Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terkait Pemanfaatan Hasil Hutan Kawasan Pertambangan di Desa Mantowu Kabupaten Buton La Ode Muhammad Ricard Zeldi Putra; Samsul; Hadi Supriyanto; La Gurusi; Wa Ode Novita Ayu Muthmainna; Sapril
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 3 No. 1 (2025): APRIL, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v3i1.7684

Abstract

Desa Mantowu, Kabupaten Buton, merupakan salah satu wilayah yang berada di sekitar kawasan pertambangan aspal terbesar di Indonesia. Aktivitas pertambangan yang intensif berdampak pada keberlanjutan hutan di sekitarnya dan mengancam keseimbangan ekosistem serta sumber penghidupan masyarakat lokal. Kurangnya pemahaman mengenai pentingnya pelestarian hutan menjadi salah satu tantangan utama. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan hasil hutan secara lestari dengan pendekatan edukatif, partisipatif, dan berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, diskusi kelompok, praktik lapangan, serta fasilitasi kesepakatan komunitas mengenai pemanfaatan hutan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang fungsi ekologis, ekonomi, dan hukum dari hutan. Selain itu, terjadi aktivasi peran tokoh adat, pemuda, dan kelompok perempuan dalam kampanye konservasi, serta muncul inisiatif pengembangan ekonomi alternatif berbasis hasil hutan non-kayu seperti madu, rotan, dan tanaman obat. Masyarakat juga terlibat aktif dalam upaya reboisasi dan menyusun kesepakatan informal terkait tata cara pemanfaatan hutan. Pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis nilai lokal dapat mendorong transformasi pemikiran dari eksploitasi menuju konservasi yang berkelanjutan.
Mining Crimes in Indonesia: Modus Operandi and Countermeasures Hadi Supriyanto; Dian Rahadian; Vegitya Ramadhani Putri; Muh. Akbar; Muhammad Nur
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 6 No. 5 (2026): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v6i5.3685

Abstract

The development of crime in the mining sector shows an increasingly complex pattern along with the increasing exploitation of mineral and coal resources in Indonesia. Mining crimes are committed through various modus operandi, such as misuse of mining business permits, document falsification, the use of corporations as a means of crime, mining without permits, and money laundering from illegal mining. This phenomenon causes state losses, environmental damage, and demonstrates weak law enforcement in the mining sector. This study aims to analyze the modus operandi of mining crimes, examine the criminal liability of perpetrators, and formulate criminal law policies to address mining crimes in Indonesia. This research is a normative legal study with a statutory, conceptual, and case-based approach. Legal materials are analyzed qualitatively using a prescriptive method. The results show that mining crimes develop systematically by exploiting regulatory gaps, weak supervision, and limited coordination among law enforcement officials. Furthermore, the regulation of corporate criminal liability in the mining sector is still suboptimal. Therefore, strengthening criminal law policies is necessary through regulatory reformulation, optimizing integrated law enforcement, and strengthening oversight of mining permits.