Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Kinerja dan Kebutuhan Angkutan Bus Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kupang Gultom, Gary Benjamin; Frans, John Hendrik; Ramang, Ruslan
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No.1 Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i1.13683

Abstract

Minimnya transportasi umum yang khusus melayani kebutuhan akomodasi para pegawai mengakibatkan adanya pengadaan Bus Kantor. Dalam penelitian ini diteliti bagaimana kinerja pelayanan dan kebutuhan jumlah angkutan Bus Perkantoran bagi pegawai Kabupaten Kupang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan tingkat kinerja dan jumlah kebutuhan angkutan Bus Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan adalah metode Deskriptif Kuantitatif dengan menggunakan aplikasi microsoft excel dan Standar Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat No.SK : SK/687/AJ.206/DRJD/2002. Hasil penelitian menunjukkan kinerja operasional pelayanan angkutan Bus Perkantoran berdasarkan standar dari Direktorat Jendral Perhubungan Darat dengan total nilai 18 dari nilai bobot masing-masing termasuk dalam kategori SEDANG, sementara kinerja pelayanan Bus Perkantoran dinilai "BAIK" melalui kuesioner. Untuk pemenuhan kebutuhan Bus Perkantoran perlu penambahan jumlah pelayanan dengan cara penjadwalan ulang dan manajemen waktu.
Analisis Model Bangkitan dan Tarikan Pergerakan Transportasi pada Kawasan Pasar Alok Maumere Kabupaten Sikka Renohi, Monica Agustina; Ramang, Ruslan; Frans, John Hendrik
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No.1 Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i1.14596

Abstract

Bangkitan dan tarikan pergerakan transportasi di kawasan pasar Alok khususnya ketika pergerakan meningkat, mengakibatkan volume lalu lintas tinggi dan terjadi kemacetan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi serta pemodelan bangkitan dan tarikan pergerakan transportasi kawasan Pasar Alok. Pemodelan dilakukan dengan metode analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktor yang mempengaruhi bangkitan pada Pasar Alok adalah jumlah anggota keluarga, pendapatan per bulan, kepemilikan kendaraan pribadi, dan moda transportasi yang digunakan. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi tarikan pada Pasar Alok adalah lama kegiatan di pasar, biaya pengeluaran sekali berbelanja, luas lahan pasar, jarak tempat tinggal menuju pasar, dan waktu tempuh perjalanan menuju pasar. Model bangkitan yang diperoleh berdasarkan analisis yaitu Y1 = – 1.477 + 0.287X1 + 0.262X2 + 0.374X3 + 0.822X5; Y2 = – 5747.929 + 2976.461X1. Sedangkan model tarikan yang diperoleh berdasarkan analisis yaitu Y3 = – 0.972 + 0.141X6 + 0.333X7 + 0.318X10 + 0.554X12 + 0.136X13; Y4 = 1295.704 + 26.347X6 + 311.237X12.
Properties of Calcined Oebelo Red Soil Modified Fly Ash based Geopolymer Harmaji, Andrie; Simatupang, Partogi Hasudungan; Ramang, Ruslan; Sinaga, Ari Esclesias
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 18 No. 3 (2022)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.18.3.222-229.2022

Abstract

Research on fly ash has developed rapidly in recent years, one of which is its use as an environmentally friendly geopolymer concrete material. This research study the effect of calcination temperature and duration of red soil to compressive strength and setting time of fly ash based geopolymer paste. The red soil calcination process was carried out with variations in temperature of 400°C, 600°C, and 800°C for 4 and 8 hours of calcination. The activator solution was prepared by mixing a solution of NaOH with a solution of Na2SiO3 with a 1:1 composition. Sample treatment was carried out in 2 types, with ambient curing type and dry curing type. From the results of this study, the fastest setting time and maximum compressive strength of geopolymer paste of 23.14 MPa achieved at 800°C red soil calcination at 8 hours, and dry curing.
Model Pemilihan Moda Angkutan Feri Reguler dan Feri Cepat Rute Kupang–Sabu dan Sabu–Kupang Kumalawati, Andi; Mema, Klotilda G; Ramang, Ruslan; Puriningsih, Feronika S
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v35i1.1907

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan wilayah kepulauan, di mana angkutan penyeberangan feri menjadi salah satu transportasi yang sangat diminati oleh masyarakat karena biayanya yang dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Kota Kupang dan Kabupaten Sabu Raijua secara geografis dipisahkan oleh laut sehingga menimbulkan lalu lintas pergerakan barang dan jasa. Untuk memenuhi kebutuhan lalu lintas pergerakan antarpulau ini disediakan angkutan penyeberangan feri reguler ASDP dan feri cepat swasta. Keduanya memiliki frekuensi pelayaran yang sama, namun waktu tempuh, biaya, dan kapasitas kapal yang berbeda sehingga menimbulkan pertimbangan pemilihan moda angkutan yang akan digunakan oleh penumpang. Penelitian ini menganalisis model pemilihan moda angkutan dengan metode stated preference dan model logit biner. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa penumpang lebih memilih feri cepat sebagai moda angkutan dengan probabilitas 66%, sementara feri reguler 34%. Sama halnya dengan penumpang Sabu yang memilih menggunakan feri cepat dengan probabilitas 86%, sementara feri reguler 14%.
Model Pemilihan Moda Angkutan Feri Reguler dan Feri Cepat Rute Kupang–Sabu dan Sabu–Kupang Kumalawati, Andi; Mema, Klotilda G; Ramang, Ruslan; Puriningsih, Feronika S
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v35i1.1907

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan wilayah kepulauan, di mana angkutan penyeberangan feri menjadi salah satu transportasi yang sangat diminati oleh masyarakat karena biayanya yang dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Kota Kupang dan Kabupaten Sabu Raijua secara geografis dipisahkan oleh laut sehingga menimbulkan lalu lintas pergerakan barang dan jasa. Untuk memenuhi kebutuhan lalu lintas pergerakan antarpulau ini disediakan angkutan penyeberangan feri reguler ASDP dan feri cepat swasta. Keduanya memiliki frekuensi pelayaran yang sama, namun waktu tempuh, biaya, dan kapasitas kapal yang berbeda sehingga menimbulkan pertimbangan pemilihan moda angkutan yang akan digunakan oleh penumpang. Penelitian ini menganalisis model pemilihan moda angkutan dengan metode stated preference dan model logit biner. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa penumpang lebih memilih feri cepat sebagai moda angkutan dengan probabilitas 66%, sementara feri reguler 34%. Sama halnya dengan penumpang Sabu yang memilih menggunakan feri cepat dengan probabilitas 86%, sementara feri reguler 14%.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK UNTUK TEKNOLOGI AKUAPONIK PADA KUB Sta. MARIA IMAKULATA KELURAHAN LASIANA Bunganaen, Wilhelmus; Ramang, Ruslan; Sina, Dantje; Kumalawati, Andi; Simatupang, Partogi H.; Bella, Rosmiyati A.; Hangge, Elsy E.; Krisnayanti, Denik Sri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 17 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v17i2.13389

Abstract

Kupang merupakan ibu kota Propinsi Nusa Tenggara Timur, yang memiliki kondisi iklim kering, karena musim hujan berlangsung hanya kurang lebih empat bulan dan delapan bulan musim kemarau. Ketersediaan air yang tidak cukup, menyebabkan pengolahan tanah dan tanaman sayur untuk skala rumah tangga terbatas. Begitupula untuk pemeliharaan ikan (kolam ikan) skala rumah tangga mengalami kesulitan. Oleh karena itu, adanya inovasi untuk pemenuhan kebutuhan, dengan cara pembudidayaan sayur mayur (hidroponik) dan ikan air tawar (akuakultur) melalui pembuatan akuaponik. Budidaya sayuran dan ikan air tawar melalui teknologi akuaponik dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya pemanfaatan limbah plastik. metode yang digunakan dalam pengabdian yakni Metode Diskusi atau Metode Ceramah, Metode Demonstrasi dan Metode Pendampingan. Adapun sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah warga KUB Sta. Maria Imakulata, yang terletak di RT. 026, RT. 029, RT. 31 dan RT. 32, Bimoku Kelurahan Lasiana Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur. Hasil dari pelatihan dan demonstrasi yang dilakukan oleh Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM), dalam mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi mencapai keberhasilan 100%. Hasil yang dicapai : meningkatnya pemahaman Kelompok Umat Basis Sta. Maria Imakulata akan materi yang diberikan, melalui demonstrasi.