Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PELAKSANAAN KODE ETIK PROFESI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING Rahardjo, Susilo; Kusmanto, Agung Slamet
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Konseling Gusjigang Desember 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.407 KB) | DOI: 10.24176/jkg.v3i2.1740

Abstract

The professional ethic codes is the moral basis and guidance of professional behavior that is upheld, implemented and secured by every member of the professional organization of guidance and counseling of Indonesia, including the Guidance and Counseling’s Teacher of SMP/MTs (Secondary Schools) in Kudus Regency. The result of the survey on the implementation of the professional ethic codes towards the Guidance and Counseling’s Teachers of Secondary Schools in Kudus Regency shows that the scores and categories are as follows: Introduction 85% (Very High); Qualifications, Competencies, and Activities 84% (Very High); Implementation of Service 78% (High); Violations and Sanctions 33% (Very Low); and The total score average is 74.22% (High). The Professional Ethic Codes of Counselor in Secondary Schools (MTs/SMP) in Kudus Regency have been well implemented by teachers which means that teachers of Guidance and Counseling at schools have applied and obey the Professional Ethic Codes.
MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELING BERBASIS PERMENDIKBUD NOMOR 111 TAHUN 2014 Zamroni, Edris; Rahardjo, Susilo
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2015
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.081 KB) | DOI: 10.24176/jkg.v1i1.256

Abstract

Manajemen bimbingan dan konseling adalah segala upaya atau cara yang digunakan untuk mendayagunakan secara optimal semua komponen atau sumber daya (tenaga, dana, sarana-prasarana) dan sistem informasi berupa himpunan data bimbingan dan konseling untuk menyelenggarakan pelayanan bimbingan dan konseling dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan. Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 diterbitkan untuk menjadi acuan baru pelaksanaan tata kelola bimbingan dan konseling mulai dari planning, organizing, staffing, leading dan controlling.
MENDESAIN PROFIL GURU BERKARAKTER CERDAS Rahardjo, Susilo
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol 27, No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL
Publisher : Department of Accounting Education, Faculty of Teacher Training and Education Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2317/jpis.v27i1.5118

Abstract

Teacher is the main factor in education. The teacher quality improvement is compulsory to be done in the internalization of character building. This is only can be done if teacher as a model of the students can show the good characterized personality. This article aimed to explore about how important to design teacher training to enhance teacher with smart personality.
THE IMPLEMENTATION OF E-JAS SCIENCE EDUTAINMENT TO IMPROVE ELEMENTARY SCHOOL STUDENT’S CONCEPTUAL UNDERSTANDING Ardianti, Sekar Dwi; Wanabuliandari, Savitri; Rahardjo, Susilo
Unnes Science Education Journal Vol 8 No 1 (2019): February 2019
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v8i1.28387

Abstract

This research aims to unveil the improvement of elementary school student’s conceptual understanding through the implementation of E-Jas Science Edutainment. This research is a pre-experimental research with the design of one group pretest and posttest. The sample of the research uses purposive sampling technique. The result of the Normalized-Gain research shows that there is an improvement of student’s achievement under the criteria of medium (28.57%) and high (71.43 %). The classical result shows the normalized gain of 71% or 0.71, which means that student’s improvement was really high. The result shows that the implementation of E-JAS Science Edutainment can improve student’s learning achievement.
PANGAN HEWANI SEBAGAI PENCEGAH STUNTING DI DESA KLEGENREJO KECAMATAN KLIRONG KABUPATEN KEBUMEN Dwi Evadewi, Fani; Rahardjo, Susilo; Sukmaningsih, Tri; Sulistyaningtyas , Sulistyaningtyas
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v4i1.335

Abstract

Pangan asal hewani merupakan sumber gizi yang baik bagi kesehatan tubuh. Kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan asal hewani masih relatif rendah terutama bagi masyarakat yang memiliki tingkat perekonomian dan pendapatan dibawah rata-rata. Hal tersebut akan berdampak juga terhadap konsumsi harian rumah tangga terutama jenis makanan yang diberikan ke anak-anak. Nilai gizi yang tidak seimbang berdampak pada penurunan kemampuan belajar, penurunan konsentrasi, stunting dan yang terburuk adalah berujung pada kematian anak. Stunting dapat terjadi sebagai akibat kekurangan gizi terutama pada saat 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). HPK dimulai sejak janin dalam kandungan hingga usia dua tahun. Kabupaten Kebumen memiliki angka stunting yang relatif cukup tinggi pada tahun 2020 yaitu sebesar 15,34%. Berdasarkan hasil survei Kementerian Kesehatan Republik Indonesia angka tersebut mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2021 turun menjadi 12, 14% dan turun lagi menjadi 10,23% pada 2022 hingga di bulan Juli 2024 di angka 9,88%. Penurunan angka stunting tersebut masih perlu diupayakan lagi oleh Pemkab Kebumen bersama seluruh stakeholder, serta merupakan bukti keseriusan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bersama pihak-pihak terkait. Melalui kegiatan sosialisasi ini masyarakat lebih memahami apa itu stunting, penyebabnya, dan cara mencegahnya melalui konsumsi pangan bergizi, termasuk pangan hewani, meningkatnya kesadaran masyarakat tentang konsumsi pangan hewani dalam pola makan keluarga, terutama untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak pada masa pertumbuhan dan berkurangnya kesalahpahaman atau mitos tentang pangan hewani, seperti anggapan bahwa pangan hewani tidak penting atau sulit diakses serta dalam jangka panjang, angka prevalensi stunting menurun karena masyarakat menerapkan pola makan bergizi dengan memperhatikan kebutuhan pangan hewani.
MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELING BERBASIS PERMENDIKBUD NOMOR 111 TAHUN 2014 Zamroni, Edris; Rahardjo, Susilo
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2015
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.081 KB) | DOI: 10.24176/jkg.v1i1.256

Abstract

Manajemen bimbingan dan konseling adalah segala upaya atau cara yang digunakan untuk mendayagunakan secara optimal semua komponen atau sumber daya (tenaga, dana, sarana-prasarana) dan sistem informasi berupa himpunan data bimbingan dan konseling untuk menyelenggarakan pelayanan bimbingan dan konseling dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan. Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 diterbitkan untuk menjadi acuan baru pelaksanaan tata kelola bimbingan dan konseling mulai dari planning, organizing, staffing, leading dan controlling.
Meningkatkan Kematangan Karir Melalui Layanan Informasi Media Portofolio Karir Pada Siswa Hasan, Muchammad Alsa Firmanul; Rahardjo, Susilo; Zamroni, Edris
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i1.4311

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan tindakan peneliti dalam pelaksanaan layanan informasi media portofolio karier dalam meningkatkan kematangan karier pada siswa kelas XI IPS MA NU TBS Kudus. (2) Mendeksripsikan peningkatkan kematangan karier pada siswa kelas XI IPS MA NU TBS Kudus setelah pelaksanaan layanan informasi media portofolio karier. Penelitian dirancang dengan jenis penelitian tindakan bimbingan dan konseling dan dilaksanakan dalam 2 siklus kegiatan. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil pengamatan kolaborator yang menyatakan pada siklus I peneliti memperoleh skor 23(46%) kategori (Kurang). Siklus II peneliti memperoleh skor 37 (74%) kategori (Baik). Kematangan karier pada siswa kelas XI MA NU TBS Kudus telah mengalami peningkatan. Peneliti mengamati dari hasil pengisian skala kematangan karier yang telah diisi siswa menunjukan bahwa pada pra siklus siswa memperoleh skor rerata 8,1 (32%) kategori (Sangat Kurang), pada siklus I siswa memperoleh skor 13,7 (55%) kategori (Cukup), pada siklus II siswa memperoleh skor 19,2 (77%) kategori (Baik)
Penerapan Konseling Behavioristik Teknik Operant Conditioning untuk Mengatasi Prokrastinasi Siswa Nurzulian, Ulfa Aulia; Rahardjo, Susilo; Zamroni, Edris
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i2.4502

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan prokrastinasi siswa kelas XI IPS 2 SMA 2 Kudus tahun ajaran 2017/2018, 2. Untuk mengatasi prokrastinasi siswa kelas XI IPS 2 SMA 2 Kudus tahun ajaran 2017/2018. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dirancang dalam bentuk studi kasus. Subjek yang diteliti yaitu AAP, AJR, dan SDP siswa kelas XI IPS 2 SMA 2 Kudus tahun ajaran 2017/2018 yang mengalami prokrastinasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah: 1) Wawancara, 2) Observasi, 3) Dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah induktif. Adapun cara menganalisis data dalam penelitian ini dilakukan secara sistematis mulai dari proses pengumpulan data, mengklarifikasi, mengdeskripsikan, dan menginterpretasikan masing-masing bagian. Dengan menggunakan konseling behavioristik teknik operant conditioning dapat menghasilkan perubahan tingkah laku pada klien untuk mampu memulai mengerjakan tugas, mampu menyelesaikan tugas yang telah dikerjakan, cepat dalam mengerjakan tugas, mengumpulkan tugas tepat waktu, dan mendahulukan mengerjakan tugas  daripada melakukan aktifitas lain.
Mengatasi Dampak Negatif Introvert Melalui Konseling Behavioristik Teknik Desensitisasi Sistematis Pada Siswa Syafitri, Dewi; Rahardjo, Susilo; Zamroni, Edris
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i2.4506

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan siswa di SMAN 2 Demak mengalami dampak negatif introvert. 2) Untuk mengatasi dampak negatif introvert dengan layanan konseling pada pendekatan konseling behavioristik teknik desensitisasi sistematis pada siswa di SMAN 2 Demak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dirancang dalam bentuk studi kasus. Subjek yang diteliti yaitu YB, DKS, dan SDRU siswa introvert kelas XI SMAN 2 Demak tahun ajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah: 1) Wawancara, 2) Observasi, 3) Dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah induktif. Adapun cara menganalisis data dalam penelitian ini dilakukan secara sistematis mulai dari proses pengumpulan data, mengklarifikasi, dan mendiskripsikan masing-masing bagian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyebab dampak negatif introvert adalah rasa khawatir yang berlebih, pesimis dan tidak percaya diri, takut berpendapat dan tidak berani tampil di depan umum. Untuk membantu individu dalam mengatasi dampak negatif introvert maka diberikan konseling behavioristik teknik desensitisasi sistematis. Dengan menggunakan konseling behavioristik teknik desensitisasi sistematis dapat menghasilkan perubahan tingkah laku pada klien untuk mampu memulai berani berpendapat, lebih percaya diri, optimis dan berani maju di depan umum.
Meningkatkan Percaya Diri Siswa Saat Berbicara Di Depan Kelas Melalui Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama Sagita, Aryanti; Rahardjo, Susilo; Hidayati, Richma
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i2.4507

Abstract

Tujuan penyusunan skripsi sebagai berikut: 1. Mendeskripsikan tindakan peneliti dalam layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas X IPS 4 SMAN 1 Nalumsari saat berbicara di depan kelas tahun pelajaran 2018/2019. 2. Peneliti memperoleh data peningkatan rasa percaya diri siswasaat berbicara di depan kelas melalui layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama pada siswa kelas X IPS 4 SMAN 1 Nalumsari tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas X IPS 4 SMAN 1 Nalumsari sebanyak delapan siswa yang memiliki rasa percaya diri yang rendah. Analisis data dilakukan dengan teknik mixed method dengan menggabungkan analisis data kuantitatif yang diperkuat oleh data kualitatif agar diperoleh simpulan penelitian yang lebih kuat. Hasil penelitian diketahui percaya diri siswa saat berbicara di depan kelas pada periode pra siklus memperoleh skor 23 (58%) kategori (Kurang). Pada siklus I telah mengalami peningkatan dengan memperoleh skor 26 (65%) kategori baik. Kemudian siklus II juga mengalami peningkatan dengan memperoleh skor 30 (74%) masih dalam kategori baik.