Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Socio Religia

PENGARUH MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN REMAJA Ferlitasari, Reni; ., Suhandi; Rosana, Ellya
Socio Religia Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Sosio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v1i2.8435

Abstract

Abstrak           Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang diberikan media sosial Instagram terhadap perilaku keagama remaja. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan penyebaran angket. Metode analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji linearitas, uji koefisien regresi linear sederhana dan uji hipotesis menggunakan uji determinasi atau R2. Kemudian pengolahan datanya menggunakan aplikasi SPSS for windows 18. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial Instagram memberikan pengaruh kepada remaja rohis di SMA Perintis 1 Bandar Lampung lewat penggunaan fitur-fitur yang disajikan, sehingga dengan adanya media sosial Instagram remaja rohis dapat terpengaruh dalam perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai keislaman melalui memanfaatkan fitur  hastag (#), mentions, follow, like & komentar.  Berdasarkan uji  determinasi atau R2 pengaruh media sosial Instagram terhadap perilaku keagamaan remaja adalah sebesar 11,9% itu berarti perilaku keagamaan remaja dapat dijelaskan oleh penggunaan  konten atau fitur dari media sosial Instagram. Oleh karena itu remaja harus cerdas dalam penggunaan media sosial Instagram, dengan berbagai macam fitur yang dapat digunakan jadikanlah Instagram sebagai bahan dakwah.Kata kunci: Media sosial Instagram, pemanfaatan fitur, Perilaku Keagamaan Remaja
DAMPAK KEMISKINAN TERHADAP DEVIASI SOSIAL DI KELURAHAN KELAPA TIGA KECAMATAN TANJUNG KARANG PUSAT KOTA BANDAR LAMPUNG Badiah, Siti; Rosana, Ellya; Syahri, Fandi Muhammad
Socio Religia Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v3i2.16085

Abstract

Kemiskinan merupakan kondisi ketidak mampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan pokoknya seperti pangan, sandang maupun papan. Kemiskinan tidak hanya dialami oleh masyarakat pedesaan saja namun masyarakat perkotaan pun mengalaminya. Kemiskinan berdampak negatif yakni menjadi awal penyebab seseorang melakukan tindakan deviasi sosial karena desakan tuntunan ekonomi. Permasalahan sosial ini dapat dijumpai di kelurahan Kelapa Tiga. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kondisi kemiskinan di Kelurahan Kelapa Tiga Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung dan bagaimana dampak kemiskinan terhadap deviasi sosial di Kelurahan Kelapa Tiga Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu informan yang telah ditetapkan yaitu informan kunci, informan utama dan informan tambahan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan empat komponen utama yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan kesimpulan akhir. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kontrol sosial.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kondisi kemiskinan di kelurahan Kelapa Tiga dialami oleh masyarakat dengan pendapatan yang tidak dapat memenuhi kebutuhan pokoknya, tidak memiliki pekerjaan yang tetap, rumah yang tidak layak huni serta pendidikan yang rendah. Kemiskinan berdampak pada hal yang negatif yakni awal dari tindakan deviasi sosial. Upaya untuk mengatasi kemiskinan dan deviasi sosial sudah dilakukan oleh semua pihak terkait seperti pihak kelurahan, pihak kepolisian, tokoh Agama dan pihak tokoh masyarakat. Jenis deviasi sosial di kelurahan Kelapa Tiga sangat variatif seperti deviasi sosial negatif, primer, sekunder, individu, kelompok, situasional dan sistematik. Bentuk deviasi sosial yang variatif tersebut diantaranya pencurian, perjudian, minum- minuman keras dan penyalahgunaan obat-obat terlarang (narkoba). Selain kemiskinan, ternyata terdapat lain seseorang melakukan tindakan deviasi sosial yaitu faktor internal dan eksternal.
CHILDREN CRISIS CENTRE LAMPUNG: PENANAMAN NILAI SOSIAL KEAGAMAAN PADA ANAK YANG DI LACURKAN Rofikah, Liani; Rosana, Ellya
Socio Religia Vol. 4 No. 2 (2023): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v4i2.20556

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran Children Crisis Center (CCC) dalam menanamkan nilai-nilai sosial dan keagamaan pada anak-anak korban prostitusi di Panjang, Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memanfaatkan sumber data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui interaksi langsung dengan pengurus CCC dan anak-anak yang terlibat, sedangkan data sekunder bersumber dari referensi yang relevan. CCC memainkan peran penting dalam memberikan sosialisasi primer kepada anak-anak, menanamkan nilai-nilai umum dan agama sesuai dengan norma-norma masyarakat. Selain itu, pusat ini juga melakukan sosialisasi sekunder dengan menawarkan program pelatihan khusus yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan anak-anak, mempersiapkan mereka untuk masa depan yang lebih mandiri dan berdaya. Penelitian ini juga menyoroti nilai-nilai sosial dan agama tertentu yang ditanamkan CCC pada anak-anak, seperti kebersamaan, kasih sayang, kepedulian, dan empati serta simpati. Melalui berbagai kegiatan dan program, pusat ini menciptakan lingkungan di mana anak-anak dapat berkembang secara holistik, baik secara sosial maupun spiritual. Pada akhirnya, upaya CCC tidak hanya berfungsi untuk merehabilitasi anak-anak tetapi juga untuk mengintegrasikan kembali mereka ke dalam masyarakat sebagai individu yang berdaya, bebas dari stigma yang terkait dengan masa lalu mereka. Studi ini menyoroti peran penting yang dimainkan oleh organisasi seperti CCC dalam membentuk kehidupan dan masa depan anak-anak rentan dalam situasi yang penuh tantangan.
Mobilitas Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat Buruh PLTU Rosana, Ellya; Astuti, Yuliana Widi
Socio Religia Vol. 5 No. 1 (2024): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v5i1.23200

Abstract

 Kebutuhan manusia yang semakin kompleks memaksa seseorang harus terus berusaha untuk mencari pekerjaan demi bisa memenuhi kebutuhan primer dan sekunder. untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut manusia melakukan perubahan-perubahan dalam mencapai kehidupan yang lebih baik. Dalam penelitian ini, gerak perubahan yang dimaksud oleh peneliti adalah perubahan atau peralihan mata pencaharian masyarakat yang mengalami mobilitas menjadi buruh industri PLTU. Mobilitas sosial secara tidak langsung akan berdampak pada kesejahteraan pelaku mobilitasnya. Berdasarkan permasalahan diatas penulis merumuskan beberapa rumusan masalah. tentang proses mobilitas sosial buruh PLTU dan PLTU dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Tarahan. Metode penelitian dalam skripsi ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan (Field reserch). Adapun sifat dari penelitian ini adalah Deskriptif yaitu penulis akan mendeskripsikan data temuan lapangan. Metode pengumpulan data berupa observasi dimana peneliti mengamati secara langsung dilapangan, wawancara dan dokumentasi. Dalam wawancara yang digunakan kepada informan menggunakan teknik purposive sampling. Teori yang digunakan untuk menganalisis dalam penelitian ini adalah teori tindakan sosial yang dikemukakan oleh Max Weber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses mobilitas sosial masyarakat sehingga menjadi buruh di industri PLTU dikarenakan beberapa faktor pendorong yaitu, faktor ekonomi, faktor penggusuran lahan, faktor iklim dan faktor keahlian seseorang. PLTU memiliki peran yang sangat besar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial keagamaan masyarakat desa melalui program-program yang dimiliki, yaitu, program pertanian, program ternak bergilir, subsidi pembangunan sarana dan prasarana desa, program sunat massal, program berbagi di bulan ramadhan, Program Sumur Bor Dan Kamar Mandi Permanen  dan program pemotongan hewan qurban