Dika Putri Rahayu
UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

MEDIA LINGKARAN CANTOL UNTUK MENGENALKAN SUKU KATA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Rahayu, Dika Putri
Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.351 KB) | DOI: 10.21274/martabat.2019.3.1.69-86

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini adalah pondasi awal sebelum anak menempuh pendidikan selanjutnya. Di dalam Pendidikan Anak Usia Dini terdapat 6 (enam) bidang aspek perkembangan yang harus dikembangkan, salah satu apek perkembangan yang selalu menjadi pusat perhatian orang tua maupun guru adalah aspek perkembangan bahasa. Dalam aspek perkembangan bahasa terdapat 4 (empat) kemampuan yang harus dikembangkan, yaitu menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Pada tahapan Anak Usia Dini kemampuan membaca hanya sebatas kegiatan pra membaca yang mana pada penerapannya hanya pengenalan huruf yang digabung menjadi suku kata dan berakhir kata. Karena prinsip Pendidikan Anak Usia Dini adalah bermain sambil belajar maka dalam pembelajarannya kepada anak hendaknya dilakukan dengan cara bermain. Maka dalam upaya kegiatan mengenalkan suku kata untuk anak usia dini dapat menggunakan media pembelajaran yaitu media lingkaran cantol. Yang mana dalam penerapannya media lingkaran cantol dilakukan dengan cara bermain yang sesuai tahapan perkembangan anak usia dini, sehingga anak  tidak akan merasa dirinya sedang belajar.
MEDIA LINGKARAN CANTOL UNTUK MENGENALKAN SUKU KATA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Rahayu, Dika Putri
Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/martabat.2019.3.1.69-86

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini adalah pondasi awal sebelum anak menempuh pendidikan selanjutnya. Di dalam Pendidikan Anak Usia Dini terdapat 6 (enam) bidang aspek perkembangan yang harus dikembangkan, salah satu apek perkembangan yang selalu menjadi pusat perhatian orang tua maupun guru adalah aspek perkembangan bahasa. Dalam aspek perkembangan bahasa terdapat 4 (empat) kemampuan yang harus dikembangkan, yaitu menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Pada tahapan Anak Usia Dini kemampuan membaca hanya sebatas kegiatan pra membaca yang mana pada penerapannya hanya pengenalan huruf yang digabung menjadi suku kata dan berakhir kata. Karena prinsip Pendidikan Anak Usia Dini adalah bermain sambil belajar maka dalam pembelajarannya kepada anak hendaknya dilakukan dengan cara bermain. Maka dalam upaya kegiatan mengenalkan suku kata untuk anak usia dini dapat menggunakan media pembelajaran yaitu media lingkaran cantol. Yang mana dalam penerapannya media lingkaran cantol dilakukan dengan cara bermain yang sesuai tahapan perkembangan anak usia dini, sehingga anak  tidak akan merasa dirinya sedang belajar.
PENGARUH MEDIA CANTOL ROUDHOH TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL SUKU KATA DAN MENIRU HURUF PADA AUD Dika Putri Rahayu
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol 2 No 2 (2017): EDUSCOPE
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.284 KB)

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine the influence of media cantol roudhoh the ability to know and imitate letter syllable. This study uses a design pattern quasi experimental research design non equivalent control group design. The collection of data through observation, the data processed by MANOVA test with SPSS 16.0. The results showed that (1) there was an effect on the ability of media cantol roudhoh recognize syllables, is evident from the test results of MANOVA showed Fhitung = 24.719 with sig. 0,000 less than 0.05. (2) the media's influence on the ability roudhoh hook imitate letters, evident from the test results of MANOVA showed Fhitung = 61.338 with sig. 0,000 less than 0.05. (3) the media's influence on the ability cantol roudhoh recognize syllables and letters imitate, is evident from the test results with calculations MANOVA Pillai's Trace, Wilk's lambda, Hotelling's Trace and Roy's Largest Root show Fhitung = 62 654 with sig. 0,000 less than 0.05. Because the three hypotheses stated <0.05 then been accepted. KEYWORDS: cantol roudhoh, syllables, letters ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh media cantol roudhoh terhadap kemampuan mengenal suku kata dan meniru huruf. Penelitian ini menggunakan pola rancangan quasi experimental dengan desain penelitian non equivalent control group design. Pengumpulan data menggunakan observasi, data diolah dengan uji MANOVA dengan bantuan SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh media cantol roudhoh terhadap kemampuan mengenal suku kata, terbukti dari hasil uji MANOVA menunjukkan Fhitung = 24,719 dengan sig. 0,000 lebih kecil dari 0,05; (2) pengaruh media cantol roudhoh terhadap kemampuan meniru huruf, terbuktu dari hasil uji MANOVA menunjukkan Fhitung = 61,338 dengan sig. 0,000 lebih kecil dari 0,05; (3) pengaruh media cantol roudhoh terhadap kemampuan mengenal suku kata dan meniru huruf, terbukti dari hasil uji MANOVA dengan perhitungan Pillai’s Trace, Wilk’s Lambda, Hotelling’s Trace dan Roy’s Largest Root menunjukkan Fhitung = 62,654 dengan sig. 0,000 lebih kecil dari 0,05. Karena ketiga hipotesis menyatakan <0,05 maka dinyatakan diterima. KATA KUNCI: cantol roudhoh, suku kata, huruf
PEMBERIAN STIMULASI ANAK BERBASIS TEORI BERMAIN KOGNITIF JEAN PIAGET Dika Putri Rahayu
JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini) Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : PG PAUD Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap anak akan mengalami satu periode pertumbuhan yang biasa disebut golden age. Pada periode ini anak akan mengalami pertumbuhan yang sangat eksponensial di hampir semua aspek tumbuh kembangnya, termasuk di antaranya aspek kognitif. Memberi anak stimulasi yang tepat pada periode ini akan melejitkan potensi anak. Teori perkembangan kognitif Jean Piaget bisa dibilang merupakan yang paling banyak dikaji. Penelitian ini menghadirkan kajian seputar stimulasi tumbuh kembang anak berdasarkan teori kognitif Jean Piaget. Hasil penelitian menunjukan bahwa bermain merupakan sarana paling efektif untuk menstimulasi tumbuh kembang anak. Melalui permainan anak tidak hanya akan berlatih ketangkasan, tapi juga kepedulian sosial, kemampuan pemecehan masalah dan berpikir kritis.
Spiritual-Based Entrepreneurship Education for Early Childhood: Lesson from Indonesia Rohmah, Lailatu; Rahayu, Dika Putri; Latif, Muhammad Abdul
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Education, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpi.2021.102.159-180

Abstract

Entrepreneurship education in early childhood has been applied to several kindergartens in Indonesia. However, some children still think that these activities are limited to playing games and have not lived up to the meaning of entrepreneurial values. This study aims to describe spiritual-based entrepreneurship education in early childhood. This research method is a qualitative case study. The research subjects were early childhood children at the Khalifah Kindergarten in Yogyakarta, aged 4-6 years. Collecting data in this study by in-depth interviews, participant observation, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model with interactive analysis through data reduction, presentation, and conclusions. The results showed that spiritual-based entrepreneurship education in early childhood is an activity that can instill entrepreneurial values, increase the development of children’s religious and moral values, and form pious, honest, and challenging Muslim entrepreneurs. Spiritual activities that support entrepreneurship education at Khalifah Kindergarten Yogyakarta are alms after-market day activities, dhuha prayer, sunnah fasting, talking about the example of the prophet Muhammad as an honest entrepreneur. Entrepreneurship activities are in the form of playing activities in the classroom and outside the classroom, internal and external market days, outing classes to entrepreneurial places, and mosques. This research contributes to the understanding of entrepreneurship education in early childhood that combines entrepreneurship education with Tauhid education to instill entrepreneurial values and foster the spiritual development of early childhood to form spiritual entrepreneurs who are pious individuals and pious socially.
Strategies for Increasing Teacher Competence through Structured Mentoring in Developing Local Wisdom-Based Curriculum in Az-Zahwa Playgroup Putri Rahayu, Dika
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-athfal.2020.62-06

Abstract

The curriculum is an absolute thing that must be owned by a teaching unit. The curriculum is the core of the learning process. Az-Zahwa Playgroup Trenggalek has five teachers with high-school educational background and has never received training or workshops. This condition has an impact on the course during the learning process. The learning process runs without a plan, and the activities taken during the learning process was not appropriate to the children's age. This research aims to describe the strategies in increasing teacher competence, especially in pedagogic and professionalism based on structured-mentoring. In this research, the structured-mentoring was conducted by providing alternately structured materials and practice using prepared learning-tools appropriate to curriculum 2013. This type of research was qualitative with a case-study design. The data were collected using observations, interviews, and documentation. This research's inhibiting factor was that the teachers have a high-school educational background and have not had teaching experience, resulting in a lack of knowledge and teaching skills. On the other hand, the supporting factor was that teachers were enthusiastic and creative in developing the learning tools based on local culture. The results achieved from this structured-monitoring research were the teachers were able to make the learning-tools start from PROTA, PROMES, RPPM, RPPH according to 2013 Curriculum based on local culture and ended by generating the score by using work-result oriented techniques, checklist, portfolio, and anecdotal notes.
SELF-ACCEPTANCE OF SINGLE MOTHERS WITH MULTIPLE DISABILITIES: Case Study in Lakarsantri, Surabaya Aisha Nadya; Dwi Jayanti Kurnia Dewi; Dika Putri Rahayu
JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : PG PAUD Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp2kgaud.2024.5.2.423-431

Abstract

Single mothers who have young children with multiple disabilities have full responsibility for raising children, without the presence of a partner who acts as both mother and father for their children. Single mothers who raise children with multiple disabilities face extra challenges and difficulties compared to other parents. Various challenges for single mothers include meeting the special needs of children, limited access to services and support, to multiple financial and emotional burdens. Self-acceptance is a crucial factor that affects the well-being and quality of life of single mothers with children with multiple disabilities. This study was conducted to explore and understand more deeply the phenomenon of self-acceptance in single mothers with children with multiple disabilities using a qualitative approach. The method used is a case study involving single mother participants who have young children with multiple disabilities, living in the Lakarsantri area, Surabaya. The multiple disabilities experienced by the subject's child are hard of hearing and low vision. This research method uses observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses thematic analysis. The process of accepting the child's condition is a journey in itself for single mothers through five stages, namely denial, depression, anger, bargaining, and finally acceptance and adjustment. This process involves seeking knowledge, consulting with professionals, and interacting with other families who have similar experiences. Emotional fluctuations are still possible, especially when parents are faced with new challenges in their child's development. Self-acceptance is better seen as an active process in which parents continually adjust, learn, and grow with their children.
Menanamkan Sikap Toleransi pada Anak Usia Dini melalui Video Interaktif Rahayu, Dika Putri; Hariyanti, Amanda Dwi
Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan Vol 24 No 02 (2024): Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/dinamika.2024.24.02.353-363

Abstract

Penelitian ini mengembangkan media video interaktif sebagai inovasi dalam pendidikan karakter untuk menanamkan sikap toleransi dalam hidup bermasyarakat pada anak usia dini. Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengembangkan inovasi video pembelajaran untuk menanamkan sikap toleransi anak. Media dikembangkan dengan mengintegrasikan nilai-nilai toleransi dalam narasi dan visual animasi lokal melalui aplikasi Zepeto. Pendekatan penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian anak usia 4–51 tahun atau kelompok A Taman Kanak-kanak. Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket dan dokumentasi. Validasi dilakukan melalui validasi ahli materi, ahli media atau desain, dan uji kepraktisan oleh guru PAUD. Teknik analisis data dilakukan mulai dari analisa kebutuhan, analisis validitas dengan uji Gregory dan reliabilitas menggunakan alpha Cronbach, serta uji efektivitas menggunakan paired samples t-test dan uji n-gain. Uji coba dilakukan secara terbatas (n=10) dan kelompok besar (n=25). Hasil menunjukkan bahwa media sangat layak, praktis, dan efektif, dengan peningkatan keterlibatan anak dalam memahami perbedaan budaya dan keyakinan secara sederhana serta menyenangkan. Keefektivitasan video intetaktif dilakukan dengan uji kelompok kecil dan besar mendapatkan hasil sebesar 74,3% dapat dinyatakan cukup efektif. Sedangkan hasil dari uji kelompok besar mendapatkan hasil sebesar 64,2% dinyatakan cukup efektif. Video interaktif berhasil memfasilitasi pembelajaran karakter berbasis Kurikulum Merdeka, khususnya pada dimensi berkebhinekaan global. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media interaktif sebagai strategi pembelajaran untuk membentuk sikap toleran sejak usia dini melalui pendekatan yang relevan dan kontekstual.
Moral Spiritual Education Through Quiet Book Media: Instilling Love for God's Creation in Preschool Children Rahayu, Dika Putri; Himmatussa’idah, Nur; MR, Moh Irsyad Fahmi
Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/di.v13i1.16680

Abstract

This research develops a quiet book media for preschool children. Character building in preschool children is an important foundation in forming personalities with noble character, caring for others, and having spiritual values. One of the main values is love for God's creatures, which is a holistic part of character building and needs to be stimulated through contextual learning. The age period of 3-4 years is a golden period where children are very receptive to the internalization of these values. Therefore, learning media that is interesting, interactive, and appropriate for children's development is needed. This research aims to develop Quiet Book media as an educational tool for instilling love for God's creation in preschool children. The research uses a Research and Development (RD) approach with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research subjects are playgroup children aged 3-4 years. Data collection techniques include observation and documentation. Validation was conducted by material experts and media experts, as well as practicality testing by teachers. Data analysis includes validity testing (V Aiken), reliability (Cronbach's Alpha), and effectiveness using n-gain test. The research results show that the Quiet Book media: 1) was developed according to media development needs, 2) was declared sufficiently valid by material experts (64.28%) and very valid by media experts (90.62%), 3) was assessed as very practical by teachers (88.46%), and 4) was sufficiently effective from small group (59.0%) and large group (57.6%) test results. Thus, the Quiet Book is suitable for use as a learning medium for the value of love for God's creation in early childhood.
Menanamkan Sikap Toleransi pada Anak Usia Dini melalui Video Interaktif Rahayu, Dika Putri; Hariyanti, Amanda Dwi
Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan Vol 24 No 02 (2024): Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/dinamika.2024.24.02.353-363

Abstract

Penelitian ini mengembangkan media video interaktif sebagai inovasi dalam pendidikan karakter untuk menanamkan sikap toleransi dalam hidup bermasyarakat pada anak usia dini. Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengembangkan inovasi video pembelajaran untuk menanamkan sikap toleransi anak. Media dikembangkan dengan mengintegrasikan nilai-nilai toleransi dalam narasi dan visual animasi lokal melalui aplikasi Zepeto. Pendekatan penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian anak usia 4–51 tahun atau kelompok A Taman Kanak-kanak. Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket dan dokumentasi. Validasi dilakukan melalui validasi ahli materi, ahli media atau desain, dan uji kepraktisan oleh guru PAUD. Teknik analisis data dilakukan mulai dari analisa kebutuhan, analisis validitas dengan uji Gregory dan reliabilitas menggunakan alpha Cronbach, serta uji efektivitas menggunakan paired samples t-test dan uji n-gain. Uji coba dilakukan secara terbatas (n=10) dan kelompok besar (n=25). Hasil menunjukkan bahwa media sangat layak, praktis, dan efektif, dengan peningkatan keterlibatan anak dalam memahami perbedaan budaya dan keyakinan secara sederhana serta menyenangkan. Keefektivitasan video intetaktif dilakukan dengan uji kelompok kecil dan besar mendapatkan hasil sebesar 74,3% dapat dinyatakan cukup efektif. Sedangkan hasil dari uji kelompok besar mendapatkan hasil sebesar 64,2% dinyatakan cukup efektif. Video interaktif berhasil memfasilitasi pembelajaran karakter berbasis Kurikulum Merdeka, khususnya pada dimensi berkebhinekaan global. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media interaktif sebagai strategi pembelajaran untuk membentuk sikap toleran sejak usia dini melalui pendekatan yang relevan dan kontekstual.