Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : MBIA

Knowledge Management Untuk Menciptakan Daya Saing Bisnis Keluarga Pada Pengelolaan Bisnis Kuliner di Kota Palembang Trisninawati Trisninawati; Dina Mellita
MBIA Vol 19 No 1 (2020): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.935 KB) | DOI: 10.33557/mbia.v19i1.864

Abstract

The culinary business in the city of Palembang is one of the family businesses that has been passed down for generations, the culinary business in recent years can create growth opportunities for employment and increase the ability of human resources. Management of many family businesses is controlled and operated by one member or several families and many family businesses have non-family members as employees. This study aims to determine the role of knowledge management in creating human resources who are ready to compete in the culinary industry in the city of Palembang. by analyzing the factors that must be considered such as the next generation development factors, information technology, and business development. This research uses a qualitative approach through in-depth interviews and direct observation. The results of this study indicate that the culinary business in the family business is still carried out traditionally the application of technology is still limited so the need for the role of knowledge management in order to be able to identify knowledge can realize competitiveness and sustainability as a benchmark for the success of the family business especially the culinary business in the city of Palembang Abstrak Bisnis kuliner di kota Palembang merupakan salah satu bisnis keluarga yang sudah turun temurun, bisnis kuliner tersebut dalam beberapa tahun ini dapat menciptakan peluang pertumbuhan bagi lapangan kerja dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia. Manajemen bisnis keluarga banyak dikendalikan dan dioperasikan oleh satu anggota atau beberapa keluarga dan banyak bisnis keluarga memiliki anggota non keluarga sebagai karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran knowledge management dalam menciptakan sumber daya manusia yang siap untuk berdaya saing pada industri kuliner di kota Palembang. dengan menganalisis faktor- faktor yang harus diperhatikan seperti faktor pengembangan generasi penerus, teknologi informasi,dan pengembangan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bisnis kuliner dalam bisnis keluarga masih dilakukan tradisional penerapan teknologi masih terbatas sehingga perlu adanya peran knowledge management agar mampu mengidentifikasi pengetahuan dapat mewujudkan daya saing dan berkelanjutan sebagai tolak ukur keberhasilan bisnis keluarga khususnya bisnis kuliner di kota Palembang.
Model Lewin Dalam Manajemen Perubahan Teori Klasik Menghadapi Disrupsi Dalam Lingkungan Bisnis Dina Mellita; Efan Elpanso
MBIA Vol 19 No 2 (2020): MBIA
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/mbia.v19i2.989

Abstract

At present, the business environment is entering its third decade in the 21st century. Business today is more modern and dynamic and is colored by various disruption. Disruption, in this case, is the disruption of technology, politics, economy, and social culture. In the management of organizational change, Lewin's model is known as a classical theory and as a guide for organizations to implement, manage, and evaluate change. This study aims to identify whether Lewin's model which is considered a classic is still adaptive for use in a business environment that is recruited. By using conceptual research methods it is known that the three stages of Lewin put forward the individual or human as the root of change through the identification of the driving factors and drivers of change. In this model, the leadership style is more oriented to involvement, commitment, and support, and orientation to sharing knowledge for the success of the change process in the organization. With these factors in Lewin's stage, changes as a result of the disruption in the business environment in the organization will be effective. Abstrak Pada saat ini lingkungan bisnis memasuki dasawarsa ketiga dalam abad 21. Bisnis pada saat ini lebih modern dan dinamis dan diwarnai oleh berbagai disrupsi. Disrupsi dalam hal ini adalah disrupsi teknologi, politik, ekonomi dan sosial budaya. Dalam manajemen perubahan organisasi, Model Lewin dikenal sebagai teori klasik dan sebagai pedoman bagi organisasi untuk mengimplementasikan, mengelola dan mengevaluasi perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah Model Lewin yang dianggap klasik tersebut masih adaptif untuk digunakan dalam lingkungan bisnis yang disrutif. Dengan menggunakan metode penelitian konseptual diketahui bahwa tiga tahapan Lewin mengedepankan individu atau manusia sebagai akar dari perubahan melalui identifikasi faktor pendorong dan penggerak perubahan. Dalam model ini juga mengedepankan gaya kepemimpinan lebih berorientasi pada keterlibatan, komitmen dan dukungan serta orientasi berbagi pengetahuan untuk keberhasilan proses perubahan dalam organisasi. Dengan faktor-faktor tersebut dalam tahapan Lewin, perubahan sebagai akibat dari adanya disrupsi pada lingkungan bisnis pada organisasi akan berjalan efektif. Kata kunci: Proses Perubahan, Refreezing, Gaya Kepemimpinan
Keterkaitan Antara Kebiasaan Mencuci Tangan, Pengurangan Kemiskinan dan Angka Harapan Hidup: Sari Lestari Zainal Ridho; Dina Mellita; Ade Wirman Syafei
MBIA Vol 20 No 1 (2021): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/mbia.v20i1.1296

Abstract

The purpose of this study was to assess the impact of handwashing on poverty reduction and life expectancy. The Covid-19 pandemic, which is ongoing and has not yet ended after more than a year in Indonesia, reminds us of the importance of maintaining health, especially through simple methods, namely washing hands frequently. Referring to previous research, health is an important factor that affects many things, including life expectancy and poverty. The existence of the Covid-19 pandemic seems to be an alarm that reminds us of the importance of getting used to washing hands frequently in an effort to maintain health. Therefore, this research is deemed necessary to use data from provinces in Indonesia. The relationship between handwashing habits and their effect on life expectancy and poverty reduction is also influenced by other interconnected variables, therefore data processing is carried out using the Simultaneous Equation Model analysis technique, as an effort to jointly examine the variables suspected to be the impact interrelated from this research. The results of this study indicate that the habit of washing hands in various provinces in Indonesia has a significant effect on life expectancy and poverty, so it needs to be continued and requires supportive policies, for example in the form of increasing awareness to stay healthy, stay save with more stay at home. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah menkaji dampak kebiasaan mencuci tangan terhadap pengurangan kemiskinan dan angka harapan hidup. Pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung dan belum kunjung usai setelah lebih setahun lamanya di Indonesia, mengingatkan kita pentingnya menjaga kesehatan, terutama melalui cara sederhana yaitu melakukan aktivitas sering mencuci tangan. Mengacu paada penelitian terdahulu kesehatan merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap banyak hal, diantaranya angka harapan hidup dan kemiskinan. Keberadaan pandemi Covid-19 seolah menjadi alarm yang mengingatkan kita pentingnya untuk membiasakan sering mencuci tangan sebagai upaya menjaga kesehatan. karena itu penelitian ini dirasa perlu untuk dilakukan dengan menggunakan data dari provinsi-provinsi yang ada di Indonesia. keterkaitan kebiasaan mencuci tangan dan pengaruhnya terhadap angka harapan hidup dan pengurangan kemiskinan juga dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang saling terhubung, karena itu pengolahan data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis Simultan Equation Model, sebagai upaya menelaah secara bersama sama variabel variabel yang diduga merupakan dampak yang saling berkaitan dari penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebiasaan mencuci tangan di berbagai provinsi di Indonesia memiliki pengaruh signifikan terhadap kemiskinan dan usia harapan hidup, sehingga perlu dilanjutkan dan memerlukan kebijakan yang mendukung, misalnya berupa peningkatan kesadaran untuk stay health, stay save dengan lebih banyak stay at home. Kata kunci: Kebiasaan Mencuci Tangan, Kemiskinan, Angka Harapan Hidup, Covid-19
Pemanfaatan Platform Ekonomi Secara Digital Terhadap Kinerja UMKM Di Kota Palembang Selama Masa Pandemi Covid-19 Dina Mellita; Andrian Noviardy
MBIA Vol 20 No 3 (2021): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/mbia.v20i3.1617

Abstract

This study aims to identify the effect of using a digital economic platform on the performance of SMEs in Palembang City. The existence of the Covid 19 Pandemic that has taken place since the beginning of 2020 has encouraged the acceleration of the digital economy in the form of a digitalization process in a wider scope such as work, consumption, social relations, and the use of time by the community. Consumption patterns that were previously carried out by the public physically, are now switching online and digitally. SMEs that are targeted in this research are culinary SMEs in the city of Palembang. The selection of culinary SMEs was carried out because of the rapid growth of culinary SMEs in the city of Palembang. This study will identify the influence of SMEs that utilize digital platforms on performance during the pandemic. The digital economy platform is measured through the digital platform capability variable, while the performance of SMEs is through the sales of SMEs during the pandemic. Then in looking at these variables, there is the ability of the network as a mediating variable and the age of SMEs and the size of SMEs as control variables. The results showed that platform capability had a significant effect on the performance variable of SMEs with a 95% confidence level. Likewise with network capabilities as a mediating variable between Platform capabilities and performance. Thus, it can be said that during the Covid-19 pandemic, Platform Capability will improve the performance of SMEs by increasing the network capabilities or network capabilities of these SMEs. Kata Kunci : Economics Platform, Digital Platform, Platform Capability, Network Capability, SMEs Performance Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pemanfaatan platform ekonomi secara digital terhadap kinerja UMKM di Kota Palembang. Adanya Pandemi Covid 19 yang berlangsung sejak awal tahun 2020 mendorong akselerasi ekonomi digital berupa proses digitalisasi dalam ruang lingkup yang lebih luas seperti pekerjaan, konsumsi, hubungan social ataupun pemanfaatan waktu senggang oleh masyarakat. Pola konsumsi yang sebelumnya dilakukan oleh masyarakat secara fisik, kini beralih secara online dan digital. UMKM yang menjadi sasaran dalam penelitian ini adalah UMKM kuliner yang berada di Kota Palembang. Pemilihan UMKM kuliner dilakukan dikarenakan pesatnya pertumbuhan UMKM kuliner yang ada di Kota Palembang. Dalam penelitian ini akan diidentifikasi pengaruh UMKM yang memanfaatkan platform digital terhadap kinerja usahanya selama pandemic berlangsung. Platform ekonomi digital diukur melalui variable kemampuan platform digital sedangkan kinerja UMKM diukur melalui hasil penjualan UMKM selama pandemic. Kemudian dalam melihat hubungan variable-variabel tersebut terdappat kemampuan jaringan sebagai variable mediasi serta usia UMKM dan ukuran UMKM sebagai variable control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Platform capability berpengaruh secara signifikan terhadap variable kinerja UMKM dengan tingkat kepercayaan 95%. Begitu dengan network capability sebagai variable mediasi antara Platform capability dan kinerja. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa selama pandemic Covid-19 Platform Capability akan meningkatkan kinerja UMKM dengan meningkatkan kapabilitas kemampuan jaringan atau network capability dari UMKM tersebut. Kata Kunci : Platform Ekonomi, Platform Digital, Platform Capability, Network Capability, Kinerja UMKM
Analisis Tingkat Technostress Tenaga Kerja Sektor Perbankan Di Kota Palembang Selama Pandemi Covid-19 Dina Mellita; Bahi Achmad Syafi Rizqullah
MBIA Vol 21 No 3 (2022): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/mbia.v21i3.1985

Abstract

The purpose of this study was to determine Technostress in the banking sector workforce in Palembang City. This research uses a quantitative descriptive study design, in which researchers describe the level of technostress among banking workers as a result of the use of information technology and digitalization during the pandemic. The level of technostress is identified through the variables Techno-Overload, Techno-Invasion, Techno-Complexity, Techno-Insecurity and Techno-Uncertainty. Based on the results of the research and analysis, it can be concluded that the levels of technostress experienced by banking sector workers in Palembang during the pandemic were in the medium and high categories. Based on the results of interviews, stress levels were in both the medium and high categories experienced by young people (24-29 years and 35-39 years). By identifying the level of technostress based on gender, it is known that both in the medium and high categories the level of stress as a result of using technology is experienced more by women both in the Techno-Overload, Techno-Invasion, Techno-Complexity, Techno-Insecurity and Techno-Uncertainty variables. Based on the status of the place of work, the highest distribution at the technostress level was experienced by respondents who worked in state-owned banks Keywords: Technostress, Techno-Overload, Techno-Invasion, Techno-Complexity, Techno-Insecurity and Techno-Uncertainty Abstrak Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui Technostress pada tenaga kerja sektor perbankan di Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan rancangan studi deskriptif kuantitatif, dimana peneliti melakukan deskripsi tingkat technostress di kalangan pekerja perbankan sebagai akibat penggunaan teknologi informasi dan digitalisasi selama pandemic berlangsung. Tingkat technostress diidentifikasi melalaui variable-variabel Techo-Overload, Techno-Invasion, Techno-Complexity, Techno-Insecurity dan Techno-Uncertainty. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, dapat disimpulkan bahwa ingkat technostress yang dialami para pekerja sektor perbankan di Kota Palembang selama pandemic berada pada kategori sedang dan tinggi. Berdasarkan hasil wawancara, tingkat stress berada pada baik pada kategori sedang dan tinggi dialami oleh usia muda (24-29 tahun dan 35-39 tahun). Melalui identifikasi tingkat technostress berdasarkan gender, diketahui bahwa baik pada kategori sedang dan tinggi tingkat stress sebagai akibat penggunaan teknologi lebih banyak dialami oleh perempuan baik pada variable Techno-Overload, Techno-Invasion, Techno-Complexity, Techno-Insecurity dan Techno-Uncertainty. Berdasarkan status tempat pekerjaan, distribusi tertinggi pada tingkat technostress dialami oleh responden yang bekerja pada perbankan milik pemerintah Kata Kunci: Technostress, Techno-Overload, Techno-Invasion, Techno-Complexity, Techno-Insecurity and Techno-Uncertainty
Pengaruh Program Budaya Organisasi, Kepemimpinan Situasional Dan Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Pekerja Perkebunan Irwan Septayuda; Dina Mellita; Andari Karina Trisiana
MBIA Vol 22 No 2 (2023): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/mbia.v22i2.2550

Abstract

This study aimed to determine the influence of the Organizational Culture Program, Situational Leadership and Organizational Communication on the Performance of Plantation Workers in the Mill Division at PT. Hindoli - Cargill Company. The sample in this study were workers in the mill division of PT Hindoli-Cargill Company, with 119 respondents. The sampling technique uses the quota sampling method. This study uses a quantitative approach using a Likert scale. The analysis technique used is multiple linear regression. Test the hypothesis for research variables with a partial effect using the T-test, while research variables with a simultaneous influence use the F-test. Data processing uses the SPSS V.20 program to produce a regression equation Y = 3.623 + 0.155X1 + 0.164X2 +0.031X3. The results of this study are the Organizational Culture Program, Situational Leadership, and Organizational Communication have a positive and significant effect on the performance of workers at PT Hindoli-Cargill Company, indicated by the Fcount value of 5.704 > Ftable 2.68 with a significant level of 0.001. Keywords: Organizational Culture, Situational Leadership, Organizational Communication, Performance Abstrak Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Program Budaya Organisasi, Kepemimpinan Situasional dan Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Pekerja Pekebunan Pada Divisi Mill di PT. Hindoli Cargill Company. Sampel dalam penelitian ini adalah pekerja divisi mill PT Hindoli Cargill Company sebanyak 119 responden. Teknik penarikan sampel menggunakan metode kuota sampling. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan menggunakan skala Likert. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Uji hipotesis untuk variabel-variabel penelitian yang memiliki pengaruh secara parsial menggunakan uji T sedangkan variabel-variabel penelitian yang memiliki pengaruh secara simultan menggunakan uji F. Pengolahan data menggunakan program SPSS V.20 dengan menghasilkan persamaan regresi Y = 3,623 + 0,155X1 + 0,164X2 + 0,031X3. Hasil penelitian ini adalah Program Budaya Organisasi, Kepemimpinan Situasional dan Komunikasi Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pekerja PT Hindoli a Cargill Company yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung 5,704 > Ftabel 2,68 dengan tingkat signifikan sebesar 0,001. Kata kunci: Budaya Organisasi , Kepemimpinan Situasional , Komunikasi Organisasi , Kinerja