Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Penyaring Hasil Cacahan Pada Mesin Chopper Multifungsi Kapasitas 2,5 Kg/Meni Pameka, Ido Dedi; Mahmudi, Haris
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 8 No. 3 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/8w34tj98

Abstract

Rumput menjadi bahan makanan utama bagi hewan ruminansia dan memiliki peran penting dalam memberikan asupan yang mencukupi. Selain berperan sebagai sumber pakan, rumput juga menyediakan nutrisi berupa protein, energi, vitamin, dan mineral dengan kualitas gizi yang tinggi. Rumput yang akan dijadikan pakan ternak biasanya akan dicacah terlebih dahulu dengan mesin pencacah. Pada proses pemotongan rumput hal yang sering terjadi adalah tidak meratanya proses pencacahan hal itu menyebabkan potongan rumput tercampur antara potongan yang sudah sempurna dan belum sempurna hal itu mengganggu proses pencampuran pakan, untuk mengatasi hal tersebut, mesin pencacah rumput semestinya tersedia penyaring agar tidak ada benda asing atau rumput yang belum tercacah sempurna ikut masuk kedalam proses pencampuran pakan ternak. Dalam perancangan kali ini terfokuskan untuk mendesain penyaring pada mesin pencacah, penyaring pada mesin ini berbahan dari baja ST-45 dengan 3 variasi lubang yaitu 3mm, 8mm, 10mm dengan fungsi yang berbeda-beda diharapkan bisa membantu proses pencacahan.
Tabung Pencacah Pakan Ternak Pada Mesin Chopper Multifungsi Ronald Deo Amir Saputra; Haris Mahmudi
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 8 No. 3 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/rrtpc863

Abstract

Pakan ternak berperan penting dalam usaha ternak. Pakan yang biasa digunakan oleh peternak yaitu rumput liar yang tumbuh dalam lahan kosong. Selain itu para peternak juga memberikan kulit ketela, kulit jagung, kulit pisang, pakan campuran seperti dedak, ampas kedelai, dan sorgum. Namun pakan ternak tidak langsung diberikan karena harus dicacah agar menjadi potongan kecil dan diaduk terlebih dahulu agar tercampur secara merata sedangkan peternak masih menggunakan alat manual yang membutuhkan waktu lama. Oleh sebab itu mesin pencacah chopper multifungsi sangat dibutuhkan agar memudahkan proses pencacahan dan pengadukan pakan ternak serta dapat menghemat waktu dan tenaga. Dalam mesin pencacah chopper multifungsi ada komponen penting yaitu tabung pencacah sebagai tempat proses pencacahan. Berdasarkan hasil yang diperoleh tabung pencacah dibuat dengan plat baja AISI 1045, memiliki panjang 56 cm, tinggi 120 cm, dan diameter 44 cm. Dengan adanya tabung pencacah dapat memberikan safety atau rasa aman pada operator serta mengurangi resiko kecelakaan kerja.
Desain Rangka Alat Pengupas Kulit Kacang Tanah Dengan Kapasitas 30kg/Jam Eka Wahyudi; Haris Mahmudi; Hesti Istiqlaliyah
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 8 No. 3 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/vhdge697

Abstract

Mesin pengupas kulit kacang adalah alat penting dalam proses pemrosesan kacang untuk industri makanan dan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin pengupas kulit kacang dengan kapasitas 30 kg/jam. Dimensi rangka mesin direncanakan dengan panjang 1150 mm, lebar atas 780 mm, lebar bawah 950 mm, dan tinggi 1200 mm. Metode perancangan melibatkan analisis kebutuhan teknis, pemilihan komponen mekanis, dan perhitungan daya yang sesuai untuk mencapai kapasitas yang diinginkan. Desain ini mengintegrasikan prinsip-prinsip mekanika dan teknologi pemrosesan untuk memastikan efisiensi dalam pengupasan kulit kacang. Hasil simulasi dan pengujian prototipe menunjukkan bahwa mesin ini mampu menghasilkan kapasitas sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. Diharapkan bahwa mesin ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam industri pengolahan kacang.Perangkat lunak SolidWorks digunakan untuk mendesain rangka mesin dan memvisualisasikan komponen-komponen utama seperti motor penggerak, silinder pengupas, dan mekanisme penyalur kacang. Desain ini mengintegrasikan prinsip-prinsip mekanika dan teknologi pemrosesan untuk memastikan efisiensi dalam pengupasan kulit kacang.
Analisa Kebutuhan Daya Mesin Pada Alat Pengupas Kulit Kacang Tanah Kapasitas 30kg/Jam Wahyu U, Moch. Fajar; Mahmudi, Haris
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 8 No. 3 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/kdz6ch59

Abstract

Alat pengupas kacang tanah mempunyai jumlah komponen yang cukup banyak. Dengan nilai daya berbeda pada setiap komponen. Membutuhkan alat pengubah energi listrik menjadi penggerak yaitu motor listrik. Tujuan penelitian untuk mengetahui energi listrik sesuai dengan yang di butuhkan tidak kurang ataupun tidak berlebihan sehingga alat akan bekerja dengan optimal dan dapat masuk keranah UMKM rumahan. Penelitian menggunakan metode ekperimental desain, dengan melakukan pengukuran, pengamatan dan perhitungan pada spesifikasi teknis dari mesin. Kemudian menganalisa data sehingga mendapatkan gambaran tentang kelayakan mesin. Hasil perhitungan Kebutuhan daya mesin pengupas kulit kacang 0,286 hp atau 213,27 watt. Mesin pengupas kulit ari sebesar 0,262 Hp atau 195,37 watt. Total daya dibutuhkan 0,548 hp atau 408,64 watt, motor listrik yang dipakai kapasitas 1 hp atau 745,7 watt. Alat pengupas kulit kacang mendapatkan nilai efisiensi daya mesin sebesar 54,79 %.
Analisa Konsumsi Daya Mesin Tempa Besi Otomatis Agus Sahal Mustofa, Muhammad; Istiqlaliyah, Hesti; Mahmudi, Haris; Muslimin Ilham, Mohammad
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pandai besi merupakan usaha pertukangan besi, dimana industri ini pada awalnya hanya membuat senjata tradisional saja. Seiring dengan berjalanya waktu, perkembangan pembuatan pandai besi ini mulai merubah bentuk usahanya dengan mengembangkan pembuatan pandai besinya dengan berbagai jenis seperti, pisau sembelih, pisau dapur, tajak dan lain sebagainya. Didalam penempaan besi terdapat kalangan UMKM yang masih menggunakan cara tradisional yaitu penempaan secara manual. Tujuan dalam penelitian ini yaitu Untuk mengetahui kebutuhan daya yang diperlukan pada mesin tempa besi otomatis. Dari hasil analisa dan perhitungan mesin tempa besi otomatis, perhitungan torsi diperoleh hasil 6.306 Nm dan gaya 78.4 newton. Perhitungan kecepatan putaran diperoleh hasil 280 Rpm, perhitungan kecepatan sudut diperoleh hasil 29.3 rad/s. Perhitungan momen inersia total diperoleh hasil 0.041316 kgm2 perhitungan torsi sebelum dibebani 1.210 Nm, perhitungan torsi mesin sesudah dibebani 5.096 Nm dan perhitungan daya mesin yang dibutuhkan yaitu 0,336 Hp atau 250.32 Watt. Perhitungan efisiensi dari mesin diperoleh nilai 67,2% yang berarti efisiensi dari mesin tempa besi otomatis tergolong bagus.
Rancang Bangun Tabung Mesin Pengaduk Pakan Ayam Horen Kapasitas 50 Kg/2 Menit : Rancang Bangun Tabung Mesin Pengaduk Pakan Ayam Horen Kapasitas 50 Kg/2 Menit HESTI ISTIQLALIYAH; HARIS MAHMUDI; WICAKSONO, MUHAMMAD AGUS
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 8 No 01 (2025): Volume 8 Number 1 - 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v8i01.24326

Abstract

Ayam petelur merupakan ayam yang banyak dipelihara dikalangan masyarakat Indonesia pada sektor peternakan. Pakan adalah bahan makanan tunggal atau campuran, baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diberikan kepada hewan untuk kelangsungan hidup, berproduksi, dan berkembang biak. Untuk menunjang kebutuhan tersebut dilakukan perancangan suatu mesin pengaduk pakan untuk membantu proses pencampuran pakan ternak ayam petelur yang lebih cepat dan efisien. Mesin pengaduk pakan ayam dirancang dengan kapasitas 50 kg/2 menit. Material yang digunakan Plat besi esser 2 mm dan besi hollow 4 x 4 cm. Rancangan bangun tabung dengan kapasitas 50 kg/2 menit ini memiliki total volume 185,2 liter untuk mencampur total bahan sebanyak 50kg (17 kg jagung, 20 kg dedak, dan 13 kg pur), diperlukan sekitar 2 menit untuk proses pengadukan seluruh bahan secara merata. Mesin pengaduk pakan kapasitas 50 kg/2 menit dirancang dengan nilai volume tabung lebih besar dari berat pakan, sehingga diharapkan dapat mencampur bahan pakan secara homogen dengan waktu yang sangat efisien.
Pengaruh temperatur terhadap hasil proses pirolisis pada ban bekas pakai Mahmudi, Haris; Mukaromah, Lia Fatul
Jurnal Mesin Nusantara Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v1i1.12292

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur terhadap proses hasil pirolisis ban bekas dan katalis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experimental nyata. Dengan temperatur sebagai variabel bebas dan nilai viskositas, densitas serta flash point sebagai variabel terikatnya. Sementara suhu kondensor dan tekanan sebagai variabel kontrol. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh temperatur terhadap hasil yang didapat. Pada suhu 350ºC dari bahan ban bekas murni diperoleh hasil sebanyak 190 ml, dan pada suhu 350 ºC dari bahan ban bekas dan katalis diperoleh hasil sebanyak 165 ml. Sedangkan untuk sifat karakteristik yang dimiliki ditinjau dari nilai viskositas, nilai viskositas terendah dari bahan ban bekas murni sebesar 350 ºC sebesar 0,29 dPa.S dan dari bahan ban bekas yang dicampur dengan katalis viskositas terendah ada pada sampel 250 ºC sebesar 0,29 dPa.S. sedangkan untuk nilai densitas terendah dari bahan ban bekas murni ada pada sampel 300 ºC dengan nilai densitas sebesar 710 Kg/m3 sementara untuk bahan dari ban bekas dan katalis nilai densitas terendah pada suhu 250 ºC dengan nilai 780 ºC. Untuk nilai Flash point terendah dari bahan ban bekas murni sebesar 29 ºC dan dari bahan ban bekas dan katalis sebesar 29 ºC.
Analisa Pengaruh Proses Alkali Pada Komposit Serat Tebu Bermatrik Polimer Istiqlaliyah, Hesti; Fauzi, Ah. Sulhan; Nadliroh, Kuni; Mahmudi, Haris
Jurnal Mesin Nusantara Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v5i2.19413

Abstract

Perkembangan material teknik terutama komposit polimer yang meliputi bahan-bahan baru (high-tech materials), proses manufaktur dan aplikasi teknik dekade ini menunjukkan peningkatan yang cukup sinifikan. Masalah yang timbul seiring dengan perkembangan teknologi bahan komposit polimer tersebut adalah bagaimana memanfaatkan bahan-bahan yang sumber ketersediaannya cukup banyak yang mampu diregenerasikan untuk mengantisipasi krisis bahan terutama jenis plastik polimer, dimana tersedianya sumber bahan dipengaruhi oleh sumber minyak bumi yang tidak bisa diperbaharui. Dari sinilah timbul satu ide atau gagasan, bagaimana memanfaakan serat alam sebagai bahan penunjang atau bahan pengganti komposit yang terbuat dari polimer. Serat alam yang dipilih adalah serat bagasse, karena serat ini banyak ditemukan di sekitar kita sebagai salah satu jenis limbah. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah, untuk mengetahui seberapa besar kekuatan tarik serat setelah mendapat proses treatment berupa proses alkali menggunakan cairan NaOH 5% dengan waktu perendaman 0, 120, dan 180 menit. Setelah proses treatment, serat kemudian diuji kekuatan tariknya. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai temuan atau referensi dalam rekayasa material terutama komposit, serta dapat membantu mengurangi limbah.
Rancang Bangun Alat Pemotong Sentrifugal dan Aplikasi Sistem Pneumatik Pradana, Edwin Hengki Iyan; Mahmudi, Haris
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 3 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i3.104

Abstract

Pembuatan keripik singkong (umbi kentang dll) diperlukan mesin guna mempercepat proses perajangannya, yang disebut Mesin Perajang singkong. Kapasitas mesin ditentukan oleh kebutuhan industri atau berdasarkan konsumen. Proses operasional mesin cukup mudah, yaitu dengan mengumpan umbi pada mata pisau yang dipasang pada piringan berputar. Mesin perajang Singkong merupakan alat bantu untuk merajang singkong menjadi lembaran-lembaran tipis dengan ketebalan ± 1 s.d 2 mm. Bukan hanya itu saja, mesin ini juga dapat menghasilkan hasil rajangan dengan ketebalan yan g sama, waktu perajangan menjadi cepat. Pada rancang bangun sistem perajang mesin keripik singkong berkapasitas 2 kg per proses pembahasan dikhususkan pada bagian perajang daya utama berupa motor listrik yang akan ditransmisikan menggunakan puli dan sabuk v. Data awal didapat dari hasil percobaan dengan cara memotong singkong dan dilihat berapa gaya yang dibutuhkan untuk memotong singkong, yaitu sebesar 7,5 kg. Metode penyelesaian rancang bangun sistem perajang mesin keripik singkong meliputi : studi literatur, perencanaan desain, perencanaan elemen mesin, pembuatan, pengujian, biaya produksi. Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dilakukan, maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut: Pisau pemotong berbentuk persegi panjang tebal 2 mm dengan 2 alur pengunci. Penggerak pisau perajang menggunakan motor listrik AC 220V yang berdaya 1 HP , 1400 rpm. Transmisi menggunakan sabuk dan pulli, diameter puli penggerak 80 mm , diameter pulli yang digerakan 250 mm dengan panjang sabuk 1270 mm.
Rancang Bangun Alat Pencuci Serbaguna Tipe Silinder Pada Mesin Pembuat Keripik Juwandi, Angga; Mahmudi, Haris
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 3 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i3.105

Abstract

Umbi adalah salah satu sumber bahan pangan di Indonesia bahkan dunia. Umbi ini dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan, baik makanan utama maupun makanan ringan. Proses pengolahan umbi inilah yang nantinya akan menjadi penentu kualitas produk yang dihasilkan. Salah satunya adalah proses pencucian sebelum pengolahan. Pencuci umbi umbian ini adalah proses menghilangkan sebagai mikroorganisme pada umbi umbian yang kotor. Selama ini proses pencucian yang dilakukan terutama di industri rumahan masih dilakukan secara manual. Hal ini akan banyak memakan waktu dalam proses pengolahannya. Dari permasalahan inilah penulis mencoba merancang sebuah mesin pencuci umbi dengan tujuan dapat meminimalisir jumlah tenaga kerja dan waktu yang dibutuhkan dalam proses pengolahannya. Mesin pencuci umbi yang dibuat ini berbentuk silinder yang dilengkapi dengan saringan dan sikat pencuci. Dari rancangan yang telah dibuat didapatkan hasil sebuah mesin pencuci umbi umbian dengan spesifikasi volume pencuci berkapasitas 2000 gram, tinggi 450 mm, lebar 600 mm, panjang 800 mm, diameter tabung luar 420 mm, tabung dalam 330 mm.