Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

MOTOR SPAREPART SALES APPLICATION NEW SEI KAMAH RUDI SPARE PARTS SHOP Suparmadi Suparmadi; Parini Parini; Mhd. Ihsan
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 9, No 3 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v9i3.2458

Abstract

Abstract: Technology plays an important role in trading business management. The sales application is a system that performs data processing and financial transactions that are equipped with integrated management such as sales transaction processes such as cash registers and inventory calculations or stock items. the role of this goods sales application can simplify the operational form they need and be able to increase their work effectiveness. The main objective of software procurement is to replace manual operations with technology, which is able to make the business survive in the midst of business competition and be able to develop according to expectations. Rudi Sparepart Store is a motorcycle spare parts sales store located in Sei Kamah Baru, Sei Dadap District which is engaged in sales, especially motorcycle spare parts and all motorcycle accessories. By implementing a sales application at the Rudi Spare Parts Store, it can help the shop admin process sales transactions for motorbike spare parts and reports can be generated quickly. Keywords: application; sales ; spare parts  Abstrak: Teknologi memegang peranan penting dalam manajemen bisnis perdagangan. Aplikasi penjualan merupakan suatu sistem yang melakukan pengolahan data serta transaksi keuangan yang dilengkapi dengan manajemen terintegrasi seperti proses transaksi penjualan seperti mesin kasir dan perhitungan inventory atau stok barang. peran aplikasi penjualan barang ini dapat mempermudah bentuk operasional yang mereka butuhkan dan mampu meningkatkan efektivitas kerja mereka. Tujuan utama pengadaan perangkat lunak adalah untuk menggantikan operasi manual dengan teknologi, yang mampu membuat bisnis bertahan di tengah persaingan bisnis dan mampu berkembang sesuai harapan. Rudi Sparepart Store merupakan toko penjualan sparepart sepeda motor yang berlokasi di Sei Kamah Baru , Kecamatan Sei Dadap yang bergerak di bidang penjualan khususnya spare part sepeda motor dan segala aksesoris sepeda motor. Dengan mengimplementasikan aplikasi penjualan di Toko Sparepart Rudi dapat membantu admin toko dalam memproses transaksi penjualan spare part motor dan laporan dapat dihasilkan dengan cepat. Kata kunci: aplikasi; penjualan ; suku cadang
PELATIHAN KEPROTOKOLERAN DALAM MENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAGI SISWA MAS BAHRUL ULUUM AL-KAMAL ASAHAN Zulkarnain Sirait; Akmal Akmal; Suparmadi Suparmadi; Nur Zannah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i1.1369

Abstract

Abstract: Protocol training is carried out to improve the speaking skills of MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan students who are able to display good public speaking, are able to convey messages in accordance with the objectives of an event and can increase self-quality. This activity summarized a number of priority issues regarding the mastery of public speaking 1) there were still a number of errors in the application of communication ethics, 2) the need to master speech techniques using appropriate methods, 3) the need to master the technique of presenting events in accordance with protocol rules, and 4) the need to be able to apply language rules effectively in the context of public speaking. The solution offered by the team to solve these priority problems is by organizing training with a chronological strategy and a communicative approach that focuses on giving students opportunities to practice practically. Meanwhile, to optimize the achievement of objectives, training is carried out using three methods, namely cased based learning, demonstrations, and assignments (direct practice). The result of implementing this service program is that participants can master public speaking skills, both in the context of speeches and in hosting events. In addition, participants can also perform by paying attention to various aspects of public speaking, such as grammar, speech norms, and protocols that apply in public speaking. Keywords: protocol; speaking skills.Abstrak: Pelatihan keprotokoleran dilaksanakan untuk meningkatan keterampilan berbicara siswa MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan yang mampu menampilkan public speaking yang baik, mampu menyampaikan pesan sesuai dengan tujuan dari suatu acara dan dapat menambah kualitas diri. Kegiatan ini dirangkum sejumlah permasalahan prioritas berkenaan dengan penguasaan public speaking 1) masih ditemukan sejumlah kesalahan dalam penerapan etika komunikasi, 2) kebutuhan untuk menguasai teknik berpidato dengan metode yang sesuai, 3) kebutuhan untuk menguasai teknik membawakan acara sesuai dengan aturan keprotokoleran, dan 4) kebutuhan untuk mampu menerapkan kaidah bahasa yang efektif dalam konteks berbicara di depan umum. Solusi yang ditawarkan oleh tim untuk menyelesaikan permasalahan prioritas tersebut dengan menyelenggarakan pelatihan dengan strategi kronologis dan pendekatan komunikatif yang menitikberatkan pada pemberian kesempatan pada siswa untuk berlatih secara praktis. Adapun, untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan, pelatihan dilaksanakan dengan tiga metode, yaitu cased based learning, demonstrasi, dan penugasan (praktik langsung). Hasil dari pelaksanaan program pengabdian ini adalah peserta dapat menguasai keterampilan berbicara di depan umum, baik dalam konteks pidato maupun dalam membawakan acara. Selain itu, peserta juga dapat tampil dengan memperhatikan berbagai aspek berbicara di depan umum, seperti tata bahasa, norma bicara, dan keprotokoleran yang berlaku dalam public speaking.Kata kunci: keprotokoleran; keterampilan berbicara
TEKNIK PENULISAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Mhd Ihsan; Indra Ramadona Harahap; Suparmadi Suparmadi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1661

Abstract

Abstract: The problems that most often arise in the classroom are lack of student motivation and low student achievement. If teachers can respond quickly to problems these existing problems, they can become more reflective and critical of them learning process in the classroom. Therefore, the quality and quantity of the learning process in the classroom can be improved and improved. One way that teachers can improve the quality of learning is through classroom action research (PTK). Classroom Action Research (CAR) is a practical action with the aim of improving the quality of learning. PTK is part of Continuous Professional Development (PKB) as an effort to improve teacher competency as a whole, sequentially and planned. This is in accordance with the Regulation of the Minister of State and Empowerment of State Apparatus and Bureaucratic Reform Number 16 of 2009 concerning Functional Positions and Credit Scores. Referring to these regulations, PTK must be carried out by educators. PTK provides space for teachers to reflect on learning, identify challenges, and formulate an action as a solution to address these challenges. Evaluation of this training The training teacher is expected to be able to prepare a draft of Classroom Action Research. It is hoped that this draft can be further elaborated so that it becomes a comprehensive work of classroom action research. Keywords: classroom action research;learning outcomes; MTS Nurhasanah  Abstrak:Masalah yang paling sering muncul di kelas adalah kurangnya motivasi siswa dan rendahnya pencapaian siswa. Bila guru bisa cepat tanggap terhadap permasalahan-permasalahan yang ada ini, mereka dapat menjadi lebih reflektif dan kritis terhadap proses pembelajaran di dalam kelas. Oleh karena itu, kualitas dan kuantitas proses pembelajaran di dalam kelaspun bisa diperbaiki dan ditiingkatkan. Salah satu cara yang bisa ditempuh guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran adalah melalui penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan sebuah tindakan praktis dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. PTK merupakan bagian dari Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru secara keseluruhan, berurutan dan terencana. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Negara dan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional dan Angka Kredit. Merujuk pada Peraturan tersebut, PTK wajib dilaksanakan oleh para pendidik. PTK memberikan ruang bagi guru untuk melakukan refleksi pembelajaran, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan sebuah tindakan sebagai solusi untuk menyikapi tantangan tersebut. Ealuasi dari pelatihan ini Guru pelatihan diharapkan dapat menyusun sebuah draf Penelitian Tindakan Kelas. Draf ini diharapkan dapat dielaborasi kembali sehingga menjadi sebuah karya penelitian tindakan kelas yang komprehensif. Kata kunci: penelitian tindakan kelas; hasil belajar; MTS Nurhasanah
PELATIHAN WRITING BAGI SISWA MAS BAHRUL ULUUM AL KAMAL ASAHAN Akmal Akmal; Suparmadi Suparmadi; Zulkarnain Sirait
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1881

Abstract

Abstract. This training was focused on the writing skill in English language and the paricipants were the students of MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan.. The speakers used the field methods in this training of English education. The speakers told about the English tenses because the English writing skill had to use the tenses and if the students were able to understand the English basic tenses, they will make the sentences in English very well and correctly. The basic tenses that were used in this training were present tense, past tense, present perfect tense, and present future tense. The speakers elaborated the tenses more details and completely. They were able to identify the basic tenses which used in English writing and they were so satisfied in getting the training from the speakers.    Keywords : english; speaker; tenses Abstrak. Pelatihan ini difokuskan pada keterampilan menulis dalam bahasa Inggris dan pesertanya adalah siswa-siswi MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan. Pemateri menggunakan metode lapangan dalam pelatihan pendidikan bahasa Inggris ini. Pemateri menceritakan tentang tenses bahasa inggris karena keterampilan menulis bahasa inggris harus menggunakan tenses dan jika siswa mampu memahami basic tenses bahasa inggris maka mereka akan membuat kalimat dalam bahasa inggris dengan sangat baik dan benar. Tenses dasar yang digunakan dalam pelatihan ini adalah present tense, past tense, present perfect tense, dan present future tense. Pemateri menguraikan tenses tersebut lebih detail dan lengkap. Mereka mampu mengidentifikasi tenses dasar yang digunakan dalam penulisan bahasa Inggris dan mereka sangat puas mendapatkan pelatihan dari para pembicara. Kata Kunci :bahasa inggris; pemateri; tenses
Pembuatan Ujian Online Melalui Aplikasi Whatsapp Auto Cecep Maulana; Suparmadi Suparmadi; Mohd Siddik
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.974 KB) | DOI: 10.55537/jibm.v1i2.22

Abstract

In the era of covid 19, learning activities are only done using the internet that forces teachers and students to communicate with each other through applications. Whatsapp application is very familiar among children, adults and even parents because the whatsapp application is very easy to understand in its optimization and also very lightly used on android phones. It is very important to provide information for android users today, WhatsApp is one of the chat applications that are quite popular. Although there are many chat apps such as telegram, massenger and others, but WhatsApp is indeed a chat application that is easy to use and has a variety of interesting features. In making an online exam using whatsapp is not using the features in whatsapp but we use a third-party application that is whatsapp auto which is connected to the whatsapp application that we often use to chat daily both in groups and private. To obtain an effective online exam creation process, teachers must download the whatsapp auto application.
Pelatihan Pembelajaran Komunikatif dalam Speaking Skill Bagi Siswa Mas Bahrul Uluum Al - Kamal Asahan Akmal Akmal; Zulkarnain Sirait; Suparmadi Suparmadi; Surya Gusti
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.869

Abstract

Abstract: Communicative teaching-learning is one of the communicative learning which is from Translation learning and Task-based on learning. Communicative learning is always used many teachers to make the students more actively in learning process especially in learning the language to develop the students’ skill in speaking. The writer did the training English language by communicating to the students directly. The writer described all the material related to the speaking materials and the materials were the easiest and the hottest news which was being talked by many people. The students have showed their skill in English. One by one of the students told their story in English even though their English was not so good. They were happy and motivated in this training. The students were grade 10, 11, and 12 at MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan. After doing the communicative english teaching learning, they had spirit much  more in learning. Keywords: communicativ; training; communicative learning  Abstrak: Pembelajaran komunikatif merupakan salah satu pembelajaran komunikatif yang bersumber dari pembelajaran Translation dan pembelajaran berbasis Tugas. Pembelajaran komunikatif selalu digunakan banyak guru untuk membuat siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran terutama dalam pembelajaran bahasa untuk mengembangkan keterampilan berbicara siswa. Penulis melakukan pelatihan bahasa Inggris dengan cara berkomunikasi langsung dengan siswa. Penulis memaparkan semua materi yang berkaitan dengan materi berbicara dan materi tersebut merupakan berita termudah dan terhangat yang sedang dibicarakan oleh banyak orang. Para siswa telah menunjukkan keterampilan mereka dalam bahasa Inggris. Satu per satu siswa menceritakan kisah mereka dalam bahasa Inggris meskipun bahasa Inggris mereka tidak begitu baik. Mereka senang dan termotivasi dalam pelatihan ini. Siswa-siswi tersebut adalah siswa kelas 10, 11, dan 12 di MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan. Setelah melakukan pembelajaran bahasa Inggris yang komunikatif, mereka lebih semangat dalam belajar. Kata kunci: komunikatif; pelatihan; pembelajaran komunikatif
Penggunaan Google Meet Dalam Media Pembelajaran Daring Selama Covid - 19 Di Mas Al-Washliyah Binjai Serbangan Cecep Maulana; Suparmadi Suparmadi; Mardalius Mardalius
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.873

Abstract

Abstract:The community service activity entitled "Using Google Meet in Online Learning Media During Covid-19 at Mas Al-Washliyah Binjai Serbangan" aims to help MAS AL-Washliyah Binjai Serbangan, Kec. Air Joman, Kab. sharpen. in utilizing google meet in the pandemic era in conducting online learning. The method used in this activity is description and practice. The presenter provides explanations about IT technologies during covid 19 that can be used when doing online learning, after that practice directly using Google meet. A number of important points that are explained and practised in this activity are the explanation of the application and the practice of using Google Meet directly. Keywords: Using Google Meet; Online Learning Media; Covid 19  Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diberi judul “Penggunaan Google Meet Dalam Media Pembelajaran Daring Selama Covid-19 di Mas Al-Washliyah Binjai Serbangan” bertujuan untuk membantu Guru-guru  MAS AL-Washliyah Binjai Serbangan, Kec. Air Joman, Kab. Asahan. dalam memanfaatkan google meet diera pandemi dalam melakukan pembelajaran secara daring. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskripsi dan praktek. Pemateri melakukan penjelasan-penjelasan tentang teknologi-teknologi IT selama covid 19 yang bisa digunakan saat melakukan pembelajaran melalui daring, setelah itu praktek langsung menggunakan Google meet . Beberapa point penting yang dijelaskan serta dipraktekkan dalam kegiatan ini, yaitu penjelasan aplikasi serta peraktek cara menggunakan google meet secara langsung. Kata kunci: Penggunaan Google Meet; Media Pembelajaran Online; Covid 19
Penyuluhan Tentang Pemanfaatan Internet yang Aman dan Baik Bagi Santri Pondok Pesantren Mas Bahrul Uluum Al Kamal Asahan Suparmadi Suparmadi; Akmal Akmal; Zulkarnain Sirait; Surya Gusti
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1081

Abstract

Abstract: IT learning aims to help students to be able to seek knowledge and information through references to educational sites that the authors provide and so students are expected to be able to look for references to other sites related to education. The students never open sites with negative content. The students can be wiser in reading and disseminating information sourced from the internet. The students are able to use social media properly and wisely and are able to develop their business and interests through social media. Achievement of these objectives can be done through counseling, presentation and question and answer. After the activity, evaluation and monitoring were carried out by members of the community service to see an increase in understanding and use of the internet that was safer and better. So that internet abuse does not happen again in the future. Keywords: IT; Internet; modern  Abstrak: Pembelajaran IT bertujuan untuk, membantu para santri agar mampu mencari ilmu dan informasi melalui referensi situs-situs pendidikan yang penulis berikan serta agar santri diharapkan dapat ,memcari referensi-referensi situs lain yang berhubungan dengan pendidikan. Para santri tidak pernah membuka situs-situs yang berkonten negative. Para santri dapat lebih bijak dalam membaca dan menyebarkan informasi yang bersumber dari internet. Para santri mampu menggunakan sosial media dengan baik dan bijak serta mampu mengembangkan usaha dan minat melalui sosial media. Pencapaian tujuan tersebut dapat dilakukan melalui penyuluhan, pemamparan dan tanya jawab. Setelah kegiatan, dilaksanakan evaluasi dan monitoring yang dilakukan oleh anggota pengabdian kepada masyarakat untuk melihat peningkatan pemahaman dan pemanfaatan internet yang lebih aman dan baik. Agar penyalahgunaan internet tidak terjadi kembali dikemudian hari. Kata kunci: IT; Internet; modren 
PELATIHAN KEPROTOKOLERAN DALAM MENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAGI SISWA MAS BAHRUL ULUUM AL-KAMAL ASAHAN Zulkarnain Sirait; Akmal Akmal; Suparmadi Suparmadi; Nur Zannah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i1.1369

Abstract

Abstract: Protocol training is carried out to improve the speaking skills of MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan students who are able to display good public speaking, are able to convey messages in accordance with the objectives of an event and can increase self-quality. This activity summarized a number of priority issues regarding the mastery of public speaking 1) there were still a number of errors in the application of communication ethics, 2) the need to master speech techniques using appropriate methods, 3) the need to master the technique of presenting events in accordance with protocol rules, and 4) the need to be able to apply language rules effectively in the context of public speaking. The solution offered by the team to solve these priority problems is by organizing training with a chronological strategy and a communicative approach that focuses on giving students opportunities to practice practically. Meanwhile, to optimize the achievement of objectives, training is carried out using three methods, namely cased based learning, demonstrations, and assignments (direct practice). The result of implementing this service program is that participants can master public speaking skills, both in the context of speeches and in hosting events. In addition, participants can also perform by paying attention to various aspects of public speaking, such as grammar, speech norms, and protocols that apply in public speaking.            Keywords: protocol; speaking skills.  Abstrak: Pelatihan keprotokoleran dilaksanakan untuk meningkatan keterampilan berbicara siswa MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan yang mampu menampilkan public speaking yang baik, mampu menyampaikan pesan sesuai dengan tujuan dari suatu acara dan dapat menambah kualitas diri. Kegiatan ini dirangkum  sejumlah  permasalahan  prioritas  berkenaan  dengan  penguasaan  public speaking 1) masih ditemukan sejumlah kesalahan dalam penerapan etika komunikasi, 2) kebutuhan untuk menguasai teknik berpidato dengan metode yang sesuai, 3) kebutuhan untuk menguasai teknik membawakan acara sesuai dengan aturan keprotokoleran, dan 4) kebutuhan  untuk mampu menerapkan kaidah bahasa yang efektif dalam konteks berbicara di depan umum. Solusi yang ditawarkan oleh tim untuk menyelesaikan permasalahan prioritas tersebut dengan menyelenggarakan pelatihan dengan strategi kronologis dan pendekatan komunikatif yang  menitikberatkan pada pemberian kesempatan pada siswa untuk berlatih secara praktis. Adapun, untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan, pelatihan dilaksanakan dengan tiga metode, yaitu cased based learning, demonstrasi, dan penugasan (praktik  langsung). Hasil dari pelaksanaan  program pengabdian ini adalah peserta dapat menguasai keterampilan berbicara di depan umum, baik dalam konteks pidato maupun dalam membawakan acara. Selain itu, peserta juga dapat tampil dengan memperhatikan berbagai aspek berbicara di depan umum, seperti tata bahasa, norma bicara, dan keprotokoleran yang berlaku dalam public speaking. Kata kunci: keprotokoleran; keterampilan berbicara 
TEKNIK PENULISAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Mhd Ihsan; Indra Ramadona Harahap; Suparmadi Suparmadi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1661

Abstract

Abstract: The problems that most often arise in the classroom are lack of student motivation and low student achievement. If teachers can respond quickly to problems these existing problems, they can become more reflective and critical of them learning process in the classroom. Therefore, the quality and quantity of the learning process in the classroom can be improved and improved. One way that teachers can improve the quality of learning is through classroom action research (PTK). Classroom Action Research (CAR) is a practical action with the aim of improving the quality of learning. PTK is part of Continuous Professional Development (PKB) as an effort to improve teacher competency as a whole, sequentially and planned. This is in accordance with the Regulation of the Minister of State and Empowerment of State Apparatus and Bureaucratic Reform Number 16 of 2009 concerning Functional Positions and Credit Scores. Referring to these regulations, PTK must be carried out by educators. PTK provides space for teachers to reflect on learning, identify challenges, and formulate an action as a solution to address these challenges. Evaluation of this training The training teacher is expected to be able to prepare a draft of Classroom Action Research. It is hoped that this draft can be further elaborated so that it becomes a comprehensive work of classroom action research. Keywords: classroom action research;learning outcomes; MTS Nurhasanah  Abstrak:Masalah yang paling sering muncul di kelas adalah kurangnya motivasi siswa dan rendahnya pencapaian siswa. Bila guru bisa cepat tanggap terhadap permasalahan-permasalahan yang ada ini, mereka dapat menjadi lebih reflektif dan kritis terhadap proses pembelajaran di dalam kelas. Oleh karena itu, kualitas dan kuantitas proses pembelajaran di dalam kelaspun bisa diperbaiki dan ditiingkatkan. Salah satu cara yang bisa ditempuh guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran adalah melalui penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan sebuah tindakan praktis dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. PTK merupakan bagian dari Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru secara keseluruhan, berurutan dan terencana. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Negara dan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional dan Angka Kredit. Merujuk pada Peraturan tersebut, PTK wajib dilaksanakan oleh para pendidik. PTK memberikan ruang bagi guru untuk melakukan refleksi pembelajaran, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan sebuah tindakan sebagai solusi untuk menyikapi tantangan tersebut. Ealuasi dari pelatihan ini Guru pelatihan diharapkan dapat menyusun sebuah draf Penelitian Tindakan Kelas. Draf ini diharapkan dapat dielaborasi kembali sehingga menjadi sebuah karya penelitian tindakan kelas yang komprehensif. Kata kunci: penelitian tindakan kelas; hasil belajar; MTS Nurhasanah