Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Human-AI Collaboration dan Job Redesign terhadap Adaptabilitas Karyawan pada Fintech di Jakarta Muhammad Syafri; Edy Suranta Karina Sembiring; Heny Fitriani; Muhammad Abdul Rosid; Fauzan Hakim
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11917

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak kolaborasi manusia-AI dan perancangan ulang pekerjaan terhadap kemampuan beradaptasi karyawan di sektor fintech di Jakarta. Seiring dengan semakin terintegrasinya teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ke dalam organisasi fintech, memahami bagaimana faktor-faktor tersebut memengaruhi kemampuan beradaptasi karyawan menjadi semakin penting. Transformasi digital yang berlangsung cepat telah mengubah karakteristik pekerjaan, sehingga organisasi dituntut untuk menciptakan lingkungan kerja yang mampu mendukung kolaborasi yang efektif antara manusia dan AI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 150 karyawan dari berbagai perusahaan fintech di Jakarta sebagai responden. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner terstruktur berbasis skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS 3) untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi manusia-AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan beradaptasi karyawan. Perancangan ulang pekerjaan juga memberikan pengaruh positif dan signifikan, dengan tingkat pengaruh yang lebih besar dibandingkan kolaborasi manusia-AI. Selain itu, kolaborasi manusia-AI terbukti berpengaruh positif terhadap perancangan ulang pekerjaan, yang menunjukkan bahwa implementasi AI menjadi pendorong utama transformasi peran dan proses kerja dalam organisasi fintech. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan AI tidak hanya bergantung pada adopsi teknologi, tetapi juga pada kemampuan organisasi dalam mendesain ulang pekerjaan agar lebih fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan. Oleh karena itu, perusahaan fintech perlu mengembangkan strategi kolaborasi manusia-AI yang efektif serta melakukan perancangan ulang pekerjaan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi karyawan, produktivitas organisasi, dan daya saing dalam menghadapi dinamika transformasi digital.