Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MEMACE

ANALISIS RELASI MAKNA ADJETIVA DALAM MENGGUNAKAN DIALEK MENO-MENE DI DESA LEPAK Mislihatin, Mislihatin; Wahidah, Baiq Yulia Kurnia
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 1 No. 1 (2023): MEMACE, Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v1i1.664

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan penjelasan tentang (1) Relasi Makna Adjektiva Sinonim dalam Dialek Meno-mene di desa Lepak dan (2) Relasi Makna Adjektiva Antonim dalam Dialek Meno-mene di desa Lepak .Data yang di proleh berasal dari informasi yaitu masyarakat yang ada di Kecamatan Sakra Timur yang menggunakan dialek Meno-mene di Kecamatan Sakra Timur yang di gunakan sebagai alat komunikasi dalam berinteraksi. Lokasi penelitian untuk mendapatkan data tersebut adalah desa lepak, rumah-rumah warga, warung, dll. Setelah dilakukan analisis data, diproleh hasil cukup banyak kata yang memiliki relasi atau keterkaitan dengan makna di dalam bahasa Dialek Meno-mene di desa Lepak.
PENGARUH BAHASA PERTAMA (BAHASA SASAK) TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK DALAM LINGKUNGAN KELUARGA DI DESA BERINDING Wahidah, Baiq Yulia Kurnia
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 1 No. 3 (2023): MEMACE, September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v1i3.1618

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan tentang pengaruh bahasa pertama (Bahasa Sasak) terhadap perkembangan bahasa anak dalam lingkungan keluarga di Desa Berinding. Bahasa Sasak merupakan bahasa daerah suku Sasak yang digunakan oleh masyarakat di pulau Lombok. Bahasa Sasak memiliki keragaman dialek. Bahasa ini berkerabat dengan bahasa Bali dan Jawa dan termasuk dalam rumpun bahasa Austronesia. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian kualitatif. Menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah 11 anak yang berasal dari 11 kepala keluarga terpilih di Dusun Gunung Malang Desa Berinding. Dari 11 kepala keluarga tersebut yang menjadi objek penelitian yaitu anak yang berusia 2-4 tahun pada beberapa keluarga. Hal tersebut didasarkan pada adanya pengaruh Bahasa pertama terhadap bahasa anak melalui lingkungan keluarga yang telah diamati peneliti saat observasi dan dengan melihat latar belakang kebahasaannya. Teknik analisis data melakukan wawancara untuk mengumpulkan data lalu melakukan reduksi (rangkuman) untuk membuat fokus penelitian kemudian data peneliti uraikan dalam bentuk wawancara kemudian di simpulkan untuk memaparkan hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di dapati hasil bahwa bahasa pertama (Bahasa Sasak) sangat berpengaruh terhadap perkembangan bahasa anak dalam lingkungan keluarga di Desa Berinding. Hal tersebut mengakibatkan lemahnya penguasaan terhadap bahasa Indonesia. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi bahasa pertama (Bahasa Sasak) terhadap perkembangan bahasa anak dalam lingkungan keluarga di Desa Berinding yaitu: faktor orang tua, keluarga, lingkungan sosial, pendidikan dan teknologi.