Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Mahasiswa Dalam Pengolahan Limbah Kain Batik Menjadi Asesoris Fashion Elfi Husnita Hasibuan; Khairunnisa Butar -Butar; Nurlaila Nurlaila; Olivia Feby Mon Harahap; Fitri Rahma Handayani; Fadillah Fadillah; Maysaroh Maysaroh; Yulia Astuti; Rizki Aninda Muda
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 3 No. 2 (2021): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v3i2.11885

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan mahasiswa dalam pengolahan limbah kain menjadi asesoris fashion. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Aufa Royhan Pada Mahasiswa Pendidikan Vokasional Desain Fashion. Penelitian ini dilaksankan pada 18 Oktober sampai 03 Nopember 2021. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survey lapangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Pendidikan Vokasional Desain Fashion sebanyak 16 orang Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis koelasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hubungan antara pengetahuan pengolahan limbah dan kemampuan mahasiswa dalam pengolahan limbah kain batik menjadi aesoris fashion hasilnya tidak signifikan. Dari hasil analisis korelasi tidak didapat korelasi yang signifikan antara pengetahuan pengolahan limbah kain dengan kemampuan mahasiswa dalam pengolahan limbah kain menjadi asesoris fashion adalah sebesar 0,019 jika berdasarkan tabel koefisien korelasi termasuk tingkat hubungan yang sangat rendah. Hal ini menunjukan bahwa hubungan antara pengetahuan pengolahan limbah dan kemampuan mahasiswa dalam pengolahan limbah kain menjadi asesoris fashion termasuk tingkat hubungan yang sangat rendah. Hasil penelitian menunjukan para responden yaitu mahasiswa Program Studi Desain Fashion sudah memiliki pengetahuan pengolahan limbah kain tergolong sedang. Sedangkan kemampuan mahasiswa dalam pengolahan limbah kain batik partisipasi siswa dalam pengolahan sudah tergolong baik.. Namun kedua variable ini termasuk tingkat hubungan yang sangat rendah.
PELATIHAN PEMBUATAN BUSANA RUMAH PADA PESERTA BLK KOTA PADANGSDIMPUAN Elfi Husnita Hasibuan; Khairunnisa Butar - butar; Nurlaila -; Olivia Feby Mon Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 2 No 3 (2020): Vol. 2 No. 3 Desember 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v2i3.1047

Abstract

Abstract Training on making home clothes is one of the efforts to increase human resources, especially mothers, in this case BLK participants in Padangsidimpuan City. This skill can be used as a filler in spare time and used as a business opportunity that can increase income for household life. The aim of the research is to describe the instructor's activities, learning outcomes and the responses of the trainees. This type of research is quasi-experimental research with a One Shot Case Study design. The training was held in 2 meetings. Data collection methods used are observation and questionnaires. Analysis of instructor activity data used the mean value, learning outcomes and participant responses used percentages. The results of the research on the instructor's activities during the training for making home clothes got a very good mean. Mean Instructor activity at meeting I got 3.76 good category (Good) and meeting II got 4.05 very good category (SB). The learning outcomes of the participants were seen from the process starting from cutting patterns, placing patterns, cutting materials, moving pattern marks, sewing pockets, slits, sides, fitting I and II, was 85% in the Very Good category (SB), while taking measurements, making patterns, sewing the hem, neatness is 70% Good category (B) and the resulting negligee is 50% Good category (B). The results of the participants' response to the negligee making training were 100% very good (SB), participants felt happy, useful, needed further development, the instructor's activities made it easier to make negligee, and on time, the material was easy to understand, which was new. It can be concluded that the instructor's activities as a whole are good, the learning outcomes are good and the response of the trainees is very good. Abstrak Pelatihan pembuatan busana rumah merupakan salah satu upaya peningkatan Sumber Daya Manusia khususnya ibu-ibu dalam hal ini peserta BLK Kota Padangsidimpuan. Keterampilan ini dapat dijadikan sebagai pengisi waktu luang dan dijadikan sebagai peluang usaha yang dapat menambah penghasilan bagi kehidupan rumah tangga. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan aktifitas instruktur, hasil belajar dan repon peserta pelatihan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain One Shot Case Study. Pelatihan dilaksanakan 2 kali pertemuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan angket. Analisis data aktifitas instruktur menggunakan nilai mean, hasil belajar serta respon peserta menggunakan persentase. Hasil penelitian aktifitas instruktur selama pelatihan pembuatan busana rumah mendapatkan mean sangat baik. Mean Aktifitas instruktur pertemuan I Mendapatkan 3,76 kategori baik (Baik) dan pertemuan II mendapatkan 4,05 kategori Sangat Baik (SB). Hasil belajar peserta dilihat dari proses mulai dari memotong pola, meletakkan pola, memotong bahan, memindahkan tanda pola, menjahit saku, belahan, sisi, pengepasan I dan II, adalah 85% kategori Sangat Baik (SB), sedangkan mengambil ukuran, membuat pola, menjahit belahan, kerapian adalah 70% kategori Baik (B) dan hasil jadi daster adalah 50% kategori Baik (B). Hasil respon peserta terhadap pelatihan pembuatan daster 100% sangat baik (SB), peserta merasa senang, bermanfaat, perlu dikembangkan lebih lanjut, aktivitas instruktur mempermudah pembuatan daster, dan tepat waktu, materi mudah dipahami, merupakan hal baru. Dapat disimpulkan bahwa aktifitas instruktur secara keseluruhan adalah baik, hasil belajar baik dan respon peserta pelatihan sangat baik.
Penelitian Pengelolaan Keuangan Bagi Mahasiswa Asrama Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpuan Nurlaila, Nurlaila; Tambunan, Agustina; Hasibuan , Sania Rosma
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 03 (2023): Artikel Riset Edisi Desember 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i03.4024

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Asrama Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpaun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengelolaan keuangan bagi mahasiswa asrama Universitas Aufa Royhan. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu mahasiswa menggunakan uang kiriman bulanan yang diberikan oleh orangtua dan bagaiman mengatasi keuangan apabila diakhir bulan sudah habis sebelum kiriman datang. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis data kualitatif. Instrument yang digunakan yaitu observasi, wawancaea dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu mahasiswa yang tinggal di Asrama Universitas Aufa Royhan dalam mengelola keuangan setiap bulannya sebagian besar sulit untuk mengentrol keuangannya ini disebabkan tidak adanya perencanaan dan sudah terbiasa hidup royal da nada juga yang terpangaruh oleh teman disekitarnya. Cara mahasiswa mengatasi hal tersebut yaitu menggunakan strategi aktif yaitu dengan cara menelpon orang tau ketika uang sudah habis atau menipis selanjutnya strategi pasif dengan cara mengurangi pengeluaran dengan cara makan dengan apa yang disediakan di asrama Universitas Aufa Royhan ketiga dengan jaringan yaitu meminjam uang uang kepada teman atau relasi apabila uang sudah habis dan akan mengembalikan uang tersebut apabila kiriaman orangtua sudah datang. Mahasiswa yang tinggal di asrama Universitas Aufa royahan sebagian besar tidak dapat mengontrol keuangannya disebakan tidak adanya perencanaan pengeluaran keuangan, sudah terbiasa hidup mewah dan terpengaruh oleh orang yang ada disekitarnya.
Analisis Strategi Pemasaran Gula Semut di Desa Bulu Mario Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Ritonga, Halman Paris; Dongoran, Indra Maulana; Nurlaila, Nurlaila; Hadi, Anto J
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16867

Abstract

Produk gula semut yang dihasilkan dari nira kelapa adalah salah satu komoditas unggulan di Desa Bulu Mario, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Gula semut tidak hanya dikenal dengan rasa manis alami dan khasiat kesehatan yang tinggi, tetapi juga memiliki potensi pasar yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran gula semut yang diterapkan oleh para pelaku usaha di Desa Bulu Mario, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas strategi pemasaran produk tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan masih terbatas pada pasar lokal, dengan tantangan utama pada aspek distribusi dan persaingan harga. Beberapa rekomendasi strategis diberikan untuk meningkatkan daya saing produk gula semut di pasar yang lebih luas. Kata kunci:    Analisis Studi Kasus, Strategi Pemasaran, Gula Semut, Desa Bulu Mario Abstract Palm sugar products produced from coconut sap are one of the leading commodities in Bulu Mario Village, Sipirok District, South Tapanuli Regency. Palm sugar is not only known for its natural sweetness and high health benefits, but also has great market potential. This study aims to analyze the marketing strategies of palm sugar applied by business actors in Bulu Mario Village, as well as to identify factors that influence the effectiveness of the product's marketing strategy. The results of the study indicate that the marketing strategies applied are still limited to the local market, with the main challenges in the aspects of distribution and price competition. Several strategic recommendations are provided to increase the competitiveness of palm sugar products in the wider market. Keywords:    Analysis, Case Study, Marketing Strategy, Palm Sugar, Bulu Mario Village
PKM PEMBERDAYAAN NAPOSO NAULI BULUNG DALAM PENGOLAHAN STIK REBUNG (DENDROCALAMUS ASPER) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN Laila, Nur; Wari, Yanna; Fitriani, Rini; Khodijah, Siti; Christin Dalimunthe, Yuliana
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.189

Abstract

Naposo Nauli Bulung (NNB) merupakan penerus bangsa, agama. Napso Nauli Bulung merupakan organisasi yang ada disuatu desa atau kelurahan yang beranggotakan dari perempuan dan laki-laki yang belum menikah usia 18 tahun keatas. Rebung merupakan tunas atau anakan yang masih muda yang tumbuh dari akar bambu. Di Indonesia banyak tumbuh bambu, biasanya masyarakat mengolahnya menjadi lauk pauk. Selain untuk lauk pauk rebung bisa diolah menjadi makanan yang lebih disukai oleh masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta pendapatan Naposo Nauli Bulung melalui pemanfaatan rebung diolah menjadi stik rebung di Kelurahan Pasar Maga melalui pemberdayaan Naposo Nauli Bulung yang dilakukan oleh tim. Manfaat dari kegiatan pengabdian ini yaitu Dapat memberikan informasi dan pengetahuan mengenai pengolahan rebung dan dapat meningkatkan keterampilan Naposo Nauli Bulung dalam memanfaatkan rebung yang dapat diolah menjadi stik rebung dan nantinya dapat meningkatkan pendapatan ekonomi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini antara lain pemberian informasi, presentasi, pelatihan, diskusi dan tanya jawab. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah buku, buku panduan dan ppt. Bahan yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu rebung, minyak makan, tepung terigu, garam, bawang putih, bumbu kaldu dan merica. Sementara alat yang digunakan adalah blander, pisau/alat pemotong, kompor, kuali, wajan, sendok dan saringan. Kegiatan dimulai dengan mengumpulkan Naposo Nauli Bulung di Kelurahan Pasar Maga.. Ketua tim memberikan sambutan dan menjelaskan apa yang dilakukan dalam serangkaian kegiatan. Anggota kelompok memberikan informasi manfaat rebung. Kiprah edukasi yang dilakukan Naposo Nauli Bulung sangat antusias terlihat banyak Naposo Nauli Bulung yang terlibat dalam pengobatan rebung. Hasil akhir yang terlihat dari kegiatan ini adalah sebagian besar Naposo Nauli Bulung mengetahui manfaat rebung dan mampu membuat stik rebung serta mengetahui langkah-langkah yang diperlukan dalam proses pembuatannya.