21/11/2022 pukul 13:21:10 WIB. Gempa bermagnitudo 5,6 terjadi pada koordinat 6,84 LS -107,05 dan pada kedalaman 11 km. Kerusakan terparah terjadi di daerah yang terdiri dari breksi G. Gede (Qvyg) dan medan lava yang secara morfologi sebagian besar berbukit. Di kawasan Cugenang intensitasnya mencapai VII-VIII MMI (Modified Mercalli Intensity), ditandai dengan kerusakan bangunan yang luas terutama di Desa Gasol dan Sarampad de Cugenang. Selain sub zona Cugenang, kerusakan dengan intensitas hingga VII MMI juga sangat parah di sub zona Cianjur, Warungkondang dan Gekbrong.Dengan mempertimbangkan semua sumber gempa, baik sesar terestrial, subduksi, dan aktif tanah, serta kondisi geologi setempat (Vs30 dan kedalaman/ketebalan cekungan), hingga 1 Februari 2023 gempa susulan telah mencapai 385 kali.Melihat banyaknya korban jiwa dan kerusakan material dalam bencana gempa Cianjur, memberikan pelayanan pengobatan sederhana dan gratis kepada warga desa Sukamulya dan Mangunkerta yang terkena dampak gempa Cianjur merupakan salah satu kebutuhan yang mendesak.