Wahyu Subadi
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong

Published : 50 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 45 Documents
Search
Journal : JAPB

EFEKTIVITAS PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA (BLT-DD) BAGI MASYARAKAT MISKIN YANG TERDAMPAK COVID-19 DI DESA MUARA KUARO KECAMATAN MUARA KOMAM KABUPATEN PASER Anisa Hidayah; Wahyu Subadi
JAPB Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program tentang Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk masyarakat miskin merupakan suatu masalah kefektivitas dalam kegiatan tersebut. Oleh karena itu Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui dan menganalisis Efektivitas Program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Bagi Masyarakat Miskin Yang Terdampak Covid-19 Di Desa Muara Kuaro Kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser. Baik dari segi Kualitas, Kuantitas dan Waktu. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan metode yang mendekatkan dengan fenomena-fenomena yang diambil dari langkah-langkah pengumpulan data baik dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data model interaktif dengan menggunakan analisis data Miles , Huberman dan Saldana (2014). Adapun model interaktif ini sebagai berikut : -Pengumpulan data, yaitu data yang dikumpulkan dalam suatu penelitian. -Kondensasi data, yaitu proses memilih, menyederhanakan, mengabstrakkan dan menstransformasikan data yang mendekati keseluruhan bagian dari catatan – catatan lapangan secara tertulis. -Penyajian data, yaitu merupakan tujuan utama kedua kegiatan analisis data kualitatif. Secara umum, penyajian data dalah sebuah bentuk kumpulan data yang terorganisir, informasi, yang mendorong memungkinkan menggambarkan kesimpulan dan tindakan. -Penarikan Kesimpulan, yaitu menginterprestasikan hal-hal apa yang tidak berpola, penjelasan-penjelasan, alur kalusal, dan proposisi penelitian. Pengambilan kesimpulan juga dapat diverifikasi sebagai tahap analisis. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti maka dapat diambil kesimpulan bahwa Efektivitas Program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Bagi Masyarakat Miskin Yang Terdampak Covid-19 di Desa Muara Kuaro Kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser dapat dikategorikan sudah efektif. Kata kunci: Efektivitas, Program, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa
EFEKTIVITAS BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) DANA DESA BAGI MASYARAKAT TERDAMPAK COVID-19 DI DESA KAPAR KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG Irvandi Irvandi; Wahyu Subadi
JAPB Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bantuan langsung tunai dana desa atau disingkat menjadi BLT dana desa, merupakan pemberian uang tunai kepada keluarga miskin atau tidak mampu di desa untuk mengurangi dampak ekonomi akibat adanya Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).Kebijakan BLT-dana desa bertujuan untuk menggurangi beban masyarakat miskin akibat PSBB pandemi covid-19, yaitu dengan mengalihkan sebagian dana desa untuk masyarakat di daerah pedesaan yang tidak pernah mandapat bantuan lain seperti PKH, BPNT, dan Kartu Pra-Kerja. Dari hasil penelitian di lapangan sebagian masyarakat sangat terbantu dengan adanya kebijakan ini terutama untuk memenuhi keperluan rumah tangga selain itu masyarakat juga mengharapkan pemerintah dapat memaksimalkan kebijakan ini kedepannya agar penerima bantuan sesuai dengan kriteria penerima yang layak . Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan deskriptif-kualitatif, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisi data menggunakan menurut Miles, Huberman, Dan Saldana (2014). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Efektivitas Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19 Di Desa Kapar Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong berdasarkan hasil wawancara dengan 5 informan dikatagorikan efektif. Kata Kunci : Efektivitas, BLT; Dana Desa
PERAN KEPALA DINAS KOPERASI DAN UKM DILIHAT DARI ASPEK FASILITATOR DALAM MEMBERDAYAKAN USAHA KECIL MENENGAH DI KABUPATEN TABALONG Akhmad Rizal Fahlipi; Wahyu Subadi
JAPB Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang peran Kepala Dinas Koperasi dan UKM dilihat dari aspek fasilitator dalam memberdayakan usaha kecil menengah di Kabupaten Tabalong penting untuk dilakukan, karena untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana peran Kepala Dinas Koperasi Dan UKM dalam memberdayakan usaha kecil menengah di Kabupaten Tabalong. Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif secara analitik yaitu mengungkapkan suatu masalah dan keadaan sebagaimana adanya, sehingga hanya merupakan penyingkapan fakta. Proses analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang diperoleh baik melalui hasil observasi, dan kuesioner/angket. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 52 orang. Sampel yang diambil berjumlah 52 orang. Teknik analisa dalam penelitian ini dideskripsikan dengan cara menggunakan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Kepala Dinas Koperasi dan UKM dilihat dari aspek fasilitator dalam memberdayakan usaha kecil menengah di Kabupaten Tabalong yang terdiri dari upaya mempermudah penggalian potensi, masalah, gagasan, menciptakan kemandirian UMKM, memberikan pengetahuan dan kelayakan dalam mengelola usaha, dan menjembatani UMKM dalam rangka mengenalkan produk skor berjumlah 63,46% dengan pembulatan menjadi 63% sehingga termasuk pada kategori Berperan Kata Kunci : Peran, Aspek Fasilitator, Usaha Kecil Menengah
KUALITAS PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK) DILIHAT DARI ASPEK TANGIBLES PADA POLRES BARITO TIMUR TAHUN 2021 Wahyu Ady Setiaji; Wahyu Subadi
JAPB Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan suatu organisasi publik yang memiliki fungsi dan tujuan memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Peran Polri dalam menjalankan tugas melayani masyarakat dapat dilihat dari etos kerja yang tinggi, kemampuan memegang etika birokrasi dalam menjalankan tugas, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena kepuasan masyarakat merupakan komponen penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Oleh sebab itu maka penyelenggara pelayanan publik harus direncanakan, dimonitor pelaksanaannya dan dikendalikan dengan seksama. Undang-Undang Dasar 1945 telah mengamanatkan bahwa negara wajib melayani setiap warga negara dan penduduk untuk memenuhi kebutuhan dasarnya dalam rangka pelayanan umum dan meningkatkan kesejateraan masyarakat. Penyelenggara pelayanan publik yang dilaksanakan oleh aparatur pemerintah, khususnya Polri dalam berbagai sektor pelayanan terutama yang menyangkut pemenuhan hak-hak sipil dan kebutuhan dasar masyarakat terkait pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) harus lebih ditingkatkan lagi. Apalagi di tahun 2020 dan 2021 ini wabah virus Corona atau Covid 19 masih dirasakan yang mengakibatkan banyaknya karyawan di PHK dan lainnya yang akhirnya meningkatnya para pemohon pembuatan SKCK datang ke Polres Barito Timur. Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2014 tentang Tata Cara Penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisisan (SKCK) adalah bagian dari Pelayanan umum atau pelayanan publik yang merupakan salah satu tugas yang harus dijalankan oleh Polri di satuan Intelkam di Polres Barito Timur dalam melaksanakan pelayanan permohonan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) harus memberikan pelayanan yang berkualitas sehingga dapat mencapai kepuasan masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Metode penelitian kuantitatif diskriptif merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifikasinya adalah sistematis, terencana dan terstruktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain penelitiannya. Metode penelitian kuantitatif diskriptif, sebagaimana dikemukakan oleh Sugiyono (2013: 8) yaitu : “Metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan”. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan secara keseluruhan pelayanan pembuatan SKCK dilihat dari aspek Tangibles (Berwujud) dikatagorekan berkualitas yaitu sebesar 63,84 %. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Pembuatan SKCK, Aspek Tangibles
COMMUNITY PARTICIPATION IN THE IMPLEMENTATION OF COMMUNITY-BASED SANITATION DRINKING WATER SUPPLY DEVELOPMENT (PAMSIMAS) IN BONGKANG VILLAGE, RT. 06 HARUAI SUB-DISTRICT, TABALONG REGENCY Darsanudin; Wahyu Subadi
JAPB Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program PAMSIMAS adalah salah satu program andalan pemerintah dalam penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat di perdesaan dan pinggiran kota dengan pendekatan yang berbasis masyarakat. Permasalahan dari penyediaan air bersih dan sanitasi lingkungan yang buruk adalah rendahnya kesadaran masyarakat Indonesia terhadap lingkungan tempat tinggalnya. Masih banyak penduduk Indonesia yang buang air besar sembarangan tentu menyebabkan buruknya kualitas air di Indonesia terutama pada sumber-sumber air yang seharusnya menjadi sumber penghidupan warga, masyarakat Indonesia masih sering membuang limbah rumah tangga dan sampah di sungai-sungai. Masalah yang kedua, adalah rendahnya alokasi APBD tiap daerah yang digunakan untuk memperbaiki layanan air bersih dan sanitasi. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis tentang tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Pembangunan PAMSIMAS di Desa Bongkang Rt.06 Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong. (2) Untuk menganalisis faktor apa saja yang mengganggu Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Pembangunan PAMSIMAS di Desa Bongkang Rt.06 Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong. Penelitian yang digunakan adalah jenis metode deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi, angket/kuesioner, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program penyediaan sarana air minum sanitasi berbasis masyarakat di Desa Bongkang Rt.06 Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong dapat diberikan kesimpulan bahwa partisipasi masyarakat cukup tinggi dengan jumlah presentase yang diperoleh hasil 42%. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Pelaksanaan Pembangunan PAMSIMAS