Ahmad Septiandika Adirahma
Universitas Sebelas Maret

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Perbedaan Pengaruh Metode Latihan Fisik Plyometric without Medicine Ball dan Plyometric with Medicine Ball terhadap Peningkatan Prestasi Tolak Peluru ditinjau dari Rasio Panjang Lengan : Tinggi Badan AHMAD SEPTIANDIKA ADIRAHMA; AGUS MARGONO
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.574 KB)

Abstract

Perbedaan Pengaruh Metode Latihan Fisik Plyometric without  Medicine Ball dan  Plyometric with Medicine Ball Terhadap Peningkatan Prestasi Tolak Peluru Ditinjau Dari Rasio Panjang Lengan : Tinggi Badan”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:1) Perbedaan pengaruh antara metode latihan fisik plyometric terhadap peningkatan prestasi tolak peluru. 2) Perbedaan peningkatan prestasi tolak peluru antara siswa yang memiliki rasio panjang lengan : tinggi badan besar, sedang dan kecil. 3) Pengaruh interaksi antara metode latihan fisik plyometric dan rasio panjang lengan : tinggi badan terhadap peningkatan prestasi tolak peluru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 3. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa  semester 3 pendidikan jasmani, kesehatan dan rekreasi, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan tahun 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 mahasiswa yang diambil dengan teknik purposive Random Sampling dari Populasi 130 mahasiswa. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari tiga variabel : variabel independent yakni metode latihan fisik (Plyometric without  Medicine Ball dan Plyometric with  Medicine Ball ), variabel atributif yakni memiliki rasio panjang lengan : tinggi badan serta variabel dependent yakni prestasi tolak peluru. Seluruh data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui tes dan pengukuran terhadap rasio panjang lengan : tinggi badan dengan menggunakan alat pengukur serta prestasi tolak peluru dengan tes tolak peluru. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Varian (ANAVA) dua jalur yang dilanjutkan dengan uji Rentang Newman Keuls pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan fisik  Plyometric without  Medicine Ball dan Plyometric with  Medicine Ball  terhadap prestasi tolak peluru . 2) Ada perbedaan yang signifikan prestasi tolak peluru antara mahasiswa yang memiliki rasio panjang lengan : tinggi badan baik, rasio panjang lengan : tinggi badan sedang dan rasio panjang lengan : tinggi badan kurang baik. 3) Ada interaksi yang signifikan antara metode latihan fisik plyometric dan rasio panjang lengan : tinggi badan terhadap peningkatan prestasi tolak peluru. Bagi kelompok mahasiswa yang memiliki rasio panjang lengan : tinggi badan besar, lebih baik jika dilatih dengan metode latihan fisik  Plyometric without  Medicine Ball dan Plyometric, bagi kelompok mahasiswa yang memiliki rasio panjang lengan : tinggi badan sedang, lebih cocok jika dilatih dengan metode latihan fisik  Plyometric with  Medicine Ball  dan bagi kelompok mahasiswa yang memiliki rasio panjang lengan : tinggi badan kecil lebih tepat jika dilatih dengan metode latihan fisik Plyometric with  Medicine Ball
Perbedaan Pengaruh Metode Latihan Fisik Plyometric without Medicine Ball dan Plyometric with Medicine Ball terhadap Peningkatan Prestasi Tolak Peluru ditinjau dari Rasio Panjang Lengan : Tinggi Badan AHMAD SEPTIANDIKA ADIRAHMA; AGUS MARGONO
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan Pengaruh Metode Latihan Fisik Plyometric without  Medicine Ball dan  Plyometric with Medicine Ball Terhadap Peningkatan Prestasi Tolak Peluru Ditinjau Dari Rasio Panjang Lengan : Tinggi Badan”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:1) Perbedaan pengaruh antara metode latihan fisik plyometric terhadap peningkatan prestasi tolak peluru. 2) Perbedaan peningkatan prestasi tolak peluru antara siswa yang memiliki rasio panjang lengan : tinggi badan besar, sedang dan kecil. 3) Pengaruh interaksi antara metode latihan fisik plyometric dan rasio panjang lengan : tinggi badan terhadap peningkatan prestasi tolak peluru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 3. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa  semester 3 pendidikan jasmani, kesehatan dan rekreasi, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan tahun 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 mahasiswa yang diambil dengan teknik purposive Random Sampling dari Populasi 130 mahasiswa. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari tiga variabel : variabel independent yakni metode latihan fisik (Plyometric without  Medicine Ball dan Plyometric with  Medicine Ball ), variabel atributif yakni memiliki rasio panjang lengan : tinggi badan serta variabel dependent yakni prestasi tolak peluru. Seluruh data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui tes dan pengukuran terhadap rasio panjang lengan : tinggi badan dengan menggunakan alat pengukur serta prestasi tolak peluru dengan tes tolak peluru. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Varian (ANAVA) dua jalur yang dilanjutkan dengan uji Rentang Newman Keuls pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan fisik  Plyometric without  Medicine Ball dan Plyometric with  Medicine Ball  terhadap prestasi tolak peluru . 2) Ada perbedaan yang signifikan prestasi tolak peluru antara mahasiswa yang memiliki rasio panjang lengan : tinggi badan baik, rasio panjang lengan : tinggi badan sedang dan rasio panjang lengan : tinggi badan kurang baik. 3) Ada interaksi yang signifikan antara metode latihan fisik plyometric dan rasio panjang lengan : tinggi badan terhadap peningkatan prestasi tolak peluru. Bagi kelompok mahasiswa yang memiliki rasio panjang lengan : tinggi badan besar, lebih baik jika dilatih dengan metode latihan fisik  Plyometric without  Medicine Ball dan Plyometric, bagi kelompok mahasiswa yang memiliki rasio panjang lengan : tinggi badan sedang, lebih cocok jika dilatih dengan metode latihan fisik  Plyometric with  Medicine Ball  dan bagi kelompok mahasiswa yang memiliki rasio panjang lengan : tinggi badan kecil lebih tepat jika dilatih dengan metode latihan fisik Plyometric with  Medicine Ball
Sosialisasi dan Implementasi Pemanduan Bakat Olahraga di Kota Surakarta Rony Syaifullah; Fadilah Umar; Abdul Aziz Purnomo Shidiq; Satria Yudi Gontara; Baskoro Nugroho Putro; Manshuralhudlori Manshuralhudlori; Ahmad Septiandika Adirahma
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5386

Abstract

Kota surakarta merupakan salah satu kota yang menjadi pusat kegiatan olahraga. Hal tersebut tidak terkecuali karena adanya kompleks stadion manahan, kampus fakultas keolahragaan, dan pelatnas Asian Paragames juga berpusat di kota Surakarta. Dengan tingginya animo masyarakat kota Surakarta untuk berolahraga, masyarakat masih banyak yang belum mengetahui tentang pemanduan bakat olahraga. Apabila dikembangkan, kota Surakarta akan menciptakan bibit-bibit atlet yang unggul untuk menjadi calon generasi penerus atlet di Indonesia. Tujuan dari kegiatan sosialisasi dan implementasi pemanduan bakat olahraga ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada guru dan mahasiswa agar mampu dan terampil menjadi instruktur dalam pelaksanaan tes kegiatan pemanduan bakat olahraga. Sasaran dari sosialisasi dan pelatihan ini adalah 3 guru PJOK, 25 Mahasiswa, dan 100 siswa. Hasil pengabdian diperoleh bahwa guru dan mahasiswa antusias dalam mengikuti kegiatan pemanduan bakat yang dibuktikan dengan guru PJOK dan mahasiswa dapat menjadi tester, serta siswa yang menjadi testi dapat melaksanakan semua item tes. Simpulan dalam pengabdian ini didapatkan bahwa guru, mahasiswa, dan siswa memahami pelaksanaan tes pemanduan bakat olahraga sebagai upaya penjaringan atlet sejak dini. Berdasarkan sosialisasi dan implementasi yang dilaksanakan, guru, mahasiswa, dan siswa mampu melaksanakan tes pemanduan bakat olahraga secara mandiri untuk dapat menemukan bakat siswa dalam bidang olahraga. Surakarta city is one of the cities that has become the centre of sports activities. This is no exception because the Manahan stadium complex, sports faculty campus, and Asian Para game national park are also centred in Surakarta. With the high interest of the people of Surakarta city to exercise, many people still do not know about sports talent scouting. If developed, the city of Surakarta will create the seeds of superior athletes to become candidates for the next generation of athletes in Indonesia. This sports talent scouting and implementation activity aim to provide teachers and students with knowledge in carrying out sports talent scouting activities. These socialization and training targets are 3 PJOK teachers, 25 students, and 100 students. This activity was held in March 2022. The service results were obtained that teachers and students were enthusiastic about participating in talent scouting activities, as PJOK teachers and students could become testers, and students who became testees could carry out all test items. The conclusion in this devotion was obtained that teachers, students, and students knew the implementation of the sports talent scouting test as an effort to screen athletes early on. Thus, it is expected that teachers, students, and students can carry out sports talent scouting tests independently to find student talents in sports. 
Talent Guidance Assistance in Junior High School Basketball Extracurriculars in Sukoharjo Regency Waluyo; Baskoro Nugroho Putro; Hanik Liskustyawati; Tri Aprilijanto Utomo; Agus Mukholid; Ahmad Septiandika Adirahma
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v4i1.2504

Abstract

Talent scouting is part of the achievement development process. Basketball is an extracurricular activity owned by almost every junior high school. Sukoharjo Regency is one of the districts with basketball coaching conditions that depend on extracurricular coaching. The management of basketball extracurricular activities is not as good as that of a club or academy. Schools are generally only able to employ one coach for extracurricular basketball. The coach is responsible for simultaneously fostering the achievements of the men's and women's teams. Coaching is a heavy responsibility because the treatment of extracurricular activities between boys and girls must be different. Support for facilities and infrastructure is also a problem because most schools have multifunctional fields that must be used interchangeably. Student participation in basketball extracurricular activities occurs voluntarily. That participation process proves there is no scientific selection process in recruiting participants for basketball extracurricular activities. Sport-themed extracurricular activities pay close attention to anthropometry and physical condition readiness. Coaches for basketball extracurricular activities need help to facilitate the coaching process. Talent scouting can be used as an alternative to facilitate the process of fostering extracurricular activities. Talent scouting can be used as a form of selection for students who want to join or as an instrument to determine the condition of students who have joined extracurricular activities. Assistance to basketball extracurricular trainers is carried out directly by employing "FKOR UNS Goes to School". Trainers will be given a theoretical explanation and invited to be directly involved in the test and measurement process.
Pelatihan Weight Training pada Performa Sprint, Vertical Jump, dan Strength Pemain Sepakbola Wanita Hendarto, Singgih; Doewes, Rumi Iqbal; Manshuralhudlori, Manshuralhudlori; Adirahma, Ahmad Septiandika; Gontara, Satria Yudi; Agustiyanta, Agustiyanta; Adi, Pomo Warih
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v5i2.20667

Abstract

Meskipun pola aktivitas permainan sepakbola dominan adalah sifat aerobik, tetapi kekuatan otot, power, dan kecepatan merupakan ciri fisiologis yang penting untuk melakukan sprint, jump, tackling, dan tendangan dalam sepakbola. Faktanya program weight training maupun kombinasi dengan plyometric training mampu menghasilkan peningkatan performa sprint, jump, dan strength. Oleh karena itu, program weight training yang tepat perlu diterapkan untuk dapat meningkatkan perkembangan fisik pemain sepakbola. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada pemain sepakbola wanita terkait pentingnya weight training. Metode pengabdian dilakukan dengan sosialisasi, pendampingan, dan pelatihan weight training. Mitra pengabdian adalah pemain sepakbola wanita, berjumlah 20 pemain. Evaluasi dilakukan pada pengetahuan serta performa sprint, vertical jump, dan strength yang dinilai sebelum dan sesudah pelatihan. Instrumen yang digunakan adalah angket pengetahuan, 20m sprint test, countermovement jump test, dan squats test. Hasil dari pengabdian ini adalah pengetahuan peserta meningkat dari pretest 17.05±2.72 menjadi 32.80±2.78 saat posttest. Pretest sprint dengan kecepatan 4.15±0.18 detik meningkat menjadi 3.57±0.19 detik saat posttest. Jump mulai dengan ketinggian pretest 54.71±1.78 cm meningkat menjadi 57.30±1.81 cm saat posttest. Pretest strength dengan squat sebanyak 24.05±6.69 kali meningkat menjadi 42.10±9.20 kali saat posttest. Sehingga disimpulkan bahwa pengetahuan dan performa pemain sepakbola wanita mengalami peningkatan.
DISEMINASI DARTFISH SOFTWARE SEBAGAI APLIKASI SPORTS BIOMECHANICS ANALYSIS Doewes, Rumi iqbal; Manshuralhudlori; Pomo Warih Adi; Satria Yudi Gontara; Singgih Hendarto; Agustiyanta; Abdul Aziz Purnomo Shidiq; Ahmad Septiandika Adirahma
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.49741

Abstract

Dartfish software sebagai aplikasi sports biomechanics analysis digunakan untuk menganalisis suatu gerak tubuh dalam aktivitas olahraga. Hal ini bermanfaat dalam pengembangan keterampilan gerak pada suatu cabang olahraga. Minimnya pengetahuan pelatih NPCI terkait Dartfish software dan penerapan ilmu biomekanika dalam latihan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai Dartfish software dan cara menggunakan Dartfish software untuk menganalisis gerakan olahraga. Pengabdian dilakukan dengan diseminasi dan pendampingan. Mitra pengabdian adalah pelatih NPCI berjumlah 25 orang. Evaluasi dilakukan dengan menguji pengetahuan mitra terkait biomekanika olahraga dan Dartfish software. Instrumen yang digunakan adalah angket pernyataan dengan 20 pernyataan terkait biomekanika olahraga dan Dartfish software. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diberikan materi, mitra hanya mampu menjawab benar sebanyak 39.60% sedangkan 60.40% menjawab pertanyaan dengan salah. Setelah diberikan materi, pengetahuan mitra mengalami peningkatan sebesar 36.20% sehingga 75.80% telah menjawab dengan jawaban benar dan hanya 24.20% yang masih menjawab salah. Kesimpulan pengabdian ini adalah pengetahuan mitra pengabdian tentang biomekanika olahraga dan Dartfish software telah mengalami peningkatan.
PELATIHAN TES DAN PENGUKURAN KONDISI FISIK PADA PELATIH KOTA SURAKARTA MENUJU PORPROV TAHUN 2023: Doewes, Rumi Iqbal; Manshuralhudlori; Adi, Pomo Warih; Gontara, Satria Yudi; Hendarto, Singgih; Agustiyanta; Shidiq, Abdul Aziz Purnomo; Adirahma, Ahmad Septiandika
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i2.63192

Abstract

Pemantauan kondisi fisik pada atlet penting untuk meningkatkan performa fisik, mengembangan program pelatihan dan pencegahan cedera. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada pelatih mengenai tes dan pengukuran kondisi fisik sehingga pelatih dapat melakukan penilaian terhadap performa kondisi fisik atlet porprov kota Surakarta. Metode pengabdian dilakukan dengan sosialisasi, pendampingan, serta praktik tes dan pengukuran kondisi fisik. Mitra pengabdian adalah pelatih KONI Surakarta dari 35 cabang olahraga, berjumlah 35 pelatih. Evaluasi dilakukan pada pengetahuan dan kompetensi praktik pelatih dalam melaksanakan tes dan pengukuran kondisi fisik. Hasil pengabdian menunjukkan sebelum edukasi level importance terkait tes dan pengukuran kondisi fisik hanya 39.21% dan domain yang dimiliki pelatih sebesar 39.47%. Setelah edukasi, level importance dan domain mengalami peningkatan (60.79% level importance, 60.53% domain), serta kompetensi pelatih dalam praktik berada dalam kategori average. Kesimpulan pengabdian ini adalah pelatih kota Surakarta memiliki pengetahuan dan kompetensi dalam melaksanakan tes dan pengukuran kondisi fisik atlet porprov kota Surakarta.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BERMAIN BOLABASKET MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN TAKTIS PADA PESERTA DIDIK SMA DI SUKOHARJO Adirahma, Ahmad Septiandika
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.728 KB) | DOI: 10.36526/kejaora.v5i1.839

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bermain bolabasket. Subjek dalam Penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Sukoharjo yang berjumlah 29 peserta didik. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik persentase untuk melihat kecenderungan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini diselesaikan dalam siklus 2 ketuntasan belajar mencapai 86,21% dengan KKM 75, adapun target capaian ketuntasan yang ditetapkan oleh peneliti adalah 80%. Terbukti berdasarkan hasil analisis data diatas dapat disimpulkan bahwa: penerapan pendekatan taktis dapat meningkatkan hasil belajar bermain bolabasket pada peserta didik kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2019/2020. Dari hasil penelitian ini memperoleh data sebagai berikut: pada kondisi awal ketuntasan belajar sebesar 24,14% atau sebanyak 7 peserta didik, pada siklus I ketuntasan belajar mencapai 62,07% atau sebanyak 18 peserta didik dan pada siklus II ketuntasan belajar mencapai 86,21% atau sebanyak 25 peserta didik telah masuk pada kriteria tuntas sedangkan 4 peserta didik lainnya belum mencapai ketuntasan dari total keseluruhan peserta didik 29 orang, dengan KKM 75, adapun target capaian ketuntasan yang ditetapkan oleh peneliti adalah 80%. Terbukti berdasarkan hasil analisis data diatas dapat disimpulkan bahwa: penerapan pendekatan taktis dapat meningkatkan hasil belajar bermain bolabasket pada peserta didik kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2019/2020.
Sports Massage Training for Elementary School Physical Education Teachers Agustiyanta; Manshuralhudlori; Doewes, Rumi Iqbal; Pomo Warih Adi; Satria Yudi Gontara; Singgih Hendarto; Adirahma, Ahmad Septiandika
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i1.6070

Abstract

The school environment is a contributing factor to more than one-third (39.7%) of injuries that occur in schools. When an injury occurs, Physical Education (PE) teachers are the first individuals to provide assistance. This devotion aims to provide sports massage training for PE teachers so that they can manage the risk of injury based on sports massage theory and skills. Partners in this devotion are 20 Elementary School PE teachers aged 38.75±13.23 years. The community devotion method uses a collaborative participatory approach. The implementation of the training involves the delivery of theory and practice. Data were collected through questionnaires to evaluate knowledge before and after the training, as well as direct observation to evaluate practical skills. The results showed that the training increased the knowledge of PE teachers about sports massage, especially in understanding specific benefits such as increased blood flow (+23.33% in “strongly agree”), flexibility (+41.52% in “strongly agree”), muscle fatigue (+28.89% in “strongly agree”), and relaxation effects (+55.56% in “strongly agree”). The positive perception of PE teachers also experienced a strengthening, as seen from increased confidence in the value and recommendation of sports massage to others, as well as an expanded understanding of the scope of sports massage applications for various age groups. In terms of practical skills, PE teachers demonstrated satisfactory mastery of basic techniques such as stroking (mean 3.06), shaking (mean 3.00), and tapotement (mean 3.05), although some other techniques require further learning (mean <3.00). Overall, this devotion succeeded in improving the knowledge and skills of sports massage of Elementary School PE teachers.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Permainan Bola Basket Adirahma, Ahmad Septiandika
Smart Sport Vol 23, No 1 (2023): Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v23i1.98551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar permainan bola basket melalui penerapan model Problem Based Learning. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa dan dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas belajar siswa dan penilaian aspek pengetahuan menggunakan tes. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Problem Based Learning dalam pembelajaran PJOK berhasil meningkatkan hasil belajar permainan bola basket. Capaian dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah sebagai berikut: 1) pada aspek sikap, pada siklus 1 semua siswa mencapai kategori baik, dan pada siklus 2, kategori sangat baik diraih oleh 4 siswa sementara kategori baik dicapai oleh 26 siswa. Aspek sikap sudah mencapai tuntas pada siklus 1. 2) Pada aspek pengetahuan, pada siklus 1 mencapai ketuntasan 66,6% dengan nilai rata-rata 74,6, sedangkan pada siklus 2 mencapai ketuntasan 100% dengan nilai rata-rata 86,4. 3) Pada aspek keterampilan, pada siklus 1 mencapai ketuntasan 73,33% dengan nilai rata-rata 78,2 dan pada siklus 2 mencapai ketuntasan 86,6% dengan nilai rata2 82,7. Kesimpulannya, penerapan Model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar permainan bola basket pada pembelajaran PJOK, terlihat dari peningkatan pada aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.   Kata kunci: Problem Based Learning, Permainan bola basket, Hasil Belajar