Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Building an Attractive Purchasing Experience: The Vital Role of Store Atmosphere and Word of Mouth in Fiksi Coffee, Majalengka Regency Pipih Sopiyan; Masduki; Indri Mayangsari
Finance and Business Management Journal Vol. 2 No. 1 (2024): July
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/fbmj.v2i1.10138

Abstract

A promising long-term business opportunity can be realized by opening a café with attractive features to captivate consumer attention and curiosity. Amidst the proliferation of cafés, consumers have the freedom to choose a comfortable café, with the primary goal for business owners being consumer purchase decisions. This study aims to explore the impact of store atmosphere and word of mouth on purchase decisions at Fiksi Coffee in Majalengka Regency. A quantitative approach is employed, with descriptive and verificative methods. The study population comprises consumers of Fiksi Coffee in Majalengka Regency, with a sample of 96 respondents selected using incidental sampling techniques. Data were collected through questionnaires using a Likert scale as the measurement tool. Data analysis was conducted using multiple linear regression and coefficient of determination, preceded by classical assumption tests and followed by hypothesis testing. The results indicate that both store atmosphere and word of mouth have a positive and significant partial impact on purchase decisions at Fiksi Coffee. This suggests that the better the store atmosphere and word of mouth provided, the higher the purchase decision rate at Fiksi Coffee in Majalengka.
Penerapan Digital Marketing Dalam Meningkatkan Pendapatan Pedagang Di Lokasi Wisata Panyaweuyan Kabupaten Majalengka Masduki; Dudung Abdullah; Endah Prihartini; L. Suparto; Alan Rusdiana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3649

Abstract

Secara umum permasalahan yang dihadapi oleh pedagang di lokasi wisata Tarasering Panyaweuyan adalah kurangnya pengetahuan terkait platform-platform pemasaran digital. Oleh karenanya diperlukan pendampingan dan pelatihan bagi pedagang dalam menerapkan digital marketing guna meningkatkan pendapatan pelaku usaha di lokasi wisata Tarasering Panyaweuyan Kabupaten Majalengka. Pengabdian kepada Masyarakat ini berutujuan : Pertama, untuk meningkatkan kemampuan Pelaku Usaha Wisata Tarasering Panyaweuyan dalam menerapkan pemasaran digital; kedua, untuk meningkatkan branding produk-produk lokal yang diproduksi oleh UMK objek wisata Tarasering Panyaweuyan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri atas tiga tahap, yaitu : Identifikasi Masalah, Pelatihan dan Pendampingan, dan Monitoring dan Evaluasi, yang dilaksanakan mulai bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2022. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian, diperoleh hasil sebagai berikut : Pertama, secara umum pedagang di lokasi wisata Terasering Panyaweuyan belum menggunakan pemasaran digital dalam memasarkan produknya. Sehingga melalui kegiatan pengabdian ini para pedagang diharapkan mempunyai wawasan dan mampu mengoperasikan YUBImini sebagai salah satu platform digital markrting untuk sebagai alat pemasaran yang efektif;  kedua, Dari hasil evaluasi dan monitoring ditemukan bahwa setelah memasarkan produk digital, rata-rata pendapatan pedagang mengalami peningkatan karena dengan adanya pemasaran digital terutama YUBI mini produk akan dikenal oleh masyarakat luas dengan biaya yang efisien serta adanya kemudahan yang disediakan dapat memberikan daya tarik produk UMK setempat kepada konsumen.
Pelatihan Assessment Sikap Kerja Operator Duk di Perusahaan Alat Kesehatan Menggunakan Metode Nordic Body Map dan Rula M Yani Syafei; Gabriel Sianturi; Muhammad Rifky Naufal; Masduki Masduki
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5801

Abstract

Pekerjaan yang sering berulang-rulang dan menggunakan otot harus memerlukan postur kerja yang ergonomis, apabila postur kerja tidak ergonomis dapat menyebabkan MSDs (Musculoskeletal disorder) atau ganguan pada otot operator. Pelatihan Assesment ini bertujuan untuk mengetahui tingkat bahaya postur tubuh pada operator duk, tahapan pertama pada pelatihan  ini adalah pengidentifikasian bagian bagian tubuh yang mengalami keluhan dengan mengisi kusioner Nordic Body Map. Kemudian tahap kedua pelatihan ini adalah analisis RULA digunakan untuk mengetahi level resiko dan tindakan terhadap postur kerja. Penelitian ini sebagai solusi atau saran untuk memperbaiki postur. Hasil identifikasi berdasarkan kusioner Nordic Body Map diketahui bahwa pekerja mengalami keluhan dengan kategori Agak Sakit (AS) dengan skor rata-rata keseluhuran adalah sebesar 43% dan ketegori sakit (S) dengan skor rata-rata keseluruhan adalah sebesar 15%. Kemudian untuk analisis RULA pada departemen duk diketahui memperoleh skor 3-4 dengan level sedang
Pelatihan Penilaian Beban Kerja Mental Menggunakan Metode Nasa-TLX M.Yani Syafei; Gabriel Sianturi; Giry Nugraha; Masduki Masduki
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6256

Abstract

Mitra Rajawali Banjaran merupakan sebuah perusahaan manufaktur di bidang alat Kesehatan. Perusahaan ini merupakan perusahaan BUMN yang memproduksi berbagai macam alat kesehatan. Pada setiap pekerjaan di perusahaan tentunya memiliki beban yang diterima, baik beban kerja mental maupun fisik. Beban kerja mental memiliki pengaruh yang cukup tinggi untuk kinerja seorang pekerja, factor yang dapat memicunya bukan hanya pekerjaannya saja melainkan dapat berasal dari dalam individu maupun dalam individu, serta, lingkungan juga berperan sangat besar terhadap mental seorang pekerja. Pada saat ini ada beberapa cara untuk menilai beban kerja yang diterima oleh pekerja, salah satunya adalah dengan metode NASA-TLX. Metode NASA-TLX merupakan sebuah pendekatan teknis mengenai pengukuran beban kerja mental dengan melakukan pemberian skor dan rating. Hasil dari pelatihan menunujukkan beban kerja operator berada pada kategori optimal load, serta dari 8 departemen terdapat 2 departemen yang beban kerjanya berada pada kategori overload yaitu pelubangan laken dan steril.
A Circular Economy Model for ESG-Driven Sustainable Management Practices: Lessons from Community-Based Irrigation Waste Management Masduki Masduki; Moch. Febri Sayidil Umam; Alan Rusdiana; Anisa Nurul Hidayah
Studi Ilmu Manajemen dan Organisasi Vol 7 No 2 (2026): Juli
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/simo.v7i2.6633

Abstract

Purpose: This study examines the role of circular economy implementation in fostering Environmental, Social, and Governance (ESG)-oriented sustainable management practices within community-based irrigation waste management in Indonesia. Research Methodology: A quantitative approach was employed using survey data collected from community members involved in irrigation-waste management activities. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software to evaluate the relationships among circular economy practices, ESG dimensions, and sustainable management practices. Results: The findings indicate that the implementation of a circular economy positively and significantly influences ESG performance and sustainable management practices. In addition, ESG dimensions significantly mediate the relationship between circular economy practices and sustainable management outcomes, demonstrating that ESG strengthens the effectiveness of circular economy implementation at the community level. Conclusions: Integrating circular economy principles with ESG frameworks effectively supports sustainable community-based environmental management practices. ESG serves as an evaluation framework and a strategic mechanism to enhance sustainability outcomes. Limitations: This study was limited by its cross-sectional design and focus on community-based irrigation waste management. Contributions: This study extends the application of ESG from corporate settings to community-based sustainability contexts and offers a replicable model for sustainable environmental management strategies.