Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Perlit sebagai Adsorben pada Adsorpsi Zat Warna Metilen Biru Utami, Mardiana Rimba; Riyani, Kapti; Setyaningtyas, Tien
Chimica et Natura Acta Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v12.n2.47170

Abstract

Aktivitas industri di zaman modern yang berkembang pesat dapat menyebabkan permasalahan lingkungan. Hal ini dikarenakan bertambahnya jumlah limbah yang dihasilkan akibat peningkatan produksi. Limbah zat warna tanpa pengolahan dapat menghambat penetrasi cahaya matahari, aktivitas fotosintesis, dan pertumbuhan biota air. Salah satu limbah zat warna yang sering ditemukan adalah metilen biru. Pengolahan zat warna metilen biru dapat menggunakan metode adsorpsi yang praktis, mudah dilakukan dengan biaya rendah. Penelitian ini menunjukkan aktivitas adsorpsi terbaik metilen biru oleh adsorben perlit terhadap parameter pH, waktu kontak, serta penentuan kinetika dan isoterm adsorpsi. Aktivitas terbaik perlit dalam mengadsorpsi metilen biru adalah pada pH 9 dengan waktu kontak 180 menit yang menghasilkan kapasitas adsorpsi maksimum sebesar 3,873 mg/g. Kinetika adsorpsi yang digunakan mengikuti model pseudo orde dua dengan nilai k dan q berturut-turut sebesar 0,0055 g/(mg×menit-1) dan 3,3102 mg/g, sedangkan isoterm adsorpsi mengikuti model isoterm Langmuir dengan nilai qmaks dan KL berturut-turut sebesar 3,873 mg/g dan 0,5822 L/mg.
Studi Adsorpsi Ion Ni(II) Menggunakan Crosslink Kitosan Tripolifosfat Kurniasih, Mardiyah; Riyani, Kapti; Setyaningtyas, Tien; Sufyana, Ira
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 13, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2018)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v13i2.11725

Abstract

Kitosan adalah polisakarida alami. Kitosan memiliki gugus amino dan hidroksi sehingga memungkinkan untuk memodifikasi kitosan secara kimia untuk memperluas aplikasi. Modifikasi kitosan dengan agen crosslinker dapat meningkatkan kapasitas adsorpsinya. Tripolifosfat merupakan agen crosslinker yang non toksik. Kitosan bersifat polikationik dan tripolifosfat bersifat polianionik sehingga dapat berinteraksi membentuk crosslink kitosan tripolifosfat. Tujuan dari penelitian ini yaitu mensintesis crosslink kitosan tripolifosfat dan studi adsorpsi ion Ni(II). Kitosan diperoleh dari deasetilasi kitin. Crosslink kitosan tripolifosfat disintesis dengan mereaksikan larutan kitosan dan larutan sodium tripolifosfat pH 3. Studi adsorpsi ion Ni(II) menggunakan crosslink kitosan tripolifosfat dilakukan pada variasi pH, waktu kontak dan perbandingan adsorben dan adsorbat. Variasi perbandingan adsorben dan adsorbat pada larutan Ni(II) digunakan untuk kajian adsorpsi isotermal. Hasil analisis menggunakan FTIR menunjukkan serapan pada daerah bilangan gelombang 1535,34 cm-1 yang menandakan adanya interaksi ion ammonium dan ion fosfat. Crosslink kitosan tripolifosfat dapat menurunkan ion Ni(II) sebanyak 50,536 % dengan kapasitas adsorpsi 8,205 mg/g dan mengikuti pola adsorpsi isotermal Freundlich.
Penurunan Kadar Metilen Biru Dalam Limbah Batik Sokaraja Menggunakan Sistem Fe2O3-H2O2-UV Dwiasi, Dian Windy; Setyaningtyas, Tien; Riyani, Kapti
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2018)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v13i1.10572

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai penurunan kadar zat warna metilen biru pada limbah cair batik Sokaraja dalam sistem Fe2O3-H2O2-UV. Dalam penelitian ini dilakukan beberapa perlakuan antara lain penentuan berat Fe2O3 optimum, konsentrasi H2O2 optimum, pH optimum, waktu optimum, dan efektivitas sistem AOP optimum. Dari hasil penelitian diperoleh kondisi optimum reaksi antara lain yaitu berat Fe2O3 sebanyak 0,5 gram, konsentrasi H2O2 sebesar 50 ppm, pH optimum pada pH 2, waktu kontak 10 jam, dan sistem AOP optimum pada sistem Fe2O3-H2O2-UV dengan persentase penurunan metilen biru sebesar 63 %.
Adsorpsi Kolesterol Lemak Sapi dengan N-Metil Kitosan Kurniasih, Mardiyah; Setyaningtyas, Tien; Kartika, Dwi; Badriyah, Ende Hopsah; Riyani, Kapti
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 12, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v12i2.9058

Abstract

N-metil kitosan merupakan derivat kitosan. Muatan polikationik N-metil kitosan dapat bereaksi dengan muatan negatif seperti kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk sintesis N-metil kitosan dan mempelajari adsorpsi kolesterol oleh N-metil kitosan. Dalam penelitian ini telah dilakukan sintesis N-metil kitosan dari kitosan yang memiliki derajat deasetilasi sebesar 95% melalui mekanisme reduktif aminasi. Berdasarkan hasil sintesis diperoleh N-metil kitosan dengan kadar air sebesar 5,17%, bobot molekul 130.106,8 g/mol, dan indeks swelling 495,039%. N-metil kitosan kemudian diuji kemampuan adsorpsinya terhadap kolesterol. Studi adsorpsi berupa kinetika dan isoterm adsorpsi juga telah dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian, adsorpsi kolesterol menggunakan N-metil kitosan mengikuti model adsorpsi isoterm Freundlich yang menunjukkan bahwa adsorpsi terjadi pada sistem yang heterogen dan lapisan adsorpsi yang terbentuk bersifat multilayer. N-metil kitosan memiliki kemampuan adsorpsi terhadap kolesterol dalam lemak sapi sebesar 11,61 mg/g pada kondisi adsorpsi terbaik yaitu panjang gelombang maksimum 565,3 nm dengan waktu kontak 40 menit dan perbandingan konsentrasi adsorben dengan adsorbat 1:300.
Sintesis dan Karaterisasi CuO/rGO Maulana, M Sifal; Riyani, Kapti; Setyaningtyas, Tien
Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia "Kejuangan" 2023: PROSIDING SNTKK 2023
Publisher : Seminar Nasional Teknik Kimia "Kejuangan"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semiconductor material is a material that is widely used in the chemical industry, especially as a photocatalyst. CuO is a semiconductor material that is active in the visible light range. Semiconductor materials can undergo recombination, rGO was used as a composite material into CuO to reduce recombination in this study. This study aims to look at the characteristics of the synthesized CuO/rGO. The processes performed include synthesis of CuO/rGO and characterization of CuO/rGO. The XRD results show the peaks of the diffractogram indicating of rGO peaks interpreted (002), peaks at (110), (-111), (111), (-202), (020), (202), (-113), (- 331), (220), (311) and (004) indicate the monoclinic phase of CuO has been formed. FTIR results indicating Cu-OH absorption show peak at wave numbers 3441.0 cm-1 and 894.97 cm-1, O-C-O vibrations present in CuO/rGO indicating adsorption at 2360.8 cm-1, 1975.1 and 1512 .1 cm-1 appears due to the C=C stretching vibrations in the rGO layer, 1033.8 cm-1 absorbs C-O stretching vibrations and 609.51 and 439.77 cm-1 have relative peaks indicating Cu-O stretching vibrations. The DRS results show that CuO/rGO has band gap value of 1.54 eV.
NANO ANTIBACTERIAL LIQUID SOAP FORMULATION BASED ON NYAMPLUNG SEED OIL WITH ACTIVE INGREDIENTS METHANOL EXTRACT OF KETAPANG FRUIT Chasani, Mochammad; Riyani, Kapti; Setyaningtyas, Tien; Putri, Prima Dwi Rahma; Saputra, Dimas
Indonesian Journal of Pure and Applied Chemistry Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/indonesian.v8i3.76190

Abstract

The development of science and technology in cosmetics is shifting towards a natural approach, utilizing natural ingredients with potential benefits. Nyamplung seed oil is an abundant, non-edible oil that contains fatty acid chains with the potential to serve as a base for soap. The optimization of the soap effect is achieved through a nanoformulation using the sonication method to enhance sound delivery. The objective of this study is to produce soap products from a methanol extract of Ketapang flesh with the best characteristics according to SNI and to determine the effect of a liquid soap nanoformula on antibacterial activity. The results of the study showed that SA1 (a 1% methanol extract of Ketapang flesh) is a liquid soap with the best characteristics according to the SNI. The characterization results are as follows: pH 9.185, density 1.0212 g/mL, total fatty acid percentage 66.93%, neutral fatty acids 3.5356%, free fat 2.2533%, and foam stability 88.50%. The antibacterial activity of liquid soap (SA1) of nanoformula was higher than that of non-nano with an inhibition zone against Staphylococcus aureus of 19.97 mm and 18.04 mm.