p-Index From 2021 - 2026
3.558
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Buletin Al-Turas STUDIA ISLAMIKA Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Ulul Albab: Jurnal Studi Islam Jurnal KALAM JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES International Journal of Nusantara Islam Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage Wawasan : Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Musawa : Jurnal Studi Gender dan Islam Dinika : Academic Journal of Islamic Studies Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur´an dan Tafsir Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Sosioglobal : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Al-Albab Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society ALQALAM Kawalu: Journal of Local Culture Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama SUHUF: Jurnal Pengkajian Al-Qur'an dan Budaya Holistic Al-Hadis : Jurnal Studi Hadis, Keindonesiaan, dan Integrasi Keilmuan Ulumuna Journal of Asian Social Sciences Research IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara Jurnal Lektur Keagamaan Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman International Journal of Nusantara Islam Dinika: Academic Journal of Islamic Studies. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society Al-A'raf: Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat Studia Islamika
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Buletin Al-Turas

Tasawuf Sunda dan Warisan Islam Nusantara: Martabat Tujuh dalam Dangding Haji Hasan Mustapa (1852-1930) Jajang A Rohmana
Buletin Al-Turas Vol 20, No 2 (2014): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.465 KB) | DOI: 10.15408/bat.v20i2.3760

Abstract

AbstrakPaper ini membahas martabat tujuh dalam puisi dangding sufistik Haji Hasan Mustapa. Ia merupakan salah satu penerus tradisi tasawuf Nusantara dari Jawa Barat yang menulis lebih dari sepuluh ribu bait dangding. Tema martabat tujuh merupakan poros inti pembahasan dalam hampir keseluruhan puisi dangding-nya. Berbagai kesalahpahaman dan kesulitan para sarjana dalam memahami puisi Mustapa kiranya dilatarbelakangi keterbatasan pengetahuan atas ajaran ini. Kajian ini menggunakan pendekatan interteks atas sejumlah puisi Mustapa yang bertema sama. Kajian ini memfokuskan pada tiga hal: martabat tujuh dalam tradisi tasawuf Nusantara, Mustapa dan posisi dangding-nya dalam sastra Sunda, serta tema martabat tujuh sebagai inti puisinya. Mustapa kiranya dipengaruhi ajaran wahdatul wujud terutama melalui kitab Tuh}fah-nya Al-Burhanfuri. Meski demikian, ia berusaha menjejakkannya dalam latar kekayaan budayanya. Ia menginterpretasikan martabat tujuh, bukan semata-mata sebagai sintesis tajalli Ilahi, tetapi juga merupakan hasil upaya manusia dalam meningkatkan martabat rohani untuk pulang ke tempat di mana ia berasal (nepi kana urut indit). Karenanya tidak tepat bila ia dianggap menyimpang dari nilai-nilai ortodoksi Islam. Ia berada pada arus utama tasawuf Nusantara yang cenderung rekonsiliatif. Signifikansi Mustapa terletak pada kreatifitasnya dalam menggunakan banyak metafor budaya Sunda termasuk dalam menafsir ajaran martabat tujuh. Ia misalnya, menggunakan metafor tubuh (balung, daging, sungsuam, getih), makanan (rujak), sungai (leuwi), dan bukit (lamping) untuk menggambarkan proses panjang dalam meracik asal alam kesejatian. Kajian ini signifikan dalam memperkuat tesis jaringan ulama Nusantara dalam bentuk artikulasi tasawuf lokal Sunda. Sebuah tafsir lain atas martabat tujuh yang muncul dalam rahim alam pikiran budaya Sunda.---AbstractThis paper discusses the dignity seven in metrical poetry Sufi Hasan Haji Mustapa. He is one of the successors of Sufism archipelago from West Java who wrote more than ten thousand metrical stanza. He was in the mainstream Sufism archipelago tend reconciliatory. Mustapa significance lies in creativity in using many metaphors Sundanese culture including seven in interpreting the teachings of dignity. He for instance, uses the metaphor of the body (bone, meat, sungsuam, getih), food (salad), rivers (Leuwi), and Hill (lamping) to describe the lengthy process of preparing the authenticity of natural origin. This study is significant in strengthening the network of scholars Nusantara thesis in the form of Sufism articulation of local Sundanese.