Agustiyanta -
Universitas Sebelas Maret Surakarta

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SMART SPORT

PENGARUH MODEL LATIHAN UMAC-CPF TERHADAP DAYA TAHAN PEMAIN SEPAKBOLA CEREBRAL PALSY INDONESIA Muhammad Abdul Masjid; Agustiyanta -
Smart Sport Vol 15, No 1 (2019): Jurnal SmartSport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.063 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v15i1.43078

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  model  latihan UMAC-CPF (Umar Motor Ability Circuit Cerebral Palsy Football) terhadap daya tahan pemain  sepakbola  Cerebral  Palsy Indonesia.  Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah semua pemain pelatnas sepakbola cerebral palsy Indonesia tahun 2019 yang terdiri dari 14  orang  yang  semuanya  laki-laki  dan  memiliki  klasifikasi  berbeda-beda.  Dari  jumlah populasi yang ada sampel diambil tetap sama seperti populasi 14 orang. Karena jumlah sampel  dalam  penelitian  ini  berjumlah  14  orang  maka  penelitian  ini  menggunakan sampling jenuh untuk  mengambil sampel.  Karena  jumlah  populasi  relatif kecil, kurang dari  30  orang.  Sehingga  jumlah  sampel  dalam  penelitian  ini  adalah  14  orang.  Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data  melalui tes dan  pengukuran  daya  tahan  pemain  dengan  Balke  tes  15  menit.  Teknik  analisis  data yang digunakan dengan melalui uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dan uji asumsi dengan  taraf  signifikan  5%.  Hasil  penelitian model  latihan  UMAC-CPF  menggunakan model  latihan  UMAC-CPF    diperoleh  rata-rata  Balke  Test  15  Menit  awal  sebesar 2621.1429 meter. Kemudian setelah pelatihan nilainya menjadi 2930 meter peningkatan diperoleh  sebesar  308.8571  meter  jika  dipersenkan  nilainya  sebesar  11.783%.    Hasil perhitungan secara statistic diperoleh nilai t hitung sebesar 13.336 dan nilai probabilitias 0.000. nilai probabilitas < 0.05 yang berarti ada peningkatan model latihan UMAC-CPF Balke  Test  15  Menit  secara  signifikan  model  latihan  UMAC-CPF. Penelitian  dapat disimpulkan  sebagai  berikut:  Penelitian  tentang  pengaruh  model  latihan  UMAC-CPF terhadap  daya  tahan  pemain  sepakbola  cerebral  palsy  indonesia  diperoleh  kesimpulan terjadi  peningkatan  signifikan  Balke  Test  15  Menit  menggunakan  model  latihan UMAC-CPF    yakni  awalnya  sebesar  2621.1429  menjadi  2930  peningkatan  sebesar 308.8571(11.783%)  dibuktikan  dengan  nilai  probabilitas  uji  statistic  sebesar  0.000< 0.05Kata Kunci : daya tahan, model latihan UMAC-CPF
PROFIL KONDISI FISIK PADA ATLET PEMBINAAN PRESTASI CABOR PENCAKSILAT UNIVERSITAS SEBELAS MARET 2018 Agus Lustiana; Agustiyanta -
Smart Sport Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Smartsport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.954 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v13i1.43043

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  profil  kondisi  fisik  atlet pembinaan  prestasi  cabang  olahraga  pencaksilat  Univesitas  Sebelas  Maret  2018.  Jenis penelitian  yang  digunakan  adalah  penelitian  kuantitatif  dengan  tes  dan  pengukuran. Atlet  pembinaan  prestasi  pencaksilat  2018  yang  menjadi  sample  pada  penelitian  ini berjumlah 16 atlet.   Instrumen  yang digunakan adalah sit and  reach, vertical jump, lari 20 m, sit up 60", push up 60", antropometri, ball wall pass, shuttle run, dan MFT bleep. Analisis  data  menggunakan  statistik  deskriptif  dan  tabel  klasifikasi.  Hasil  penelitian pada  atlet  putra  menunjukan bahwa  hasil  tes  antropometri  dengan  kategori  baik,  hasil tes  kekuatan  otot  lengan  dengan  kategori  baik,  hasil  tes  kekuatan  otot  perut  dengan kategori  baik,  hasil  tes  kelincahan  dengan  kategori  baik,  hasil  tes  kecepatan  dengan kategori  baik,  hasil  tes  kelentukan  dengan  kategori  baik  sekali,  hasil  tes  koordinasi dengan kategori baik, hasil  tes power tungkai dengan kategori baik, hasil tes daya tahan (VO2 Max) dengan kategori baik, dan secara keseluruhan kondisi fisik atlet putra yaitu pada  rentang  nilai  4,3  dengan  dikategorikan  baik.  Hasil  penelitian  pada  atlet  putri menunjukan bahwa hasil tes antropometri dengan kategori baik, hasil tes kekuatan otot lengan dengan kategori baik, hasil tes kekuatan otot perut dengan kategori baik, hasil tes kelincahan  dengan  kategori  baik,  hasil  tes  kecepatan  dengan  kategori  baik,  hasil  tes kelentukan dengan kategori baik sekali, hasil tes koordinasi dengan kategori baik, hasil  tes  power  tungkai  dengan  kategori  baik,  hasil  tes  daya  tahan  (VO2  Max)  dengan kategori baik sekali, dan secara keseluruhan kondisi fisik atlet putri berada pada rentang nilai 4,3 dengan dikategorikan baik.Kata kunci : profil, kondisi fisik, atlet pembinaan prestasi pencaksilat tahun 2018