Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal INKOM

Perancangan Kontroler DC Link Inverter Sisi Jala-jala pada Kondisi Faktor Daya 1 untuk Pembangkit Listrik Tenaga Bayu 100kW Muqorobin, Anwar; Rijanto, Estiko
INKOM Journal Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.745 KB) | DOI: 10.14203/j.inkom.61

Abstract

Sistem kontrol pembangkit listrik tenaga bayu (PLTBayu) 100kW yang sedang dirancang bangun di Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik (Puslit Telimek) LIPI memakai inverter 3 fasa yang dipasang pada sisi jala-jala. Inverter ini berfungsi menyalurkan daya listrik yang dibangkitkan oleh generator induksi 3 fasa dari DC link saat operasi dan menyalurkan daya listrik dari jala-jala ke DC link saat start up. Saat melakukan fungsinya inverter ini perlu dikontrol untuk  menjaga tegangan DC link pada kisaran nilai yang diinginkan. Makalah ini bertujuan untuk merancang kontroler tegangan DC link untuk inverter sisi jala-jala. Kontrol dc link terdiri dari kontrol umpan balik PI dan kontrol umpan maju dari arus yang masuk dari sisi generator. Pada makalah ini digunakan sinusoidal Pulse Width Modulation (PWM)  dengan dan tanpa penambahan sinyal urutan nol (ZSS). Dari hasil simulasi ditarik kesimpulan: (a) kontroler DC link yang telah dirancang mampu mencapai tegangan referensi yang diinginkan, (b) modulasi dengan tambahan sinyal urutan nol memberikan tanggapan tegangan DC link yang lebih baik dari pada modulasi tanpa tambahan sinyal urutan nol, dan (c) modulasi dengan tambahan sinyal urutan nol memberikan faktor daya yang lebih mendekati 1 dari pada modulasi tanpa tambahan sinyal urutan nol.Kata kunci: tenaga bayu, pembangkit listrik, inverter 3 fasa, kontrol tegangan dc link, kontrol umpan balik, kontrol umpan maju, sinusoidal PWM, ZSS.
Rancang Bangun Kontroler Tegangan Analog untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan Generator Sinkron 3 Fasa Kapasitas 9MVA Rijanto, Estiko
INKOM Journal Vol 3, No 1-2 (2009)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.011 KB) | DOI: 10.14203/j.inkom.44

Abstract

Beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Indonesia yang telah dioperasikan lebih dari dua dekade masih memakai teknologi analog untuk kontroler  tegangannya yang diimpor dari luar negeri. Berhentinya produksi kontroler tegangan analog tersebut di luar negeri mengancam kesinambungan operasi PLTA yang bersangkutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang bangun sebuah unit kontroler tegangan otomatik menggunakan rangkaian elektronik analog untuk sistem eksitasi statik pada pembangkit listrik generator sinkron 3 fasa berkapasitas 9MVA Kontroler ini tersusun oleh beberapa modul utama yaitu: (a) pengeset tegangan referensi, (b) pendeteksi tegangan generator, (c) regulator tegangan, (d) penguat penyesuai, dan (e) regulator sudut pulsa penyalaan jembatan thyristor gelombang penuh. Unit kontroler tegangan analog hasil rancang bangun pada penelitian ini telah diujicoba pada eksperimen simulasi dan dapat bekerja dengan baik memenuhi spesifikasi.Kata kunci: PLTA, kontroler tegangan analog, sistem eksitasi statik, jembatan thyristor.
A Control Technique of Stepper Motors for Simulated Altitude Indicator Development Used in Helicopter Simulator Rijanto, Estiko
INKOM Journal Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.839 KB) | DOI: 10.14203/j.inkom.50

Abstract

A helicopter simulator has to be built to fully resemble the real cockpit environment including its instruments. A simulated instrument incorporates mechatronics technology where a mechanical system is electronically controlled to indicate a certain flight variable. This paper describes development of a simulated altitude indicator (SAI) used for a super puma helicopter simulator. This indicator has a main pointer which can rotate 100 times, a small pointer which can rotate 10 times, and a triangular pointer which can rotate once. The novel feature of this paper is that the main and small pointers are actuated by ready on the self stepper motors, instead of commonly used synchros. A control technique is proposed to rotate the motor, and the positioning error is minimized by software compensator. From the repetitive precision experimental result it was obtained that the developed SAI could work well with the degree of precision of 0.03 (dial memory) for the main pointer and 0.22 (dial memory) for the small pointer.
Identifikasi Parameter Koefisien Gesek Memakai Metode Jaringan Saraf Tiruan Untuk Kontrol Dinamika Kendaraan Mirdanies, Midriem; Rijanto, Estiko
INKOM Journal Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.166 KB) | DOI: 10.14203/j.inkom.91

Abstract

Pengendalian dinamika kendaraan agar lebih stabil saat bermanufer tergantung pada gaya gesek antara roda kendaraan dan permukaan jalan. Pada tulisan ini disajikan sebuah aplikasi metode identifikasi parameter model non-linear menggunakan metode backpropagation yang merupakan salah satu metode pada jaringan saraf tiruan (JST). Model pada tulisan ini adalah model koefisien gaya gesek antara roda kendaraan dan permukaan jalan yang memiliki dua buah parameter yang nilainya perlu ditentukan. Pendekatan metode jaringan saraf tiruan yang digunakan pada tulisan ini memiliki satu masukan, satu lapisan tersembunyi (hidden layer), dan satu keluaran. Simulasi komputer telah dilakukan menggunakan perangkat lunak GNU Octave terhadap tiga kondisi jalan yaitu kondisi jalan licin, kondisi jalan aspal basah, dan kondisi jalan aspal kering. Dari hasil simulasi telah diperoleh nilai dua parameter tersebut sehingga persamaan koefisien gesekan pada jalan licin menjadi: µ = 0.4 sin(1,5761.tan-1(10,901.s)), pada jalan aspal basah: µ = 0.6 sin(1,6443.tan-1(9,5941.s)) dan pada jalan aspal kering: µ = 0.9 sin(-1,6354.tan-1(-10,279.s)).