Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Literation Culture Living at MI Qurrota A'yun Hermansyah Hermansyah; Ihlas Ihlas; Supriyanto Supriyanto; Nur Rohman
Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 12, No 2 (2022): JULY - DECEMBER
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/aladzkapgmi.v12i2.7586

Abstract

This research is intended to find out how the model and implementation of literacy culture and its impact on students' willingness to read in Madrasah Ibtidaiyah. The type of research used in this study is descriptive with data collection techniques namely, observation, in-depth interviews and documentation. The data analysis process uses the Miles and Huberman model, namely data reduction, data analysis and drawing conclusions. The research findings show that: 1) The literacy culture model at MI Qurrota A'yun is carried out in three stages, namely through introduction, development and learning; 2) Implementation of cultural literacy is applied inside and outside the classroom with methods of inquiry, questioning, reading, presenting and debriefing and collaboration; 3) The influence of literacy culture on students' interest in reading is effective. This activity shows that the desire to read already exists, students just need to be equipped and facilitated in order to produce students who are truly educated in their literacy aspects.
TRANSFOMASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI MELALUI METODE BLENDED LEARNING PASCA PANDEMI Ihlas Ihlas; Hendra Hendra; Hermansyah Hermansyah; Dita Novita
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 5 No 2 (2022): Edusociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v5i2.1087

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan pada Anak Usia Dini (AUD) 0-8 tahun berjalan begitu cepat. Pada rentang usia tersebut menjadi momentum terbaik untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada AUD. Pendidikan karakter merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh guru dan orangtua. Penanaman pendidikan karakter menjadi hal yang sangat urgen bagi tumbuh kembang anak di tengah kehidupan sosial, meskipun dalam pelaksanaannya dilakukan melalui pembelajaran secara online. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali bagaimana proses transformasi pendidikan karakter AUD melalui motode blended learning di era covid-19. Selain itu untuk mengetahui hambatan penerapan pendidikan karakter AUD dengan motode blended learning di era covid-19 dan nilai karakter apa yang muncul pada peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian kualitatif, dengan rangkaian pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun proses analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data, reduksi data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan karakter pada AUD dimasa pademi dilakukan secara daring lewat video call, mengirim short video tentang kisah teladan, bacaan Al-Quran dan pemberian tugas. Selain itu guru juga melakukan kunjungan rumah untuk melihat dan mengetahui perkembangan sikap anak-anak. Hambatan dalam pembelajaran daring yaitu; kesulitan biaya internet, siswa kesulitan memahami materi yang disampaikan, kesulitan menggunakan gawai, orangtua sibuk bekerja, dan kesulitan guru dalam mengevaluasi. Adapun nilai-nilai karakter yang muncul terhadap siswa saat pembelajaran melalui metode blended learning yaitu; (1) Nilai karakter disiplin, (2) Nilai karakter religius, (3) Nilai karakter kreatif, (4) Nilai karakter mandiri, (5) Nilai karakter tanggung jawab, dan kejujuran
Peningkatan Literasi Melalui Program Study Tour di Sekolah Dasar Ahmad Ahmad; Abdul Haris; Hermansyah Hermansyah; Wahyu Mulyadi
Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/murobbi.v8i1.2513

Abstract

The purpose of this service activity is motivated by the low literacy culture of students which can be seen from the low interest in reading of children in Kalampa Village, the low interest in reading is caused by several factors including family, environment, peers, and mobile phones. As an effort to improve children's literacy in Kalampa Village, a programme called Study Tour was designed with an integrated learning concept and outclass learning activities were carried out. The parties involved in this service activity are elementary school children in Kalampa Village, and students of PGMI Study Programmes of IAI Muhammadiyah Bima. In this service, the PAR (Participatory Action Research) method is used, which consists of several implementation phases, such as observation, planning, implementation, and evaluation. The results of the implementation of the study tour are very influential on increasing children's literacy and can foster children's learning motivation. through Study Tour activities children can express themselves through several games applied in learning. With intense guidance and an individualised approach, it has made a difference in improving children's literacy.
Addressing the Moral Crisis Among Generation Z: Islamic Religious Education Teachers’ Responses in the Era of Social Connectivity Amma Ainun; Ruslan Ruslan; Kaharuddin Kaharuddin; Ikhsan Maulana; Hermansyah Hermansyah; Agus Setiawan
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.7340

Abstract

The rapid expansion of social connectivity and digital media has reshaped adolescents’ moral environments, posing new challenges for moral and religious education. Generation Z students, as digital natives, increasingly negotiate moral values through online interactions that may conflict with religious and educational norms. This study examines how social connectivity influences the moral challenges faced by Generation Z students and explores the responses of Islamic Religious Education (PAI) teachers within a culturally Islamic context. This study employed a qualitative descriptive design conducted in junior and senior high schools in Bima City, Indonesia. Data were collected through semi-structured interviews with 15 PAI teachers and 20 students, classroom observations, and document analysis. The data were analyzed using thematic analysis following Braun and Clarke’s framework to identify recurring patterns related to moral behavior, digital engagement, and teacher responses. The findings reveal that intensive social media use contributes to technology dependency, weakened moral reflection, declining respect for authority, and reduced engagement in religious activities. Moral decision-making among students is often shaped by peer validation and online visibility. In response, PAI teachers adopt adaptive pedagogical strategies, including integrating digital ethics into religious instruction, reinforcing discipline, and collaborating with parents and counseling services. The study highlights teacher agency as a critical mediator between digital culture and moral development, suggesting that religious education remains relevant when responsive to students’ socio-digital realities.
Efektivitas Penggunaan Multimedia Interaktif dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa MI Hermansyah Hermansyah
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/jadika.v2i1.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan multimedia interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di MI Negeri 2 Kota Bima. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya motivasi belajar sebagian siswa yang cenderung pasif saat proses pembelajaran konvensional. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan multimedia interaktif dan kelompok kontrol yang belajar dengan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t independen untuk melihat perbedaan motivasi belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, di mana siswa yang belajar menggunakan multimedia interaktif menunjukkan peningkatan motivasi belajar yang lebih tinggi. Penerapan multimedia interaktif terbukti mampu meningkatkan keterlibatan, minat, dan tanggung jawab siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi penggunaan media digital sebagai strategi efektif untuk memperkuat motivasi dan kualitas pembelajaran di madrasah ibtidaiyah, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital pendidikan.
Penerapan Video Animasi pada Tema Alam Semesta untuk Anak Usia Dini di TK Sinar Mutiara Lambu Bima Nurul Fitriani; Ihlas Ihlas; Yayuk Kusumawati; Hermansyah Hermansyah; Iksan Maulana
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.374

Abstract

Pembelajaran anak usia dini memerlukan pendekatan yang sesuai dengan tahap perkembangan kognitif dan karakteristik belajar anak, terutama dalam memahami konsep-konsep abstrak seperti pada tema “Alam Semesta.” Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari rendahnya daya serap anak terhadap materi tematik yang disampaikan secara konvensional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan media video animasi dalam pembelajaran tema alam semesta dan menilai efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman anak usia dini di TK Sinar Mutiara Lambu, Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di TK Sinar Mutiara, dengan subjek penelitian terdiri atas guru kelompok B dan peserta didik sebanyak 15 anak sebagai sampel dari populasi anak usia 5–6 tahun. Dalam penelitian ini, menggunakan sumber data  primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen perencanaan pembelajaran dan sumber pendukung lainnya. Teknik validasi data dilakukan secara triangulatif, dan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian dimulai Maret s.d April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi mampu meningkatkan perhatian, keterlibatan, serta pemahaman anak terhadap materi pembelajaran secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media video animasi efektif diterapkan dalam pembelajaran tematik berbasis visual untuk anak usia dini dan berkontribusi positif terhadap peningkatan mutu proses belajar mengajar di lingkungan pendidikan anak usia dini.
PENGUATAN BUDAYA POSITIF BERBASIS BUDAYA LOKAL BIMA DALAM MEWUJUDKAN KARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SDIT INSAN KAMIL KOTA BIMA Syahru Ramadhan; Yayuk Kusumawati; Hermansyah Hermansyah
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 9 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v9i2.6249

Abstract

Penelitian dilakukan karena dilatar belakangi oleh adanya proses perbaikan kualitas dan mutu pendidikan yang selama yang masih bersifat pragmatis dan capaian berbasis angka kuantitatif, pelaksanaan pendidikan kita perlu untuk diarahkan pada kualitas penerapan pembelajaran dan memilki output pada kepribadian siswa yang dibuktikan pembiasaan budaya positif. Dalam penerapan kurikulum merdeka sekolah dan guru sangat diarahkan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan melaksanakan berbagai program serta kegiatan berdasarkan ukuran tercapainya karakter profil pelajar pancasila. SDIT Insan Kamil Kota Bima sebagai salah satu sekolah yang terlibat dalam program Pendidikan Sekolah Penggerak (PSP) terus berupaya untuk melakukan penguatan budaya positif siswa berbasis budaya lokal bima dalam rangka untuk mewujudkan karakter profil pelajar pancasila. Peneltian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui pengumpulan data dari latar alami dengan memanfaatkan diri penulis sebagai instrumen kunci, data dan informasi dalam penelitian ini didapatkan melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam Pelaksanaannya, penguatan budaya positif berbasis budaya lokal bima di SDIT Insan Kamil Kota Bima telah mampu mewujudkan karakter profil pelajar pancasila dalam berbagai bentuk kegiatan dan pembelajaran antara lain kegiatan penyambutan siswa 5 S (Salam, Salim, Sapa, Senyum, Sopan), Pelaksanaan kegiatan tari daerah, Kegiatan Bina Pribadi Islami Setiap Pekan, Membuat Kerajinan Khas Bima Seperti Anyaman Dalam Pelaksanaaan Projek P5, Kegiatan Kunjungan (Outing Study) Ditempat Warisan Budaya, Market Day (Menjual Jajanan Khas Daerah) dan Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal Bima.
ANALISIS PINJAMAN ONLINE DALAM PERSPEKTIF USUL FIQIH DAN MAQASID SYARIAH STUDI KASUS DI DESA SANGIANG KEC WERA KABUPATEN BIMA: ANALISIS PINJAMAN ONLINE DALAM PERSPEKTIF USUL FIQIH DAN MAQASID SYARIAH STUDI KASUS DI DESA SANGIANG KEC WERA KABUPATEN BIMA Gufran Gufran; Muhammad Rasyad Al Fajar; Ibrahim umb; Hermansyah Hermansyah; Ferdiansyah Ferdiansyah; Ema Septyawinanda; Heni Kusumawati
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v7i2.4239

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mempermudah berbagai aspek kehidupan, termasuk layanan pinjaman online (financial technology lending). Meskipun memberikan akses cepat dan mudah, layanan ini menimbulkan kontroversi terkait dengan praktik riba yang diharamkan dalam Islam. Tulisan ini mengkaji fenomena pinjaman online dalam perspektif usul fiqih dan maqasid syariah untuk menentukan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun pinjaman online dapat memenuhi kebutuhan darurat masyarakat sangiang, bunga tinggi yang dikenakan berpotensi menimbulkan mudharat, bertentangan dengan prinsip maslahah dan ta’awun. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pengembangan platform pinjaman berbasis syariah, peningkatan literasi keuangan Islam, dan regulasi yang ketat. Dengan pendekatan tersebut, teknologi keuangan dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa melanggar nilai-nilai agama.
PENGUATAN GERAKAN DAKWAH MUHAMMADIYAH MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN PARTISIPATIF DI TINGKAT RANTING MUHAMMADIYAH DESA KANANGA Syahru Ramadhan; Yayuk Kusumawati; Hermansyah Hermansyah
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v3i1.2552

Abstract

Gerakan dakwah Muhammadiyah banyak yang diakui cukup dinamis, dan dalam lintasan zaman masih menunjukkan kemajuan. Namun kenyataan ini berbanding terbalik dengan kondisi yang dihadapi oleh Muhammadiyah ditingkat ranting dan cabang yang berada di Kabupaten Bima, khususnya kondisi ranting dan cabang yang berada di Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima masih cukup memprihatinkan, dan masih banyak PR yang harus segera diselesaikan. Kegiatan pengajian di ruang lingkup muhammadiyah masih berpusat pada tingkat Pimpinan Daerah dan Amal Usaha Muhammadiyah. Dalam rangka menjadikan ranting muhammadiyah di desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima sebagai basis gerakan dakwah Muhammadiyah maka fokus pengabdian dalam tulisan ini adalah : (1) Penguatan dan pembinaan Ranting dan Cabang di Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima dengan mengaktifkan kegiatan Pengajian Al Islam dan Kemuhammadiyahan (2) Merekrut dan membina Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) di Kecamatan Bolo khususnya di Desa Kananga untuk menjadi pengurus muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting.