Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DI POSYANDU PRAMBATAN LOR KALIWUNGU KUDUS Noor Cholifah; Rusnoto Rusnoto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1545

Abstract

Permasalahan yang terjadi dewasa ini adalah rendahnya pengetahuan dalam menjaga kesehatan tubuh, sikap yang buruk dalam menyikapi pentingnya melakukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah terjadinya suatu penyakit. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Aksi GERMAS ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat dan perilaku penerapan GERMAS di kehidupan sehari-hari. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah Pemberdayaan Posyandu dalam peningkatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kecamatan Poasia Dan Kambu, Kota Kendari agar menjadi masyarakat yang sehat dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan sosialisasi atau ceramah yang didukung interaksi kesehatan serta media leaflet. Minat ibu-ibu posyandu untuk menerapkan GERMAS sangat besar, sehingga penyuluhan tersebut mudah diterima dan dapat menciptakan sikap yang positif terhadap pesan yang disampaikan yang mempengaruhi perilaku ibu-ibu posyandu.
PENGOBATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN WARGA TERDAMPAK GEMPA CIANJUR DI DESA SUKAMULYA & MANGUNKERTA Zaenal Fanani; Rusnoto Rusnoto; Dwi Rizqi Roniawati; Tities Kusuma Pratama; Yunita Febrianti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 1 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i1.1957

Abstract

21/11/2022 pukul 13:21:10 WIB. Gempa bermagnitudo 5,6 terjadi pada koordinat 6,84 LS -107,05 dan pada kedalaman 11 km. Kerusakan terparah terjadi di daerah yang terdiri dari breksi G. Gede (Qvyg) dan medan lava yang secara morfologi sebagian besar berbukit. Di kawasan Cugenang intensitasnya mencapai VII-VIII MMI (Modified Mercalli Intensity), ditandai dengan kerusakan bangunan yang luas terutama di Desa Gasol dan Sarampad de Cugenang. Selain sub zona Cugenang, kerusakan dengan intensitas hingga VII MMI juga sangat parah di sub zona Cianjur, Warungkondang dan Gekbrong.Dengan mempertimbangkan semua sumber gempa, baik sesar terestrial, subduksi, dan aktif tanah, serta kondisi geologi setempat (Vs30 dan kedalaman/ketebalan cekungan), hingga 1 Februari 2023 gempa susulan telah mencapai 385 kali.Melihat banyaknya korban jiwa dan kerusakan material dalam bencana gempa Cianjur, memberikan pelayanan pengobatan sederhana dan gratis kepada warga desa Sukamulya dan Mangunkerta yang terkena dampak gempa Cianjur merupakan salah satu kebutuhan yang mendesak.
INOVASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT “BANK SAMPAH” DIDESA PRAMBATAN LOR KALIWUNGU KUDUS Noor Cholifah; Rusnoto Rusnoto; Rizka Himawan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1712

Abstract

Sampah menjadi salah satu pokok permasalahan lingkungan bukan hanya di Indonesia yang membutuhkan pengelolaan yang penting dan serius. Pulau Jawa merupakan daerah yang memproduksi sampah perhari yang cukup tinggi. Desa Prambatan lor merupakan salah satu desa di Kabupaten Kudus, Jawa tengah yang masyarakatnya memiliki kebiasaan membakar atau menimbun sampah, belum dapat memisahkan sampah organik dan anorganik. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan nilai ekonomi melalui pengelolaan sampah. Metode pendekatan yang dilakukan yaitu membentuk kader, memberikan pendidikan kesehatan tentang pengelolaan sampah, dan pelatihan membuat bros dari sampah anorganik kepada para pemuda di wilayah desa. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan didapatkan terbentuknya kader muda sebanyak 20 orang, peningkatan pengetahuan kader muda sebesar 80%, dan bros yang dapat dijual sebanyak 30 buah. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat di wilayah desa prambatan lor kaliwungu kudus yaitu kader yang terbentuk dapat mengetahui peran pemuda dan ibu ibu dalam pengelolaan sampah dan mengolah sampah menjadi memiliki nilai ekonomi.
Pengaruh Frekuensi Senam Aerobik Mix Impact Selama 40 Menit Teradap Penurunan Berat Badan pada Komunitas Senam di Desa Kumendung Rembang Lailatul Ulissyafa’ah; Rusnoto Rusnoto; Sri Siska Mardiana
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51254

Abstract

loss in the gymnastics community in Kumendung Village, Rembang. The research design used was a quasi-experiment with a pretest-posttest design in two groups. The number of samples was 20 respondents, divided into two groups with different frequencies of gymnastics. The research instrument was in the form of a weight observation sheet, while the data analysis used a paired t-test and an independent sample t-test. The results showed that in the first group there was an average weight decrease of 2.20 kg with a value of p = 0.001, while in the second group there was an average decrease of 4.50 kg with a value of p = 0.000. This proves that 40-minute mix-impact aerobic exercise has a significant effect on weight loss, although comparisons between the two groups show no significant difference. In conclusion, mixed impact aerobic gymnastics can be used as one of the effective methods in weight loss programs, if it is done regularly and accompanied by a healthy lifestyle.