Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

AKURANSI ARIMA DALAM PERAMALAN INFLASI KOTA BANDUNG Muhamad Nawawi
Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA) Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA)
Publisher : Program Studi Manajemen Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.095 KB) | DOI: 10.34010/jamika.v7i2.622

Abstract

Inflation is as one of economic development indicator has an important role to public’s economic prosperity in each country. Inflation rate controlling should be running in order to economic stability .This research aims to forecast inflation of Bandung City using ARIMA Method is suitable for time series data such as inflation rate. Researcher taken data as much as 10 years of inflation rate of Bandung City from January 2006 to December 2015 to forecast inflation rate on next 12 months. The tool using Minitab version 15.0.Result of research shows that sum of data did not influence on accuracy of forecast. It seen on Mean Absolut Percentage Error (MAPE) number tend to not patterned. It is showed on the smallest MAPE value (0,0082) in Forecasting number IV (using 84 data). Moreover, ARIMA shows that longer forecast period is linear to more deviated forecast.
Sistem Informasi Pengelolaan Data Aktivitas Penelitian dan PKM Dosen Universitas Wanita Internasional Muhamad Nawawi; Hendar Rubedo
Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA) Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA)
Publisher : Program Studi Manajemen Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jamika.v11i1.3963

Abstract

Not every universities, including the International Women's University, are able to manage data optimally. The objectives of this study are to describe the current research and PKM data management system at International Women University, to build a research and PKM data management system at International Women University, and to conduct testing and implementation of research and PKM data management systems at the International Women University that has been created. The method used is descriptive-action, which first describes the entire system, then analyzes the shortcomings and weaknesses that occur, and then takes action accompanied by solutions to solve it. The system that will be built later is expected to be an enabler in the management of Research and PKM activities for lecturers at the International Women University. In addition, this system is also expected to become an embryo for the creation of other systems so that the International Women University becomes a modern university based on CBIS (Computer Based Information System).
Pembangunan Sistem Informasi Penyewaan Lapangan Futsal pada Maninjau Futsal Dwiky Ramadhoni Prasetyo; Muhamad Nawawi
Jurnal Tekno Insentif Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jti.v16i2.886

Abstract

Abstrak Maninjau Futsal adalah salah satu tempat untuk jasa penyewaan lapangan futsal. Akan tetapi dalam pengelolaan data transaksional seperti data penyewaan dan pembuatan laporan masih melakukan proses konvensional yaitu pencatatan dengan tulisan tangan dan penyimpanan dalam buku besar sehingga menjadi masalah saat dibutuhkan akses yang cepat dalam pencarian data maupun pembuatan laporan. Oleh sebab itu peneliti merasa perlu membangun sebuah sistem yang dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data transaksi dan pengolahan laporan. Diharapkan dengan penelitian ini dapat mempermudah dan mempercepat proses transaksi, akses data dan pembuatan laporan di Maninjau Futsal. Metode pengembangan sistem yang digunakan pada penelitian ini adalah Prototype, sedangkan untuk pemodelan sistem menggunakan Unifield Modelling Language (UML). Dengan menggunakan metode pengujian Blackbox dapat ditarik kesimpulan bahwa seluruh fungsi dapat berjalan dengan baik dan sistem siap diimplementasikan. Abstract Maninjau Futsal is a business place operated in futsal field booking services. However, in managing transactional data, such as booking data and reporting still process the conventional framework, such as recording by handwritten and storaging in ledgers, so that becomes a problem when fast access is needed in transaction data and transaction report. Therefore we need a system that can improve efficiency in managing transaction data and transaction report. This research is expected to simplify and accelerate the transaction process, data access and reporting at Maninjau Futsal. The system development method in this study is Prototype, while for system modeling uses the Unifield Modeling Language (UML. The programming language uses Java. By using the Blackbox testing method, it can be concluded that all functions can run properly and the system is ready to be implemented.
Pengembangan E- Inventory Peralatan dan Perlengkapan Sekolah Pada SMK Satmanggi Siompu Nawawi, Muhamad; Aswardi, Iko
ProTekInfo(Pengembangan Riset dan Observasi Teknik Informatika) Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/protekinfo.v11i1.8603

Abstract

SMK Satmanggi Siompu is a private vocational high school located on Jalan Poros Siompu, Biwinapada Village, Siompu District, South Buton Regency, Southeast Sulawesi Province. The aim of this research is to understand the current inventory system, design a new system, conduct testing, and implement the system. It is hoped that the inventory information system for equipment and supplies at SMK Satmanggi Siompu can address issues related to inventory data collection and processing. The goal is to enhance performance in inventory data collection and processing. The information system encompasses hardware, software, database, and the user interface of the resulting system. The final stage of the research involves testing the software using the Black Box Testing method. The research method used is Research and Development (R&D), which aims to produce a specific product and test its effectiveness. Data collection methods are descriptive and involve using both primary and secondary data sources. The system-oriented approach uses object-oriented tools called Unified Modeling Language (UML). Analytical tools include use case diagrams, activity diagrams, sequence diagrams, collaboration diagrams, class diagrams, object diagrams, and component diagrams. The system development method uses the prototype method. The system is built using the Bootstrap framework, PHP programming language, and MySQL database
Digitalisasi Sistem Informasi Akademik Pada MTS Al-Mukhtariyah Rajamandala Nawawi, Muhamad; Alkhatami Addin, Ahmad Afzal
Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer Vol 9 No 2 (2024): Vol 9 No 2 - 2024
Publisher : STIMIK Bina Bangsa Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51717/simkom.v9i2.429

Abstract

Perkembangan sekarang ini, lembaga pendidikan berperan penting untuk proses perkembangan dalam bidang teknologi informasi. Sehingga menunjang proses belajar mengajar yang menghasilkan lulusan yang baik dan berkualitas. Dikarenakan MTS Al-Mukhtariyah Rajamandala masih ada yang menggunakan sistem manual untuk mendukung kegiatan proses belajar mengajar. Baik dalam penerimaan siswa baru, kegiatan belajar mengajar dalam proses penjadwalan, presensi maupun penilaian yang memerlukan waktu yang cukup lama untuk melakukan kegiatan-kegiatan tersebut dan hasilnya belum tentu akurat. Hasil dari penelitian sistem akademik ini diharapkan dapat membantu pihak sekolah maupun siswa lebih efisien dan efektif lagi dalam melakukan pengolahan data sehingga kegiatan proses belajar mengajar di sekolah menjadi lebih terkomputerisasi secara terstruktur, memudahkan dalam pengaksesan data, dan menyajikan informasi yang akurat.
M – UJIAN SEBAGAI MEDIA DALAM MENGUKUR KEMAMPUAN SISWA DI SMK MAHAPUTRA Nawawi, Muhamad
PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset dan Observasi Sistem Komputer Vol. 12 No. 2 (2025): Prosisko Vol. 12 No. 2 Juli 2025
Publisher : Pogram Studi Sistem Komputer Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/wkfxgg78

Abstract

Pada zaman globalisasi, peran pendidikan sangat krusial dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu contohnya adalah saat pelaksanaan ujian, di mana kini ujian dilaksanakan secara daring. SMK Mahaputra telah mengimplementasikan hal ini, tetapi masih menggunakan aplikasi dari pihak ketiga dengan biaya yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, SMK Mahaputra seharusnya memiliki aplikasi ujian online sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi ujian online yang dinamakan M-Ujian, sehingga SMK Mahaputra tidak perlu lagi menyewa layanan dari luar. Sistem ini dibuat dengan memanfaatkan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL untuk menyimpan informasi. Perancangan sistem mencakup beberapa diagram seperti Use Case, diagram Aktivitas, diagram Penyebaran, serta menggunakan pendekatan berbasis objek dan mengembangkan sistem melalui metode prototyping. Fitur-fitur utama yang ada termasuk akses yang berbeda untuk siswa, guru, dan admin, serta kompatibilitas dengan perangkat laptop dan mobile. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi M-Ujian yang mampu memberikan sistem baru bagi SMK Mahaputra dalam menyelenggarakan ujian guna menilai kemampuan siswa, sekaligus membantu mengurangi biaya sewa E-Ujian karena M-Ujian telah tersedia. Selain itu, penerapan teknologi ini tidak hanya meningkatkan mutu pembelajaran di SMK Mahaputra, tetapi juga menunjukkan komitmen sekolah dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia industri.
MANAJEMEN FASILITAS BELAJAR DALAM OPTIMALISASI MUTU PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL STUDI KASUS DI SMK Nawawi, Muhamad; Indra, Syukri; Lathifah, Zahra Khusnul
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i3.6499

Abstract

This study aims to describe the implementation of learning facilities management in enhancing the quality of education in the digital era, with a particular focus on SMK Bhakti Insani in Bogor City. The research explores various aspects, including planning, procurement, inventory, utilization, maintenance, and disposal of educational facilities. Using a qualitative approach with a case study method, data were collected through observations, in-depth interviews, and document analysis involving the principal, vice principal of facilities, curriculum coordinator, IT operator, and students. The findings reveal several challenges, such as the absence of digital inventory systems, lack of written standard operating procedures (SOPs), and unequal distribution of facilities across departments. However, the school exhibits promising practices, including the use of simple technologies and strong community participation through a culture of mutual cooperation. The results underscore the need for a more professional and data-driven management system. In conclusion, SMK Bhakti Insani has the internal capacity to develop adaptive and participatory facility management that aligns with the demands of digital-based learning. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan manajemen fasilitas belajar dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran di era digital, dengan fokus khusus pada SMK Bhakti Insani Kota Bogor. Aspek yang dikaji meliputi perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemanfaatan, pemeliharaan, dan penghapusan sarana belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sarpras, wakil kurikulum, operator IT, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat keterbatasan seperti belum adanya sistem inventarisasi digital, ketiadaan SOP tertulis, dan kurangnya pemerataan fasilitas antarjurusan, sekolah menunjukkan inisiatif melalui pemanfaatan teknologi sederhana dan budaya gotong royong. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penerapan sistem manajemen fasilitas belajar yang lebih profesional dan berbasis data. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa SMK Bhakti Insani memiliki potensi untuk mengembangkan tata kelola fasilitas pembelajaran yang adaptif, partisipatif, dan mendukung kebutuhan pembelajaran digital di masa kini dan mendatang.
Pelatihan Vokasional Bidang E-Commerce Bagi UMKM Peserta Sekolah Perempuan Jawa Barat Siti Kurnia Rahayu; Umi Narimawati; Muhamad Nawawi; Syahrul Mauluddin; Rangga Sidik; Dadang Munandar; Sri Dewi Anggadini; Wati Aris Astuti; Raeni Dwi Santy; Rizki Zulfikar; Yoki Oktorian Sukardi; Fitri Annisa Rachmah; Affan Neskisyah Ramadhan; Anto Purwanto; Yadi Mulyadi Rohman; Agus Nursikuwagus
JURPIKAT Vol 6 No 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2738

Abstract

UMKM perempuan di Jawa Barat menghadapi tantangan berkelanjutan seperti akses pasar terbatas, rendahnya literasi digital, dan lemahnya manajemen usaha, sehingga daya saing di era digital masih rendah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan anggota Sekolah Perempuan Jawa Barat (Sekoper Jabar) melalui pelatihan vokasional e-commerce untuk mentransformasi usaha konvensional menjadi bisnis digital. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif, melibatkan 15 pelaku UMKM perempuan, DP3AKB pemerintah daerah Jawa Barat, dan akademisi. Materi pelatihan mencakup pengenalan e-commerce, pemanfaatan marketplace, pembuatan konten digital, sistem pembayaran daring, serta pemasaran media sosial. Evaluasi dilakukan dengan survei melalui kuesioner (pre-test dan post-test) untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam bidang e-commerce. Hasil menunjukkan bahwa semua peserta memiliki peningkatan pengetahuan terkait e-commerce, dan branding serta keterampilan pembuatan e-mail, foto produk, edit foto, pembuatan toko di marketplace, membuat Instagram, dan pembukuan sederhana
Model Tata Kelola Teknologi Informasi Berkelanjutan untuk Pengelolaan Limbah Bisnis Kedai Kopi Dony Waluya Firdaus; Ridwan Zulkifli; Muhamad Nawawi; Agus Nursikuwagus; Yeffry Handoko Putra; Rio Yunanto
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.005

Abstract

Pertumbuhan UMKM coffee shop mendorong adopsi teknologi digital, namun sekaligus meningkatkan tantangan dalam pengelolaan food waste, efisiensi sumber daya, dan keberlanjutan bisnis. Meskipun berbagai teknologi seperti point of sale (POS), inventori digital, analitik data, dan platform food sharing telah banyak digunakan, pemanfaatannya sering kali belum didukung oleh mekanisme tata kelola yang mampu menyelaraskan investasi teknologi dengan tujuan keberlanjutan. Penelitian ini mengembangkan COBIT-Lite Sustainable IT Governance Model for Coffee Shop SMEs (CL-SITG-CS Model), yaitu model tata kelola TI yang disederhanakan dan disesuaikan dengan karakteristik serta keterbatasan sumber daya UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan konseptual berbasis sintesis literatur integratif yang mencakup IT Governance, COBIT 2019, digital capability, food waste management, circular economy, dan sustainable performance. Model yang diusulkan terdiri atas enam lapisan, yaitu: (1) COBIT-Lite Governance Direction, (2) SME Digital Governance Enablers, (3) Digital Capability, (4) Food Waste Management, (5) Circular Economy Practices, dan (6) Sustainable SME Performance. Hasil sintesis menunjukkan bahwa adaptasi selektif terhadap objektif COBIT 2019, khususnya domain Evaluate, Direct and Monitor (EDM) untuk tata kelola dan Align, Plan and Organize (APO) untuk pengelolaan sumber daya, data, serta risiko, dapat menjadi fondasi tata kelola TI yang sederhana namun efektif bagi UMKM coffee shop. Model tersebut mampu mendorong pengembangan kapabilitas digital, mengoptimalkan pengurangan food waste, mendukung praktik ekonomi sirkular, serta meningkatkan kinerja keberlanjutan berdasarkan dimensi ekonomi, lingkungan, dan sosial. Secara teoretis, penelitian ini memperluas paradigma IT Governance dari business–IT alignment menuju sustainability-oriented IT Governance, sedangkan secara praktis model CL-SITG-CS menyediakan panduan implementasi tata kelola TI yang sesuai dengan karakteristik UMKM coffee shop.
Klasterisasi Potensi Technopreneur Mahasiswa Informatika Menggunakan Algoritma K-Means Muhamad Nawawi; Eddy Soeryanto Soegoto; Tri Utomo Wiganarto
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 4 (2026): Agustus, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/rnmbvr87

Abstract

Abstrak - Perkembangan teknologi digital mendorong meningkatnya kebutuhan akan technopreneur yang mampu mengintegrasikan kemampuan teknologi dan kewirausahaan dalam menciptakan inovasi bisnis. Mahasiswa Program Studi Informatika memiliki potensi untuk menjadi technopreneur karena memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi. Namun demikian, karakteristik dan tingkat potensi technopreneur mahasiswa masih beragam sehingga diperlukan pendekatan yang mampu mengidentifikasi kelompok mahasiswa berdasarkan karakteristik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan potensi technopreneur mahasiswa Informatika menggunakan algoritma K-Means berdasarkan variabel literasi digital, self-efficacy, motivasi kewirausahaan, dan intensi technopreneur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode data mining. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 53 mahasiswa Program Studi Informatika Universitas X. Proses analisis dilakukan melalui tahapan preprocessing data, penentuan jumlah klaster, dan klasterisasi menggunakan algoritma K-Means. Hasil penelitian menunjukkan terbentuk dua klaster dengan kualitas klaster yang baik berdasarkan nilai Silhouette Score sebesar 0,57 pada klaster 1 (C1) dan 0,55 pada klaster 2 (C2). Klaster 1 terdiri dari 33 mahasiswa dengan karakteristik potensi technopreneur sedang, sedangkan klaster 2 terdiri dari 20 mahasiswa dengan karakteristik potensi technopreneur tinggi. Motivasi kewirausahaan menjadi variabel dengan nilai tertinggi pada kedua klaster, sedangkan intensi technopreneur merupakan variabel yang paling membedakan karakteristik antar klaster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan K-Means mampu mengidentifikasi segmentasi potensi technopreneur mahasiswa dan dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan program pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi yang lebih tepat sasaran di perguruan tinggi. Kata kunci: Technopreneur; Mahasiswa Informatika; Literasi Digital; K-Means Clustering; Data Mining; Abstract - The rapid growth of digital technology has increased the demand for technopreneurs who can integrate technological capabilities with entrepreneurial skills to create innovative business solutions. Informatics students have the potential to become technopreneurs due to their technological competencies. However, students' technopreneurial potential varies, requiring an approach capable of identifying groups based on their characteristics. This study aims to cluster the technopreneurial potential of Informatics students using the K-Means algorithm based on digital literacy, self-efficacy, entrepreneurial motivation, and technopreneurial intention. A quantitative approach with a data mining method was employed. Data were collected through questionnaires distributed to 53 Informatics students. The analysis process included data preprocessing, determination of the optimal number of clusters, and clustering using the K-Means algorithm. The results revealed two klasters with good cluster quality, indicated by Silhouette Scores of 0.57 for Cluster 1 and 0.55 for Cluster 2. Cluster 1 consisted of 33 students with moderate technopreneurial potential, while Cluster 2 consisted of 20 students with high technopreneurial potential. Entrepreneurial motivation was the highest-rated variable in both clusters, while technopreneurial intention was the most distinguishing variable between clusters. These findings indicate that the K-Means approach can effectively identify segments of student technopreneurial potential and provide a basis for developing more targeted technology-based entrepreneurship programs in higher education. Keywords: Technopreneurship; Informatics Students; Digital Literacy; K-Means Clustering; Data Mining;