Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Shanan

EVALUASI IMPLEMENTASI PAK KELUARGA DI GKRI JEMAAT DIASPORA CAWANG JAKARTA TIMUR Nova Ritonga; Djoys A. Rantung
Jurnal Shanan Vol. 2 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.53 KB) | DOI: 10.33541/shanan.v2i2.1538

Abstract

PAK keluarga merupakan pendidikan yang sangat penting bagi seluruh anggota keluarga. Melalui PAK keluarga, seluruh anggota keluarga dapat mengenal dan memahami Allah yang disembah dan memampukan seluruh keluarga hidup sesuai dengan firman Allah serta dapat menjadi teladan bagi sesama. PAK keluarga tidak lepas dari peran orang tua sebagai pribadi yang diberi tanggung jawab oleh Allah dalam mengupayakannya, selain orang tua seluruh anggota keluarga juga memiliki peran yang sangat penting. Untuk itu dibutuhkan komitmen dari seluruh keluarga sehingga PAK keluarga dapat terwujud. PAK keluarga yang telah diimplementasikan perlu dievaluasi secara berkala untuk mengetahui proses dan manfaat implementasi PAK itu sendiri. Evaluasi dilakukan mencakup unsur-unsur PAK keluarga, seperti: pengajar, peserta didik, kurikulum, metode, sarana, lingkungan, dan pendanaan.Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap implementasi Pendidikan Agama Kristen (PAK) keluarga di GKRI Jemaat Diaspora Cawang.Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan evaluasi. Model evaluasi yang digunakan adalah model CIPP (context, input, process, dan product). Sampel ditetapkan menggunakan model sampel bertujuan (purposive sampling). Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 keluarga yang terdiri orang tua dan anak. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, sedangkan teknik analisis data menggunakan model deskripsi analitis.Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa pemahaman keluarga tentang PAK keluarga sudah memadai. Evaluasi konteks (contect) dihasilkan bahwa pemahaman dan penguasaan orang tua tentang landasan PAK keluarga pada kategori kurang baik, pemenuhan kebutuhan PAK keluarga bagi anak pada kategori baik. Evaluasi masukan (input) ketersediaan pendidik dan peserta didik pada kategori sangat baik (100%), sarana yang digunakan cukup memadai, orang tua mengetahui berbagai strategi PAK keluarga, perencanaan dana dalam kategori sangat tidak baik.Evaluasi proses (process) implementasi PAK keluarga berada pada kategori baik, belum memiliki dan menggunakan kurikulum (buku), penggunaan bahan ajar masih minim. Strategi yang digunakan tergolong memadai, dan orang tua berperan dengan baik. Dari evaluasi hasil (product) ditemukan bahwa keluarga memperoleh hasil yang baik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa keluarga belum memahami pentingnya evaluasi implementasi PAK keluarga.Kata kunci: evaluasi, implementasi, Pendidikan Agama Kristen (PAK) keluarga.
TEOLOGI SEBAGAI LANDASAN BAGI GEREJA DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Nova Ritonga
Jurnal Shanan Vol. 4 No. 1 (2020): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.84 KB) | DOI: 10.33541/shanan.v4i1.1766

Abstract

AbstrakGereja adalah persekutuan orang kudus. Gereja memiliki tugas dan panggilan untuk melakukan pengajaran yang benar kepada orang percaya yang sesuai dengan ajaran Alkitab. Tugas pengajaran itu antara lain adalah Pendidikan Agama Kristen (PAK) gereja. Terkait dengan tugas tersebut, harus dilakukan secara terus-menerus agar dapat menjawab kebutuhan orang percaya. Agar relevan, gereja perlu melakukan pengembangan mengingat adanya pengaruh perkembangan zaman yang masuk ke dalam gereja. Selain itu, adanya perubahan perilaku dan gaya hidup yang ditunjukkan jemaat yang cenderung mengikuti perkembangan zaman. Di samping itu, gereja juga diperhadapkan dengan pengajaran-pengajaran yang menyimpang dari Alkitab dan dasar teologi yang benar. Dalam upaya melakukan pengembangan PAK, gereja tidak bisa dilepaskan dari teologi yang merupakan isi dari PAK itu sendiri. Pengajaran yang dilakukan di gereja berpusat pada Allah dan karya-karya-Nya. Untuk memahami itu, dibutuhkan teologi sebagai sarana untuk mempermudah menjelaskan apa yang menjadi kehendak Allah atas umat-Nya. Dengan menjadikan teologi sebagai landasan pengembangan PAK Alkitabiah, gereja akan bertumbuh menjadi gereja produktif yang menghasilkan jemaat yang dewasa dan mampu mengimplementasikan imannya di dalam kehidupannya sehari-hari. Artikel ini ditulis dengan metode kualitatif deskriptif melalui penelitian kepustkaan. Kesimpulan dari artikel ini adalah gereja perlu memahami bahwa PAK adalah tugas gereja yang sangat penting dan perlu terus dikembangkan. PAK adalah bagian dari upaya berteologi gereja, maka gereja harus mengembangkan PAK berdasarkan teologi dan teologi adalah landasan dalam pengembangan PAK di gereja.Kata Kunci: Pendidikan Agama Kristen, Teologi, Gereja
Implementasi Metode Problem Solving dalam Meningkatkan Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Nova Ritonga; Juliandes Leonardo Trisno Mone; Mathan Yunip; Yunardi Kristian Zega
Jurnal Shanan Vol. 5 No. 1 (2021): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.799 KB) | DOI: 10.33541/shanan.v5i1.2622

Abstract

Today's learning has used a student-centered learning model. In this learning, the teacher uses various learning methods which are certainly more interesting and involve students directly. This learning system is in accordance with the education standards and curriculum in 2013. Although the 2013 curriculum has implemented student-centered learning, until now there are still teachers including Christian religious education teachers who still use conventional methods (lectures) which cause the learning process is less interesting and tedious. Therefore, a breakthrough is needed that can improve Christian religious education learning in schools. Thus, the purpose of this study is to describe the implementation of problem solving methods in improving the learning process of Christian religious education in schools. The method used in this research is literature study with literature review using books, journals, dictionaries, and other sources to describe the implementation of problem solving methods in Christian religious education learning. The result of this research is that the implementation of problem solving methods can improve Christian religious education learning in schools because students are actively involved in the learning process.