Claim Missing Document
Check
Articles

META ANALISIS KEEFEKTIFAN INQUIRY BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PEMBELAJARAN TEMATIK SEKOLAH DASAR Adhi Susanto; Endang Indarini
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 7, No 1: Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.113 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v7i1.40662

Abstract

Critical thinking is one of the abilities that must be possessed by students. One of the preferred learning models in the implementation of the 2013 Curriculum is the inquiry learning model (Inquiry Based Learning). The purpose of this study was to test the effectiveness of the inquiry-based learning model in improving students' critical thinking skills from thematic learning in elementary schools in published experimental research using the meta-analysis method. The data analysis technique used is ancova test and effect size. The articles used were published in 2016-2021. The results of the analysis show that the significance value for the Inquiry Based Learning variable is 0.000. Because the value of Sig. < 0.05 then H_o is rejected. This shows that at the 95% confidence level it can be said that there is a linear relationship between Inquiry Based Learning and the critical thinking skills acquired by students. The results of the analysis using the random effect model show that there is a significant positive correlation between the application of the Inquiry-Based Learning model and critical thinking skills. Researchers suggest to complement the results of this study in improving students' critical thinking skills with other learning models in accordance with the latest process standards from the Ministry of Education and Culture.
Efektifitas Model Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (Nht) dan Teams Games Tournaments (TGT) terhadap Aspek Kognitif Hots Pembelajaran Matematika Siswa di Sekolah Dasar Haryana, Kukuh Sri; Indarini, Endang
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.445 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i12.1273

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keefektifan model pembelajaran Cooperative Nubered Head Together dan turnamen Team Games terhadap aspek kognitif Hots siswa kelas 4 SD. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Instrumen penelitian menggunakan model RPP tipe Nubered Head Together dan RPP tipe Team Games Tournament. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskripsi kuantitatif sebagai uji persyaratan, uji T dan N-Gain. Hasil pengujian hipotesis, dengan uji t-sing (2-Tailed) diperoleh 0,00 < 0,05 dengan thitung 1,688 > 1,250 maka Ho ditolak yang artinya ada perbedaan aspek kognitif hots dalam pembelajaran matematika. hal ini dapat dibuktikan dengan peningkatan kemampuan aspek cognitive hots siswa SD Negeri Regunung 01 dengan menggunakan model Nubered Head Together dengan kondisi awal dari 63,4 menjadi 74,2 dengan peningkatan sebesar 10%. Selain itu kemampuan aspek kognitif siswa kelas 4 SD Negeri Cukil 01 dengan model Team Games Tournament meningkat dengan kondisi awal 65,8 meningkat menjadi 76,5 dengan peningkatan 11%. Hal ini menunjukkan bahwa model Team Games Tournament lebih efektif dibandingkan model Nuberd Head Together ditinjau dari aspek kegemaran kognitif pembelajaran matematika.
Pengembangan Media Pembelajaran KODIOAKTIF (Komik Audio Interaktif) Menggunakan Model 3CM Untuk Peningkatan Literasi Siswa SD Theresia Delga Christiana; Endang Indarini
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13887

Abstract

Literacy activities are basic in the world of education, but Indonesia's current condition shows low interest in literacy, especially reading. PISA Data Analysis 2018 Indonesia is in the bottom 10 of the 79 participating countries. The ability of Indonesian students is below that of students in ASEAN countries. This study aims to increase elementary students' reading literacy interest using KODIOAKTIVF learning media (Komik Audio Interaktif) with the 3CM Center learning model. This research is a developmental study by combining the R&D development developed by Sukmadinata with the ASSURE development model. This research uses a type of quantitative research obtained through test questions given before and after the implementation of a limited trial and a type of qualitative research obtained through a student response questionnaire complete with criticism and suggestions. The results showed that the data processing of the Paired Sample T Test data obtained showed the Sig. (2-tailed) equals 0.000 < 0.05. This stated that the pretest was rejected, and there was a significant difference between learning outcomes in the pretest and posttest. As for the assessment of instructional media by the school principal, the results of teacher evaluations and student responses were sequentially 91.9%, 91.6%, and 94%. The research can be concluded from the results of the tests before and after the trials, and the results of the school's response, especially from students, that the KODIOAKTIV learning media (Komik Audio Interaktif) with the 3CM Center learning model can improve elementary school students' reading literacy. Keywords: Literacy, Learning Media, 3CM Center learning model, Audio Comics.
PENERAPAN MODEL VISUAL AUDITORY KINESTHETIC UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV Septi Arinta Dewi; Wahyudi .; Endang Indarini
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 9, No 1: June 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.974 KB) | DOI: 10.24114/jh.v9i1.10509

Abstract

Abstract : Implementation of Kinesthetic Visual Auditory Models To Increase Activity And Learning Outcomes of Class IV Mathematics. The purpose of this study to improve student learning outcomes on mathematics subjects apply Kinesthetic Visual Auditory learning model. The result of the research shows the activeness of 14 students on the initial condition there are 6 students who have low category with 40% percentage, while the amount is 7 percentage 50% while for high activity only 1 student percentage 7%. Cycle I low category 1 students percentage 7%, moderate 7 berpresentase 50% category I students percentage 7%, moderate 7 berpresentase 50% category increased 6 students presentase 40%. Cycle II looks active 3 students persentage 20%, high 11 persentage 80%. Student learning outcomes beyond the KKM 14 students initial conditions 4 students completing percentage 28%, 10 students completeness 72% unfinished average 52. Cycle I 5 students who complete percentage 36% unfinished 9 percentage 64% average 58. Cycle II 12 students completed with 86% percentage unfinished 2 percentage 14% on average increase 77. Keywords: Activity, Learning Outcomes, Math, VAK (Visual Auditory Kinesthetic)Abstrak : Penerapan Model Visual Auditory Kinesthetic Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Matematika Kelas IV. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran Visual Auditory Kinesthetic. Pada kondisi awal, 40% siswa memiliki keaktifan kategori rendah, ada 7 siswa yang memiliki kategori sedang dengan persentase 50% sedangkan untuk keaktifan yang tinggi hanya 1 siswa dengan persentase 7%. Siklus I kategori rendah ada 1 siswa dengan persentase 7%, kategori sedang 7 siswa dengan persentase 50%, sedangkan kategori tinggi ada 6 siswa dengan persentase 40%. Siklus II terlihat aktif kategori sedang 3 siswa dengan persentase 20%, tinggi 11 dengan persentase 80%. Hasil belajar siswa yang melampaui KKM 14 siswa kondisi awal 4 siswa yang tuntas persentase 29%, 10 siswa ketuntasan 72% tidak tuntas rata-rata 52. Siklus I ada 5 siswa yang tuntas dengan persentase 36% tidak tuntas 9 persentase 64% rata-rata 58. Siklus II berjumlah 12 siswa tuntas dengan persentase 86% tidak tuntas 2 persentase 14% rata-rata meningkatkan 77.Kata Kunci: Keaktifan, Hasil Belajar, Matematika, VAK ( Visual Auditory Kinesthetic)
PENERAPAN TTW (THINK, TALK, WRITE DENGAN RODA MATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD Indra Lesmana; Wahyudi Wahyudi; Endang Indarini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.888 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SD melalui penerapan TTW (Think, Talk, Write) dengan roda matika. Penelitian yang dilakukan berjenis penelitian tindakan kelas model Model Kemmis & Mc Taggart dengan tiga tahapan yaitu perencanaan, tindakan dan pengamatan, serta refleksi yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari tiga pertemuan. Perolehan data diperoleh dari instrumen berupa lembar observasi, rubrik penilaian kemampuan berpikir kritis dan tes. Subjek penelitian ini adalah kelas 4 SD Negeri Mangunsari 02 dengan jumlah 21 siswa. Teknis analisis data menggunakan teknik deskriptif komperatif antar siklus. Hasil penelitian menujukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari pra siklus, siklus 1, dan siklus 2. Pada pra siklus tingkat kemampuan berpikir kritis memiliki rata-rata 80%, 88% pada siklus 1, meningkat pada siklus 2 menjadi 100%.
Pengembangan Media Komik dengan Model Problem Posing untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Maulani Rizky Gumilang; Wahyudi Wahyudi; Endang Indarini
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 3 No 2 (2019): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.836 KB) | DOI: 10.31331/medivesveteran.v3i2.860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media komik dengan model problem posing pada mata pelajaran matematika di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D dengan model pengembangan ADDIE. Kevalidan produk diperoleh melalui uji pakar dengan instrumen validasi pakar. Kepraktisan produk diperoleh melalui uji coba terbatas dengan instrumen angket. Keefektifan diperoleh melalui uji coba satu kelas dengan one grup pretest-posttest design kemudian hasilnya diuji menggunakan Paired Samples T Test. Hasil dari penelitian ini adalah media komik dengan model problem posing untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Media pembelajaran dinyatakan valid berdasarkan hasil uji pakar media menunjukkan bahwa media komik termasuk kategori tinggi, pakar materi menilai media komik termasuk kategori tinggi, dan pakar pembelajaran menilai media komik termasuk kategori tinggi. Media pembelajaran dinyatakan praktis berdasarkan hasil angket respon siswa menunjukkan bahwa siswa dapat menggunakan media komik. Media pembelajaran juga dinyatakan efektif berdasarkan hasil Paired Samples T Test pretest-posttest menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar pada pretest dan posttest siswa. Kata kunci: pengembangan, komik, problem posing, kemampuan pemecahann masalah. ABSTRACT This study aims to develop and test the validity, practicality, and effectiveness of comic media with a problem-posing model on the subject of mathematics in elementary schools. The research method used was R&D with the ADDIE development model. The validity of the product was obtained through expert testing with expert validation instruments. The practicality of the product was obtained through limited trials using questionnaire instruments. Effectiveness was obtained through a one class trial with one group pretest-posttest design then the results were tested using the Paired Samples T Test. The results of this study are that comic media with problem-posing model improve mathematical problem-solving abilities. The learning media is declared valid based on the test results of media experts test showing that comic media is in the high category, material experts rate comic media as a high category, and learning experts rate comic media as a high category. Learning media are stated practical based on the results of the students’ response questionnaires indicating that students can use comic media. Learning media are also declared effective based on the results of the Paired Samples T Test pretest-posttest which shows that there are significant differences between the learning outcomes at the pretest and posttest of student. Keywords: development, comic, problem posing, problem solving ability
Efektivitas Model Discovery Learning (DL) dan Group Investigasi (GI) terhadap Hasil Belajar Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar Bertitus Oki Arnanda; Endang Indarini
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i7.2464

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa sekolah dasar berasal beberapa faktor eksternal adalah sekolah dan guru. Sekolah selalu terlibat dalam proses belajar mengajar. Berdasarkan hasil observasi di Gugus Tanggungharjo guru kurang bervariasi dalam penggunaan model pembelajaran. guru lebih keseringan menerapkan metode ceramah, Untuk hal itu akan membuat siswa cenderung pasif. Proses belajar di dalam juga akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Subyek penelitian ini adalah 30 siswa dari SD Negeri 3 Ngambakrejo dan 31 siswa dari SD Negeri Ngambakrejo 2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eskperimen dengan jenis penelitian menggunakan pola nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data penelitian adalah tes dan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif dengan program SPSS for windows versi 20. Serta uji analisis statistik pada penelitian ini terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, dan uji T atau uji beda rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji Paired Sample T-Tes nilai sig. 2 tailed 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan efektifitas model pembelajaran Discovery Learning dan Group Investigation terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik kelas 4. Serta rata-rata hasil posttest dari kelas eskperimen adalah 81,67 sedangkan di kelas eksperimen 2 hasil rata-rata skor posttest adalah 65,10. Perbedaan rata-rata dari kelas eksperimen dan kelas eksperimen 2 adalah 16,57.
Peningkatan Disiplin Guru SD Melalui Pelatihan Partisipatif Model In-On Slameto Slameto; Agustina Tyas Asri Hardini; Tego Prasetyo; Endang Indarini
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.jk.2018.v5.i1.p47-54

Abstract

This research is taken place to describe the punctual improvement of the teacher who’s participated in participatory training model using in-on and to determine the influence of teacher optimism and teacher's ability to give feedback, along with the contribution of each variable. This research was conducted based on the assessment of elementary school teachers who are participated in training for classroom action research preparation in KKG Gugus Joko Tingkir Salatiga, with 42 selected people randomly. Data for this research is quantitative. Data were collected through a self-rating scale of 21 items that proved to be valid and reliable. Data analysis using multiple linear regression with Stepwise Model. Based on the result of this research, it can be proved participatory training model effective in improving teacher’s punctual in teaching. There are 2 variables/predictors of teacher optimism and or together with their ability to provide feedback on teacher’s punctual in teaching. Teacher's optimism has an effect (positive and significant) on teacher’s punctual in teaching equal to 35.20%. Teacher’s optimism along with their ability to give feedback impact teacher’s punctual in teaching as much as 42.9%. Thus participatory training model should be applying learning principles that emphasize positive optimistic psychology, get used to working effectively with challenges, have the confidence to use innovative thinking in achieving success.
Model Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Konkrit Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Tariza Rosita Putri; Endang Indarini
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5336

Abstract

Latar belakang masalah pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Guru masih kesultan dalam menentukan strategi pembelajaran yang dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan berpikirnya. Sehingga tingkat keaktifan siswa masih rendah di dalam proses pembelajaran tematik yang berdampak pada hasil belajar siswa belum tuntas. Contextual Teaching and Learning dapat dijadikan solusi rendahnya kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik di Kelas V SD N Bringin 02. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri Bringin 02, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang tahun ajaran 2022/2023 dengan jumlah siswa sebanyak 24. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran CTL berbantuan media konkrit dapat meningkatkan kualitas pembelajar di kelas V SD Negeri Bringin 02. Pada tindakan I ketuntasan belajar siswa adalah 46% atau 11 siswa dengan nilai rata-rata 57,20 dan nilai maksimum 84 sedangkan nilai minimum 18 melihat hasil yang belum memuaskan maka dilakukan tindakan II. Pada tindakan II ketuntasan belajar siswa mencapai 83% atau 20 siswa yang nilai rata-rata meningkat menjadi 77,83 dan nilai maksimum meningkat menjadi 100 sedangkan dan nilai minimum menjadi 48, dengan ini syarat keberhasilan penelitian 80 %. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran  Contxtual Teaching and Learning berbantuan media konkrit dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
Komparasi Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Problem Solving terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar Febriana, Tantri; Indarini, Endang
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komparasi pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas 4 SD.Penelitian ini termasuk penelitian Meta Analisis . uji normalitas dan uji homogenitas menunjukkan signifikan dan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). Dari Uji T menunjukkan t hitung > t tabel yaitu 2,900 > 3,615 dan signifikasinya 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha terima. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dan model pembelajaran Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kritis
Co-Authors Adhi Susanto Ajeng Ayu Widiastuti Ajeng Ayu Widiastuti Andhika, Andhika Kurniawan Andrimeta Pramudewayanti Ari Setiono Ariefyani, Riska Agusta Aryani, Mitha Asworojati, Dhea Pratiwi Atik Herawati Azin Trihartoto Bertitus Oki Arnanda Danang Pamungkas Dea Ananda Devi, Vivin Putri Dewi Nurkhasanah Dewi, Septi Arinta Dianti, Putri Diyah Fatma Wulandari Dwi Hastuti Efrianus Ruli Elisabeth Lanny Wijayaningsih Elma Wijayanti Ericha Windhiyana Pratiwi Eryani, Salwa A Eunike Milasari Listyaningrum Eunike Steni Felianti Fadila Nawang Utami Febriana, Tantri Galuh Helen Handayani, Dyah Putri Hanifah, Maula Haryana, Kukuh Sri Herlin Lusiana Sae Hermawan, Irvan Indra Lesmana Indra Lesmana Jaya Yanti Nur Istiqomah Jiana Riyantini Koko Jatamora K. Manao Kristanti, Anna Kristiyani, Rosi Juniartika Kriswandani Kusumaningrum, Yuniarti Laesa Ayun Lanny Wijayaningsih Leniati, Bunga Lidiani, Sherly Amelia Linda Kusumawati Maria Evangeli Onate Marisa Ambarwati Maula Hanifah Maulani Rizky Gumilang Mille Nove Millenium Millenium, Mille Nove Mitha Olivia Muhammad Abdul Aziz Nanda Muftia Dewi Nindya Intan Marviana Noval Saputra, Rizky Pebriani Utari Pohan, Talita BR Pratiwi, Ericha Windhiyana Purwoko, Agus Putri Dianti Rahmatika, Jawi Rahmawati, Alfa Alfi Ratnasari, Eka Riska Agusta Ariefyani Saptono, Bangun Sari, Chintia Wahyuni Puspita Septi Arinta Dewi Septiani, Amalia Sherly Amelia Lidiani Shinta Yuliana Pratiwi Sisnanto Sisnanto Slameto Slameto Supriadi Supriadi Tantri Febriana Tariza Rosita Putri Tego Prasetyo Theresia Delga Christiana Tika Evi Tri Sadono Trivena Dyah Wijayanti Ursula Yula Utami, Fadila Nawang Wahyudi Wahyudi . Wahyudi . Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Widyanto, Prasetyo Wulandari, Dwi Astuti Yuniarti Kusumaningrum