Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Telang Flower Extract (Clitoria Ternatea) as Antioxidant in Snack Sticks Fangohoi, Latarus; Aimanah, Ummu; Munira, Munira; L, Andi Besse Sumpala
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 23 No 4 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v23i4.2975

Abstract

Telang flower (Clitoria ternatea) is a flower that can be grown as an ornamental plant or as a wild plant. It has long been used in traditional medicine and as a food coloring because it contains a number of active ingredients with pharmacological potential. Snack sticks can improve organoleptic quality and antioxidant activity content, this study aims to determine the organoleptic quality, and antioxidant activity content and to find out how to make snack sticks against the addition of telang flower extract as an antioxidant on snack sticks. The study method used was an experimental method of Completely Randomized Design (CRD).The sudy method used was the completely randomized design (CRD) experimental method, organoleptic tests and antioxidant tests using the DPPH method and the Duncan method with 5 treatments and 3 replications resulting in 15 experimental units with each experiment, namely P0 = no treatment, P1 = 10g telang flower extract + 100ml water, P2 = 20g extract telang flower + 100ml water, P3 = 30g telang flower extract + 100ml water, P4 = 40g telang flower extract + 100ml water. The results showed that the P4 treatment (40g telang flower extract + 100ml water) gave the best results on organoleptic quality with an average score of 11.6, and the best content of antioxidant activity was found in P4 treatment with an amount of 103.52 ppm.
Pengenalan Kelas Kelompok Tani kepada Petani Lokal Guna Menumbuh Kembangkan Daya Juang Petani Lokal Kampung Bremi Distrik Manokwari Utara Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat Latarus Fangohoi; Olando Marselino Tobias Asmuruf; Widyaningrum Widyaningrum; Eddy Mayor; Kornelis Muabuai; Stenli Duit; Andarias Pariri
Journal of Sustainable Agriculture Extension Vol 1 No 1 (2023): Journal of Sustainable Agriculture Extension
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/josae.v1i1.444

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan kelas-kelas kelompok tani kepada para petani lokal di Kampung Bremi dan juga mengetahui tingkat pengetahuan petani lokal terhadap kelas-kelas kelompok tani. Pelaksanaan penyuluhan ini perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan petani lokal tentang kelas-kelas kelompok tani. Metode: Pelaksanaan penyuluhan ini diikuti oleh 15 orang yang terdiri dari 10 orang wanita tani responden dan 5 orang penyuluh lapangan dengan metode ceramah. Metode ini digunakan agar petani dapat menyimak dan mendapatkan informasi baru untuk menambahkan pengetahuan tentang materi kelas kelompok yang disampaikan. Hasil: Evaluasi tes awal (pre test) terhadap petani responden dengan nilai rata-rata 2,0 berada pada kategori rendah dan tes akhir (post test) dengan nilai rata – rata 9,9 berada pada kategori tinggi. Efektivitas penyuluhan dengan nilai persentase 98,75 % berada pada kategori efektif. Kesimpulan: Hasil penilaian tes awal (pre test), tes akhir (post test) dan efektivitas menunjukan bahwa petani di Kampung Bremi Distrik Manokwari Utara Kabupaten Manokwari mengalami peningkatan pengetahuan mengenai materi penyuluhan tersebut.
Kesiapan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Dalam Menjalankan Kostratani di Kabupaten Teluk Wondama Latarus Fangohoi; Agung Putra Patrik Ruru; Yudhisa Henry Prabowo; Hotmauli Febriana Pardosi
Journal of Sustainable Agriculture Extension Vol 1 No 2 (2023): Journal of Sustainable Agriculture Extension
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/josae.v1i2.565

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kesiapan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam Menjalankan Kostratani di Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat. dalam Pelaksanaan kajian ini perlu menjawab bagaimana tentang kesiapan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat agar dapat berjalan dengan lancar. Metode: Dalam kajian ini melibatkan 5 BPP dari 13 BPP yang ada di Kabupaten Teluk Wondama alasan hanya mengambil 5 BPP dikarenakan hanya 5 BPP tersebut yang diajukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Wondama, dari 5 BPP tersebut diambil sampel sebanyak 3 orang per BPP yang meliputi: Kepala BPP, sekretaris BPP, dan Penyuluh Pertanian. Setelah diambil sampel kemudian dibagikan kuesioner setelah dilihat hasil dari kuesioner kemudian data diolah, setelah diolah kemudian dibuat skor tentang sikap dan pendapat. Hasil: Setelah dilaksanakan penelitian maka didapat hasil bahwa dari 5 BPP kebanyakan memiliki kekurangan seperti sumber daya manusia yang belum memadai, belum memahami dan belum ada Bimbingan Teknis tentang Kostratani, belum ada Koordinasi dan sosialisasi dengan pemerintahan setempat tentang Kostratani, serta belum tersedia Komputer/PC. Meski demikian kelima BPP tersebut dapat direkomendasikan untuk menjalankan program Konstratani yang dapat dilihat dari indikator kesiapan BPP yang kemudian indikator tersebut harus ditingkatkan agar memenuhi syarat dalam program kostratani. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa BPP yang dapat direkomendasikan berdasarkan kesiapannya dapat diurutkan menjadi: (1) BPP Wondiboy, (2) BPP Wasior, (3) BPP Rasiei, (4) BPP Windesi, (5) BPP Teluk Duairi. Dari hasil tersebut dapat diajukan kepada Dinas Pertanian agar supaya bisa memprioritaskan BPP yang nilainya/skornya lebih tinggi.
Persepsi Petani terhadap Peran Kelompok Tani di Kampung Lebauw, Manokwari Utara, Papua Barat Simon Miosido; Latarus Fangohoi; Indah Pratiwi
Journal of Sustainable Agriculture Extension Vol 3 No 1 (2025): Journal of Sustainable Agriculture Extension
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/josae.v3i1.1366

Abstract

Latar belakang: Kelompok tani memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan petani, khususnya melalui fungsi sebagai kelas belajar mengajar, unit produksi, dan wahana kerja sama. Namun, efektivitas kelompok tani dalam menjalankan peran ini sangat bergantung pada persepsi dan partisipasi anggotanya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani terhadap peran kelompok tani di Kampung Lebauw, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 19 responden anggota kelompok tani. Hasil yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif, dengan kategorisasi skor untuk menilai persepsi petani terhadap fungsi kelompok tani. Hasil: Dalam perannya sebagai kelas belajar mengajar, kelompok tani dinilai baik (52,63%) dan sangat baik (47,37%). Sebagai unit produksi, sebanyak 57,89% responden memberikan penilaian baik, sedangkan 42,11% menilai sangat baik. Sementara itu, sebagai wahana kerja sama, mayoritas petani menilai baik (57,89%) dan sangat baik (42,11%). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok tani di Kampung Lebauw telah menjalankan perannya dengan baik. Untuk meningkatkan efektivitasnya, diperlukan penguatan dalam manajemen kelompok tani, peningkatan akses terhadap sarana produksi, serta diversifikasi usaha tani. Dengan demikian, kelompok tani dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.