Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN TERJEMAHAN UNGKAPAN YANG MENGANDUNG SIKAP SEKSIS ANTARA TOKOH LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK Maria Dita Manggarrani; M.R. Nababan; Riyadi Santosa
Linguistik Indonesia Vol 37, No 2 (2019): Linguistik Indonesia
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.204 KB) | DOI: 10.26499/li.v37i2.105

Abstract

Abstract This research aims to identify the translation techniques which are used to translate utterances containing sexist attitudes on men and women characters in Ronggeng Dukuh Paruk Novel. The researcher also aims to find the translation shift that occured as a result of the translation techniques usage. To analyze the data, the researcher used some analysis steps: taxonomy analysis, componential analysis, and the cultural value analysis. The result shows that there are 14 techniques found. The translator tends to use established equivalent for both men and women characters. Discursive creation and transposition produced translation shift. This shift occured once on the utterances toward men and women. Keywords: Translation; translation techniques; translation shift, sexist attitudes; sexism
Analysis of Code Switching and Code Mixing Translation Quality in Yowis Ben Film Structure Arina Swandani; M.R. Nababan; Riyadi Santosa
IJELTAL (Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics) Vol 6, No 2 (2022): Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/ijeltal.v6i2.1087

Abstract

This research aims to: 1) identifying type and function of code switching and code mixing in Yowis Ben (2018) and Yowis Ben 2 (2019) film structure, and 2) determining translation quality of code switching and code mixing Javanese-Indonesian into English subtitles for Yowis Ben (2018) and Yowis Ben 2 (2019) films. Primary data in this study consists of two; linguistic data and translation data. Linguistic data was obtained through content analysis and translation data was obtained through FGD (Forum Group Discussion). The results show that there are two kinds of code switching and three kinds of code mixing found in the films. Furthermore, there are 14 functions of code switching and code mixing used in the films. In translating code switching and code mixing, the translator used several techniques, including neutralization, modulation, paraphrasing, transposition, implicitation, explicitation, compensation, and description. From the results, the researcher found that most of the data are translated less accurate. However, the acceptability and readability aspects are in high level.
Analysis Of Code Switching And Code Mixing Translation Techniques In Yowis Ben Film Structure Arina Swandani; M.R. Nababan; Riyadi Santosa
SNHRP Vol. 4 (2022): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 4 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan penelitian kasus tertanam. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi bentuk dan fungsi alih kode dan campur kode dalam struktur film Yowis Ben (2018) dan Yowis Ben 2 (2019), dan 2) menentukan teknik penerjemahan alih kode dan campur kode bahasa Jawa ke bahasa Indonesia yang digunakan untuk menerjemahkan subtitle untuk film Yowis Ben (2018) dan Yowis Ben 2 (2019). Data primer dalam penelitian ini terdiri dari dua; data linguistik dan data terjemahan. Dari 175 data linguistik yang ditemukan, terdapat 215 data penerjemahan. Data linguistik diperoleh melalui content analysis dan data terjemahan diperoleh melalui FGD (Forum Group Discussion). Ada dua macam alih kode dan tiga macam campur kode yang ditemukan dalam film. Selanjutnya, terdapat 14 fungsi alih kode dan campur kode yang digunakan dalam film. Berdasarkan struktur film, alih kode dan campur kode terdapat pada orientasi, komplikasi, dan resolusi. Dalam orientasi, terdapat 9 alih kode dan 56 campur kode. Pada komplikasinya, terdapat 16 alih kode dan 72 campur kode. Dan dalam resolusinya terdapat 7 alih kode dan 15 campur kode. Sedangkan teknik penerjemahan yang digunakan untuk menerjemahkan alih kode dan campur kode adalah netralisasi 80,00 persen, modulasi 8,84 persen, parafrase 4,65 persen, transposisi 2,79 persen, implikasi 1,86 persen, penjelasan 0,47 persen, kompensasi 0,93 persen, dan deskripsi 0,47 persen.
On Methods and Strategies of Repertoire Rhetoric in the Presidential Inauguration Speech of Barack Obama and Donald Trump Rida Nurlatifasari; M.R. Nababan; Riyadi Santosa; Tri Wiratno
E-Structural (English Studies on Translation, Culture, Literature, and Linguistics) Vol 5, No 01 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/es.v5i01.6149

Abstract

Abstract. Being the kernel of persuasive devices in a speech, methods and strategies of repertoire rhetoric ascertain the objective of the persuasion. They are unique and their exertion in an individual doing the persuasion may differ from one to another. This paper attempts to reveal the use of methods and strategies of repertoire rhetoric in the presidential inauguration speech of Barack Obama and Donald Trump. The objectives of the study cover the categorization of the strategies and methods of repertoire rhetoric employed by each of them and compare their strategies and methods of rhetoric to unravel the effectiveness of the persuasion in their presidential inauguration speech. This study is based on the qualitative paradigm resorting to multiple case study model. The sampling of data and data source are purposive. The research method implemented the principles of ethnography in terms of data collection and data analysis. The result of the study shows that both Obama and Trump resort to three different methods of rhetoric, with the same propensity towards pathos method. However, it is also found that Obama’s use of logos is almost as high as his use of pathos, leaving Trump’s logos far behind. Even so, the finding of Trump also resorting to logos is contradictory with the common and media belief that Trump solely employs pathos method in all of his remarks. In terms of strategies of rhetoric, both utilize a wide range of options with Obama tending to use syntactic devices and Trump opting for repetition mostly as expected. Keywords: repertoire rhetoric method, repertoire rhetoric strategies, Barack Obama, Donald Trump, presidential inauguration speechAbstrak. Karena menjadi bagian penting dalam alat persuasif dalam pidato politik, metode dan strategi repertoir retoris dapat memantapkan tujuan persuasi. Dua aspek tersebut bersifat unik dan penggunaannya pada masing-masing individu yang melakukan persuasi berbeda-beda. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap penggunaan metode dan strategi retorik dalam pidato inaugurasi kepresidenan Barrack Obama dan Donald Trump. Tujuan penelitian mencakup pengategorian strategi dan metode repertoir retoris yang digunakan oleh keduanya dan membandingkan metode dan strategi masing-masing untuk mengungkap keefektifan persuasi dalam pidato inaugurasi tersebut. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif yang berjenis model studi kasus ganda. Pengambilan sampel data dan sumber data bersifat purposif. Metode penelitian ini menerapkan prinsip-prinsip etnografi dalam pengumpulan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Obama maupun Trump menggunakan tiga metode retoris, dengan penekanan sama-sama pada metode pathos. Meskipun dmeikian, juga ditemukan dalam penelitian bahwa frekuensi penggunaan metode logos oleh Obama sama tingginya dengan penggunaan pathosnya, sedangkan Trump jarang menggunakan metode logos. Tetapi, hasil temuan yang mengungkap bahwa Trump juga memanfaatkan metode logos dalam pidatonya kontradiksi dengan kepercayaan umum dan media yang memandang Trump selalu menerapkan pathos saja dalam pidatonya. Dalam hal strategi retorik, keduanya menerapkan pilihan yang beragam dengan Obama lebih banyak menggunakan syntactic devices dan Trump sering menggunakan repetisi seperti yang sudah diduga.Kata kunci: metode repertoir retorik, strategi repertoir retorik, Barrack Obama, Donald Trump, pidato inaugurasi presiden
Analisis Teknik dan Metode Penerjemahan Al-Qur’an dan Terjemahannya versi Kementerian Agama dalam Ayat-ayat Khawatim Al-Suwar M. Fahri Andrianto; M.R. Nababan; Eva Farhah
Prosiding Seminar Nasional Universitas Ma Chung Vol. 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.569 KB) | DOI: 10.33479/snumc.v1i.229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik penerjemahan serta metode penerjemahan Al-Qur’an dan terjemahannya versi Kementerian Agama RI edisi penyempurnaan 2019 dalam ayat-ayat Khawatim al-Suwar. Untuk mengumpulkan data dilakukan observasi dan FGD. Hasil analisis mengungkapkan bahwa ada 13 teknik penerjemahan yang diterapkan. Teknik yang paling dominan dalam analisis ini adalah teknik kesepadanan lazim karena tidak dapat dipisahkan dari konteksnya. Temuan dari analisis menunjukkan bahwa metode komunikatif adalah metode yang paling berorientasi. Hal ini dapat dibuktikan dengan mengetahui rata-rata total teknik penerjemahan yang digunakan. Metode komunikatif memiliki persentase sebesar 99,88% dari teknik penerjemahan yang digunakan. Kemudian sisanya sebesar 0,12% teknik penerjemahan mencerminkan metode setia.