Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Peningkatan Kepatuhan Pola Hidup Melalui Acceptance Comitment Theraphy (ACT) Pada Klien Hipertensi Sianturi, Renta; Pardede, Lisbeth
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33666/jitk.v11i2.238

Abstract

Hipertensi merupakan suatu penyakit yang dapat berkembang menjadi kronik akibat klien tidak mampu untuk mempertahankan pola hidup yang dapat menjaga keseimbangan tekanan darah. Faktor pemicu kenaikan tekanan darah yaitu ketidakpatuhan pola hidup seperti ketidak patuhan pola makan dan minum, pola istirahat dan aktivitas, pengendalian stress, dan kepatuhan kontrol dan minum obat hipertensi. Ketidak patuhan yang terjadi pada klien hipertensi dapat ditangani dengan pemberian tindakan Acceptance Comitment Theraphy (ACT). Kesadaran pentingnya kepatuhan pola hidup harus diketahui oleh klien hipertensi sehingga memiliki komitmen untuk menjaga dan mempertahankan pola hidup yang sehat. Penelitian ini dilakukan dengan quasi eksperiment, jumlah responden 33 orang dipilih dengan purposive sampling, desain pre post test. Data yang dikumpulkan yaitu karakteristik responden, kepatuhan pola hidup meliputi kepatuhan makan dan minum, kepatuhan aktivitas dan istirahat, pengendalian stress dan kepatuhan kontrol dan minum obat. Hasil penelitian ada perbedaan  nilai rata – rata sebelum dan sesudah dilakukan Acceptance Comitment Theraphy  p value (0,000) dengan CI 95%.  Setelah dilakukan Acceptance Comitment Theraphy responden menyadari bahwa klien memiliki penyakit hipertensi yang harus diatasi dengan komitmen mematuhi pola hidup. Komitmen yang dilakukan oleh klien akan menjadi suatu perubahan perilaku yang menetap. Acceptance Comitment Theraphy dapat menjadi salah satu tindakan untuk berkomitmen meningkatkan kepatuhan pola hidup.
Deskripsi Karakteristik Klien Hipertensi Pardede, Lisbeth; Sianturi, Renta; Veranita, Aprillia
Jurnal Mitra Kesehatan Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Mitra Kesehatan
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan jenis penyakit tidak menular (PTM) yang sering di jumpai di Indonesia. Seseorang dikatakan hipertensi apabila tekanan darah systole lebih 140 mmHg dan tekanan darah diastole lebih dari 90 mmHg. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi. Faktor tersebut ada yang dapat dimodifikasi dan ada faktor yang tidak dapat dimodifikasi. Beberapa faktor yang tidak dapat dimodifikasi ini termasuk dalam karakteristik responden meliputi usia, jenis kelamin, lama mengalami hipertensi dan Pendidikan sementara karakteristik resoponden yang dapat di modifikasi meliputi indeks massa tubuh,  Indeks Massa Tubuh. Tujuan penelitian ini dilakukan agar dapat melihat gambaran karakteristik responden hipertensi. Metode penelitian ini yaitu  deskriptif cross-sectional. Teknik pengambilan sampling dengan  purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 66 orang.  Hasil penelitian menunjukan rerata usia responden yaitu 55 tahun, jenis kelamin mayoritas perempuan sebesar 68.2%, lama menderita rerata 7 tahun, rerata IMT 28,89 termasuk dalam obesitas derajat 1 dan Pendidikan mayoritas SMA sebesar 48,5%. Karakteristik responden dalam penelitian termasuk dalam golongan beresiko mengalami hipertensi.
DESKRIPSI KARAKTERISTIK KLIEN HIPERTENSI Pardede, Lisbeth; Sianturi, Renta; Veranita, Aprilia
Jurnal Mitra Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Mitra Kesehatan
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmk.v2i2.32

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan jenis penyakit tidak menular (PTM) yang sering di jumpai di Indonesia. Seseorang dikatakan hipertensi apabila tekanan darah systole lebih 140 mmHg dan tekanan darah diastole lebih dari 90 mmHg. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi. Faktor tersebut ada yang dapat dimodifikasi dan ada faktor yang tidak dapat dimodifikasi. Beberapa faktor yang tidak dapat dimodifikasi ini termasuk dalam karakteristik responden meliputi usia, jenis kelamin, lama mengalami hipertensi dan Pendidikan sementara karakteristik resoponden yang dapat di modifikasi meliputi indeks massa tubuh, Indeks Massa Tubuh. Tujuan penelitian ini dilakukan agar dapat melihat gambaran karakteristik responden hipertensi. Metode: Metode penelitian ini yaitu  deskriptif cross-sectional. Teknik pengambilan sampling dengan  purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 66 orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukan rerata usia responden yaitu 55 tahun, jenis kelamin mayoritas perempuan sebesar 68.2%, lama menderita rerata 7 tahun, rerata IMT 28,89 termasuk dalam obesitas derajat 1 dan Pendidikan mayoritas SMA sebesar 48,5%. Kesimpulan: Karakteristik responden dalam penelitian termasuk dalam golongan beresiko mengalami hipertensi.
PEMANFAATAN AUDIOVISUAL DALAM PENANGANAN DEPRESI PADA REMAJA Lala; Sianturi, Renta; Chaerunisa, Mifta; Friska Nur Anggreini, Nola; Lestari, Prita; Vina Farida, Reica; Hilmayasari, Rizma; Ni'mah Amran, Seylin; Zul Pratywie, Sovy
Jurnal Mitra Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Mitra Kesehatan
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmk.v3i1.52

Abstract

Pendahuluan: Depresi pada remaja merupakan masalah yang sangat penting karena akan menjadi masalah yang lebih lanjut pada remaja yang dapat menyebabkan peningkatan kecemasan, kesepian, gangguan tidur, bahkan menyebabkan bunuh diri. Pada sebuah penelitian menemukan bahwa 60,8% mahasiswa merasa sangat cemas, 38,2% merasa sangat tertekan sehingga sulit untuk berfungsi, dan 10,4% serius menganggap bunuh diri. Penggunaan teknologi audiovisual menggunakan aplikasi telah terbukti dalam mengurangi tingkat depresi pada remaja. Metode Penulis melakukan kajian literatur dengan pendekatan sederhana terhadap 13 artikel tentang pemanfaatan aplikasi audio visual dengan masalah depresi mental pada remaja dalam periode 2015-2020 dengan maksud untuk mengetahui keefektifan penggunaan teknologi bagi masalah depresi mental pada remaja Hasil: Hasil yang didapat dalam penggunaan aplikasi audiovisual dalam mengurangi masalah depresi pada remaja metode ini mampu memunculkan ketertarikan remaja dalam mengetahui masalahnya dengan informasi yang disampaikan dapat berupa audio, video, dan audiovisual/ animasi dan mengurangi tingkat depresi pada remaja tersebut. Kesimpulan: Masih kurangnya penelitian tentang penggunaan teknologi aplikasi audiovisual di indonesia menjadi tantangan bagi para peneliti selanjutnya, besarnya manfaat yang dibbuktikan dari penggunaan teknologi aplikasi audiovisual bagi remaja dengan masalah depresi mental diharapkan mampu meningkatkan keinginan perawat dalam mengadvokasi atau edukasi keluarga dan klien dalam penggunaan teknologi tersebut serta melakukan penelitian lebih lanjut di Indonesia.
PENINGKATAN KEPATUHAN POLA HIDUP MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN PADA KLIEN HIPERTENSI Lisbeth Pardede, Renta Sianturi, Aprillia Veranita
JURNAL ILMIAH KEPERAWATAN ALTRUISTIK Jurnal Altruistik Vol.3 No.2 : Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik
Publisher : Akademi Keperawatan Hermina Manggala Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48079/Vol3.Iss2.66

Abstract

Hypertension is a chronic disease, recurring and the incidence rate is increasing annually. Hypertension required long-term handling and demanding patient awareness in the maintenance of healthy behaviours. Indeed, a large number of a patient unable to maintaining their behaviours so that needed in any way to the improvement of patient behaviours within the upkeep of their lifestyles. The research was undertaken with a quasi-experiment and be selected are 66 people by purposive-sampling and design of the pre-post test. The data collected were according to the characteristic of respondents, lifestyles obedience in consist of obedience of consumption, physical activity, rest, management of stress, controlling, and medicine intake as well. The result was any diversity of mean between before and after health education were p-value (0,000) with 95% CI. The after providing health education come about an increase in respondent knowledge which one influenced in either of attitude changes and conduct within the lifestyles. Therefore, in primary health care highly needed the health education improvement as one of the interventions client with hypertension. Keywords: hypertension, Obedience, Health Education, Lifestyle
PENINGKATAN BUNUH DIRI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DAPAT DISEBABKAN OLEH DEPRESI Renta Sianturi; Anggi Zulaeha
JURNAL ILMIAH KEPERAWATAN ALTRUISTIK Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik Vol.5 No.1 (2022)
Publisher : Akademi Keperawatan Hermina Manggala Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunuh diri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius dan menjadi perhatian global. Jumlah kematian akibat bunuh diri di dunia mendekati 800.000 kematian pertahun atau satu kematian setiap 40 detik. Bunuh diri merupakan penyebab kematian kedua pada kelompok umur 15-29 tahun dan 79% terjadi di negara berpendapatan rendah dan menengah. (World Health Organization (WHO), 2019). Bunuh diri merupakan kegagalan seseorang beradaptasi dengan sesuatu yang baru. Trend bunuh diri di era pandemic semakin meningkat melesat. Peningkatan yang sangat tajam ini merupakan suatu masalah serius. Peningkatan kasus Bunuh diri dimasa pandemic terjadi sebagai akibat dari Pandemic yang berdampak baik secara Bio dan social ekonomi. Dampak terhadap social ekonomi menyebabkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sulitnya mencari pekerjaan, minimnya interaksi social dan tingginya tingginya kebutuhan hidup untuk menjaga sistem Imun. Dari hasil studi literature terhadap trend bunuh diri dimasa pandemic dari 30 artikel jurnal 10 jurnal nasional dan internasional mengatakan bahwa Bunuh diri di era pandemic disebabkan oleh banyak faktor. Namun yang paling dominan dipengaruhi oleh faktor Psikologis dan Ekonomi.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PERAWAT TERHADAP KEBUTUHAN PSIKOSOSIAL LANSIA DI ERA PANDEMI COVID-19 Anung Ahadi Pradana; Renta Sianturi; Rohayati Rohayati
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.13487

Abstract

The COVID-19 pandemic has brought several challenges in managing the health of vulnerable groups, especially older adults. Health problems that arise and are experienced by older adults during the pandemic, one of which is psychosocial disorders caused by changes in daily activities, health services, social support, and perceptual disturbances experienced by older adults. Health workers are one of the parties that play a role in promoting healthy behavior and health information to vulnerable populations who often face inequality in the health sector. There are still many nurses who have minimal knowledge regarding the management of older adult health. The positive attitude shown when performing nursing care for the older adults group can be an opportunity to implement community service related to the concept of health in this group. The implementation of community service to 545 nurses was carried out on Saturday, August 14, 2021, through zoom media. The total number of nurses who participated was spread across 21 provinces in Indonesia. The results of the Wilcoxon test activities obtained the value of Sig. = 0.000 (< 0.05), which means that there are benefits to be gained from community service activities to increase nurses' understanding of the psychosocial needs of older adults during the pandemic. The role of health workers is one of the key factors in preventing the decline in psychosocial conditions in older adults. Therefore, activities aimed at increasing the understanding and knowledge of health workers related to problems in older adults need to be carried out sustainably and massivelyABSTRAKPandemi COVID-19 membawa beberapa tantangan dalam penatalaksanaan kesehatan kelompok rentan khususnya lanjut usia. Gangguan kesehatan yang muncul dan dialami oleh lansia selama pandemi salah satunya adalah gangguan psikososial yang diakibatkan karena adanya perubahan aktivitas sehari-hari, pelayanan kesehatan, dukungan sosial hingga gangguan persepsi yang dialami lansia. Tenaga kesehatan diketahui menjadi salah satu pihak yang berperan meningkatkan perilaku sehat pada populasi rentan yang sering kali menghadapi ketidakadilan di bidang kesehatan. Banyak perawat memiliki pengetahuan minim tentang  penatalaksanaan kesehatan lansia. Namun. mereka  bersikap positif ketika melakukan asuhan keperawatan. Situasi ini menjadi kesempatan dalam  pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terkait konsep kesehatan pada kelompok lansia. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kepada 545 perawat dilakukan pada Sabtu, 14 Agustus 2021 melalui media zoom. Total perawat yang menjadi peserta tersebar dari 21 provinsi di Indonesia. Hasil uji Wilcoxon kegiatan didapatkan nilai Sig. = 0.000 (< 0.05) yang menunjukkan ada manfaat yang didapat dari kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pemahaman perawat terhadap kebutuhan psikososial lansia di masa pandemi. Peran tenaga kesehatan menjadi salah satu faktor kunci dalam mencegah penurunan kondisi psikososial pada lansia, oleh karena itu kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tenaga kesehatan terkait permasalahan yang terjadi pada lansia perlu untuk dilakukan secara berkelanjutan dan masif.
Teknologi Informasi Efektif Mendeteksi Cyberbullying Ajeng Ayu Kustianti; Renta Sianturi; Ameliya Sarwani; Anggita Putri Siswadi; Delia Nurmalita; Elisa Puspitasari
Journal of Bionursing Vol 4 No 2 (2022): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.115 KB) | DOI: 10.20884/1.bion.2022.4.2.134

Abstract

Social media users are at risk for mental health disorders. Mental health problems can occur with cyberbullying. Cyberbullying that occurs on social media is in the form of rude comments, threats, insults, slander and even harassment given by netizens. Cyberbullying can shake a person's mental health condition and even have an impact on suicide. Cyberbullying will be very detrimental both mentally and productively. Cyberbullying must be detected early to prevent adverse effects on social media users. With advances in technology, it can be used to detect cyberbullying that occurs on social media. This article uses a literature review method approach, namely narrative literature review of 10 articles on the use of technology for cyberbullying detection in the period 2011 - 2021 with the aim of finding out cyberbullying comments on someone's account/post. Therefore, cyberbullying detection tries to collect global datasets on social media (Facebook, Instagram, Twitter, etc.), by classifying the Machine Learning method. Each algorithm method is evaluated using accuracy, precision, recall, and F1 score to determine the performance of the classification level
Intervensi Untuk Mengatasi Dampak Pada Anak Yang Mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Dwintya Saffira Tulangow; Adila Anbar Syafitri; Aisyah Latifa Amalia; Arliana Ardani; Chintya Marethania Putri; Dewi Ayu Tri Cahyani; Dinda Zulyarnis; Dunna Izafira; Eza Wahyuriyani; Fathya Khadijah Laleno; Felis May Safitri; Fitri Amalia; Fitria Alda Safira; Intannia Ani Sagita; Joelita Tri Hardani; Renta Sianturi
Buletin Kesehatan: Publikasi Ilmiah Bidang kesehatan Vol 6 No 1 (2022): Buletin Kesehatan: Publikasi Ilmiah Bidang Kesehatan
Publisher : AKPER Pasar Rebo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.801 KB) | DOI: 10.36971/keperawatan.v6i1.104

Abstract

In children, the incidence of acts of violence (KDRT) is the main thing to worry about and is getting more serious from time to time. Violence that occurs in children (KDRT), which is so increasing, can inhibit the growth and development of children both cognitively, psychomotor, emotional, socially and morally. The purpose of this literature is to analyze theoretically what therapies can be used to help overcome the impact of domestic violence on children. The method in writing this article is a simple Literature Review. By analyzing 10 articles related to effective therapy to reduce the impact on children of domestic violence. The result is that all the therapies that have been analyzed are quite effective in overcoming the impact on children who experience domestic violence (KDRT). The average results in the group of children who experienced domestic violence (KDRT) who were given the intervention were quite significant. The conclusion from the literature review is that all the therapies that have been analyzed have an effect on overcoming the impact on children who experience violence. This literature review recommendation can be used as an additional intervention or alternative therapy that can be used in children with domestic violence problems. Keywords : Child, Conseling, Domestic Violence, Intervention, and , Therapy
Program-Program dalam Mengatasi Child Trafficking : Literatur Review Agra Asmaldha; Adelia Yasmin; Adelia Dwi Rizki; Ade Fitri Fauziah; Dinita Anggun Prasetyati; Elda Mariyani; Erika Dayanti; Farida Aeni; Fardilla Rochman Utami; Fransiska Oktaviani; Fadiyah Hurryos; Khalisah Amalia; Faricha Ramadhania; Hanna Nurul Irbah; Fahriza Srihartantri; Renta Sianturi
Buletin Kesehatan: Publikasi Ilmiah Bidang kesehatan Vol 6 No 1 (2022): Buletin Kesehatan: Publikasi Ilmiah Bidang Kesehatan
Publisher : AKPER Pasar Rebo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.225 KB) | DOI: 10.36971/keperawatan.v6i1.106

Abstract

Child trafficking as the social issues in the form of crimes against humanity, violations of human rights, and degrading human dignity, especially children. Trafficking victims in general are children and underage women where the victims are those who experience difficulties in the economic field. Purpose: this article aims to find out the child protection program for victim of child trafficking. Methods: this article was written using a literature review approach, article searches from Google Scholar got 7 articles, Science Direct got 1 articles, Neliti got 2 articles. Articles in the last year (2011-2021). Results: from the literature that we have reviewed, there are programs implemented by either the government or institutions in dealing with child trafficking, in this case they have been implemented and show changes in dealing with child trafficking victims. Conclusion: there are several programs that have been implemented to deal with children with trafficking victims, including preventing, protecting, and saving children from the crime of selling children.
Co-Authors Ade Fitri Fauziah Ade Nabila Rosda H Adela Dwi Rizki D Adelia Dwi Rizki Adelia Yasmin Adila Anbar Syafitri Afrinia Ekasari Agra Asmaldha Aisyah Latifa Amalia Ajeng Ayu Kustianti Ameliana Safitri Ameliya Sarwani Anggi Indah Partiwi Anggi Zulaeha Anggita Putri Siswadi Angraeni Javaluasia Anisa Noviana Herlambang Anshori, Rika Oktaviani Anung Ahadi Pradana Anung Ahadi Pradana Apri Dwi Putri Sitompul Aprilia, Neta Eka Arindra Dwi Angraini Arliana Ardani Aryanti, Khofifah Atikah Rizky Amalia Ayuanita, Della Putri Carolin, Wafa Nabiilah Chaerunisa, Mifta Chintya Marethania Putri DAMAYANTI, DIAN Darmawan Wibisana Delia Nurmalita Dewi Ayu Tri Cahyani Dianatika Azmi Dinda Zulyarnis Dinita Anggun Prasetyati Dunna Izafira Dwi Yuniarahmah Dwintya Saffira Tulangow Elda Mariyani Elisa Puspitasari Elsi Sopiyatul Fuadah Erika Dayanti Eza Wahyuriyani Fadiyah Hurryos Fadiyah, Dea Putri Fahriza Srihartantri Fardilla Rochman Utami Faricha Ramadhania Farida Aeni Farida, Reica Vina Fathya Khadijah Laleno Fatmawati Felis May Safitri Fitri Amalia Fitria Alda Safira Fitriani, Astrida Fransiska Oktaviani Friska Nur Anggreini, Nola Giyaningtyas, Ika Juita Guntari Prasetya Hana Najla Hanna Nurul Irbah Hasan, Laila Azmila Hendrita, Noni Hilmayasari, Rizma Ice Yulia Wardhani Indah Ambarwati Iraningrum Indana Zulva Nikmah Indriani Indriani Intannia Ani Sagita Jelytha Renova Siringoringo Jihan Julianti, Ade Joelita Tri Hardani Khalisah Amalia Khasanah, Widya Nur Kutianti, Ajeng Ayu Lala Laras Andika Lestari, Prita Marta, Adista Fitria Maulani, Zulviana Nurahma Muhammad Fathan Muhhammad Ricky Mustikasari Nada Sari Nazhifah, Hana Najla Ni'mah Amran, Seylin Nurfadilah, Adzqya Rizqi Nurmalita, Delia Pardede, Lisbeth Prasetiyani, Denissa Safara Prasetyo, Muhammad Ricky Puspitasari, Elisa Putri Kharisma, Cut Nophyalin Putri, Ameliya Sarwani Putri, Hanifia Susantrisna Rafifah, Zalfa Kamila Ramdhania, Desti Ratna Purnamasari Risdhana, Sillvy Robiatul Adawiyah Rohayati Rohayati Rohayati, Rohayati Rohmawati Rohmawati Salsabilla, Putri Sernovita, Lasmaria Setyanti, Shinta Dewi Shabrrina, Sitti Noer Siti Meira Siti Nurlaela Siti Syakira Sunari, Tia Bella Veranita, Aprilia Veranita, Aprillia Verdyan, Nesya Pradini Vina Farida, Reica Vinna Widyanti Wasliyah, Dina Nopita Wicaksana, Ridha Annisa Wijaya, Darsita Wulan Sari, Wulan Yulianti Yulianti Zul Pratywie, Sovy