Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Meta Analisis Efektivitas Model Problem Based Learning dan Problem Posing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Pada Pembelajaran Matematika Jaya Yanti Nur Istiqomah; Endang Indarini
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.553

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui komparasi model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Posing terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Meta Analisis. Data analisis didapatkan melalui jurnal online di google Cendekia. Kemudian dilakukan penyeleksian dari beberapa artikel, setelah dilakukan penyeleksian ditetapkan sampel sebanyak 20 artikel untuk dianalisis. Agar dapat diketahui perbedaan pengaruh antara model Problem Based Learning dan Problem Posing maka dilakukan melalui uji Ancova. Hasil dari uji Effect Size dengan model Problem Based Learning dan Problem Posing melalui Partial Eta Squared dengan jumlah 0,789 dengan nilai Sig. sebesar 0,000. Hasil uji tersebut mampu memberikan pengaruh tergolong efek besar terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa sekolahb dasar. Dilihat dari hasil uji Ancova yang dilakukan pada 20 artikel terhadap model pembelajaran Problem Based Learning dengan jumlah rata-rata skor posstest sebesar 74,3620. Sedangkan model pembelajaran Problem Posing terdapat rata-rata skor posstest sebesar 76,2580, Hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Posing terhitung lebih efektif dibandingkan model pembelajaran Problem Based Learning.
Meta Analisis Efektivitas Model Pembelajaran Problem Solving dan Problem Posing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa Sekolah Dasar Ericha Windhiyana Pratiwi; Endang Indarini
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.854

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui perbedaan komparasi efektivitas model pembelajaran Problem Solving dan Problem Posing terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa Sekolah Dasar dengan menggunakan Meta-analisis. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam penelitian ini yaitu menentukan masalah. Langkah kedua pencarian data jurnal penelitian diinternet melalui Google Cendekia. Setelah selesai pencarian data, maka peneliti memperoleh 20 jurnal yang sesuai. Langkah ketiga menganalisis data penelitian untuk memperoleh hasil dan kesimpulan yang kuat, dan langkah keempat atau terakhir yaitu laporan hasil penelitian dengan menyampaikan bagian-bagian penting dari hasil penelitian yang telah diperoleh. Hasil Perbandingan model pembelajaran Problem Solving menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 17,43%, sedangkan model pembelajaran Problem Posing sebesar 26,42%. Uji prasyarat dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji linear. Dengan melakukan uji normalitas menggunakan teknik Shapiro-Wilk menunjukkan jika nilai signifikansi > 0,05. Uji homogenitas pretest menunjukkan Sig. sebesar 0,616 > 0,05 sedangkam pada posttest menunjukkan Sig. sebesar 0,258 > 0,05. Nilai signifikansi pada uji linearitas kedua model pembelajaran > 0,05. Uji Ancova dengan menggunakan Univariate menunjukkan bahwa nilai Sig. sebesar 0,002 < 0,05 maka artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan dari hasil yang diperoleh membuktikan jika terdapat perbedaan yang signifikan. Selanjutnya pada uji Effect Size yang menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Solving dan Problem Posing memberikan pengaruh tergolong sedang dalam kemampuan berpikir kritis matematika.
Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning dengan Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa di Sekolah Dasar Maula Hanifah; Endang Indarini
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1261

Abstract

Kurikulum 2013 diharapkan bisa meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dari ranah pengetahuan, ketrampilan dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan Efektifitas Model pembelajaran Discovery Learning dengan Model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah pada muatan pelajaran Tematik siswa kelas IV Sekolah Dasar. Riset yang akan digunakan merupakan riset Eksperimen kuasi ataupun riset eksperimen semu. Subjek pada penelitian ini adalah kelas IV. Desain riset yang digunakan The Static Group Pretes- Posttest Design ataupun desain Pratest- Pascatest Kelompok Statis. Hasil yang diperoleh menujukkan data berdistribusi normal dan homogen. Kemudian t hitung > t tabel menunjukkan hasil 3,368 > 2,016 dan signifikansi (2-tailed) sebesar 0,002, karena nilai Sig (2-tailed) tidak lebih besar 0,05 (0.002
Meta Analisis Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Matematika Siswa di Sekolah Dasar Fadila Nawang Utami; Endang Indarini
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pendekatan Matematika Realistik dari berbagai penelitian eksperimen yang dipublikasikan terhadap kemampuan berpikir kritis pada matematika siswa Sekolah Dasar. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian meta analisis. Langkah pertama yang dilakukan pada penelitian ini yaitu merumuskan masalah langkah kedua mencari hasil penelitian jurnal online melalui Google Cendekia. Langkah ketiga menganalisis data penelitian dan langkah terakhir laporan hasil penelitian. Sesuai dengan pencarian data, peneliti menemukan 10 jurnal yang sesuai. Pendekatan Matematika Realistik memperlihatkan rata-rata hasil pretest dan posttest mengalami peningkatan sebesar 31,5%. Uji prasyarat dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji linearitas dapat memperlihatkan bahwa Pendekatan Matematika Realistik dapat berdistribusi normal, homogen dan linear. Uji normalitas dengan menggunakan teknik Shapiro-Wilk memperlihatkan bahwa nilai Sig. >0,05. Uji homogenitas data pretest dan posttest sebesar 0,103 > 0,05. Uji linearitas menunjukkan nilai Sig. >0,05. Uji Ancova menggunakan Univariate menunjukkan nilai Sig. 0,047 < 0,05 yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Pada uji effect size yang memperlihatkan bahawa Pendekatan Matematika Realistik memberikan pengaruh tergolong sedang pada peningkatan kemampuan berpikir kritis matematika siswa SD.
Komparasi Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Problem Solving terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar Tantri Febriana; Endang Indarini
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komparasi pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas 4 SD.Penelitian ini termasuk penelitian Meta Analisis . uji normalitas dan uji homogenitas menunjukkan signifikan dan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). Dari Uji T menunjukkan t hitung > t tabel yaitu 2,900 > 3,615 dan signifikasinya 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha terima. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dan model pembelajaran Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kritis
Pengembangan Media Pembelajaran Bangun Ruang Berbasis Discovery Learning dengan Construct 2 dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Atik Herawati; Wahyudi Wahyudi; Endang Indarini
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 2 No 4 (2018): November 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v2i4.16157

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui media pembelajaran bangun ruang yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan media pembelajaran berdasarkan metode Discovery Learning dengan construct 2 dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika untuk siswa kelas V SD. Hasil penelitian ini memperoleh data evaluasi aplikasi game ahli media 67,6% dinyatakan Cukup Layak, uji ahli materi 87,2% dinyatakan Layak. Kepraktisan diperoleh dari evaluasi ahli desain pembelajaran (guru) 92,8% dinyatakan Layak dan respon siswa 95% dinyatakan Layak. Keefektifan aplikasi yang diperoleh dari ketuntasan pre-test dan post-test yaitu Sig. (2-tailed) sama dengan 0.000 atau kurang dari 0.50 dinyatakan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test
THE EFFECTIVENESS OF DISCOVERY LEARNING AND PROBLEM SOLVING LEARNING MODEL ON MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING SKILLS OF CLASS IV PRIMARY SCHOOL Yuniarti Kusumaningrum; Endang Indarini
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v4i2.7969

Abstract

This research conducted with the aim to determine differences in the effectiveness of the model of Discovery Learning and Problem Solving of problem-solving ability mathematics students of class IV primary school. The type of the research is quasi-experimental with the use of test prerequisites that consist of normality test and homogeneity. In this study, prerequisite test was conducted to determine normality and homogeinity. From the T test using Independent Samples Test showed t count > t table with value 7,113 > 2,007 with significance 0,000 < 0,05 that means Ho is rejected and Ha accepted. Based on the results obtained there are differences in the effectiveness of significant. The results of the test N-Gain there is an increase after the treatment is given in the experimental class using the model of Discovery Learning by 0.40 and the control class there is an increase after a given model Problem Solving of 0.16. Based on these results, it showed that the model of Discovery Learning is more effective when compared with the Problem Solving model to increase problem solving ability in mathematics of students of class IV primary school.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SD Danang Pamungkas; Wahyudi Wahyudi; Endang Indarini
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 3, No 6 (2019)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v3i6.7904

Abstract

This research and development aims to develop and test the validity, practicality, and effectiveness of comic-based modules in mathematics in elementary schools. The research method used is R&D with the ADDIE development model which consists of five stages, namely 1) analysis, 2) design, 3) development, 4) implementation and 5) evaluation ). Product validity was obtained from expert testing with expert validation instruments. The practicality of the product in the form of comic media was obtained through limited trials with a questionnaire instrument. The effectiveness is obtained through one class trial with one group pretest-posttest design then the results are tested using Paired SamplesvT Test. The result of this research is that the comic-based media module generally improves the ability to solve mathematical problems in the classroom material of five elementary school students. Learning media are declared valid based on the test of media experts, material experts and learning experts. Learning media are declared practical based on the results of the questionnaire responses of teachers and students. Learning media are declared effective based on the results of students' Paired SamplesvT Test pretest-posttest.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS 4 SD DALAM PELAJARAN MATEMATIKA Sisnanto Sisnanto; Wahyudi Wahyudi; Endang Indarini
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 3, No 4 (2019)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v3i4.7538

Abstract

This study aims to determine the differences in the effectiveness of the Problem Solving and Group Investigation learning models for the improvement of critical thinking in Mathematics IV grade elementary school students. The subjects of this study were SDN Dukuh 05 with 21 students as the experimental class I and SDN Dukuh 02 with 30 students as experiments II. This type of research uses quasi-experimental. Before doing the research, a prerequisite test was conducted. The prerequisite test in this study shows that both experimental classes are homogeneous and normally distributed. The Independent Sample Test t test shows t count> t table which is 3.970> 3.1824 and significant with 0,000 <0.05 which means H0 is rejected and Ha is accepted. For the N-Gain score analysis that there is an increase after applying the Problem Solving model of 0.47, while after applying the Group Investigation model it is 0.36. This shows that there is a significant difference in effectiveness. And it can be concluded that the Problem Solving learning model is more effective than the Group Investigation learning model for improving critical thinking skills of fourth grade students.
Meta Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Nanda Muftia Dewi; Muhammad Abdul Aziz; Endang Indarini
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.504 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5161

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis besar pengaruh model Discovery Learning dari berbagai penelitian eksperimen yang diambil dari berbagai jurnal yang di publikasikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Metode penilitian dalam penulisan ini adalah jenis penilitian meta-analisis. Penilitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, meringkas, menelaah data penelitian yang sudah dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Untuk memilih populasi jurnal dengan mencari jurnal online pada Google Scholar. Kata kunci yang dipakai adalah “Discovery Learning” dan “Berpikir Kritis”. Dari output pencarian istilah kunci tadi memperoleh 10 artikel. Berdasarkan hasil uji effect size menggunakan uji Ancova, output yang tercantum dalam kolom Corrected Model yang diketahui Partial Eta Squared sebesar 0,489 dengan nilai Sig. sebesar 0,024. Hal ini menunjukkan bahwa 0,024 berada diantara 0,2 d ? 0,5. Berdasarkan dari hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Discovery Learning memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini terlihat dari hasil pretest dan posstest yang mempunyai selisih rata-rata sebesar 18. Dari hasil tersebut didapatkan bahwa Model Discovery Learning ditetapkan berpengaruh sedang terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis.