Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hedge Expression on The Novel of ABC Murder by Agatha Christie in Two Decades Versions Ilham Ilham; Bulkani Bulkani; Saiffullah Darlan
ETERNAL (English Teaching Journal) Vol 7, No 1 (2016): February
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/eternal.v7i1.2962

Abstract

Everything changes, no exception with how the way to communicate, language through the times. In communication among the times, we found the phenomena which related to language barriers, i.e. the difference of cross-culture, race, ethnicity, gender, customs. Furthermore, based on the phenomenon above, it becomes very interesting to explore languages and cultures especially in hedge expression in literary text from the novel of ABC Murder written by Agatha Christie and it’s two decade of translation versions, 1976 and 2017. This study is aim to find the function and form of hedge and the translation technique among two translation versions. This study used qualitative research method with the data collection technique by using purposive sampling. Moreover, the collected data are analyzed and classified to see the translation technique used. Additionally, interpretation of the data will have discussed in this paper. Translation technique proposed by Molina & Albir used to see the technique used by translator. The results of the study show that, hedge expression gave an impact in our speech act, especially in politeness context. Moreover, the deletion or the shifting of hedge can change our utterance in cooperative principle context.
Pelatihan Keterampilan Pembuatan Keripik Kelakai dalam Meningkatkan Kemampuan Berwirausaha Anak Panti Asuhan Ayah Bunda Palangka Raya Saiffullah Darlan
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2020): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.202 KB) | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v5i3.1432

Abstract

The purpose of this community service is to provide skills to the orphans of the Ayah Bunda Orphanage of Palangkaraya so that after they are no longer fostered at the institution, they have the skills to be able to do entrepreneurship independently and can support themselves. The output is expected to carry out community service so that the orphans, especially those who are teenagers, will be able to be independent and no longer dependent on other people in the community. The method used in carrying out this training is in the form of giving lectures with instructions for making chips; discussion with fellow participants; demonstration, the implementation of training to make Kelakai chips; and evaluation, which is giving value to participants who participated in the training. Based on the evaluation results of the implementation of the training that the participants attended the training very well and gave a very positive response, this can be seen from the results of the evaluation: First, from the five stages of the activity from the preparatory stage, the suitability of making chips, the suitability of the texture, the suitability of the resulting flavor and the stage of arranging equipment after completion of activities. Second, the evaluation results in group 1 category are very good with a score of 18; group 2 good score 16; groups 3 and 4 categories both scored 14 and 15, respectively.
Analisis Dampak Penggunaan Internet terhadap Budaya dan Tradisi Bagi Remaja Desa Anjir Serapat Saiffullah Darlan
Anterior Jurnal Vol 19 No 2 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.97 KB) | DOI: 10.33084/anterior.v19i2.1326

Abstract

This research aims to find out the impact of the use of the internet through mobile phones by the teenagers of the village on the culture and traditions in Anjir Serapat. The research subjects were teenagers who settled in Handil. The data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The observations are carried out diligently and strengthened by triangulation, as well as discussions with teenagers. The data collected were analyzed following qualitative research procedures starting from data collection, data condensation, data appearance, and verification and conclusion. The results of the research found that: First, the positive impact is the work can be done more efficiently and effectively in processing business results, then that opportunities for welfare can be done in a short time; teenagers are encouraged to be more advanced and dare to open the isolation caused by the culture and the kolot (old-fashioned); the young people are encouraged to improve the quality of their education, which at first they only had a low level of education such as elementary schools/madrasah, and junior high schools, then they continue going to senior high school. The other negative impact is the culture and customs that already exist in the community began to fade. As a result, many teenagers have left their habit that is always obeyed in the community; many teenagers are no longer obedient to their parents; liquor that used to be considered taboo and illicit goods in the community is now considered normal and there are even teenagers using it.
Evaluasi Pelaksanaan Pelatihan Komputer Di Tbm Ransel Buku Petuk Katimpun Kota Palangka Raya Saiffullah Darlan; Seth Miko
Anterior Jurnal Vol 20 No 2 (2021): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v20i2.2278

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil akhir pelatihan komputer bagi warga belajar yang di selenggarakan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Ransel Buku, dilaksanakan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri pengelola TBM Ransel Buku, instruktur, warga belajar dan masyarakat serta alumni TBM. Analisis data dilakukan secara simultan dan terus menerus sejak dimulai hingga akhir penelitian, terdiri dari data condensation, data display dan drawing and verifying conclusions. Untuk menguji keabsahan data dilakukan triangulasi, pengamatan secara tekun, dan diskusi.Hasil penelitian bahwa pelaksanaan pelatihan komputer yang diselenggarakan TBM Ransel Buku dapat di katakan berhasil, karena semua program kegiatan pelatihan terlaksana dengan baik. Indikator lain keberhasilan pelatihan ini, para alumni warga belajar TBM Ransel Buku berdaya guna di masyarakat dan dunia kerja.
Punahnya Kearifan Lokal Budaya Membawa Sasanggan Pada Acara Perkawinan Bagi Masyarakat Anjir Serapat Saiffullah Darlan; Ilham Ilham
Anterior Jurnal Vol 20 No 3 (2021): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v20i3.2811

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui punahnya adat dan budaya membawa Sasanggan pada acara perkawinan bagi masyarakat Anjir Serapat. Penelitian dilakukan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri para tokoh adat dan masyarakat, analisis data dilakukan secara simultan dan terus menerus sejak dimulai hingga akhir penelitian, terdiri dari data condensation, data display dan drawing and verifying conclusions. Untuk menguji keabsahan data dilakukan triangulasi, member check dan diskusi. Hasil penelitian bahwa punahnya kearifan lokal adat dan budaya membawa Sasanggan dalam saruan pada acara perkawinan bagi masyarakat Anjir Serapat disebabkan: Pertama, terbuka ketertutupan masyarakat atas keberadaan adat dan budaya dikarenakan ketidakmampuan masyarakat mempertahankan dari pengaruh globalisasi. Kedua, derasnya informasi yang diterima masyarakat melalui sosial media. Ketiga, berubahnya perilaku kehidupan masyarakat.
Pudarnya Kearifan Lokal Tradisi Mengawetkanikan Cara “Wadi”Bagi Masyarakat Anjir Serapat Saiffullah Darlan
Anterior Jurnal Vol 21 No 2 (2022): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v21i2.2985

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pudarnya kearifan lokal tradisi mengawetkan ikan cara Wadi bagi masyarakat Anjir Serapat. Penelitian dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri masyarakat yang bermukim di dalam Handil di wilayah Kecamatan Kapuas Timur. Analisis data dilaksanakan secara simultan sejak dimulai hingga akhir penelitian, terdiri dari data condensation, data display dan drawing and verifying conclusions. Untuk menguji keabsahan data dilakukan triangulasi, member check dan diskusi.Hasil penelitian bahwa pudarnya kearifan lokal tradisi mengawetkan ikan cara Wadi lebih disebabkan faktor globalisasi informasi, terbukanya transportasi darat dan sangat mudahnya masyarakat mendapatkan ikan segar yang banyak dijual para pedagang yang dibawa dari daerah lain.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengendalian Pandemi Covid-19 Melalui Whatsapp Di Kota Palangka Raya Heru Hidayat; Saputera; Kusnida Indrajaya; Saiffullah Darlan; Wahidin; Suparman
Journal of Environment and Management Vol. 3 No. 1 (2022): Journal of Environment and Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya dan (and) Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jem.v3i1.4280

Abstract

Pendidikan luar sekolah sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan dan pengentasan masalah yang dialami oleh masyarakat. Kondisi pandemi Covid-19 saat ini, merupakan permasalahan yang melanda masyarakat dan berpengaruh dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat baik pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Begitu pula pemberdayaan masyarakat dibidang kesehatan menjadi salah satu isu penting yang harus segera diselesaikan. Survei pendahuluan kami menunjukkan 90% responden mengatakan mereka meemrlukan informasi tentang pencegahan Covid-19 dari Pemerintah khususnya Satgas Covid-19 melalui WhatsApp. Penelitian ini bertujuan memberdayakan masyarakat dalam pengendalian Covid-19 melalui WhatsApp di Kota Palangka Raya berdasarkan pengetahuan, sikap, dan tindakan mereka. Penelitian ini melibatkan 196 orang yang mendapat perlakuan dan memberikan umpat balik melalui media WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan pada variabel pengetahuan, sikap dan tindakan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan, sikap dan tindakan yang bermakna antara sebelum edukasi dan sesudah edukasi terkait pengendalian Covid-19 melalui WhatsApp di Kota Palangka Raya.
Pelaksanaan Pembelajaran Sistem Daring Semasa Covid-19 Bagi Peserta Didik Desa Anjir Serapat Saiffullah Darlan
Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 5 No 2 (2020): Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bitnet.v5i2.1744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimana pelaksanaan pembelajaran menggunakan sistem daring semasa pandemi Covid-19 bagi peserta didik di desa Anjir Serapat setelah adanya kebijakan pemerintah agar guru mengajar dari rumah menggunakan sistem daring. Penelitian menggunakan metode kualitatif, informan penelitian terdiri dari guru-guru, peserta didik dan orang tua peserta pendidik sebagai sumber data primer, serta data sekunder berupa nilai hasil tugas yang diberikan oleh guru kepada peserta didik. Analisis data dilakukan secara simultan terus-menerus dari awal sampai akhir penelitian mulai pengumpulan data, condensasi data, penampilan data, verifikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian bahwa pelaksanaan pembelajaran semasa pandemik Covid-19, pembelajaran jarak jauh dari rumah oleh guru menggunakan sistem daring kepada peserta didik SD/MI dan MTs/SMP terutama bagi mereka yang bermukim dalam Handil (kanal) di desa Anjir Serapat, berdampak tidak maksimalnya pelaksanaan pembelajaran, ini disebabkan: Pertama, bagi guru senior yang sudah berusia di atas lima puluh tahun kesulitan mengajar menggunakan laptop. Kedua, peserta didik menjadi malas belajar karena hampir semuanya tidak memilki laptop, kalaupun ada tidak maksimal disebabkan sulitnya mendapatkan sinyal internet. Ketiga, orang tua peserta didik rata-rata masyarakat tidak mampu sehingga tidak dapat membelikan laptop kepada anaknya kalaupun ada, tidak bisa membelikan paket data secara terus menerus. Keempat, untuk memaksimalkan pembelajaran guru-guru berinovasi menciptakan instrumen model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi daerah dan karakter peserta didiknya.
Pelatihan Keterampilan Anyaman Rotan bagi Ibu-Ibu PKK Desa Takaras Kecamatan Manuhing Saiffullah Darlan; Yesni Nopy
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i4.10345

Abstract

This community activity seeks to offer motivation and skills to mothers of Family Welfare Education students in Takaras Village, Manuhing District, so they may learn to make woven rattan items. As a result, the outcomes can boost the economic selling value and well-being. Counseling and training are used to give training learning approaches. Counseling is the distribution of information and talks, whereas training entails learning how to weave good rattan that can be sold profitably. Adult learning patterns, such as lectures, conversations, and practice, are used to carry out the technique. The training was effective, even though it was still simple since the mothers of Family Welfare Education could make use of the readily available rattan, which could be turned into completed items such as bags, lawung, and mats.
MOTIVASI BERWIRAUSAHA MELALUI ANYAMAN TRADISIONAL BAGI IBU RUMAH TANGGA BERBANTUAN E-COMMERCE: Entrepreneurship Motivation Through Traditional Woven for Housewives Assisted E-Commerce Saiffullah Darlan; Seth Miko; Mardiana Mardiana; Riri Metriani
Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 7 No. 2 (2022): Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bitnet.v7i2.3941

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan bagaimana motivasi berwirausaha melalui anyaman tradisional bagi ibu-ibu rumah tangga di desa Gohong berbantuan media e-commerce, dilaksanakan dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari ibu-ibu rumah tangga sebagai sumber data primer, dan sebagai data sekunder masyarakat serta stakeholder yang ada kaitannya dengan objek penelitian ini. Analisis data dilakukan secara simultan dari awal hingga akhir dan mengikuti yang dianjurkan Miles, Huberman dan Saldana mulai dari (1) data collection), (2) data condensation, (3) data display, dan (4) conclusions:drawing and verifying. Hasil penelitian bahwa ibu-ibu rumah tangga di desa Gohong pada dasarnya memiliki motivasi untuk berwirausaha melalui anyaman tradisonal rotan, namun motif dari hasil produk yang mereka buat masih terbatas dan sederhana karena dipengaruhi tradisi yang sudah melekat dalam masyarakat, akibatnya produk dihasilkan belum memiliki nilai ekonomi signifikan dalam menambah penghasilkan rumah tangga.