariwisata, Danau Ranau
Training on Optimizing the Application of Accounting Information Systems in MSMEs in the Digital Era of the Indo Global Mandiri Student MBKM Program Palinggau, Aling; Hertati, Lesi; Terrtiavini, Terrtiavini; Heryati, Agustina; Cahyani, Nani; Puspitawati, Lilis
International Journal of Social Science and Community Service Vol. 2 No. 1 (2024): JANUARY
Publisher : CV. Proaksara Global Transeduka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70865/ijsscs.v2i1.8

Abstract

The purpose of this training is to find out factors such as limited resources, lack of technological understanding, and regulatory uncertainty which are the main obstacles in implementing accounting information systems for MSMEs in the digital era. Training develops training programs that include a basic understanding of accounting information systems, relevant technology, as well as strategies for overcoming obstacles that may arise. The benefit of this training is to provide comprehensive understanding and practical skills to MSME owners and managers, so that they can optimize the application of accounting information systems in business operations. It is hoped that this training will help MSMEs to increase their efficiency, accuracy and resilience in facing the challenges of the digital era, as well as improve the quality of financial reporting.
Socialization of SIA to Bank Mandiri Customers MBKM Student Internship Indo Global Mandiri University Erin, Arif Kurnia; Hertati, Lesi; Terrtiavini, Terrtiavini; Heryati, Agustina; Cahyani, Nani; Puspitawati, Lilis
International Journal of Social Science and Community Service Vol. 2 No. 1 (2024): JANUARY
Publisher : CV. Proaksara Global Transeduka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70865/ijsscs.v2i1.9

Abstract

Socialization of the PKM SIA program to Bank Mandiri customers through the MBKM program provides a positive contribution in increasing customer understanding of SIA and its benefits in the banking context. Students who took part in the internship program reported an increase in their understanding of the importance of AIS in supporting sound banking decisions. Several challenges related to the effectiveness of SIA socialization through PKM were also identified, such as time constraints and varying levels of understanding among customers. Therefore, it is recommended that PKM continue to improve their outreach methods, including the use of information and communication technology, as well as holding additional training sessions to ensure that customers can make maximum use of AIS.
SOSIALISASI GASTRODIPLOMASI JAWA BARAT DALAM MENINGKATKAN EKONOMI PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) DI MALAYSIA Primawanti, Henike; Puspitawati, Lilis; Putri, Sylvia Octa; Arifin, Muhammad; Berkahi, Alrezqio Meykhara Aqbel
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 4 No 3 (2024): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v4i3.6861

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kuliner khas Jawa Barat kepada para anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia yang ada di Sanggar Belajar Indonesia di Malaysia. Program ini tidak hanya mempromosikan kuliner Jawa Barat tetapi juga meningkatkan pemahaman kepada anak-anak PMI di Malaysia mengenai warisan budaya daerah sebagai bentuk promosi budaya kuliner Jawa Barat. Program ini dilaksanakan dengan metode pendidikan masyarakat baik secara online maupun offline. Teknik penyampaian program ini yaitu melalui sosialisasi, permainan, dan kuis interaktif. Program ini berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus mendidik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa gastrodiplomasi dapat menjadi alat yang efektif untuk mempererat hubungan budaya, meningkatkan kesejahteraan komunitas PMI, dan membuka peluang ekonomi melalui pengetahuan yang diperoleh para peserta program. Kegiatan ini juga berhasil menggugah pentingnya dukungan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan seperti keterbatasan akses pendidikan formal dan status hukum yang tidak diakui yang masih dihadapi oleh anak-anak PMI. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap hubungan bilateral Indonesia-Malaysia dan menunjukkan potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif di kalangan komunitas PMI sebagai aktor diaspora yang dapat menjadi instrumen bagi aktor daerah di Indonesia.
CEMILAN RINGAN KERIPIK BUAH KARET ASAL MUSI BANYUASIN BERBAGAI MACAM RASA Syafitri, Lili; Asmawati, Asmawati; Hertati, Lesi; Puspitawati, Lilis; Fery, Irlan
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2477

Abstract

Akibat menurunnya harga karet dunia masyarakat Musi Banyuasin memanfaatkan buah karet sebagai snack makanan ringan dengan berbagai rasa yang mendatangkan manfaat dan bergizi. Buah karet merupakan sampah alam yang tidak dapat dimakan namun dengan olahan yang kreatif sehingga toxin yang ada di dalam buah karet dapat hilang dan menjadi makanan yang enak. Buah karet biasanya tidak digunakan sebagai snack namun ditangan masyarakat miskin dan kreatif dapat dijadikan cemilan serta mendatangkan pundi-pundi rupiah yang berharga, buah karet dikupas dipisahkan antara kulit luar dengan isi kemudian direbus sekitar 1 jam kemudian direndam disungai yang airnya hanyut selama 3 (tiga) hari dengan sendirinya racun yang ada di dalam buah karet akan sirna. Kemudian ditumbuk dibumbukan dengan aneka rasa coklat, gula merah, santan kelapa dan aneka rasa lainya kemudian direbus lagi sekitar 25 menit dan di iris sesuai selera lalu dijemur kemudian digoreng menjadi keripik buah karet. Buah karet banyak didapat di daerah Musi Banyuasin, sekitar ribuan hektar tanaman karet tidak pernah dimanfaatkan masyarakat karena produk ini mengandung racun, namun dengan olahan yang baik dapat mendatangkan uang serta menjadi cemilan yang unik. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah manfaat buah karet hutan yang dapat dijadikan cemilan berbagai aneka rasa yang gurih dan nikmat. Tingkat kehadiran masyarakat desa sekitar 95% ketika dilakukan sosialisasi arahan dan workshop sampah alam beracun dapat menyajikan cemilan ringan sehingga tercipta cemilan murah, bergizi dan mendatangkan uang jika dikelola dengan baik
Pelatihan Adat Melayu Kearifan Lokal Pakaian Adat Daerah Musi Banyuasin Mengandung Nilai Sejarah Peninggalan Pangeran Permata, Indah; Hartati, Lesi; Puspitawati, Lilis; Gantino, Rilla; Ilyas, Meifida
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v1i1.429

Abstract

Musi Banyuasin memiliki kekayaan budaya yang unik dan menarik dari daerah lainnya. Berbagai macam budaya, adat dan suku daerah di Indonesia tercermin dari banyaknya pakaian adat di setiap daerah di Indonesia. Salah satunya Kabupaten Musi Banyuasin di Sumatera Selatan. Musi Banyuasin  memiliki pakaian adat dengan keunikan dan kekhasan yang berbeda-beda. Setiap daerah di Sumatera Selatan yang memiliki pakaian adat ini digunakan untuk acara-acara resmi seperti upacara adat dan budaya dan saat upacara pernikahan. Pakaian adat ini digunakan sebagai bukti kecintaan warga terhadap pakaian peninggalan yang harus dilestarikan dengan tetap menggunakannya. Pada pakaian pria ditambahkan aksesoris berupa logam emas di sekitar pakaiannya. Ada kalung berbentuk tanduk kerbau yang terbuat dari emas. Kemudian ditambah dengan sebuah mahkota berwarna emas di kepalanya. Sementara pada pakaian wanita memiliki lebih banyak hiasan dan aksesoris. Baju adat Musi banyuasin  ini dihiasi dengan banyak aksesoris seperti kalung emas, ada mahkota dan konde yang juga terbuat dari emas.
Efektifitas Budaya Organisasi, Teknologi Informasi terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Puspitawati, Lilis
Jurnal Profita: Komunikasi Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan Vol 16, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Mercu Buana, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how much influence Organizational Culture and Information Technology has on the Quality of Accounting Information Systems. This research was conducted by distributing questionnaires to companies that were used as research samples. The unit of analysis in this study is the car dealer located in Bandung. The method used in this study uses descriptive methods and verification method. The sampling method in this study is using a probability sampling technique with a simple random sampling approach. Data analysis using multiple linear regression, while for testing the hypothesis in this study using t test statistics using software SPSS 20. From the coefficient of determination obtained the value of the Organizational Culture of 37,45% and the value of Information Technology 60,52%. The results of this study indicate that Organizational Culture does not have a significant effect on the Quality of Accounting Information Systems, while Information Technology has a significant effect on the Quality of Accounting Information Systems
Model Peningkatan Akuntabilitas Keuangan melalui Optimalisasi Sistem Informasi Keuangan dan Kompetensi Aparatur Desa Puspitawati, Lilis; Amanda, Kintan; Surtikanti, Surtikanti
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol. 10 No. 2 (2023): Juli - Desember
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2023.010.02.26

Abstract

This research aims to test the financial system optimization model and apparatus competency to increase village financial accountability. This research is motivated by an obstacle in the use of the financial system which is not yet optimal because it is predicted that there are still many village officials who are not yet able to use it. Descriptive and verification methods were used to test the model. This research came from 351 members of the population consisting of heads of financial affairs or financial operators in the Village Government in Tasikmalaya Regency. Sampling was carried out using a non-probability sampling technique with a purposive sampling method with the criteria of a village government that had implemented a village financial system (Siskeudeus), so the sample size in this study was 56 villages. Each village is represented by one sample person to be used as a respondent. The results of this research show that the village financial system is in good condition, ready to be used, and statistically has a significant positive effect on financial accountability. Different results were found in that the competence of village officials was deemed inadequate in the attitude category, so that this condition reduced the level of village financial accountability.