Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Setting Differential Relay Transformer (87T) dengan Pertimbangan Vector Group pada PLTU Tenayan 2x110 MW Margo Pujiantara; Teuku Rizki Firdausi; Vincentius Raki Mahindara; Vita Lystianingrum
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.434 KB)

Abstract

PT. Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Unit Bisnis Jasa Operasi dan Pemeliharaan (UBJOM) PLTU Tenayan memiliki peralatan proteksi yang berfungsi sebagai penunjang kegiatan pembangkitan listrik. Salah satu proteksi utama yang digunakan pada PLTU Tenayan adalah differential relay transformer (87T). Differential relay ini berfungsi melindungi main transformator dari gangguan dan bekerja dengan cepat dan selektif dalam memutus gangguan. Pada sistem kelistrikan PLTU Tenayan, main transformator maupun transformator UAT memiliki konfigurasi vector group, sehingga menyebabkan arus yang mengalir pada kedua sisi transformator akan berbeda, dan arus yang dirasakan oleh CT pada kedua sisi transformator akan berbeda pula, sehingga relay beroperasi tanpa adanya gangguan. Pada tanggal 9 Desember 2018, terjadi trip pada generator unit 1 PLTU Tenayan, sehingga menyebabkan blackout. Kejadian ini diduga akibat sambaran petir di sisi transmisi 150 kV. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis setting differential relay transformer (87T) dengan pertimbangan vector group pada PLTU Tenayan 2x110 MW. Metode penelitian dengan simulasi menggunakan software ETAP 12.6.0. Hasil analisis dari simulasi dan perhitungan di dapatkan nilai Idiff 1,5 Ie dan slope sebesar 120%, nilai ini akan digunakan untuk setting differential relay transformer. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa differential relay transformer hanya bekerja ketika gangguan internal saja dan tidak beroperasi ketika gangguan eksternal. Sehingga differential relay transformer (87T) aman dari kesalahan trip dan kesalahan operasi.
Peletakan Supercapacitor Energy Storage (SCES) Berdasarkan Metode Critical Trajectory untuk Memperbaiki Nilai Critical Clearing Time (CCT) Ardyono Priyadi; Almira Atha Nurhasyimi; Talitha Puspita Sari; Vita Lystianingrum
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kestabilan sistem merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan guna menjaga kontinuitas dan reliabilitas sistem tenaga listrik. Ketika sistem mengalami gangguan besar, maka perlu dilakukan studi kestabilan transien untuk memastikan bahwa sistem mampu mempertahankan sinkronisasinya pada kondisi transien. Agar sistem dapat stabil, gangguan harus segera dihilangkan dengan mempertimbangkan waktu pemutusan kritis atau Critical Clearing Time (CCT). Jika waktu pemutusan gangguan oleh sistem proteksi melebihi nilai CCT, maka sistem akan menjadi tidak stabil. Untuk meningkatkan jaminan kestabilan sistem, maka Supercapacitor Energy Storage (SCES) dipasang pada salah satu bus generator dalam sistem. Pada penelitian ini akan dilakukan pencarian bus generator yang tepat sebagai lokasi peletakan SCES. Pemilihan lokasi peletakan SCES terbaik dilakukan berdasarkan nilai CCT sistem yang diperoleh menggunakan metode Critical Trajectory. Lintasan kritis (critical trajectory) merupakan lintasan yang dimulai dari suatu titik pada lintasan saat terjadinya gangguan (fault-on trajectory) hingga mencapai suatu titik kritis di mana sistem kehilangan sinkronisasi. Hasil simulasi menunjukkan bus generator 3 (bus 3) sebagai lokasi peletakan SCES terbaik untuk sistem Fouad dan Anderson 3-machine 9-bus dengan peningkatan nilai rata-rata CCT sistem sebesar 5,50%.
Pengurangan Energi Insiden Busur Api dengan Menggunakan Metode Zone Selective Interlocking pada PT. Pupuk Kujang Mochammad Bagas Boma Bismantaka; Margo Pujiantara; Vita Lystianingrum Budiharto
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i1.110740

Abstract

PT. Pupuk Kujang yang berlokasi di Cikampek, Jawa Barat, mempunyai dua buah pabrik yaitu pabrik K-1A dan pabrik K-1B. Keduanya memiliki total beban sebesar 14,175 MW. PT. Pupuk kujang sekarang disuplai dari satu pembangkit dengan kapasitas 18,35 MW serta Utilitas dari PLN. Untuk keandalan pabrik serta keamanan operator, koordinasi proteksi yang baik sangat diperlukan agar gangguan yang terjadi dapat diminimalisir. Salah satu gangguan kelistrikan yang dapat mengancam keberlangsungan sistem dan keselamatan pekerja adalah bahaya busur api (Arc Flash). Busur api merupakan peristiwa pelepasan energi yang disebabkan oleh adanya aliran arus yang mengalir pada saluran yang tidak seharusnya. Busur api ini dapat mengakibatkan terjadinya panas menyengat, bahan kimia beracun, hingga ledakan besar. Semakin besar energi insiden dari busur api maka bahaya yang ditimbulkan juga semakin besar. Besar energi insiden dihitung menggunakan standar IEEE 1584-2002. Hasil dari perhitungan besar energi insiden ini dapat digunakan untuk menentukan alat pelindung diri berdasarkan standard National Fire Protection Association (NFPA) 70E. Demi keselamatan para pekerja, alat pelindung diri ini wajib digunakan pada saat berada pada area bahaya busur api. Energi insiden yang terlalu besar juga mengancam keberlangsungan sistem, sehingga dibutuhkan suatu metode untuk mengurangi besarnya energi insiden. Besarnya energi insiden yang terjadi dapat dikurangi dengan cara menghilangkan gangguan secara cepat, maka dari itu Metode Zone Selective Interlocking merupakan metode yang efisien untuk mengurangi besarnya nilai insiden energi. Pada PT Pupuk Kujang, Metode ZSI ini dapat mengurangi besarnya nilai energi insiden yang terjadi hingga 74,99% pada Bus GI Kujang. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya FCT pada bus tersebut dari yang awalnya 0,8 detik menjadi 0,2 detik.
Implementasi dan Sosialisasi Mini Laboratorium Sistem Pembangkit Tenaga Surya di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Robandi, Imam; Candra Riawan, Dedet; Wirjodirdjo, Budisantoso; Guntur, Harus Laksana; Putri, Vita Lystianingrum Budiharto; Djalal, Muhammad Ruswandi; Prakasa, Mohamad Almas; Ghazi, Argon Luthfan; Irsad, Muh. Afif Al; Hidayat, Muh. Taufik Imam; Saputra, Reki Aji; Kumala, Arimbi; Satria, Moch. Adri; Himawari, Waseda
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.793

Abstract

Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan (EBT) yang sangat besar, namun belum diikuti dengan pemanfaatan yang optimal. Sistem Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis fotovoltaik menjadi teknologi yang paling mudah diimplementasikan oleh semua kalangan dan di berbagai sektor. Di sektor Pendidikan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki visi membentuk sumber daya manusia yang memiliki kompetensi keahlian di bidang tertentu, salah satunya teknik instalasi tenaga listrik. Meski begitu, belum banyak SMK yang sudah mulai memperkenalkan pentingnya pemanfaatan EBT pada siswanya. Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Abmas) ini diusulkan Implementasi dan Sosialisasi Mini Laboratorium Sistem Pembangkit Tenaga Surya sebagai Media Pembelajaran di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Malang. Mini Laboratorium ini terdiri dari Trainer PLTS yang merupakan mereplika sistem PLTS stand-alone dalam skala laboratorium yang cukup untuk proses pembelajaran. Trainer PLTS ini terdiri dari sistem fotovoltaik, beserta komponen pendukung berupa Solar Charger Controller (SCC), baterai, dan inverter. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi implementasi dan sosialisasi mini laboratorium. Dari hasil pelaksanaan abmas diperoleh peningkatkan pemahaman dan keterampilan para siswa dan guru terkait pemanfaatan teknologi EBT dalam bentuk trainer PLTS.
ANALISIS TEKNO-EKONOMI SISTEM PV/WIND TURBINE DENGAN PENYIMPANAN ENERGI HIBRIDA BATERAI DAN FLYWHEEL DI PULAU DERAWAN, INDONESIA Nampira, Ardi Azhar; Putri, Vita Lystianingrum Budiharto
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 3 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i3.3498

Abstract

Pembangkit listrik yang ada di Pulau Derawan terdiri dari 5 Diesel Generator (DG), sistem Photovoltaic (PV), dan Baterai Lead Acid. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan integrasi teknologi PV dan Wind Turbine ke dalam pembangkit listrik hybrid, serta penyimpanan energi menggunakan Baterai Li-Ion (LI) dan Flywheel (FW). Optimalisasi dan simulasi dilakukan dengan menggunakan Software HOMER dengan megumpulkan berbagai data seperti beban per tahun, radiasi matahari dah kecepatan angin di Pulau Derawan. Terdapat 4 skenario yang dianalisa yaitu: 5DG/PV/LI, 5DG/PV/LI/FW, 5DG/PV/LI/ WT dan 5DG/PV/LI/WT/FW. Hasil optimal menunjukkan bahwa hanya diperlukan satu DG dengan konfigurasi DG/PV/LI/WT. Skenario 3 ini menghasilkan Net Present Cost (NPC) $1,78 juta, Levelized Cost of Energy (LCOE) $0,264/kWh, emisi CO 1.838 kg/yr, UHC 35.1 kg/yr, PM 3.47 kg/yr, NOx 69.4. Skenario ini memberikan kontribusi yang lebih rendah terhadap polusi udara dan dampak negatif terhadap lingkungan. Hasil analisisa menunjukkan bahwa penambahan Flywheel sebagai penyimpan energi memiliki investasi awal dan biaya O&M yang tinggi dibandingkan Baterai Li-Ion.
Sizing of Energy Storage Systems in Electric Vehicles based on Battery-Supercapacitor Technology Alfani, Denny; Adityanugraha, Dimas Febry; Putri, Vita Lystianingrum Budiharto; Pamuji, Feby Agung
JAREE (Journal on Advanced Research in Electrical Engineering) Vol 8, No 2 (2024): July
Publisher : Department of Electrical Engineering ITS and FORTEI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jaree.v8i2.388

Abstract

The purpose of this research is to determine the ideal hybrid energy storage system (HESS) size with the goal to improve the effectiveness and efficiency of combined battery and supercapacitor energy storage in electric vehicles. The research uses Mixed Integer Linear Programming (MILP) to determine the most suitable configurations using simulation data from a modeled electric vehicle. The results show that MILP works at identifying the specific capacity needs of the storage system, which change based on the vehicle's power and energy capacity. The innovation provides a paradigm for the development of sustainable and highly efficient electric vehicles in the future, while also enhancing the functionality of current electric vehicles.
Inovasi Aerator Diffuser Otomatis Berbasis IoT Bertenaga Hybrid Solar System Guna Meningkatkan Kualitas dan Profitabilitas Produksi Budidaya Perikanan Desa Wringinrejo, Banyuwangi Putri, Vita Lystianingrum Budiharto; Priyadi, Ardyono; Pujiantara, Margo; Anam, Sjamsul; Agustinah, Trihastuti
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.8607

Abstract

Budidaya ikan lele merupakan salah satu subsektor perikanan air tawar yang memiliki kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan dan ekonomi lokal di Jawa Timur. Meskipun demikian, hasil studi lapangan pada kelompok peternak “Patel Lele” di Dusun Mulyorejo, Banyuwangi, mengindikasikan adanya permasalahan mendasar dalam pengelolaan kualitas air, khususnya terkait kestabilan kadar oksigen terlarut yang selama ini masih dipantau secara manual. Permasalahan ini berimplikasi pada rendahnya efisiensi produksi serta tingginya biaya operasional listrik. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian masyarakat ini mengusulkan dan merealisasikan implementasi sistem aerator diffuser otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang dipadukan dengan teknologi hybrid photovoltaic. Metodologi pelaksanaan mencakup tahap perancangan perangkat, integrasi sistem monitoring berbasis sensor oksigen, uji coba kinerja, serta instalasi dan pendampingan mitra. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga kadar oksigen pada level optimal, beroperasi secara berkelanjutan melalui pemanfaatan energi surya, dan secara signifikan menurunkan ketergantungan pada suplai listrik konvensional. Selain memberikan peningkatan produktivitas budidaya, kegiatan ini juga menghasilkan transfer pengetahuan mengenai teknologi energi terbarukan dan sistem budidaya berkelanjutan. Dengan demikian, implementasi sistem ini berpotensi memperkuat kapasitas produksi perikanan lokal sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terkait energi bersih dan efisiensi sumber daya.
Comprehensive Calculation of Vanadium Redox Flow Battery Capacity For 5kW Lighting Applications Nadilah Laksmi Marahaini; Feby Agung Pamuji; Vita Lystianingrum Budiharto Putri
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol. 9 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Marine Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v9i4.4840

Abstract

Vanadium Redox Flow Batteries (VRFB) have emerged as a potential solution for renewable energy storage due to their scalability and long lifetime. However, optimizing their operational efficiency and addressing the issue of parameter accuracy for the right load pose significant challenges. This paper aims to quantify the critical parameters of VRFBs and analyze their performance in powering the system under various flow rate operating conditions. Simulations are performed using MATLAB software and unit blocks to evaluate the behavior of VRFBs during discharge and charge conditions at three electrolyte flow rates: 10, 5, and 1 liter per minute (lpm). The analysis focuses on key parameters, including operating duration, charge/discharge time, and state of charge. The results show that higher flow rates increase the discharge duration, while lower flow rates lead to shorter operating times and more pronounced ripples caused by pump control instability and electrolyte density variations. Therefore, designing appropriate parameters in VRFB systems is critical to developing sustainable energy storage solutions and supporting the implementation of clean energy technologies.
Optimization of the Standalone Hybrid Energy Storage System in The All-Electric Seabus Power System Based on Pulsed Propulsion Load Prediction Mohammad Yusqi Shoubil Haq; Vita Lystianingrum; Agoes Santoso
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Marine Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v10i2.6435

Abstract

In marine applications, the energy storage system (ESS) functions as the primary energy supply for fully electric propulsion vessels. During variable operation conditions involving pulsed propulsion load, the ESS employing monotype topologies are often oversized and can damage the cells. This study proposes a hybrid energy storage system (HESS) for an all-electric Seabus with a 10-year operational lifespan, with the objective of optimizing the storage system size to ensure longer operation than 72 minutes at a speed of 30 knots under variable conditions. The impact of the HESS system on installation cost and weight was thoroughly investigated. Some HESS configurations are presented, utilizing Lithium Iron Phosphate (LFP) as the high-energy (HE) cell and supercapacitors, Lithium Ion Capacitor (LIC), and Lithium Titanium Oxide (LTO) as three alternatives of the high-power (HP) cell. The HESS design predates a parallel full-active configuration with a rule-based energy management method that utilizes cut-off power between HE and HP cells. In this specific case, the LFP-LTO configuration is the optimal HESS design rather than the LFP-SC and LFP-LIC configurations, meeting all established optimization criteria and weight limitations. The study demonstrates that the HESS configuration can achieve 120 minutes of operation, which is 67% longer than the operation time of previous Seabus operations.
Optimization of Hybrid Battery-Supercapacitor Storage System in Electric Ship Using Multi-Objective Genetic Algorithm Sreymey Meng; Vita Lystianingrum; Agoes Santoso
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Marine Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v10i2.6467

Abstract

As the marine industry now is running toward the green and more efficient propulsion system, the optimization has also become a primary part of the research. This research study is focusing on the optimal sizing of Hybrid Energy Storage (HESS) in electric ship using Multi-Objective Genetic Algorithm (MOGA). By integrating the battery and supercapacitor (SC), it helps cover the load demand while enhancing a good performance to the ship. This research study is to optimize sizing of HESS with a suitable Energy management System (EMS) to desired the intention of minimize the total cost of HESS and degradation of the battery. The proposed model addresses the complexity of HESS while optimized the distribution of power for both the battery and SC, handling the load condition.