Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : At-Tafkir

PERKEMBANGAN INTELEKTUAL PADA MASA DINASTI BUWAIHI Nasir, Mohd.
At-Tafkir Vol 1 No 1 (2014): Vol I No 1 Juni 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pada masa dinasti Buwaihi adalah konsekwensilogis dari sejarah perkembangan ilmu pengetahuan yang telah berjalanlama. Mulai dari usaha penerjemahan, keterbukaan terhadap budayalain dan pergesekan antara berbagai aliran pemikiran yang terjadidalam umat Islam sendiri. Selain itu, terdapat juga faktor lain yanglangsung mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ilmupengetahuan pada masa dinasti bani Buwaihi. Pertama, tumbuhnyakota-kota ilmu dan budaya. Selain Bagdād sebagai kota besar, munculpula kota-kota lain seperti, Cordova, Kairo dan Bukhara. Di daerahbani Buwaihi juga muncul kota ilmu pengetahuan selain Baṣrah danKufah, yaitu Rayy, Iṣfahān dan Syirāz. Kedua, maraknya majelis-majelis ilmu yang didirikan oleh berbagai amir dan wazir. Majelis ilmuini dapat dikelompokkan kepada 3 bentuk: majlis al-umara’, majelisal-wuzara’ dan majelis al-‘ulama. Ketiga, perpustakaan dan Dar al-‘ilm. Para ulama dan wuzara’ serta banyak orang kaya berlomba-lomba mendirikan perpustakaan dan Dar al-ilm.
PERKEMBANGAN INTELEKTUAL PADA MASA DINASTI BUWAIHI Nasir, Mohd.
At-Tafkir Vol 7 No 1 (2014): Vol VII No 1 Juni 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pada masa dinasti Buwaihi adalah konsekwensilogis dari sejarah perkembangan ilmu pengetahuan yang telah berjalanlama. Mulai dari usaha penerjemahan, keterbukaan terhadap budayalain dan pergesekan antara berbagai aliran pemikiran yang terjadidalam umat Islam sendiri. Selain itu, terdapat juga faktor lain yanglangsung mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ilmupengetahuan pada masa dinasti bani Buwaihi. Pertama, tumbuhnyakota-kota ilmu dan budaya. Selain Bagd?d sebagai kota besar, munculpula kota-kota lain seperti, Cordova, Kairo dan Bukhara. Di daerahbani Buwaihi juga muncul kota ilmu pengetahuan selain Ba?rah danKufah, yaitu Rayy, I?fah?n dan Syir?z. Kedua, maraknya majelis-majelis ilmu yang didirikan oleh berbagai amir dan wazir. Majelis ilmuini dapat dikelompokkan kepada 3 bentuk: majlis al-umara?, majelisal-wuzara? dan majelis al-?ulama. Ketiga, perpustakaan dan Dar al-?ilm. Para ulama dan wuzara? serta banyak orang kaya berlomba-lomba mendirikan perpustakaan dan Dar al-ilm.
PERKEMBANGAN INTELEKTUAL PADA MASA DINASTI BUWAIHI Mohd. Nasir
At-Tafkir Vol 7 No 1 (2014): Vol VII No 1 Juni 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pada masa dinasti Buwaihi adalah konsekwensilogis dari sejarah perkembangan ilmu pengetahuan yang telah berjalanlama. Mulai dari usaha penerjemahan, keterbukaan terhadap budayalain dan pergesekan antara berbagai aliran pemikiran yang terjadidalam umat Islam sendiri. Selain itu, terdapat juga faktor lain yanglangsung mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ilmupengetahuan pada masa dinasti bani Buwaihi. Pertama, tumbuhnyakota-kota ilmu dan budaya. Selain Bagdād sebagai kota besar, munculpula kota-kota lain seperti, Cordova, Kairo dan Bukhara. Di daerahbani Buwaihi juga muncul kota ilmu pengetahuan selain Baṣrah danKufah, yaitu Rayy, Iṣfahān dan Syirāz. Kedua, maraknya majelis-majelis ilmu yang didirikan oleh berbagai amir dan wazir. Majelis ilmuini dapat dikelompokkan kepada 3 bentuk: majlis al-umara’, majelisal-wuzara’ dan majelis al-‘ulama. Ketiga, perpustakaan dan Dar al-‘ilm. Para ulama dan wuzara’ serta banyak orang kaya berlomba-lomba mendirikan perpustakaan dan Dar al-ilm.