Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perbandingan Penggunaan Quizizz dan Baamboozle Sebgai Media Pembelajaran Interaktif Ditinjau dari Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas Xl SMA Negeri 25 Bone Nur Hidayah; Sri Wahyuni; Sitti Asmah
Binomial: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Binomial
Publisher : Pendidikan Bilogi, FKIP, Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/binomial.v9i2.3567

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu keterampilan abad ke-21 yang perlu terus dikembangkan dalam pembelajaran Biologi, termasuk melalui pemanfaatan media pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan pemecahan masalah siswa yang belajar menggunakan media Quizizz dan Baamboozle pada pembelajaran Biologi kelas XI SMA Negeri 25 Bone. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu tipe Posttest-Only Design. Populasi penelitian berjumlah 111 siswa kelas XI, dengan sampel sebanyak 58 siswa yang terdiri atas kelas XI 1 (Quizizz) dan kelas XI 2 (Baamboozle ) masing-masing 29 siswa, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes uraian kemampuan pemecahan masalah dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta statistik inferensial (uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji Independent Samples t-test) dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas Quizizz sebesar 86,52 dan kelas Baamboozle sebesar 83,83, keduanya berada pada kategori baik. Uji Independent Samples t-test memperoleh nilai signifikansi 0,015 (< 0,05), yang menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah yang signifikan antara kedua kelompok, dengan Quizizz memberikan hasil yang lebih unggul. Temuan ini mengindikasikan bahwa fitur kompetisi, skor otomatis, dan umpan balik langsung pada Quizizz lebih efektif mendukung tahapan pemecahan masalah dibandingkan skema permainan kelompok pada Baamboozle .  
Pengaruh Penggunaan Media Audiovisual dalam Pembelajaran Biologi terhadap Collaboration Skill Siswa Kelas X SMA Negeri 25 Bone Mutmainna; Sitti Asmah; Erwing
Binomial: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Binomial
Publisher : Pendidikan Bilogi, FKIP, Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/binomial.v9i2.3568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran Biologi terhadap collaboration skill siswa kelas X SMA Negeri 25 Bone. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental tipe Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas kelas eksperimen (30 siswa) yang diberi perlakuan media audiovisual dan kelas kontrol (30 siswa) yang diajar secara konvensional, dipilih melalui teknik purposive sampling dari populasi 117 siswa kelas X. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi collaboration skill berbasis lima indikator serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial berupa Independent Samples t-Test dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata collaboration skill kelas eksperimen sebesar 81,73 (50% kategori sangat tinggi dan 50% kategori tinggi), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 66,27 (6% sangat tinggi, 57% tinggi, 37% sedang). Uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal (Shapiro-Wilk, p > 0,05) dan homogen (Levene, p = 0,076). Uji Independent Samples t-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dengan mean difference sebesar 15,467 sehingga H0 ditolak. Disimpulkan bahwa penggunaan media audiovisual berpengaruh signifikan terhadap peningkatan collaboration skill siswa kelas X SMA Negeri 25 Bone dan dapat dijadikan alternatif media pembelajaran Biologi yang efektif untuk menguatkan keterampilan abad ke-21.
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Lumen5 dalam Pembelajaran Biologi untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa SMA Negeri 18 Bone Sarfiana Yasse; Sitti Asmah; Sri Wahyuni
Binomial: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Binomial
Publisher : Pendidikan Bilogi, FKIP, Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/binomial.v9i2.3569

Abstract

Kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran Biologi masih tergolong rendah karena proses pembelajaran yang berlangsung secara konvensional dan berpusat pada guru, sementara materi Biologi banyak memuat konsep abstrak yang memerlukan visualisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kemandirian belajar siswa antara pembelajaran Biologi berbantuan Artificial Intelligence (AI) Lumen5 dan pembelajaran konvensional di SMA Negeri 18 Bone. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu tipe posttest-only control group design. Sampel terdiri atas 60 siswa kelas X yang dipilih melalui purposive sampling, meliputi 30 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket kemandirian belajar berbasis lima indikator, yaitu inisiatif dan keterampilan belajar, perencanaan belajar, pemantauan belajar, eksekusi belajar, dan evaluasi belajar, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif dan inferensial (uji normalitas, uji homogenitas, dan independent samples t-test). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemandirian belajar kelas eksperimen sebesar 86,03, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 81,13, dengan nilai signifikansi t-test sebesar 0,002 (p < 0,05). Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran Biologi berbantuan AI Lumen5 berpengaruh signifikan terhadap kemandirian belajar siswa melalui penyajian materi audiovisual yang fleksibel, menarik, dan mudah diakses, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai alternatif media pembelajaran Biologi di sekolah menengah.