Wahyu Subadi
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong

Published : 50 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 45 Documents
Search
Journal : JAPB

EVALUASI KEBIJAKAN SERTIFIKASI GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 TANJUNG KABUPATEN TABALONG Helda Rina; Budi Setiawati; Wahyu Subadi
JAPB Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi Kebijakan Sertifikasi Guru Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tanjung Kabupaten Tabalong. Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana evaluasi kebijakan sertifikasi guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tanjung Kabupaten Tabalong dengan menggunakan teori yang digagas oleh William Dunn berupa, efektifitas, efisien, kecukupan, kesamaan, responsivitas dan ketepatgunaan dimana keenam variabel/indikator ini sangat berperan dalam evaluasi kebijakan. Dan faktor-faktor penghambat evaluasi kebijakan sertifikasi guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tanjung Kabupaten Tabalong. Pada penelitian ini yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara langsung kepada nara sumber dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi kebijakan sertifikasi guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tanjung Kabupaten Tabalong telah berjalan dengan cukup baik. Kata Kunci: Evaluasi, Kebijakan Sertifikasi Guru, Kualitas Guru
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BARITO TIMUR NOMOR 27 TAHUN 2005 TENTANG IZIN BELAJAR BAGI APARATUR SIPIL NEGARA DIBADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN BARITO TIMUR Indah Purnama Dewi; Budi Setiawati; Wahyu Subadi
JAPB Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui sejauhmana Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Kabupaten Barito Timur tentang izin belajar Aparatur Sipil Negara dilihat dari segi proses pada BKPSDM Kabupaten Barito Timur. (2) faktor apa saja yang dihadapi dalam administrasi pemberian izin belajar dan jalan pemecahan terhadap masalah yang dihadapi dalam pemberian izin belajar, khususnya yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat). Penelitian ini menggunakan metode Deskriftif Kualitatif, dengan melakukan analisis data menggunakan teknik analisis data tabel frekuensi dan juga menggunakan skala Likert dengan mengumpulkan hasil tanggapan dari 25 orang responden di BKPSDM Kabupaten Barito Timur sebagai instansi yang memberi kebijakan dapat ditarik kesimpulan bahwa selama ini pemberian izin belajar yang diberikan sudah dilakukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kebijakan BKPSDM Kabupaten Barito Timur dalam pemberian izin belajar menunjukan bahwa : (1). Kebijakan yang dilakukan oleh BKPSDM Kabupaten Barito Timur sudah dilakukan dengan persentasi 67,82% yang diperoleh dari hasil angket dengan 25 Responden. (2) Faktor penghambat dalam Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Kabupaten Barito Timur meliputi 2 masalah utama yaitu : Sumber Daya Manusia dan Waktu yang berpengaruh terhadap proses penerbitan administrasi izin belajar. Kata Kunci : Implementasi Kebijakan ; Izin Belajar ; Aparatur Sipil Negara
PENERAPAN SISTEM MERRIT MUTASI PEGAWAI PADA PEMERINTAHAN KABUPATEN BARITO TIMUR PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN BARITO TIMUR Muhammad Iqbal Tantowi; Rahmi Hayati; Wahyu Subadi
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk meningkatkan semangat kerja, mutasi dapat pula memberikan kesempatan kepada pegawai untuk lebih meningkatkan pre stasi kerjanya. Dalam membuat keputusan tentang pemberian kebijakan mutasi berbagai pertimbangan, karena keputusan yang salah dalam melak sanakan mutasi akan menimbulkan efek samping yang tidak baik bagi pegawai dan organisasi itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk : mengetahui bagai mana penera pan sistem merit dalam pelaksanaan mutasi Pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Metode pelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penulis menggunakan pendekatan kualitatif, dimana dalam penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif yaitu untuk mengetahui atau menggambar kan kenyata an dari kejadian yang diteliti sehingga memudahkan penulis untuk mendapatkan data yang objektif dalam rangka mengetahui dan memahami bagaimana penerapan Sistem Merrit Dalam Mutasi Jabatan Di Lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Hasil penelitian : 1.1. Manfaat Secara Teoristis mendukung penelitian terdahulu Fahrudin (Vol.2.No.2.2013), Eri Sapto Nugroho dan Sukanto ,Endah Septyowat (Vol.1.No6), Philips Vol.2.No.3 Hasil penelitian menyatakan bahwa pelaksanaan mutasi jabatan oleh pemerintah Kabupaten dan kota sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur 2. Secara praktis, hasil dari penelitian yang akan dilakukan ini yaitu dapat menjadi suatu bahan ma sukan informasi bagi instansi yang bers angkutan guna mengambil langkah langkah secara konkret sesuaii kete ntuan yang berlaku dalam rangka penin gkatan kualitas. Kata Kunci: Sistem Merrit, Mutasi Pegawai.
KUALITAS PELAYANAN PERPANJANGAN SURAT TANDA NOMOR KENDARAAN (STNK) DAFTAR ULANG 5 TAHUNAN DIKANTOR SAMSAT TANJUNG DILIHAT DARI ASPEK TRANSPARANSI Nor Hikmah Wati; Muhammad Noor Ifansyah; Wahyu Subadi
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adapuan tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kualitas pelayanan perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) daftar ulang 5 tahunan pada kantor SAMSAT Tanjung dilihat dari aspek transparansi. Dan Untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat dalam pelayanan perpanjangan Surat Tanda nomor Kendaraan (STNK) daftar ulang 5 tahunan di Kantor SAMSAT Tanjung dilihat dari aspek transparansi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan yang bersifat “diskriptif kualitatif” dengan langkah-langkah pengumpulan data yaitu lewat observasi, wawancara, angket maupun dokumentasi (Muhammad Ali, 1985).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan Perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) 5 Tahunan Dikantor SAMSAT Tanjung sudah cukup baik. Hal tersebut dapat dilihat dari mayoritas jawaban informan yang rata-rata yang menyatakan Cukup Baik sebesar 50% dan yang menyatakan sangat baik sebesar 39,17%, yang menyatakan baik sebesar 10,83% dan yang menyatakan Kurang baik serta tidak baik sebesar 0%. Kata kunci : Kualitan Pelayanan, STNK, Transparansi.
PERAN KEPALA DESA SEBAGAI MOTIVATOR DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI DESA MASINTAN KECAMATAN KELUA KABUPATEN TABALONG Rusminah Rusminah; Budi Setiawati; Wahyu Subadi
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpajakan merupakan salah satu bentuk perwujudan kewajiban warga Negara terhadap negaranya dalam rangka pembiayaan Negara dan pembangunan nasional. Salah satu caranya yaitu dengan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) agar target realisasi PBB bisa tercapai Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan diskriptif dengan teknik kualitatif. Dimana analisis data yang dipergunakan adalah analisis tabulasi yaitu analisa dengan menggunakan data-data tabulasi yang merupakan data olahan dari hasil penelitian yang dimasukan kedalam tabel dengan menggunakan rumus frekuensi yang dikemukakan oleh Mohamad Ali (1998). Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah: 1) Wawancara, 2) Angket dan 3) Dukomentasi. Instrumen utama yaitu pembagian angket/kuesioner kepada 8 orang responden dan wawancara dengan Kepala Desa untuk pembuatan hasil dalam pembahasan. Hasil penelitian tentang peran kepala desa sebagai motivator dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untu membayar pajak Bumi dan Bangunan di Desa masintan sudah cukup berperan. Hal ini dapat dilihat dari hasil rekapitulasi dengan presentasi 58,65%. Adapun yang menjadi faktor penghambat peran kepala desa sebagai motivator dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yaitu kurangnya hubungan dengan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terlambat, sikap masyarakat yang masih tradisional serta sarana-prasarana yang kurang memadai. Kata Kunci: Peran Motivasi ; Kepala Desa ; Partisipasi Masyarakat, PBB
EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGUNAAN DANA DESA DI DESA KITANG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG (STUDI PADA PELATIHAN MENJAHIT) Abdul Miad; Jauhar Arifin; Wahyu Subadi
JAPB Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan unuk mengevaluasi program pemberdayaan masyrakat dalam penggunaan dana desa di desa Kitang Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong (Studi pada pelatihan menjahit). Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Model Kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif dan untuk memperoleh data penelitian dengan menggunakan pengamatan langsung dilapangan, serta wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang dipakai adalah model analisis interaktif ( interaktive model of analysis) dari mattew B.Milles dan A.Michael Huberman yang meliputi kegiatan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan dari penelitian dilapangan dan analisis yang data yang telah dilakukan oleh peneliti, hasil penelitian yang diperoleh bahwa program pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan dana desa pada kegiatan pelatihan menjahit di desa Kitang Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong telah berhasil sesuai dengan pendekatan pemberdayaan (5P); Pertama ,Pemungkinan sudah terpenuhi karena memungkinkan potensi masyarakat berkembang secara optimal. Kedua, Penguatan sudah terpenuhi karena dapat memperkuat pengetahuan dan kemampuan masyarakat untuk memecahkan masalah.Ketiga, Perlindungan sudah terpenuhi karena sudah dapat melindungi masyarakat kelompok lemah dari tekanan kelompok kuat. Keempat, Penyokongan sudah terpenuhi karena dapat menyokong kehidupan masyarakat agar tidak terjatuh kedalam kondisi terburuk/ terpinggirkan. Kelima, Pemeliharaan juga sudah terpenuhi karena mampu memelihara kondisi agar suasana tetap kondusif dimasyarakat. Kata Kunci : Evaluasi ; Pemberdayaan ; Masyarakat
PENGARUH KEMAMPUAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG Fera Safitri; Wahyu Subadi; Jamaludin Jamaludin
JAPB Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh kemampuan terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong, menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong serta untuk menganalisis pengaruh kemampuan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan jumlah sampel dari responden sebanyak 30 orang dengan menggunakan sampel teknik sampling jenuh dimana semua responden dijadikan sebagai sampel. Kuesioner merupakan instrumen pertama yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian dan instrumen yang kedua menggunakan data dokumentasi, dalam analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah SPSS (Statistical Pakackage For Social Sciences) Versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh tetapi tidak signifikan antara Kemampuan (X1) terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Yaitu nilai kemampuan thitung 1,112 < dari ttabel yaitu 2,048 dengan tingkat signifikan dibawah 0,05 yaitu 0,276. Ada pengaruh tetapi tidak signifikan antara Motivasi Kerja (X2) terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Yaitu nilai motivasi thitung 1,829 < 2,048 dengan tingkat signifikan dibawah 0,05 yaitu 0,078. Ada pengaruh kemampuan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Murung Pudak. Adapun besaran pengaruh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,083 atau 08,3 % dan sisanya 91,7% di pengaruhi oleh faktor lainnya. Kata Kunci : Kemampuan, Motivasi Kerja, Kinerja Pegawai
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DILIHAT DARI ASPEK KEHANDALAN DI PUSKESMAS TANJUNG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG (Studi Kasus Pada Poli Umum) Habibah Habibah; Wahyu Subadi; Eddy Suryani
JAPB Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalisis Kualitas Pelayanan Kesehatan Dilihat Dari Aspek kehandalan di Puskesmas Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong (Studi Kasus pada Poli Umum) Dan Untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang menghambat Kualitas Pelayanan Kesehatan Dilihat Dari Aspek kehandalan di Puskesmas Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong (Studi Kasus pada Poli Umum. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Diskriptif dengan metode Kualitatif, pembahasan konsep dasar penelitian untuk memperoleh kesimpulan yang di dapat dari data primer dan data sekunder. Untuk mendapatkan sejumlah data sejauh mana penilaian masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan khususnya di Poli Umum Puskesmas Tanjung dengan teknik angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa : Kualitas Pelayanan Kesehatan Dilihat Dari Aspek kehandalan di Puskesmas Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong ( studi kasus pada Poli Umum ) sudah cukup baik. Faktor yang menjadi penghambat pada kualitas pelayanan tersebut adalah dari segi Sumber Daya Manusia seperti masih adanya beberapa pegawai yang belum memahami tugas-tugasnya, kekurangan petugas kesehatan yang melayani masyarakat, masih ada petugas kesehatan yang dalam bertugas kurang profesional serta lahan parkir yang kurang strategis. Kata kunci : Kualitas, Layanan Kesehatan , Poli Umum
PEMBERDAYAAN ANAK YATIM PIATU DAN KURANG MAMPU DI BIDANG PENDIDIKAN NONFORMAL PADA PANTI ASUHAN KASIH IBU MABUUN KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG Ilham Ilham; Jauhar Arifin; Wahyu Subadi
JAPB Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang Pemberdayaan Anak Yatim Piatu Dan Kurang Mampu Di Bidang Pendidikan Nonformal Pada Panti Asuhan Kasih Ibu Mabuu Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong Untuk mengetahui : 1) bagaimana Pemberdayaan Anak Yatim Piatu dan Kurang Mampu di Bidang Pendidikan Nonformal pada Panti Asuhan Kasih Ibu Mabuun Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong; 2) Untuk mengetahui apa yang menjadi faktor penghambat pemberdayaan yang dilakukan di Panti Asuhan Kasih Ibu Mabuun. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini dapat diklasifikasikan sebagai penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Yaitu penulis terjun langsung kelapangan untuk menggali data yang diperlukan sesuai dengan masalah yang diteliti, dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data primer yang yang di peroleh dalam penelitian ini dari wawancara informan yang berjumlah 5 orang, terdiri dari pengurus, pengasuh, dan anak asuh yang ada di panti asuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pemberdayaan Anak Yatim Piatu dan Kurang Mampu di Bidang Pendidikan Nonformal pada Panti Asuhan Kasih Ibu Mabuun Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong dalam kegiatan habsyi cukup berdaya; (2) Faktor penghambat pemberdayaan yang dilakukan di Panti Asuhan Kasih Ibu Mabuun antara lain Manajemen tidak memiliki keahlian yang cukup dalam proses pemberdayaan, Kurangnya waktu yang di perlukan, Manajemen gagal dalam menyediakan feedback. Kata Kunci : Pemberdayaan Anak Yatim Piatu, Pendidikan Nonformal, Panti Asuhan
EFEKTIVITAS SISTEM PELAYANAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) DI DINAS PENANAMAN MODAL PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPM-PTSP) KABUPATEN BARITO TIMUR Jully Araytu; Jauhar Arifin; Wahyu Subadi
JAPB Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui dan menganalisis sistem pelayanan izin IMB di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Kabupaten Barito Timur. 2. Untuk memahami dan menganalisis faktor- faktor apa yang menghambat sistem pelayanan perizinan di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Kabupaten Barito Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, angket, dan studi kepustakaan. Indikator penelitian : prosedur pelayanan, waktu penyelesaian, produk pelayanan, biaya pelayanan, sarana dan prasarana, kompetensi petugas pelayanan. Sampel yang di gunakan sebanyak 13 orang. Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan pada Dinas Penenaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Barito Timur maka dapat di simpulkan bahwa sistem pelayanan izin mendirikan bangunan di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) memperoleh persentase 67.94% dan dapat di kategorikan efektif. Kata Kunci : Efektivitas, sistem pelayanan IMB