Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Kesejahteraan Sosial Sebagai Disiplin Ilmu Mikyal Hardiyati; Anni Waridatul Hasanah; Nur Rohman
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/icodev.v4i2.9759

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan konsep dasar kesejahteraan sosial dan menganalisis kesejahteraan sosial sebagai disiplin ilmu yang mapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research). Pengumpulan data dilakukan dengan menghimpun berbagai literatur, selanjutnya dianalisis untuk mendapatkan gagasan berupa konsep kesejahteraan sosial. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kesejahteraan sosial dimaknai terpenuhinya kondisi material dan spiritual agar masyarakat mampu mengembangkan dan menyesuaikan diri. Kesejahteraan sosial menjadi kondisi yang diharapkan masyarakat. Ilmu Kesejahteraan Sosial sebagai disiplin ilmu karena memuat konsep, teori, dan metode hingga aspek praktek. Ditinjau dari eksistensinya. Ilmu Kesejahteraan Sosial merupakan cabang ilmu sosial bukan ilmu murni. Ilmu Kesejahteraan termasuk pada ilmu terapan dan praktek. Sebagai ilmu terapan maksudnya ilmu kesejahteraan sosial harus bertumpu pada filsafat dan ilmu pengetahuan secara kritis. Ilmu Kesejahteraan Sosial berhubungan dengan aspek praktek untuk mengembangkan keterampilan secara praktis.
EDUPRENEURSHIP BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL DITINJAU DARI EVALUASI PROGRAM CIPP Istiningsih Istiningsih; Nur Rohman
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.3062

Abstract

This study aims to see the achievement of edupreneurship as the goal of the  PGMI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Study Program institution which is implemented through a series of learning activities.  To see this achievement, the authors used a qualitative descriptive research method with the CIPP program evaluation model as a tool to evaluate the eduprenenurship program.  The results of the research obtained are: first, contex evaluation  includes a description of edupreneurship, the position of edupreneurship in the curriculum, and edupreneurship as the goal of the PGMI study program.   Second, the input evaluation  includes Human Resources (HR) in this case lecturers, the Business Development Center (PPB) as a supporting institution, and all PGMI study program students who are targeted.   The three evaluations of prosess start from the planning stage which includes the preparation of curriculum programs, rps and syllabus; the implementation stage in the form of program implementation activities as outlined in digital technology-based learning activities; as well as the evaluation stage which includes student assessment activities both in terms of theory and practice.  Fourth, product  evaluation  in the form of student scores based on theoretical exams and entrepreneurial products in the form of private tutoring, making digital-based learning media, and selling books run by students of the PGMI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Study Program.
PERAN PENDIDIKAN DALAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN ABAD KE-21: TINJAUAN LITERATUR TENTANG KURIKULUM DAN METODE PENGAJARAN Nur Rohman; Hendra SH
ABDAU : Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 6 No 2 (2023): DESEMBER, ABDAU: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Prodi PGMI STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research explores the role of 21st century skills in education, focusing on integration in the curriculum, evaluation of effectiveness, and implementation of innovative teaching methods. The research method used is literature review. The research results show that the integration of 21st century skills in the curriculum is crucial for maintaining educational relevance. Evaluation of curriculum effectiveness is important to assess the achievement of 21st century skills development goals. Project-based curriculum approaches, contextual learning, and critical and creative teaching methods have great potential in developing students' holistic skills. Despite challenges such as resistance to change, research findings identify opportunities for improvement. Parent involvement, industry-education collaboration, and optimizing collaboration between educators can increase the effectiveness of curricula and teaching methods. This research emphasizes the urgency of deeply understanding the role of curriculum and teaching methods in shaping 21st century skills. By overcoming challenges and exploiting opportunities, education can be a transformational force in preparing individuals for the demands of the modern world.
Analisis Kesiapan Mengajar Mahasiswa Prodi PGMI melalui Program Pengayaan Keterampilan Mengajar Nur Rohman; Istiningsih Istiningsih; Ahmad Tarmizi Hasibuan
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.3286

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana kesiapan mahasiswa pendidikan guru madrasah ibtidaiyah (PGMI) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh untuk menjadi guru yang profesional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan latar kegiatan berupa program pengayaan mahasiswaProdi PGMI semster VI. Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Program pengayaan keterampilan mengajar merupakan kegiatan tahunan yang selalu dilakukan oleh Prodi PGMI STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh guna mempersiapkan calon-calon pendidik yang handal. (2) Kegiatan ini dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: kegiatan perencanaan yang berisi penetapan panitia penanggungjawab, Dosen pendamping lapangan, madrasah lokasi kegiatan, guru instruktur, serta konsep materi yang akan diajarkan. Pelaksanaan yang terbagi menjadi tiga tahapan berupa penjelasan teori konsep materi oleh guru instruktur, praktik pengayaan di madrasah, dan evaluasi dan perbaikan oleh guru instruktur. Evaluasi program dari seluruh elemen yang berperan dalam kegiatan pengayaan keterampilan mengajar. (3) Kegiatan pengayaan keterampilan mengajar berdampak kepada kesiapan mahasiswa dalam mengajar sebesar 57,5% sangat siap, 22,5% cukup siap, dan 20% menyatakan siap. Ke dua, adanya peningkatan pengetahuan berupa keterampilan mengkondisikan kelas, membaca karakter siswa, menyesuaikan hukuman kepada siswa, serta kemampuan praktik mengajar berdasarkan perangkat pembelajaran yang telah disusun. Kata kunci: Kegiatan pengayaan, kesiapan mengajar, pendidikan dasar islam ANALYSIS OF TEACHING READINESS OF PGMI STUDENTS THROUGH THE TEACHING SKILLS ENRICHMENT PROGRAM Abstract This paper aims to analyze the readiness of students of Madrasah Ibtidaiyah teacher education (PGMI) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh to become professional teachers. The method used in this research is to use a qualitative approach with the background of the activity in the form of an enrichment program for students of the PGMI Study Program in semester VI. The research results obtained are: (1) The teaching skills enrichment program is an annual activity that is always carried out by the PGMI STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Study Program in order to prepare reliable prospective educators. (2) This activity is carried out through three stages, namely: planning activities containing the determination of the responsible committee, field assistant lecturers, madrasas where the activities are located, instructor teachers, and the concept of the material to be taught. The implementation is divided into three stages in the form of an explanation of the theory of material concepts by the instructor teacher, the practice of enrichment in the madrasa, and evaluation and improvement by the instructor teacher. Program evaluation of all elements that play a role in teaching skills enrichment activities. (3) Teaching skill enrichment activities have an impact on student readiness in teaching by 57.5% very ready, 22.5% quite ready, and 20% ready. Second, there is an increase in knowledge in the form of class conditioning skills, reading student characters, adjusting punishments to students, and teaching practice skills based on learning tools that have been prepared. Keywords: enrichment activities, teaching readiness, islamic elementary education
Optimalisasi Pembelajaran Bahasa Arab sebagai Penunjang Persiapan Calon Mahasiswa Baru Al-Azhar Mesir: Studi Kasus pada Markaz Syaikh Zayed Cabang Indonesia Lahmudin Lubis; Idris Siregar; Nur Rohman; Muhammad Hayyanul Damanik
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.3417

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana upaya optimalisasi pembelajaran bahasa arab pada lembaga bimbingan bahasa bagi penutur asing (Pusiba) dalam rangka menunjang persiapan calon mahasiswa baru Universitas Al-Azhar Mesir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan latar kegiatan berupa program bimbingan matrikulasi bahasa arab di lembaga Pusiba. Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Pusiba merupakan sebuah lembaga bimbingan bahasa arab bagi penutur asing cabang Indonesia yang diprakarsai langsung oleh Syaikh Ahmad Al-Tayeb sebagai Syaikh Al-Azhar sekarang. (2) Pembelajaran bahasa arab di lembaga Pusiba berisi empat keterampilan dasar yaitu: keterampilan mendengar (Maharat al-Istima’), keterampilan berbicara (Maharat al-Kalam), keterampilan membaca (Maharat al-Qira’at), dan keterampilan menulis (Maharat al-Kitabah) . (3) proses pembelajaran bahasa arab terbagi menjadi 7 (tujuh) level tingkatan seperti: mubtadi awwal, mubtadi’ tsani, mutawassith awwal, mutawassith tsani’, mutaqaddim awwal, mutaqaddim tsani, mutammayiz, (4) pembelajaran menggunakan variasi metode dan media pembelajaran seperti: diskusi, tanyajawab, kuis, youtube, whatsapp, zoom, dan google meet.