Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan Cendawan Mikoriza Arbuskula Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah Lokal Palu Sri Sudewi; Lisa Indriani B
Agropet Vol 14, No 1 (2017): Volume 14 No 01 Tahun 2017
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.437 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang pengaruh pemberian jenis pupuk kandang dan CAM terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah lokal Palu. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi pedoman di tingkat petani mengenai kelayakan penggunaan pupuk kandang dan CAM sebagai pembenah kualitas tanah guna meningkatkan daya dukung produktivitas lahan secara berkelanjutan. Prlakuan disusn dalam rancangan petak terbagi dengan dua faktor. faktor pertama adalah dua taraf jenis pupuk kandang terdiri dari (P1) pupuk kandang kambing, (P2) pupuk kandang ayam. Faktor kedua merupakan kombinasikan sterilitas media dan pemberian pupuk mikoriza sehingga terdapat empat taraf yaitu (M1) Media non-steril tanpa penambahan CAM; (M2) Media non-steril dengan penambahan CAM; (M3) Media steril tanpa penambahan CAM; dan (M4) Media steril dengan penambahan CMA. Variabel per-tumbuhan yang di amati meliputi tinggi daun, jumlah daun dan jumlah anakan tiap rumpun, bobot segar dan bobot kering tanaman dan hasil biji bawang merah. Hasil analis varian yang berbeda myata di uji lanjut dengan uji beda nyata jujur. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk kandang kambing memberikan pengaruh terbaik terhadap seluruh parameter pertumbuhan tanaman bawang merah. Media non – steril yang diberi perlakuan mikoriza memberikan pengaruh terbaik terhadap seluruh parameter pertumbuhan tanaman bawang merah, namun tidak memberikan pengaruh nyata terhadap produk hasil umbi.
SERAPAN NITROGEN BIBIT ROTAN PADA PERLAKUAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK Lisa Indriani Bangkele
Jurnal Agrotech Vol 8 No 1 (2018)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v8i1.16

Abstract

Indonesia as the world's major producer and supplier of rattan, but most of Indonesia's rattan production relies on natural rattan sources. The fact that natural rattan is generally harvested after the age of more than 4 years, is not proportional to harvesting at any time, and threatens the preservation of rattan, so research on rattan cultivation is important. This study focuses on the growth and absorption of Noko rattan seedlings varieties (Daemonorops sp.) in response of organic and inorganic fertilization. Research was conducted in the glass house of UNTAD, using factorial design of 2 (two) factors. Factor I consists of 2 (two) levels, namely: (B0) without bokashi, and (B1) bokashi 10 t / Ha. Factor II consists of 7 (seven) variations of Nitrogen and Phosphorus treatments. The results showed that the treatment of organic fertilizer and inorganic fertilizer had no significant effect on dry weight or nitrogen uptake (N) or N network. However treatment with bokashi showed a tendency of dry weight and alsoN uptake or N tissue higher than treatment without bokashi. In this study, treatment with bokashi added Urea fertilizer gives the best influence on the growth of Noko rattan seedlings.
PENGARUH FREKUENSI DAN APLIKASI INSEKTISIDA ABAMECTIN TERHADAP KELIMPAHAN POPULASI DAN PERSENTASE SERANGAN LALAT PENGOROK DAUN LIRIOMYZA SPP (DIPTERA: AGROMYSIDAE) Arfan Arfan; Lisa Indriani Bangkele; Hasmari Noer
Jurnal Agrotech Vol 8 No 2 (2018)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.31 KB) | DOI: 10.31970/agrotech.v8i2.24

Abstract

Effect of Frequency and Application of Abamectin Insecticides on Population Abundance and Attack Level of Leafminer Liriomyza, spp. (Diptera: Agromysidae) is one of the main pests on the Lembah Palu red onion, where this pest is relatively new in the Palu Valley. The aim of the study was to examine the effect of frequency and application of insecticides on population abundance, and the attack rate of L. chinensis (Diptera: Agromyzidae) on the Lembah Palu red onion plant under applied and unapplied insecticide. The treatment of abamectin insecticide was applied once a week with a concentration of 1 ml of formulation per liter of water, beginning at the age of 2 MST and ending at 7 MST. The results showed that there were 2 species of Liriomyza, spp associated with Palu valley red onion i.e. Liriomyza chinensis and Liriomyza sativae. This research found that the application of Abamectin insecticides significantly affected population development and the percentage of Liriomyza, spp. on the lembah Palu red onion.
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN NIMBA (Azadirachta indica A. Juss) DALAM MENGATASI SERANGAN LIRIOMYZA SPP PADA TANAMAN BAWANG MERAH LEMBAH PALU Arfan; Ratnawati; Hasmari Noer; Lisa Indriani; Asli; Juhana
Jurnal Agrotech Vol 9 No 2 (2019)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.252 KB) | DOI: 10.31970/agrotech.v9i2.36

Abstract

The purposes of this research the examine the effectiveness various concentrations neem leaf ekstract on the intensity of attack Liriomyza spp on shallot Lembah Palu variety . Field research was carried out in Guntarano Village, Tanantovea Subdistrict, Donggala Regency, Central Sulawesi. This research conducted from February to April 2016 .The experiment was done using Randomized Complete Block Design with three replications, consists of six treatments, i.e. P0 : control (without aplication neem leaf ekstract); P1: neem leaf ekstract 10 gr /litre; P2 : neem leaf ekstract 20 gr / litre; P3 : neem leaf ekstract 30 gr / litre; P4 : neem leaf ekstract 40 gr / litre; P5 : neem leaf ekstract 50 gr / litre. To find out the effect of threatment, the analysis of variance, and the real influence is continued with the standard ά = 0.05 BNT test. The results showed that use of seed and leaf extracts of neem plant can control Liriomyza spp attack, only 3,04 percent of attack rate and shallot Lembah Palu variety productivity is 3,02/area.
BIOKIMIAWI RIZOSFER BIBIT ROTAN PADA PEMUPUKAN NITROGEN DARI SUMBER BERBEDA Lisa Indriani; Muhammad Basir Chio; Aiyen Tjoa; Andri Tanra Tellu
Jurnal Agrotech Vol 10 No 1 (2020)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v10i1.48

Abstract

Root and soil interactions will alter the biochemical status of the rhizosphere, the acquisition of nutrients and impacted to plant growth. The biochemical of the rhizosphere is strongly influenced by the agriculture input e.g. fertilizer, herbicides and farm management system. Application of fertilizers, their effects are robust and difficult tobe quantified. The effect of fertilizer on the biochemical status rhizosphere and plant growth is different depending on the type of fertilizers, growth media, plant species, and also the environment condition, while the effect on plants will be specific to each plant. This research investigated on the effect of N inorganic fertilizer inputs from two sources namely Urea (CO(NH2)2) and Ammonium Sulfate or ZA ((NH4)2.SO4), and different fertilization method (homogenous and localized). Experiments showed application of N-Urea and N-ZA fertilizers reduced the rhizosphere pH until 1,4 point. However, acidity of the rhizosphere reduced microorganism colonies and respiration rate.
AKTIVITAS BAKTERI ENDOFIT ASAL PADI LOKAL KAMBA DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN KOLONI ALTERNARIA PORRI SECARA IN VITRO Sri Sudewi; Ratnawati Ratnawati; Lisa Indriani Bangkele; Idris Idris; Kasman Jaya; Abdul Rahim Saleh
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 1 (2022): AGROVITAL VOLUME 7, NOMOR 1, MEI 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v7i1.2856

Abstract

Bakteri endofit memiliki kemampuan untuk hidup dan menginvasi jaringan tanaman serta mempunyai sifat antagonis terhadap patogen tanaman dengan berbagai mekanisme. Penelitian bertujuan untuk mengetahui mekanisme dan persentase daya penghambatan oleh isolat bakteri endofit asal padi lokal Kamba secara in vitro dalam mengendalikan penyakit bercak ungu pada tanaman bawang merah. Pelaksanaan penelitian bertempat di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu. Metode penelitian secara kualitatif dengan melakukan uji reaksi hipersensitivitas pada daun tembakau dan pengujian kemampuan isolat bakteri endofit dalam menghasilkan senyawa HCN. Secara kuantitatif dengan mengamati daya hambat dari isolat bakteri endofit terhadap cendawan pathogen uji. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri atas 4 perlakuan isolat bakteri endofit (RKGU4, RKGU7, RKGU8 dan RKGU15) dengan 3 ulangan. Dari hasil penelitian diperoleh 2 isolat bakteri endofit yang memiliki kemampuan terbaik dalam menghambat pertumbuhan koloni cendawan Alternaria porri yakni RKGU8 dan RKGU15. Selain itu kedua isolat tidak berpotensi sebagai patogen berdasarkan uji reaksi hipersensitivitas serta memiliki kemampuan dalam memproduksi senyawa HCN. Isolat bakteri endofit memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai agens pengendali hayati yang ramah lingkungan.
PENGGUNAAN INSEKTISIDA PADA TANAMAN BAWANG MERAH LOKAL PALU DAN INTENSITAS SERANGAN HAMA Liriomyza, Sp DI GUNTARANO Arfan; Lisa Indriani; Ratnawati; Kasman Jaya
Jurnal Agrotech Vol 12 No 1 (2022)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v12i1.89

Abstract

This study aims to determine the level of insecticide use and the intensity of pest leafminer fly attacks on local shallots in Palu in Guntarano Village. The research was conducted in Guntarano Village from April to July 2021. This study used a direct survey method using a structured questionnaire to obtain primary data by interviewing 10 respondent farmers. Respondents were selected based on their daily activities as local shallot farmers in Palu. Determination of respondents was carried out using a simple random sample method, while the observation of the percentage of Liriomyza sp pests was carried out at intervals of once every 7 days for 1 month. The results showed that the respondent farmers in cultivating shallots controlled herbivorous insects with the application of insecticides, with an interval of 1-3 times a week as many as 90% of respondent farmers had never participated in Integrated Pest Control (IPC) training activities. Farmers who used doses while the average percentage of Liriomyza, sp was the highest in the fourth week of 49.55%.
Pemanfaatan Tanaman Sereh Wangi Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Organik dan Teh Herbal Lisa Indriani; If'all; Arfan; Multazam
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.468 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4094

Abstract

Lahan kering yang pasif dan iklim yang cukup kering menjadi polemik pada petani Desa Sibedi, sehingga memanfaatkan lahan dengan tanaman yang mudah dibudidaya pada lahan kering dan memiliki manfaat ekonomi seperti tanaman sereh wangi merupakan jalan keluar bagi petani di Desa Sibedi. Tanaman sereh wangi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan masyarakat, selain itu pengolahan tanaman sereh wangi dengan teknologi sederhana dapat meningkatkan perekonomian petani. Pengabdian pemanfaatan tanaman sereh wangi melalui pelatihan pembuatan sabun organik dan teh herbal ini bertujuan menambah pengetahuan, keterampilan dan kreatifitas petani dalam mengolah hasil pertanian yang berdampak pada peningkatan ekonomi petani di Desa Sibedi. Metode penelitian dimulai denga observasi, yang dilanjutkan dengan pelatihan yang dilakukan menggunakan metode  presentasi dan demonstrasi. Hasil pelatihan sabun organik dan teh herbal, memberikan informasi dan pengetahuan pemanfaatan Tanaman Sereh Wangi, serta transfer teknologi metode pembuatan sabun organik dan teh herbal dari Sereh Wangi kepada petani petani, dimana produk ini adalah produk yang mudah dibuat, bermanfaat bagi kesehatan, dan dapat dijual untuk meningkatkan ekonomi petani.
Pemanfaatan Tanaman Sereh Wangi Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Organik dan Teh Herbal Lisa Indriani; If'all; Arfan; Multazam
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4094

Abstract

Lahan kering yang pasif dan iklim yang cukup kering menjadi polemik pada petani Desa Sibedi, sehingga memanfaatkan lahan dengan tanaman yang mudah dibudidaya pada lahan kering dan memiliki manfaat ekonomi seperti tanaman sereh wangi merupakan jalan keluar bagi petani di Desa Sibedi. Tanaman sereh wangi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan masyarakat, selain itu pengolahan tanaman sereh wangi dengan teknologi sederhana dapat meningkatkan perekonomian petani. Pengabdian pemanfaatan tanaman sereh wangi melalui pelatihan pembuatan sabun organik dan teh herbal ini bertujuan menambah pengetahuan, keterampilan dan kreatifitas petani dalam mengolah hasil pertanian yang berdampak pada peningkatan ekonomi petani di Desa Sibedi. Metode penelitian dimulai denga observasi, yang dilanjutkan dengan pelatihan yang dilakukan menggunakan metode  presentasi dan demonstrasi. Hasil pelatihan sabun organik dan teh herbal, memberikan informasi dan pengetahuan pemanfaatan Tanaman Sereh Wangi, serta transfer teknologi metode pembuatan sabun organik dan teh herbal dari Sereh Wangi kepada petani petani, dimana produk ini adalah produk yang mudah dibuat, bermanfaat bagi kesehatan, dan dapat dijual untuk meningkatkan ekonomi petani.
ISOLASI DAN KARAKTERISASI RIZOBAKTERI PENAMBAT NITROGEN DARI EKOSISTEM PADI SAWAH ORGANIK Sri Sudewi; Abdul Rahim Saleh; Lisa Indriani Bangkele; Endang Sri Dewi
Jurnal Agrotek Tropika Vol 12, No 3 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, AGUSTUS 2024
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v12i3.7493

Abstract

Rhizobakteri mampu mengfiksasi nitrogen (N) secara mutualisme, mengubah N dari atmosfer menjadi senyawa nitrogen yang tersedia bagi tanaman, sehingga meningkatkan pertumbuhan tanaman. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri penambat N pada ekosistem padi sawah organik di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Bakteri diisolasi dari rizosfer tanaman padi yang sehat, untuk selanjutnya dikulturkan dengan menggunakan media Burk N-bebas. Hasil yang diperoleh sebanyak 12 isolat bakteri memiliki kemampuan tumbuh pada media Burk N-bebas dengan karakter yang berbeda-beda setelah diidentifikasi secara morfologi dan biokimiawi. Isolat RFN7 menghasilkan kadar nitrogen total sebesar 0.41%, sedangkan yang terendah pada isolat RFN4 sebesar 0.16%. Isolat rizobakteri yang mampu tumbuh pada media Burk-N bebas mempunyai kemampuan untuk mengikat nitrogen bebas yang berguna bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sehingga isolat-isolat tersebut berpotensi sebagai biofertilizer dalam upaya mendukung pertanian berkelanjutan yang ramah terhadap lingkungan.