Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Variabel Makroekonomi Terhadap Pengangguran Di Indonesia Ade Sulistiana; Ambya; Prayudha Ananta; I Wayan Suparta; Arif Darmawan
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 7 (2025): IJEMA - Juli 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, pertumbuhan ekonomi, kualitas sumber daya manusia dan penanaman modal asing terhadap tigkat pengangguran di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan data panel dari 33 provinsi selama tahun 2015 hingga 2023. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap tingkat pengangguran, yang berarti peningkatan inflasi cenderung menurunkan tingkat pengangguran dalam konteks Indonesia selama periode yang dianalisis. Pertumbuhan ekonomi juga berpengaruh negatif signifikan, yang mana mendukung teori hukum Okun yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat mengurangi pengangguran. Sebaliknya, kualitas SDM menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap pengangguran, yang menunjukkan bahwa peningkatan indikator SDM belum sepenuhnya mampu menekan tingkat pengangguran akibat ketidaksesuaian antara pendidikan dan kebutuhan pasar kerja. Sementara itu, penanaman modal asing (PMA) memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap tingkat pengangguran, menandakan bahwa peningkatan investasi asing mampu menciptakan lapangan kerja baru yang mengurangi tingkat pengangguran.
Analysis Of The Role Of Government Spending On Inclusive Economic Development In Sumatra Dinda Chairunnissa Abdullah; Heru Wahyudi; Vitriyani Tri Purwaningsih; Arif Darmawan; Prayudha Ananta
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 8 (2025): IJEMA - Agustus 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan ekonomi inklusif menjadi perhatian penting dalam upaya mewujudkan pertumbuhan yang tidak hanya tinggi, tetapi juga merata dan berkeadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja pemerintah fungsi pendidikan, belanja pemerintah fungsi kesehatan, belanja modal, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif (IPEI) provinsi-provinsi di Pulau Sumatera periode 2018–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan regresi data panel, di mana Fixed Effect Model (FEM) teridentifikasi sebagai model paling sesuai untuk analisis. Hasil analisis mengungkapkan bahwa belanja pemerintah fungsi pendidikan dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh negatif signifikan terhadap IPEI, belanja fungsi kesehatan berpengaruh positif signifikan, sementara belanja modal berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap IPEI. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap IPEI. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas modal manusia melalui belanja kesehatan dan penurunan pengangguran merupakan kunci utama dalam mendorong pembangunan ekonomi yang lebih inklusif di Sumatera.
Analisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah, Defisit Anggaran, Neraca Perdagangan, dan Nilai Tukar Terhadap Utang Luar Negeri Indonesia dan Thailand Fadia Gusniarti; Marselina; Arif Darmawan
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 1 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effects of government expenditure, budget deficit, trade balance, and exchange rate on external debt in Indonesia and Thailand. The method used is the Error Correction Model (ECM) with annual time series data from 1994 to 2023. The results show that in Indonesia, the trade balance has a significant negative effect on external debt in the short term, while government expenditure, budget deficit, and exchange rate have no significant effect. Meanwhile, in Thailand, the budget deficit has a significant positive effect, the trade balance has a significant negative effect, and the exchange rate has a significant negative effect on external debt. These findings imply that fiscal policy and external sector conditions play an important role in the dynamics of external debt in both countries.
Pengaruh Pendidikan, Kesehatan, Teknologi, Upah Terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Hanifah Khoirunnisa; Nairobi Nairobi; Arif Darmawan
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 1 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research investigates the effects of education, health, technology, and wage factors on the Labor Force Participation Rate (LFPR) across provinces in Sumatra Island from 2014 to 2024. The explanatory variables include Expected Years of Schooling (EYS), Life Expectancy (LE), the Information and Communication Technology Development Index (ICTDI), and the Provincial Minimum Wage (PMW). Secondary data sourced from the Central Bureau of Statistics were analyzed using panel data regression, employing the Fixed Effect Model (FEM) via Eviews 12 software.The empirical results indicate that EYS has a positive yet statistically insignificant relationship with LFPR. LE exerts a positive and significant influence, suggesting that improved public health fosters greater participation in the labor market. ICTDI demonstrates a negative and significant effect, implying that technological advancement may substitute labor in certain sectors. PMW shows a positive but insignificant association with LFPR. Collectively, the four variables significantly explain variations in LFPR, with an R-squared value of 82.73%. These findings highlight the importance of enhancing public health, ensuring equitable access to technology, and implementing well-targeted education and wage policies to strengthen labor force participation in Sumatra.
Identify The Effect Of Trade Openness, Government Spending And Labor Force on Economic Growth IN ASEAN Countries Budhi Setiawan; Arif Darmawan; Marselina Marselina
Equity: Jurnal Ekonomi Vol 11 No 1 (2023): Equity : Jurnal Ekonomi
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/equity.v11i1.113

Abstract

Akibat globalisasi, negara-negara di dunia dituntut untuk memperluas cakupan kegiatan ekonominya. Keterbukaan perdagangan sangat penting untuk globalisasi hambatan perdagangan internasional, karena hambatan tarif dan non-tarif berkurang. Keterbukaan.perdagangan merupakan faktor.yang.berkontribusi terhadap pertumbuhan baik negara.maju maupun negara berkembang. Keterbukaan.perdagangan.dapat.memberikan peluang.bagi setiap.negara.untuk.mengekspor.barang yang faktor produksinya>menggunakan?sumber daya yang melimpah dan mengimpor.barang.yang produksinya akan mahal jika.diproduksi di dalam negeri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterbukaan perdagangan, pengeluaran pemerintah dan angkatan kerja terhadap pertumbuhan ekonomi. Delapan anggota ASEAN disertakan dalam studi sampel untuk periode 2015 hingga 2020: Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Singapura, Vietnam, Filipina, dan Myanmar. Dalam regresi panel, Model Fixed Effect Tetap digunakan untuk menentukan bagaimana keterbukaan perdagangan, pengeluaran pemerintah dan angkatan kerja mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Baik variabel angkatan kerja dan keterbukaan perdagangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan variabel pengeluaran pemerintah berpengaruh negatf dan signifikan terhadap pertumbhan ekonomi.