Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Desain Pengelolaan Sampah Terpadu di Nahdlatul Ulama Provinsi Nusa Tenggara Barat Gendewa Tunas Rancak; Muhammad Said Ramdlan
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 2 No. 1 (2021): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menyusun desain sistem pengelolaan sampah terpadu di UNU NTB. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantatif dan deskriptif kualitatif yakni dengan mengunakan studi literatur dan observasi lapangan. Dari hasil analis, desain sistem pengelolaan sampah di UNU NTB disarankan mengacu dan mengadaptasikan desain pengelolaan sampah sesuai dengan UU No. 18 Tahun 2008 da SNI 19-2454-2002 yang meliputi penampungan berdasarkan 4 kategori (organik, anorganik, besi/logam, plastik dan B3), pemilahan berdasarkan nilai ekonomi, pengumpulan secara komunal dan pengolahan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan selanjutnya sampah residu diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Sehingga dapat disimpulkan pengelolaan sampah di kampus UNU NTB masih membutuhkan berbagai fasilitas penunjang sehingga pengelolaan sampah dapat terlaksana secara mandiri dan terpadu. Fasilitas penunjang ini diantaranya tempat sampah 4 kategori, motor pengangkut, dumptruck, peralatan pendamping (pH meter, mesin pirolisis, neraca analitik, furnace, conductivity meter), dan TPS. Abstract: This study aims to set an integrated waste management system in UNU NTB. The methods used in this study are quantitative and descriptive – qualitative methods which are conducted by literature review and field observation. Based on the result of the analysis, the integrated waste management system in UNU NTB is suggested to comply and adapt the Law No. 18 year 2008 and SNI 19-2454-2002 covering storing in four categories (organic, anorganic, metal, plastics and hazardous materials), collective separation according to the economic values of the waste, waste treatment in temporarily storage unit (TPS), and the residual waste then delivered to the final processing unit (TPA). Hence, it can be concluded that waste management in UNU NTB requires some supporting facilities in order to run an integrated and self-processing system. the supporting facilities are 4 category wastebin, carrying motorbike, dumptruck, other equipments (pH meter, pyrolysis machine, analytical balance, furnace, conductivity meter), dan TPS).
Analisis Risiko Bencana Dan Jalur Evakuasi Desa Mantar Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Sektor Pariwisata Azmiyati, Uzlifatul; Ramdlan, M Said; Rancak, Gendewa Tunas; Jannah, Wardatul; Hadi, Taufikul; Littaqwa, Lalu Auliya Aqraboe; Dirawan, Aria; Hatifah, Fitri Syilvia
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/ije.v5i1.980

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko bencana di Desa Mantar dan merancang jalur evakuasi yang efektif sebagai upaya mitigasi bencana untuk mendukung keberlanjutan pariwisata. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, analisis spasial dengan Sistem Informasi Geografis (SIG), wawancara dengan masyarakat dan perangkat desa, serta studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa area di Desa Mantar memiliki kerentanan tinggi terhadap tanah longsor dan gempabumi. Jalur evakuasi yang dirancang mengarah ke titik kumpul aman. Penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur evakuasi, pengembangan sistem peringatan dini berbasis masyarakat, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana.Abstract: This research aims to analyze the level of disaster risk in Mantar Village and design effective evacuation routes as a disaster mitigation effort to support tourism sustainability. The research methods used include field observations, spatial analysis using Geographic Information Systems (GIS), interviews with the community and village officials, as well as literature studies. The results of this research show that several areas in Mantar Village have a high vulnerability to landslides and earthquakes. The designed evacuation route leads to a safe gathering point. This research recommends strengthening evacuation infrastructure, developing a community-based early warning system, and increasing community capacity in disaster management.