Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Meta Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Pembelajaran Matematika Di Sekolah Dasar Efrianus Ruli; Endang Indarini
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.077 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5203

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran matematika di sekolah dasar dengan metode meta analisis. Penelitian ini digunakan metode berupa meta analisis. Populasi penelitian yaitu berupa artikel ilmiah yang telah dipublikasikan pada jurnal berskala nasional tentang digunakannya model Problem Based Learning yang telah dilakukan penerbitan 10 tahun terakhir. Sampel yang digunakan berupa artikel ilmiah Problem Based Learning terhadap kemampuan siswa dalam berpikir kritis pada pembelajaran matematika. Penelitian ini memperoleh nilai pretest dan posttest memiliki selisih rerata sebesar 19,29%. Perolehan uji normalitas nilai signifikansi 0,200 > 0,05 yang berarti terdistribusi normal. Hasil homogenitas didapatkan nilai signifikansi yaitu 0,246 > 0,05 menunjukkan variasi yang sama. Hasil linieritas skor pretest dan posttest model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan siswa dalam berpikir kritis mendapatkan nilai signifikansi 0.950 > 0,05 yang dapat diartikan mempunyai hubungan yang linear. Hasil dari uji Ancova telah dibuktikan bahwa f hitung > f tabel yaitu 7,376 > 3,554 dan signifikansi 0,001 < 0,05 berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan data yang telah didapatkan telah membuktikan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh besar pada kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Hasil Belajar Tematik Sekolah Dasar Azin Trihartoto; E. Indarini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v5i1.45547

Abstract

Kurangnya penelitian dan kajian hasil penelitian yang sudah ada bisa dirangkum dan diuji kembali keefektifan hasil penelitian dengan menggunakan metode meta-analisis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis seberapa besar pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dari penelitian eksperimen yang dipublikasikan berpengaruh terhadap hasil belajar pada pembelajaran tematik di sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian meta analisis. Populasi dan sampel penelitian ini diambil dari jurnal eksperimen yang berjumlah 10 artikel dengan topik pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan mencari beberapa artikel atau jurnal yang dipublikasikan secara online di google scholar/cendekia. Teknik analisis data adalah teknik analisis effect size dengan rumus yang digunakan adalah formula pengaruh dengan rumus eta kuadrat (ή2). Selanjutnya, untuk teknik analisis hasil pembelajaran dilakukan beberapa uji yang terdiri dari uji normalitas, homogenitas, dan linieritas, kemudian yang kedua uji Ancova, yang ketiga uji hipotesis, dan yang terakhir uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig. lebih kecil dari 0,05 (0,043<0,05) dan untuk t hitung > t tabel yaitu  4,761>2,306, maka dari nilai tersebut dapat membuktikan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Selanjutnya, untuk hasil analisis effect size pada kolom correct model yang diketahui partical eta squared sebesar 0,219 dengan nilai sig 0,043. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpullkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw memberikan pengaruh terhadap hasil belajar tematik siswa sekolah dasar.
Kajian Meta Analisis: Meningkatkan Hasil Belajar Siswa sekolah dasar Dengan Model Problem Based Learning Mitha Olivia; Dea Ananda; Endang Indarini
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.684 KB) | DOI: 10.56916/ejip.v1i3.130

Abstract

Education is a very important thing for humans which aims to humanize humans and make the abilities and qualities possessed by humans to be superior and advance the life of the nation. The purpose of this study is to determine whether the Problem Based Learning Model from several published meta-analytical studies can have an effect on improving the learning outcomes of elementary school students. This study uses a type of meta-analysis research. The results of the Effect Size test prove that the Problem Based Learning model has a small effect on improving the learning outcomes of elementary school students. In addition, the results of the Ancova Problem Based Learning model have an average value of 80,0800. So it can be concluded that the Problem Based Learning learning model is effective if applied in improving the learning outcomes of elementary school students.
Kajian Meta Analisis : Model Pembelajaran Problem Solving Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Matematika SD Pebriani Utari; Ursula Yula; Endang Indarini
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.462 KB) | DOI: 10.56916/ejip.v1i3.132

Abstract

Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat keberhasilan dalam mata pelajaran matematika adalah salah dalam pemilihan metode dan model pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian Meta Analisis yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Matematika Siswa Sekolah Dasar. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan nilai Pre-Test dan Post-Test sebesar 25,32. Uji normalitas yang dilakukan memperlihatkan hasil Sig. 0,200 > 0,05 yang artinya data berdistribusi normal. Kemudian Uji homogen dengan hasil Sig. 0,835 > 0,05 yang artinya data memiliki variasi sama atau homogen. Uji linearitas yang dilakukan memperlihatkan hasil Sig. 0,106 > 0,05 berarti skor Pretest dan Posttest Model Pembelajaran Problem Solving memiliki data yang linear. Uji anova menunjukan nilai Signifikansi sebesar 0,039 < 0,05 yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian tersebut menunjukan Effect Size model pembelajaran Problem Solving berpengaruh tergolong sedang dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada matematika sekolah dasar.
Penggunaan Media Pembelajaran Visual Video Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar: Sebuah Kajian Meta-analisis Eunike Steni Felianti; Herlin Lusiana Sae; Endang Indarini
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.454 KB) | DOI: 10.56916/ejip.v1i3.136

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan untuk membentuk sikap serta karakter melalui pengajaran yang baik dan mendidik. Peningkatan mutu Pendidikan pun kita telah dihadapkan dengan tantangan baru dimana dituntut untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan dan kemajuan teknologi yang ada. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana pengaruh media pembelajaran visual video terhadap peningkatan hasil belajar siswa SD. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis meta analisis. Hasil uji effect size menyatakan bahwa membuktikan bahwa media pembelajaran visual video tergolong memiliki pengaruh dalam meningkatkan hasil belajar siswa SD.Berdasarkan hasil uji ancova nilai rata-rata media pembelajaran visual video yaitu 88,280.Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran visual video efektif jika diterapkan dalam meningkatkan hasil belajar siswa SD Kata kunci: Meta analisis, Media Visual Video, Hasil Belajar, Siswa SD
Pengembangan Media POVIDTIF (Power Point Video Interaktif) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar Dwi Hastuti; Endang Indarini
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran yang sangat penting untuk dikembangkan dalam pembelajaran. Kurangnya pengembanga media pembelajaran inovatif di sekolah dapat berpengaruh terhadap pembelajaran dan kemampuan berfikir peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media POVIDTIF (Power Point Video Interaktif) untuk meningkatan kemampuan berfikir kritis pada pembelajaran tematik di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan memadukan langkah penelitian Sugiyono dan ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi materi memperoleh presentase sebesar 70,5%, validasi pembelajaran memperoleh presentase 80%, dan hasil validasi media memperoleh presentase 79,5%. Hasil Uji Coba Lapangan dapat diukur dari hasil Pretest dan Postest siswa. Hasil Pretes menunjukkan bahwa siswa dengan nilai tuntas  sebesar 19% atau sebanyak 5 siswa, sedangkan siswa dengan nilai tidak tuntas atau <75 sebesar 81% sebanyak 21 siswa. Berbeda dengan hasil Postest yang menunjukkan bahwa siswa yang tuntas dengan nilai  sebesar 81% sebanyak 21 siswa. Sedangkan siswa yang tidak tuntas dengan nilai <75 sebesar 19% sebanyak 5 siswa.
Meta-Analisis Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Visual Video terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa SD Eunike Steni Felianti; Herlin Lusiana Sae; Endang Indarini
Sultra Educational Journal Vol 2 No 2: Agustus (2022)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v2i2.245

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan untuk membentuk sikap serta karakter melalui pengajaran yang baik dan mendidik. Peningkatan mutu Pendidikan pun kita telah dihadapkan dengan tantangan baru dimana dituntut untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan dan kemajuan teknologi yang ada. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana pengaruh media pembelajaran visual video terhadap peningkatan hasil belajar siswa SD. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis meta analisis. Hasil uji effect size menyatakan bahwa membuktikan bahwa media pembelajaran visual video tergolong memiliki pengaruh dalam meningkatkan hasil belajar siswa SD.Berdasarkan hasil uji ancova nilai rata-rata media pembelajaran visual video yaitu 88,280.Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran visual video efektif jika diterapkan dalam meningkatkan hasil belajar siswa SD.
Pengembangan Modul Tematik untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Tema Makanan Sehat di Sekolah Dasar Jiana Riyantini; Endang Indarini
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.9193

Abstract

Penelitian ini menggunakan pengembangan Borg dan Gall yang dilakukan dengan tujuan, menganalisis kevalidan modul tematik tema 3 (makanan sehat) untuk siswa kelas V SD, menganalisis kepraktisan pengembangan modul tematik tema 3 untuk siswa kelas V SD, menganalisis keefektifan pengembangan modul tematik pada tema 3 terhadap kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul tematik dapat digunakan, dibuktikan dengan penilaian produk oleh ahli media menunjukkan hasil sangat valid (4,14), penilaian produk oleh ahli materi menunjukkan hasil valid (4,68) dan penilaian produk oleh ahli pembelajaran menunjukkan hasil sangat valid (4,61). Kemudian, tingkat kepraktisan bagi guru menunjukkan hasil sangat praktis (4,30), uji coba lapangan siswa praktis (0,98). Modul dinyatakan efektif terlihat peningkatan pemecahan masalah melalui pre-test dan post-test semula (63,28%) menjadi (84,26%). Selain itu, Uji Paired Sample T-Test berpasangan yang diturunkan dari hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa bahan ajar layak digunakan.
Pengembangan Bahan Ajar Buku Cerita Rakyat Dalam Pembelajaran Tematik Untuk Meningkatkan Literasi Siswa Di Sekolah Dasar Diyah Fatma Wulandari; Endang Indarini
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kevalidan, kepraktisan, dan kefektifan produk bahan ajar cerita rakyat “Asal Usul Desa Tengaran”. Menggunakan metode Pengembangan Research and Development, desain ADDIE yang terdiri dari 5: 1. Tahap Analisis; 2. Tahap desain; 3. Tahap pengembangan; 4. Tahap Implementasi; 5. Tahap Evaluasi. Analisis data: wawancara, angket validasi bahan ajaran Memperoleh nilai 4,2, materi 4,47, pembelajaran 4,5 jadi produk yang di kembangkan valid. Setelah produk di ujikan ke pakar di lakukan uji soal menggunakan IBM SPSS 24 for Windows. Soal valid kemudian di ujikan sebelum pembelajaran atau pretets, kemudian dilakukan pembelajaran menggunakan bahan ajar yang telah di kembangkan, setelah pembelajaran selesai diberikan tes atau posttest. Hasilnya di uji paired samples test menujukkan Sig (2-tailed) sama dengan 0.000 ? 0,05 atau evektifan. Angket repon guru memperoleh 4,73, siswa 4,41 jadi produk efektif.
Pengaruh Pendekatan Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Tematik Di Sekolah Dasar Ari Setiono; Endang Indarini
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9176

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning ditinjau dari kemampuan berpikir kritis siswa kelas 4 SD. Subjek penelitian ini adalah kelas eksperimen yang berjumlah 28 siswa dan kelas kontrol yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Instrumen penelitian ini menggunakan RPP model Problem Based Learning dan RPP model Konvensional serta instrument kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskripsi Kuantitatif sebagai uji persyarat, uji T dan N-Gain. Hasil Pengujian hipotesis, dengan Uji t-sig (2-tailed) diperoleh 0,000 < 0,05 dengan thitung 4,812 > ttabel 2,012 maka Ho ditolak yang berarti terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran tematik Hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen 1 menggunakan model Problem Based Learning dengan kondisi awal yaitu 64,67 meningkat menjadi 79,76 dengan kenaikan sebesar 15%. Hal ini menunjukan bahwa dengan model Problem Based Learning sangat berpengaruh ditinjau dari kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran tematik di Sekolah dasar.