Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : JURNAL KEMUNTING

PELAKSANAAN LEGISLASI DPRD KABUPATEN KARIMUN ( STUDI PEMBENTUKAN PERDA PERIODE 2018 ) Azmi Azmi; M. Kurniawan M. Kurniawan
KEMUNTING Vol 1 No 1 (2020): JANUARI 2020
Publisher : PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA. UNIVERSITAS KARIMUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan legislasi dewan perwakilan rakyat daerah Kabupaten Karimun Tahun 2018. Masalah penelitian ini antara lain, keterbatasan sumber daya manusia yang ahli dalam bidang membuat rancangan Perda, keterbatasan tenaga teknik penyusunan Perda. kurang lengkapnya berkas-berkas dalam penyusunan Perda. Penelitian ini merupakan penelitian metode deskriptif dengan analisis data kualitatif yang dapat memberikan deskripsi lengkap mengenai hasil dari penelitian. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah anggota DPRD Kabupaten Karimun periode 2014-2019, dan seluruh yang terlibat dalam kegiatan legislasi DPRD Kabupaten Karimun. Berhubung banyaknya jumlah populasi, maka dijadikan sebuah sampel penelitian yakni 30 orang anggota DPRD Karimun.Hasil penelitian bahwa pelaksanaan Legislasi DPRD Kabupaten Karimun Periode 2014 – 2019 dalam proses penyusunan peraturan daerah Kabupaten/Kota di Sekretariat DPRD Kabupaten Karimun dengan langkah-langkah, yaitu: Perencanaan Peraturan Daerah, Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah, Pengesahan dan Penetapan, Pengudangan. Hambatan yang dihadapi oleh sekretariat DPRD Kabupaten Karimun dalam mengimplementasikan legal drafting pada proses penyusunan peraturan daerah Kabupaten/Kota yaitu: Keterbatasan sumber daya manusia yang mempunyai keahlian dalam perancangan peraturan daerah, Pemahaman teknik menyusunan Rancangan Peraturan Daerah yang masih lemah, Perda tidak dilengkapi dengan Naskah Akademik.
Penguatan Pemerintahan Daerah Dalam Pengelolaan Kawasan Perbatasan Di Kabupaten Kepualauan Meranti Eko Handrian; Hendry Andry; Azmi
KEMUNTING Vol 1 No 2 (2020): JULI
Publisher : PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA. UNIVERSITAS KARIMUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu dan permasalahan yang dihadapi kawasan perbatasan baik daerah perbatasan laut maupun daerah perbatasan darat adalah aspek kebijakan, ekonomi, sosial, budaya, sumber daya alam, kelembagaan, dan kewenangan pengelolaan serta kerjasama antar negara. Sebagai prioritas pembangunan sesuai dengan Nawa Cita Presiden, maka perlu adanya penguatan Pemerintahan Daerah dalam pengelolaan Pembangunan di Kawasan Perbatasan Negara berwawasan lingkungan sebagai beranda depan negara yang berdaya saing tinggi. Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai salah satu daerah otonom secara geografis berbatasan dengan sejumlah negara tetangga dan masuk dalam daerah Segitiga Pertumbuhan Ekonomi (Growth Triagle) Indonesia - Malaysia - Singapore (IMS-GT ) dan secara tidak langsung sudah menjadi daerah Hinterland Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam - Tj. Balai Karimun. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan studi literatur dalam rangka identifikasi upaya-upaya untuk mendorong percepatan pembangunan di daerah pinggiran, terutama kawasan perbatasan negara. Identifikasi kebijakan yang tepat dalam rangka penerapan kebijakan di kawasan perbatasan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat dan sebagai beranda depan negara diharapkan dapat merumuskan konsep program-program yang dapat membantu kawasan perbatasan melaksanakan urusan daerahnya dalam pengelolaan daerah perbatasan
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NO 27 TAHUN 2018 TENTANG ALAT PENERANGAN JALAN UMUMDI KELURAHAN PASIR PANJANG KECAMATAN MERAL BARATKABUPATEN KARIMUN Azmi; Hafzana Bedasari; Said Nuwrun
KEMUNTING Vol 1 No 2 (2020): JULI
Publisher : PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA. UNIVERSITAS KARIMUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari masalah minimnya fasilitas alat penerangan jalan umum (PJU) di kelurahan pasir panjang. Penerangan jalan umum merupakan salah satu pelayanan Pemerintah Daerah yang digunakan untuk kepentingan umum. Pengelolaan PJU sepenuhnya wewenang Pemda melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Kebersihan (PERKIM). Peraturan Menteri Perhubungan No 27 Tahun 2018 Tentang Alat Penerangan Jalan Umum bahwa untuk mengoptimalkan fasilitas perlengkapan jalan berupa alat penerangan jalan. Guna mewujudkan Keselamatan, Keamanan, Ketertiban, dan Kelancaran lalu lintas seta kemudahan bagi pengguna jalan dalam berlalu lintas. Alat penerangan jalan adalah lampu penerangan jalan yang berfungsi untuk memberi penerangan pada ruang lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat dalam Implementasi Peraturan Menteri Perhubungan No 27 Tahun 2018 Tentang Alat Penerangan Jalan Umum di Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Meral Barat Kabupaten Karimun. Teori yang digunakan dalam peneitian ini adalah teori menurut George C Edward III. Yang didalamnya memiliki 4 faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan atau kegagalan, Implementasi suatu kebijakan, yaitu: Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, Struktur Birokrasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriftif kualitatif. Penelitian dilakukan dua siklus dimulai pada bulan mei dan juni 2020. Data penelitian diperoleh dalam bentuk data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah untuk memaksimalkan Peraturan Menteri Perhubungan No 27 Tahun 2018 Tentang Alat Penerangan Jalan Umum Di Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Meral Barat Kabupaten Karimun. Koordinasi antara Dinas PERKIM dan Masyarakat Kelurahan Pasir Panjang unutk alat penrangan jalan umum seharusnya lebih efektif dan efisien, supaya tercapainya tujuan dari Dinas PERKIM. Faktor pendukung pada penertiban PJU ini adalah perlunya izin yang dilakukan sesuai prosedur yang benar.
PERAN PEMERINTAH KELURAHAN DALAM UPAYA MANFAATKAN PROGRAM TANAMAN OBAT KELUUARGA BERKELANJUTAN (STUDI KELURAHAN PARIT BENUT KECAMATAN MERAL) Azmi; Muhammad Taufik
KEMUNTING Vol 2 No 01 (2021)
Publisher : PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA. UNIVERSITAS KARIMUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0506/jkg.v2i1.271

Abstract

Abstrak Peran pemerintah kelurahan dalam upaya manfaatkan program tanaman obat memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa peran pemerintah kelurahan dalam meningkatkan program Tanaman obat keluarga upaya dalam melakukan untuk pemanfaatan sumber daya alam, yang salah satunya pemanfaatan lahan perkarangan yang merupakan salah satu sumber potensial penyedia lahan pangan yang bernilai gizi dan memiliki ekonomi tinggi khususnya komoditas pangan. Pemanfaatan lahan perkarangan ini dapat difokuskan pada tanaman yang menjadi kebutuhan sehari-hari meliputi umbi-umbian, tanaman obat, produk hortikultura seperti sayuran cabai, bayam ,sawi dan kacang-kacangan, Metode Penelitian di gunakan dalam buku Prof. Dr. Sugiyono penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah, ( sebagai lawannya adalah eksperimen ) dimana peneliti adalah sebagai instrument terkunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triagulasi ( gabungan ), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian lebih menekankan makna dari generalisas, hasil Penelitian ini adalah dapat diketahuai bahwa “ peran pemerintah kelurahan dalam meningkatkan program tanaman obat keluarga ( studi kelurahan parit benut kecamatan meral) pemerintah kelurahan berperan dalam program tersebut Kata Kunci : Peran, Kelurahan, Program Tanaman Obat Keluarga.
IMPLEMENTASI BUDAYA ORGANISASI PADA KANTOR BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN KARIMUN Azmi
KEMUNTING Vol 2 No 02 (2021): JULI 2021
Publisher : PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA. UNIVERSITAS KARIMUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0506/jkg.v2i02.373

Abstract

Budaya Organisasi adalah sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota yang membedakan suatu organisasi dari organisasi-organisasi lainnya dengan tujuan untuk membangun sumberdaya manusia agar setiap orang sadar bahwa mereka berada dalam suatu hubungan sifat peran, berkomunikasi secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian untuk mengetahui Bagaimana Implementasi Budaya Organisasi pada Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Karimun, dan kendala yang dihadapi dalam menjalankan Budaya Organisasi pada Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Karimun. Metode penelitian yaitu kualitatif deskriptif. Hasil penelitian Implementasi Budaya organisasi di Kantor Badan Pusat Statistik masuk dalam kategori baik (71,4), hal ini menunjukkan bahwa pegawai di instansi tersebut memiliki perilaku yang seragam, dan sesuai dengan aturan serta kebijakan instansi. Indikator Budaya organisasi terdiri dari involvement, Consistency, Adaptability dan Mission Dimension. Tanggapan responden adalah; Indeks pada indikator Involvement diperoleh sebesar 75% di kategori baik. Indeks pada indikator Consistency sebesar 71,1% di kategori baik. Indeks pada indikator Adaptability sebesar 74,5% di kategori baik. Indeks pada indikator Mission Dimension sebesar 73,2% di kategori baik. Maka diharapkan Implementasi Budaya Organisasi di Kantor Badan Pusat Statistik masuk dalam kategori baik, hal ini berarti bahwa instansi memiliki kemampuan yang baik dalam menangani perubahan dengan cara mendorong anggotanya untuk terus belajar dan memperluas kapasitas diri anggota guna meningkatkan nilai organisasi.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. TRI KARYA KARIMUN Fauzan Haqiqi Haqiqi; Azmi; Roli Sambuardi; Putria Rahmadani
KEMUNTING Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Kemunting
Publisher : PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA. UNIVERSITAS KARIMUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0506/jkg.v3i1.505

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada PT. Tri Karya Karimun adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang distribusi produk rumah tangga, berkedudukan di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Dalam penelitian iniakan diteliti sejauh mana peran kepemimmpinan dan motivasi terhadap kinerja karyawan. Alasan dilakukan penelitian ini karena selain belum pernah dilakukan penelitian juga karena pihak perusahaan ingin menilai kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan pada PT Tri Karya karimun Kabupaten Karimun dengan menetapkan 3 (tiga) variable penelitian yaitu Kepemimpinan (X1), Motivasi (X2), Kinerja Karyawan (Y). Kepemimpinan (X1 ) dalam penelitian didapati hasil berdasarkan Tabel 4.4 diketahui nilai thitung sebesar 1,897 sedangkan ttabel sebesar 1,729 dimana thitung 1,897 > ttabel 1,729, dengan tingkat signifikan sebesar 0,005 yang lebih kecil dari α 0,05. Hasil tersebut menjelaskan bahwa varaiabel Kepemimpinan (X1) berpengaruh signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan (Y). Kepemimpinan (X1 ) dalam penelitian didapati hasil berdasarkan Tabel 4.4 diketahui nilai thitung sebesar 1,897 sedangkan ttabel sebesar 1,729 dimana thitung 1,897 > ttabel 1,729, dengan tingkat signifikan sebesar 0,005 yang lebih kecil dari α 0,05. Hasil tersebut menjelaskan bahwa varaiabel Kepemimpinan (X1) berpengaruh signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan (Y)
STRATEGI DINAS KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING (STUDI KASUS DI DESA PONGKAR KECAMATAN TEBING KABUPATEN KARIMUN) Hafzana Bedasari; Frinda Novita; Azmi; Muhammad Taufiq Razali; Irna Shafira Landa Wana
KEMUNTING Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Kemunting
Publisher : PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA. UNIVERSITAS KARIMUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0506/jkg.v3i2.650

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun bahwa masih adanya penderita stunting di Desa Pongkar. Dalam pelaksanaan program pencegahan dan penanganan stunting di Desa Pongkar berjalan kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi Dinas Kesehatan dalam pencegahan dan penanganan stunting dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung serta faktor penghambat dalam pelaksanaan program pencegahan dan penanganan stunting (Studi kasus di Desa Pongkar Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara tidak terstruktur, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman 1984 (Sugiyono,2017). Penelitian ini menggunakan teori yang dikembangkan oleh David (2015) mengenai perumusan strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun belum berhasil menurunkan angka stunting di Desa Pongkar dari 2,76% tahun 2019, menjadi 7,6% tahun 2020, dan mengalami kenaikan 12,8% tahun 2021. Pelaksanaan program pencegahan dan penanganan stunting di Desa Pongkar belum berjalan dengan maksimal yaitu minimnya pengetahuan masyarakat terkait stunting, kurangnya sarana dan prasarana pendukung dalam pelaksanaan program pencegahan dan penanganan stunting, kurangnya keahlian, wawasan, dan SDM yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan yang membidangi dalam pencegahan dan penanganan stunting, kurangnya anggaran, kurangnya partisipasi masyarakat, ketidaktahuan masyarakat umum akan program pencegahan dan penanganan stunting tersebut.
PERAN ORGANISASI MASYARAKAT PERSATUAN PEMUDA MERAL (PAMERAL) DALAM MEMBANTU MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS KELURAHAN BARAN BARAT) Roli Sambuardi; Azmi; Indrawan
KEMUNTING Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Kemunting
Publisher : PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA. UNIVERSITAS KARIMUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0506/jkg.v4i1.854

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi berdasarkan observasi yang terjadi dimasyarakat baran barat bahwa masih banyak masyarakat yang belum mendapat bantuan dan kesejahteraan yang merata. Dan mengingat peran ormas pameral ini belum maksimal dalam mensejahterakan masyarakat baran barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi Pameral dalam memainkan perannya untuk mensejahterakan masyarakat baran barat dan juga untuk mengetahui apa saja faktor pendukung serta faktor penghambat dalam pelaksanaan kegiatan atau program dari pameral tersebut.Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara tidak terstruktur, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan Pameral sudah melakukan perannya dengan sebaik mungkin menurut peneliti yang turun ke lapangan, hampir banyak masyarakat yang mengenal Organisasi Pameral ini hanya masyarakat yang kurang bersosial dan tinggal dipelosok daerah yang masih belum mendengar Organisasi Pameral karena keterbatasan akses tempat. Dan juga masyarakat mengapresiasi kinerja Pameral yang cepat bergerak dalam mengatasi permasalahan yang ada di Meral terkhususnya Kelurahan Baran Barat. Kata Kunci: Peran Organisasi, Kesejahteraan Masyarakat.
ANALISIS KINERJA DINAS PENDAPATAN DAERAH PROVINSI RIAU DALAM MENINGKATKA N PENERIMAAN RETRIBUSI PERIZINAN TERTENTU NOMOR 7 TAHUN 2013 Reza Aprina; Azmi; Frinda Novita; Haryati; Kasirul Fadli; Said Nuwrun
KEMUNTING Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Kemunting
Publisher : PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA. UNIVERSITAS KARIMUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0506/jkg.v4i1.850

Abstract

Mengetahui kinerja dinas pendapatan daerah provinsi riau dalam meningkatkan retibusi perizinan tertentu dan mengetahui kendala – kendala pelaksanaan penerimaan retibusi perizinan tertentu , indikator yang di gunakan dalam menjawab permasalahan adalah strategi, struktur, system staff dan skil. Dari hasil rekapitulasi pengukuran terhadap masing – masing indikator tersebut maka hasil yang di peroleh dari kinerja Dinas Pendapatan daerah provinsi riau dalam meningkatkan retribusi perizinan tertentu nomor 7 tahun 2013 dala katagori TIDAK MAKSIMAL / RENDAH, hali ini dapat di lihat dari hasil kuesioner penelitian sebesar 53,30% factor penyebab target yang telah di tetapkan dalam retribusi perizinan tertentu belum bias tercapai dalam karena sumber daya mausia yang ada pada dinas pendapatan provinsi riau dan penem[atan jurusan pegawainya masih belum tepat. Kata kunci : Analisis, kinerja, dinas pendapatan daerah riau, peraturan daerah provindi riau nomor 7 tahun 2013.