Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL CITRA KEPERAWATAN

TINGKAT PENDIDIKAN DAN LAMA KERJA PERAWAT DENGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG RESUSITASI JANTUNG PARU DI RUANG IGD RSUD. Dr. MOCH.ANSARI SALEH BANJARMASIN Khairir Rizani; Syaifullah Kholik; Muhammad Bambang Permadi
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 6 No 2 (2018): JURNAL CITRA KEPERAWATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.709 KB) | DOI: 10.31964/jck.v6i2.87

Abstract

Keperawatan gawat darurat merupakan pelayanan keperawatan yang komprehensif diberikan kepada pasien dengan injuri akut atau sakit yang mengancam kehidupan. Penanganan kasus – kasus di lahan keperawatan gawat darurat dibutuhkan perawat yang memiliki kemampuan dan pengetahuan yang baik tentang sebuah tindakan keperawatan. Penelitian bertujuan untuk menganalisa hubungan tingkat pendidikan dan lama kerja perawat dengan tingkat pengetahuan perawat tentang resusitasi jantung paru di ruang IGD rumah sakit Dr. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Penelitian dilakukan di RSUD Dr. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Jenis penelitian ini bersifat korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 71,9% perawat berpendidikan DIII Keperawatan dan sebanyak 40,6% perawat berada pada kategori lama kerja baru (<6 tahun). Untuk tingkat pengetahuan perawat sebanyak 56,3% berada dalam kategori baik. Uji statistik pada penelitian menggunakan uji korelasi gamma. Untuk variabel tingkat pendidikan dengan nilai p value = 0,980. Untuk variabel lama kerja nilai p value = 0,919. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dan lama kerja perawat dengan pengetahuan perawat tentang resusitasi jantung paru di IGD RSUD Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Tingkat pendidikan dan lama kerja perawat tidak berhubungan dengan tingkat pengetahuan perawat tentang resusitasi jantung paru. Sehingga rumah sakit secara umum dan instalasi gawat darurat pada khususnya dapat meningkatkan pengetahuan perawat melalui berbagai pelatihan gawat darurat secara berkesinambungan. Kata Kunci : Pendidikan, Lama Kerja, Pengetahuan
Dukungan Keluarga Dalam Pembatasan Cairan Meningkatan IDWG Pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis Khairir Rizani; Evy Marlinda; Muhammad Suryani
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 7 No 1 (2019): JURNAL CITRA KEPERAWATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.72 KB) | DOI: 10.31964/jck.v7i1.99

Abstract

Abstrak: Dukungan Keluarga pasien GGK merupakan terapi konseptual dimana akan terjadi hubungan interaksi antara pasein dan keluarga karena pada pasien GGK akan mengalami sejumlah perubahan bagi hidupnnya sehingga menghilangkan semangat hidup pasien. Interdialytic Weight Gain (IDWG) merupakan peningkatan volume cairan yang dimanifestasikan dengan peningkatan berat badan sebagai dasar untuk mengetahui jumlah cairan yang masuk selama periode interdialisis. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan keluarga tentang batasan cairan dengan peningkatan IDWG pada pasien gagal ginjal gronik yang menjalani Hemodialisis di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif korelasi dengan teknik Purposive Sampling pada 47 responden yang menjalani hemodialisis dengan analisis uji Spearman Rank Correlation. Dukungan yang baik dan sebagian besar pasien mengalami peningkatan IDWG normal. Hasil uji Spearman Rank Correlation menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan keluarga tentang batasan cairan dengan peningkatan IDWG pada pasien GGK yang menjalani Hemodialisis di RSUD Ratu Zalecha Martapura dengan hasil p-value 0.770. Kesimpulan : tidak ada hubungan antara dukungan keluarga tentang batasan cairan dengan peningkatan IDWG pada pasien GGK yang menjalani Hemodialisis di RSUD Ratu Zalecha Martapura.