Muhammad Nurman
Dosen FIK Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN DAUN SERI TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI KELURAHAN BANGKINANG KOTA WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGKINANG KOTA MUHAMMAD NURMAN; REZA MARDIAN
Jurnal Ners Vol. 2 No. 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v2i1.841

Abstract

Ektrak etanol daun seri mampu menurunkan kadar gulukosa darah. penurunan kadar glukosa darah disebabkan oleh adanya senyawa plavonoid yang dapat meningkatkan sensitivitas sel ß-pankreas untuk melepas insulin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh pemberian rebusan daun seri terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita DM tipe II di Kelurahan Bangkinang Kota Wilayah kerja Puskesmas Bangkinang Kota Tahun 2018. Jenis penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest- posttest. Populas dalam penelitian ini adalah penderita Diabetes Mellitus tipe II yang berada di Kelurahan Bangkinang kota yang berjumlah 133 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang penderita Diaberes Mellitus Tipe II. Tenik pengambulan sampel yang di gunakan yaitu non problilitas dengan metode purposive sampling. Data kadar gula darah dikumpulkan memggunakan glukometer dengan uji strip. Data konsumsi daun seri dikumpul melauli lembar observasi. Analisa data dalam penelitian ini adalah analisa bivariat dan univariat. Hasil dari perbandingan diperoleh dari pemberian rebusan daun sari sebelum pada penderita Diabetes Melitus Tipe II adalah 222.93 dan pemberian rebusan daun sari sesudah pada penderita Diabetes Melitus Tipe II adalah 187.47 dengan selisih mean 35.467. hasil uji statistk di dapati nilai p value 0.000 (≤0.05), Diharapkan bagi Responden hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan bagi masyarakat untuk selalu mengontrol kadar gula darah di Puskesmas, selalu berolahraga dan menjaga makanan yang di konsumsi, menjaga berat badan serta mengupayakan terapi herbal sebagai terapi untuk menurunkan kadar gula darah. Kesimpulan dari pnelitian ini adalah daun seri dapat menurunkan kadar gula darah di Kelurahan Bangkinang Kota Wilayah Kerja Bangkinang Kota Tahun 2018.
PERSEPSI MAHASISWA UNIVERSITAS PAHLAWAN TUANKU TAMBUSAI TERHADAP PERKULIAHAN DARING SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN SELAMA MASA KARANTINA COVID-19 MUHAMMAD NURMAN
Jurnal Ners Vol. 4 No. 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v4i1.1137

Abstract

Online lectures is one form of internet utilization that can enhance the role of students in the learning process. Descriptive analysis in this study examines students' perceptions of the University Pahlawan Tuanku Tambusai on online learning models related to the use of media, learning styles, and certain types of communication that are popular with students to help them get better output from online learning activities. The number of samples in this study were 806 students of the University Pahlawan Tuanku Tambusai who had been involved in online learning during the Covid-19 quarantine period. The results found that the most popular online learning media are Google Classroom. As many as 89,1% of University Pahlawan Tuanku Tambusai students are familiar with various online learning media before online lectures begin. In addition, the communication pattern that is most popular by students is the semi-two-way pattern. Further research is needed on online learning research with problem- based, collaborative, and other models.
PENGARUH KONSUMSI PERASAN AIR KUNYIT TERHADAP RASA NYERI PADA PENDERITA GASTRITIS AKUT USIA 45-54 TAHUN DI DESA KAMPUNG PINANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERHENTIAN RAJA DIANA SAFITRI; MUHAMMAD NURMAN
Jurnal Ners Vol. 4 No. 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v4i2.1147

Abstract

Gastritis adalah suatu peradangan yang terjadi pada mukosa lambung yang bersifat akut, kronik difus, atau lokal. Karakteristik dari tanda gejala peradangan pada lambung antara lain anoreksia, rasa penuh atau tidak nyaman dan nyeri pada epigastrum, mual, dan muntah. Kunyit merupakan salah satu tanaman tradisional yang dapat menurunkan nyeri gastritis karena mengandung kurkuminoid dan minyak atsiri. Tujuan penelitian ini adalah Pengaruh perasan air Kunyit (Curcuma Domestica) terhadap rasa nyeri pada pada penderita Gastritis akut usia 45-54 tahun di Desa Kampung Pinang Wilayah kerja Puskesmas Perhentian Raja tahun 2020. Jenis penelitian ini menggunakan metode praeksprimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian adalah seluruh penderita gastritis yang ada di di Desa Kampung Pinang Usia 45-54 tahun yang berjumlah 48 orang dengan sampel sebanyak 20 orang. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat pengumpulan data lembar check-lish. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa skala nyeri pada penderita gastritis sebelum diberikan perasan air kunyit adalah 4,85 dengan standar deviasi 0,671 dan skala nyeri pada penderita gastritis sesudah diberikan perasan air kunyit adalah 2,20 dengan standar deviasi 0,768. Berdasarkan uji statistik didapatkan bahwa nilai p value 0,000 (< 0,05) yang artinya terdapat pengaruh konsumsi perasan air kunyit terhadap penurunan skala nyeri pada penderita gastritis di Desa Kampung Pinang wilayah kerja Puskesmas Perhentian Raja tahun 2020. Diharapkan kepada responden untuk selalu menjaga pola makan, mengontrol kesehatan dan mengkonsumsi perasan air kunyit dalam menurunkan nyeri gastritis.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DIET RENDAH GARAM PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA PULAU JAMBU WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR MUHAMMAD NURMAN
Jurnal Ners Vol. 5 No. 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v5i2.1989

Abstract

Salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan yang sangat serius saat ini adalah hipertensi. Hipertensi dikatakan sebagai pembunuh diam-diam atau The Silent Killer karena pada umumnya terjadi tanpa gejala, sebagian besar orang tidak merasakan apapun, walaupun tekanan darahnya sudah jauh diatas normal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet rendah garam pada penderita hipertensi di desa Pulau Jambu. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini yang digunakan adalah total sampling, yaitu sebanyak 32 orang usia 18-45 tahun. Analisa data adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini pengetahuan P value 0,014< 0,05. Sikap negatif P value 0,104, tidak terdapat hubungan sikap dengan kepatuhan diet rendah garam pada pasien hipertensi. Dukungan dari keluarga P value= 0,010, dukungan dari petugas P value= 0,021. Terdapat hubungan pengetahuan, dukungan keluarga, dukungan petugas Dengan kepatuhan diet rendah garam pada penderita hipertensi di desa Pulau Jambu. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi atau masukan tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet rendah garam pada penderita hipertensi. Salah satunya peran petugas kesehatan sehingga petugas kesehatan dapat lebih menggalakkan lagi edukasi diet rendah garam pada penderita hipertensi.
MANFAAT KELOR (MORINGA OLEIFERA) BAGI KESEHATAN Awari Susanti; Muhammad Nurman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.7287

Abstract

Tanaman herbal fitomedisin diyakini memiliki banyak manfaat dibandingkan obat konvensional dan mendapatkan kembali minat dalam penelitian saat ini. Moringa oleifera adalah tanaman herbal serbaguna yang digunakan sebagai makanan manusia dan alternatif untuk tujuan pengobatan di seluruh dunia. Telah diidentifikasi oleh para peneliti sebagai tanaman dengan banyak manfaat kesehatan termasuk manfaat nutrisi dan obat. Moringa oleifera mengandung asam amino esensial, karotenoid dalam daun, dan komponen dengan sifat nutraceutical, mendukung gagasan untuk menggunakan tanaman ini sebagai suplemen nutrisi atau konstituen dalam persiapan makanan. Beberapa evaluasi nutrisi telah dilakukan pada daun dan batang. Faktor penting yang menjelaskan penggunaan obat dari Moringa oleifera adalah berbagai antioksidan penting, antibiotik dan nutrisi termasuk vitamin dan mineral. Hampir semua bagian dari kelor dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi dengan nilai manfaat lainnya.
A Analisis Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Hipertensi di Kuok Kabupaten Kampar Apriza Apriza; Muhammad Nurman
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : LPPM Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol8.Iss2.1169

Abstract

Hypertension is known as the most worrying disease and has a high risk of death and is known as the silent killer. The increase in the total number of cases of hypertension is mostly caused by lifestyle factors. Smoking is a lifestyle that can be controlled, it takes ten seconds for nicotine to reach the brain. This study aims to analyze the relationship between smoking and hypertension in the Technical Implementation Unit (UPT) of the Regional Public Service Agency (BLUD) Kuok Health Center, Kampar Regency in 2021. The study was conducted using a cross-sectional method. The study population was patients who visited for treatment at UPT BLUD Puskesmas Kuok, sampling was done by purposive sampling technique. The sample consisted of 75 patients who visited the adult polyclinic for treatment. The research instrument was a checklist sheet and a questionnaire about smoking habits and hypertension. Research data shows that the number of hypertension sufferers who smoke reaches 52 people or 83.9%. The significance value (p-value) of the relationship between hypertension and smoking habits is 0.003 indicating that there is a relationship between smoking habits and hypertension. The OR value is 6.067, which means that the risk of hypertension is 6.067 times higher for smokers than non-smokers.
Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. S Khususnya Pada Ny. A  Dengan Pemberian Terapi Foot Massage Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Simpang Kubu Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris Tahun 2023 Ardila Parasandy; Ridha Hidayat; Muhammad Nurman
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.34

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan suatu keadaan di mana tekanan darah seseorang meningkat melebihi batas normal, yang dapat mengakibatkan peningkatan tingkat kesakitan (morbiditas) dan tingkat kematian (mortalitas). Sering kali penderitanya tidak menyadari adanya penyakit hipertensi pada diri mereka, dan kesadaran mengenai kondisi tersebut baru muncul saat komplikasi mulai berkembang. Penanganan hipertensi dapat melibatkan pendekatan farmakologi dan non-farmakologi. Terapi non-farmakologi termasuk terapi komplementer seperti akupuntur, akupressure, tanaman tradisional, bekam, dan pijat atau massage menjadi pilihan yang aman dan mudah diberikan. Terapi foot massage sebagai salah satu bentuk terapi komplementer yang memberikan efek meningkatkan sirkulasi, mengurangi rasa sakit, dan memberikan rasa nyaman pada pasien. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus. Subjek pada penelitian ini adalah Ny. A lansia berusia 68 tahun di desa Simpang Kubu yang mengalami hipertensi. Hasil pengukuran tekanan darah sebelum dilakukan terapi foot massage adalah 160/80 mmHg, dan setelah dilakukan terapi terjadi penurunan tekanan darah menjadi 135/80 mmHg. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan terapi foot massage efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Disarankan pada keluarga agar menggunakan penanganan non-farmakologi sehingga tidak bergantung pada pemberian diuretik sebagai pendamping pengobatan hipertensi yaitu dengan terapi foot message.
Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. M Khususnya Ny. E Dengan Pelaksanaan Aktifitas Fisik Jalan Pagi Terhadap Penurunan Tekanan Darah  Pada Penderita Hipertensi Di Desa Simpang Kubu Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris Tahun 2023 Arimi Ardi; Ridha Hidayat; Muhammad Nurman
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.35

Abstract

Hipertensi masih menjadi salah satu masalah yang ada di dunia kesehatan hingga saat ini. Hipertensi yaitu peningkatan tekanan darah diatas batas normal yaitu 140/90 mmHg. Hipertensi bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit, bocor, pecah, atau tersumbat. Hal ini dapat mengganggu aliran darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak. Jika hal ini terjadi, sel-sel dan jaringan otak pun akan mati. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan pasien hipertensi yang mengalami gangguan rasa nyaman nyeri dengan intervensi keperawatan melakukan pelaksanaan aktifitas fisik jalan pagi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan di desa Simpang Kubu Wilayah kerja UPT Puskesmas Air Tiris dengan 1 responden dengan fokus melakukan pelaksanaan aktifitas fisik jalan pagi. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 06 - 08 Agustus 2023 pada awal pengkajian didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg dan setelah dilakukan pelaksanaan aktifitas fisik jalan pagi pada hari ke-3 didapatkan tekanan darah turun menjadi 119/80 MmHg. Intervensi pelaksanaan aktifitas fisik jalan pagi ini efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien Hipertensi. Diharapkan pelaksanaan aktifitas fisik jalan pagi ini dapat menjadi salah satu tindakan keperawatan yang ditujukan dalam mengatasi masalah keperawatan gangguan rasa nyaman nyeri pada pasien hipertensi.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Stress Pada Narapidana Di Lapas Kelas II A Bangkinang Kabupaten Kampar Sona Listari; Dessyka Febria; Muhammad Nurman
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i2.47

Abstract

Menjalani kehidupan sebagai narapidana di Lembaga Pemasyarakatan berakibat munculnya stress. Dukungan sosial dianggap sebagai faktor yang dapat mempengaruhi stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan stress pada narapidana di Lapas Kelas IIA Bangkinang Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 24 April – 2 Mei 2024 dengan jumlah sampel 119 yang diperoleh menggunakan total sampling. Teknik mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariate dengan uji chi-square. Hasil analisis univariat diperoleh 74 responden (62,2%) dengan dukungan sosial kurang baik dan 71 responden (59,7%) stress. Hasil uji chi-square menunjukkan ada hubungan antara dukungan sosial dengan stress pada narapidana di Lapas Kelas IIA Bangkinang Kabupaten Kampar (p value 0,000). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan semakin tinggi dukungan sosial semakin rendah stress yang dialami narapidana. Dengan diadakan penelitian ini peneliti mengharapkan kepada petugas Lembaga Pemasyarakatan dapat memberikan kegiatan positif kepada narapidana untuk mengurangi stress.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Rheumatoid Arthritis Pada Lansia Di Desa Kampa Kecamatan Kampa Dara Arianita; Muhammad Nurman; Rizki Rahmawati Lestari
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i2.49

Abstract

Kejadian rheumatoid arthritis atau rematik merupakan penyakit autoimun yang mengenai jaringan persendian, dan sering juga melibatkan organ tubuh lainnya yang ditandai dengan terdapatnya sinovitis erosif sistemik. Lansia merupakan usia yang memiliki kemungkinan lebih besar mengalami rheumatoid arthritis. Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dari 10 penyakit terbanyak tahun 2023, rheumatoid arthritis menduduki peringkat ke 5 sebesar 6700 (6,3%). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui “Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Rheumatoid Arthritis pada Lansia di Desa Kampa Kecamatan Kampa Tahun 2024”. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 46 orang lansia dengan teknik total sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji chi square dan uji fisher`s exact test. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p value 0,022), pola makan (p value 0,009). Tidak ada hubungan antara aktivitas fisik (p value 0,065) dengan kejadian rheumatoid arthritis pada lansia. Diharapkan bagi responden agar dapat lebih banyak mencari informasi tentang masalah kesehatan yang terjadi pada lansia terutama masalah kesehatan tentang penyakit rheumatoid arthritis dan pencegahannya.